Anda di halaman 1dari 6

2

Domain Name System Server


A. Tujuan
Setelah mengikuti praktikum ini, praktikan diharapkan dapat: 1. 2. 3. Memahami fungsi DNS Server Mengkonfigurasi DNS Server Menganalisa hasil konfigurasi DNS Server

B. Teori Pendahuluan
Definisi DNS yaitu sistem yang menerjemahkan antara alamat IP address dan hostname Internet. Intinya adalah nama lain pada alamat IP address, yang terdiri dari 2 bagian : a. Identitas organisasi (Nama organisasi) b. Jenis organisasi (.com, .edu, .net, .mil, .gov, dsb) Pengalamatan Di Internet Pada dasarnya ada beberapa pola dasar pengalamatan di Internet, yaitu untuk keperluan Web dan e-mail atau telepon Internet. Untuk keperluan Web, alamat Internet sering disebut URL (Uniform Resource Locator) dan biasanya ditulis dalam susunan: Protocol://domain/direktori/file dimana : a. Protocol: menentukan tata cara komunikasi yang digunakan. Protokol yang sering digunakan adalah http, https, ftp. b. Domain: merupakan nama server/komputer yang menyediakan layanan c. Direktori: merupakan folder tempat penyimpanan informasi d. File: file yang disimpan (kadang tidak perlu dituliskan) Contoh URL: http://www.abdurrab.ac.id/jarkom2/modul1.pdf Sementara Untuk keperluan surat elektronik (E-mail) atau telepon di atas Internet, alamat biasanya ditulis menggunakan format: namaanda@domain contoh: oji@abdurrab.ac.id

Universitas Abdurrab Prodi Teknik Informatika

Prinsip Kerja DNS 1. 2. 3. DNS pada prinsipnya merupakan sebuah database yang berisi daftar informasi host. Server DNS bertugas menerjemahkan IP address ke nama alamat dan sebaliknya dari nama alamat ke nomor IP address. DNS bekerja pada sisi client-server, yang mana client yang mencari nama atau alamat IP sedangkan server yang akan memberikan informasi dimana nama atau alamat IP tersebut diakses. Misalnya, ada client yang menanyakan berapa alamat IP dari www.google.co.id ? Pertanyaan ini akan dilemparkan ke DNS server lokal, kemudian DNS lokal akan mencari di databasenya apakah ada nama www.google.co.id. Jika ternyata DNS lokal tidak menemukan alamat tersebut, maka DNS lokal akan mencari di cache. Setelah menemukan dicache barulah DNS lokal memberikan jawaban ke client. Namun jika di cache juga tidak ditemukan, maka DNS lokal mencari ke root DNS. Root DNS pastinya mempunyai database yang dimaksud.

4. 5. 6. 7. 8. 9.

Contoh Database DNS

C. Peralatan Praktikum
1 PC dengan system operasi linux Ubuntu server yang terhubung ke intranet dan internet, 3 PC dengan system operasi windows.

Universitas Abdurrab Prodi Teknik Informatika

D. Praktikum
1. Mengkonfigurasi DNS Server Pastikan konfigurasi TCP/IP sudah dilakukan dengan benar Cek paket Barkeley Internet Name Domain (BIND9). root@abdurrab:/# dpkg l bind9 Capture dan jelaskan output perintah di atas! Jika belum ada silakan di install paketnya. Mengkonfigurasi DNS root@abdurrab:/# nano /etc/resolv.conf Isikan DNS berikut ke file resolv.conf nameserver 192.168.1.1 nameserver 203.130.193.74 nameserver 202.134.0.155 Capture dan jelaskan konfigurasi di atas! Konfigurasi utama DNS root@abdurrab:/# nano /etc/bind/named.conf.local Isikan konfigurasi berikut ke file named.conf.local zone abdurrab-x.ac.id { type master; file /etc/bind/db.abdurrab; }; zone x.168.192.in-addr.arpa { type master; file /etc/bind/db.192; }; x diganti dengan nomor urut kelompok. Capture dan jelaskan konfigurasi di atas!

Universitas Abdurrab Prodi Teknik Informatika

Konfigurasi file db.abdurrab Copy file db.local menjadi db.abdurrab root@abdurrab:/# cd /etc/bind root@abdurrab:/etc/bind# cp db.local db.abdurrab root@abdurrab:/etc/bind# nano db.abdurrab Isikan konfigurasi berikut ke file db.abdurrab ; ; BIND data file for abdurrab-x.ac.id ; $TTL 604800 @ IN SOA abdurrab-x.ac.id. root.abdurrab-x.ac.id. ( 2 ; Serial 604800 ; Refresh 86400 ; Retry 2419200 ; Expire 604800 ) ; Negative Cache TTL ; IN NS abdurrab-x.ac.id. IN A 192.168.x.1 ns1 IN A 192.168.x.1 www IN A 192.168.x.1 kelx IN A 192.168.x.1 x diganti dengan nomor urut kelompok Capture dan jelaskan konfigurasi di atas! Konfigurasi file db.192 Copy file db.local menjadi db.192 root@abdurrab:/etc/bind# cp db.local db.192 root@abdurrab:/etc/bind# nano db.192 Isikan konfigurasi berikut ke file db.192 ; ; BIND data file for abdurrab-x.ac.id ; $TTL 604800

Universitas Abdurrab Prodi Teknik Informatika

IN

SOA

abdurrab-x.ac.id. root.abdurrab-x.ac.id. ( 2 ; Serial 604800 ; Refresh 86400 ; Retry 2419200 ; Expire 604800 ) ; Negative Cache TTL ns1.abdurrab-x.ac.id. www.abdurrab-x.ac.id. kelx.abdurrab-x.ac.id.

; IN IN IN PTR PTR PTR

x diganti dengan nomor urut kelompok Capture dan jelaskan konfigurasi di atas! Restart bind9 root@abdurrab:/etc/bind# cd / root@abdurrab:/# /etc/init.d/bind9 restart Capture dan jelaskan output printah di atas! 2. Setting DNS Client Semua client DNS nya dirubah dengan DNS berikut: DNS : 192.168.x.1 x diganti dengan nomor urut kelompok. Capture langkah-langkah konfigurasi di atas! 3. Cek keberhasilan konfigurasi DNS root@abdurrab:/# nslookup ns1.abdurrab-x.ac.id root@abdurrab:/# nslookup www.abdurrab-x.ac.id root@abdurrab:/# nslookup kelx.abdurrab-x.ac.id x diganti dengan nomor urut kelompok masing-masing! Capture dan jelaskan output perintah di atas! 4. Cek koneksitas melalui DNS root@abdurrab:/# ping ns1.abdurrab-x.ac.id root@abdurrab:/# ping www.abdurrab-x.ac.id root@abdurrab:/# ping kelx.abdurrab-x.ac.id x diganti dengan nomor urut kelompok masing-masing! Capture dan jelaskan output perintah di atas!
Universitas Abdurrab Prodi Teknik Informatika

5.

Cek koneksitas melalui DNS disisi client Buka command prompt ketikan ketiga perintah berikut: ping ns1.abdurrab-x.ac.id ping www.abdurrab-x.ac.id ping kelx.abdurrab-x.ac.id x diganti dengan nomor urut kelompok masing-masing! Capture dan jelaskan output perintah di atas!

Universitas Abdurrab Prodi Teknik Informatika