Anda di halaman 1dari 6

[Type the document title] TUGAS MATA KULIAH SISTEM DAN PERALATAN TAMBANG BAWAH TANAH

Disusun oleh : NAMA : ALPIAN NAFARIN NIM : H1C110064

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN BANJARBARU 2013

Page 1

[Type the document title]


Peralatan tambang bawah tanah merupakan alat yang umum digunakan dan khususnya dirancang untuk tambang bawah tanah. Pengangkutan tambang bawah tanah adalah usaha atau cara mengeluarkan bijih atau bahan galian lain atau kebutuhan tambang bawah tanah atau dari hasil penambangan bawah tanah. Pengangkutan tambang bawah tanah merupakan upaya untuk mengeluarkan ore dari permukaan kerja ke permukaan tanah, ataupun pengiriman alat dan bahan dari permukaan ke dalam tambang dan pengangkutan bawah tanah rancangan sistem pengangkutan yang baik harus mencakup secara keseluruhan. Pengangkutan di dalam tambang bawah tanah dibagi menjadi 3 yaitu:

1. Gathering haulage adalah sistem pengangkutan yang langsung berhubungan atau


berhadapan dengan permukaan kerja.

2. Auxalary/secondary haulage adalah sistem pengangkutan yang mengangkut material dari


penambangan ke penampungan sementara.

3. Main haulage adalah sistem pengangkutan yang mengangkut material dari penampungan
sementara ke mulut shaft, ke happer langsung kepermukaan tanah.

Peralatan yang digunakan pada tambang bawah tanah meliputi alat gali, alat angkut, alat muat angkut, alat gali muat, dan alat gali muat angkut (Load Haul Dump). Beberapa jenis alat gali pada tambang bawah tanah meliputi: 1. Continous Miner Alat gali yang dapat langsung memuat batubara ke alat angkut. Alat ini dilengkapi dengan gigi-gigi bor yang dipasang pada drum berputar untuk memotong batubara. Continuous miner berfungsi untuk membuat terowongan bawah tanah dengan cepat karena pisau raksasa yang mengelilingi roda bergerigi berputar dengan cepat sehingga menghancurkan segala sesuatu yang berada di depannya. Mesin ini biasanya digunakan untuk penambangan batubara dengan metode room and pillar, dimana penambangan batubara yang menetapkan suatu panel atau blok penambangan tertentu, kemudian menggali maju dua sistem (jalur) terowongan, masing-masing melintang dan memanjang, untuk melakukan penambangan batubara dengan pembagian pilar batubara.

Page 2

[Type the document title]

Selanjutnya beberapa alat angkut yang umum digunakan pada tambang bawah tanah diantaranya: 1. Truck Jenis truck pada tambang bawah tanah tentu berbeda dengan yang digunakan pada tambang terbuka. Umumnya truck pada tambang bawah tanah memiliki tinggi yang lebih kecil dari yang digunakan pada tambang terbuka. Truck merupakan jenis alat angkut yang paling banyak digunakan pada kegiatan penggangkutan mengingat produksinya yang besar, kecepatan tinggi dan tidak bergantung pada jalur jalan. Truck yang digunakan pada tambang bawah tanah hampir sama pada tambang terbuka berdasarkan roda penggeraknya (wheel drive), yaitu : a. b. c. d. Roda penggeraknya roda depan (front wheel drive) Roda penggeraknya roda belakang (real wheel drive) Roda penggeraknya roda depan dan roda belakang (four wheel drive) Roda penggeraknya semua roda belakang (double rear wheel drive)

Page 3

[Type the document title]


2. Belt Conveyor Selain digunakan pada pabrik-pabrik alat angkut jenis ini dapat digunakan pada industri pertambangan, baik tambang terbuka maupun tambang dalam. Belt conveyor merupakan rangkaian ban berjalan yang dapat digunakan mengangkut material baik secara mendatar maupun miring. Belt dapat dibuat dari beberapa macam bahan baik dari karet, maupun logam.

3.

Lori atau Lokomotif Jenis alat angkut ini digunakan pada daerah yang relative mendatar dengan kemiringan maksimum 5% dengan jarak angkut sedang. Alat ini terdiri dari lokomotif yang berfungsi sebagai penggerak untuk menarik rangkaian lori yang berisi material yang bergerak di atas rel. Umumnya alat ini digunakan pada tambang dengan tonase besar dan umur tambang yang lama.

4.

Rope Haulage Merupakan jenis alat angkut yang umumnya digunakan pada tambang bawah tanah, dimana berupa satu rangkaian rel dengan menggunakan wire rope dan drum hoist yang dilengkapi dengan motor penggerak untuk menarik rangkaian lori yang berisi muatan.

Page 4

[Type the document title]

Kemudian beberapa peralatan untuk muat angkut yang digunakan pada tambang bawah tanah, diantaranya: 1. Slusher (Garu) Peralatan yang digerakan dengan udara (air powered motor) dimana efek penggaruan diperoleh melalui sebuah garu yang dihubungkan dengan kawat (wire ropes) dan pulley. Kapasitas penggaruan tergantung pada tipe garu, kekuatan motor, karakteristik material (halus/ menggumpal, kering/ lengket, berat/ ringan), kecepatan kawat, dan keterbatasan ruang yang diakibatkan kondisi tambang.

2.

Mechanical Loader Mempunyai mangkok di depannya yang digunakan untuk menggali muatan pada tumpukan bijih lepas, selanjutnya mangkok melakukan gerakan menumpah ke belakang melewati bagian atas mesin itu sendiri dan menumpahkan muatannya pada suatu alat angkut. Dioperasikan oleh seorang pekerja yang berdiri pada platform di sisi mesin. Apabila kegiatan pemuatan harus dilakukan pada tempat yang sempit/ ada resiko jatuhan atap maka untuk mengoperasikannya digunakan remote control.

Page 5

[Type the document title]

3.

LHD (load haul dump) Alat muat-angkut tambang bawah tanah merupakan kombinasi front end loader dengan dump truck mampu memuat mengangkut dan menumpahkan material pada alat angkut berikutnya tenaga penggerak adalah tenaga diesel dan jarak pengangkut dekat.

4. 5.

Scooptrams Teletrams Teletrams ini terbagi tiga, yaitu: a. Telescoping Teletrams b. End Dump Teletrams c. Pusher-Plate Dump Teletrams

Page 6