Anda di halaman 1dari 1

PENGOLAHAN TANAH PENDAHULUAN Iklim di Nusa Tenggara Timur dapat di golongkan iklim kering yang terdapat bulan basah

hanya 3-4 bulan pertahun sedng di sisi lain mempunyai potensi lahan kering sangat luas yang hanya dapat di manfaatkan pada musim hujan, tetapi salah memperkirakan atau memprediksi maka besar kemunginan usaha petani akan gagal terutama pada tanaman padi. Pengelolaan Tanaman Terpadu /PTT padi gogo merupakan salah satu pendekatan untuk meningkatkan produktifitas lahan dan kualitas beras. Tetapoi dengan biaya produksi yang rendah serta kelestarian lingkungan terjaga dan teknologi yang diterapkan sesuai dengan spesifik lokasi. TUJUAN DAN MANFAAT PENGOLAHAN TANAH 1. Memperbaiki tekstur tanah sehingga terdapat rongga-rongga dalam tanah yang dapat menimpan air dan udara yng dibutuhkan akar tanaman. 2. Memperlancar siklus udara terutama oksigen (O2) 3. Membenamkan pupuk-pupuk hijau dan sisa tanaman lainnya yang dapat menambah humus atau menambah kesuburan tanah 4. Menyiapkan unsur hara ke daerah perakaran dan meningkatkan aktifitas mikroba tanah 5. Membenamkan rumput-rumput liar yang mengganggu dan secara tidak langsung memberantas dan mencegah pertumbuhan gulma 6. Mematahkan siklus hidup hama yang ada dalam tanah TEKNIK PENGOLAHAN TANAH PERSIAPAN LAHAN: - Tanah diolah pada kondisi kering sebelum musim hujan - Peningkatan produktifitas tanah perlu diberi pupuk organic ( pupuk hijau, pupuk kandang, kompos) sebanyak 5 10 ton / ha. - Pengolahan tanah. Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain : a. Olah tanah sempurna (OTS): tanah di olah secara sempurna dalam satuan atau areal yang tersedia atau diusahakan. b. Olah tanah minimum (OTM) : tanah diolah secara setempat bila lahan usaha tani berbatubatu, artinya dapat diolah bila tanah itu tidak ada batu sedangkan tempat yang berbatu tidak di olah. Tanah diolah secara local artinya hanya diolah pada daerah barisan tanaman. c. Tanpa olah tanah (TOT) : tanah tidak dibalik dan hanya dibersihkan kemudian ditanam dan ini sering kita alami di mana petani kita hanya mencabut rumputnya atau di semprot dengan herbisida dan langsung di tanam. Pengolahan tanah dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pada saat musim kemarau atau hujan pertama lalu dibiarkan dan untuk menghaluskan dilakukan pengolahan ke dua pada saat hujan turun secara kontinu menjelang tanam. Buatlah saluran draynase bertujuan untuk menghindari genangan air dalam lahan bila hujan turun berkepanjangan di akibatkan munculnya jamur upas yang akan menyerang padi gogo. Pada lahan yang datar perlu dibuatkan saluran memanjang yang jarak antara saluran 5 meter. PENUTUP Demikian sajian materi yang dapat saya sampaikan. Saya menyadari materi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu ada usul saran demi kesempurnaan materi ini sangat diharapkan. Sekian dan terima kasih.