Anda di halaman 1dari 1

PEMBAHASAN Multukulturalisme adalah keanekaragaman dalam masyarakat baik sosial, ekonomi, budaya, dan agama.

Dari keanekaragaman itu pasti dapat terjadi perselisihan. Jika tidak dibina dengan baik, multikulturalisme dapat membahayakan karena dapat tumbuh dan berkembang sikap fanatisme dalam masyarakat. Sehingga terjadi pertentangan dan pada akhirnya merontokan kesatuan masyarakat. Maka diperlukanlah rasa persatuan. Pada dasarnya dalam multikulturalisme ada kekuatan tersembunyi yang dapat digali dan dibina pada masing-masing budaya. Apabila seandainya dari masing-masing budaya dalam pergaulan mereka yang plural dihimpun akan terdapat kekuatan dahsyat yang dapat melawan arus globalisasi yang tendensinya monokultur. Misalnya kebudayaan dari kota Jepara yang terkenal dengan ukirannya dihimpun dengan kebudayaan kota Solo yang terkenal dengan batiknya. Antara ukiran dan batik esensinya dapat dipadukan untuk menghasilkan karya seni yang lebih mumpuni dan beda. Sehingga terciptalah kekuatan dan kebanggaan tersendiri dengan adanya multikulturalisme. Kekuatan itu dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa sebagai pengikat Negara Kesatua Republik Indonesia. Maka dari itu perlu digalangkan dan dibina sedini mungkin antara status sosial, ekonomi, agama, dan latar belakang etnis terhadap pergaulan dengan baik. Sehingga menumbuhkan sikap saling menghargai, toleransi, rasa pengharggaan dan menerima terhadap keberagaman. Multikulturalisme itu tidak dapat dipisahkan dari pergaulan dan memang harus ada dalam kehidupan. Sehingga terciptalah suatu keindahan dalam pergaulan. Karena berbeda itu unik. Untuk menumbuhkan itu dibina dengan baik rasa toleransi dan menerima penghargaan terhadap perbedaan yang ada dalam pergaulan sehari-hari.