Anda di halaman 1dari 31

POLA DASAR BAJU WANITA DEWASA SISTEM SEDERHANA SKALA 1/4 Bagi anda yang ingin belajar untuk

menjahit baju sendiri dan tidak punya waktu untuk mengikuti kursus menjahit, maka berikut ini adalah langkah-langkah untuk menggambar pola dasar pakaian wanita sistem sederhana yang dapat anda gunakan. Untuk para pemula dalam bidang jahit menjahit sistem membuat pola dasar sederhana ini akan memudahkan anda dalam mempelajari langkah demi langkah pembuatannya. Gambar dibawah ini menggunakan ukuran badan saya, sementara jika ukuran badan anda lebih besar atau lebih kecil dari ini maka anda tinggal menyesuaikan sesuai ukuran badan anda. UKURAN: 1. Lingkar Leher = 36 cm 2. Lingkar Badan = 88 cm 3. Lingkar pinggang = 60 cm 4. Panjang Muka = 30 cm 5. Lebar Muka = 31 cm 6. Tinggi Dada = 14 cm 7. Panjang Sisi = 17 cm 8. Panjang Bahu = 12 cm 9. Lebar Punggung = 33 cm 10. Panjang Punggung = 36 cm 11. Jarak Dada = 17 cm

KETERANGAN POLA BADAN MUKA: A B = 1/6 Lingkar leher + 2 cm B C = Panjang Muka C D = A E = Lingkar badan + 1cm A A1 = 1/6 Lingkar leher + 0,5 cm A1 A2 = Panjang bahu A2 A3 = turun 4 cm B B1 = 5 cm B1 B2 = Lebar muka C C1 = Lingkar pinggang + 1 + 3 cm

C C2 =1/10 Lingkar pinggang + 1 cm C2 CC3 = 3 cm C1 C4 = naik 1,5 cm C4 K = Panjang sisi C M = Tinggi dada M O = Jarak dada

KETERANGAN POLA BADAN BELAKANG: A B = 1,5 2 cm B C = Panjang punggung C D = A E = Lingkar badan 1 cm A A 1 = 1/6 Lingkar leher + 0,5 cm A1 A2 = Panjang bahu A2 A3 = Turun 3 cm B B1 = 10 cm B1 B2 = Lebar punggung C C1 = Lingkar pinggang 1cm+3cm C C2 =1/10 Lingkar pinggang C2 C3 = 3 cm C1 K =Panjang sisi TIPS BAGI YANG MALAS MEMBUAT POLA : Dan jika dengan sistem sederhana anda masih juga males untuk membuat pola dasar baju sendiri, maka berikut trik yang bisa gunakan : Carilah baju anda yang sudah tidak terpakai lagi tapi masih pas dibadan, mungkin baju ini tidak anda pakai lagi karena terkena noda atau warnanya yang sudah pudar Ambil silet dan bukalah jahitannya, tapi jangan semuanya melainkan hanya separuh saja, ya separuh bagian muka dan separuh bagian belakang, satu lengan dan kerah. Sedangkan separuh bagian yang lain biarkan masih terjahit seperti aslinya, gunanya adalah untuk referensi kita pada saat kita menjahit pakian yang baru. Jika kita mengalami kebingungan bagian-bagian mana yang harus kita jahit serta bagaimana cara menjahit sakunya atau lengannya, tinggal kita lihat deh. Seterika potongan potongan kain yang sudah terlepas jahitannya tadi sampai bagian bekas jahitan rata dan rapi. Tempelkan potongan kain yang sudah diseterika rapi diatas kertas koran dan gambarlah koran tadi mengikuti pinggir potongan kain dengan spidol. Nah Jadi deh pola baju yang sudah siap untuk kita gunakan. # Memotong Pola Cara memotong pola adalah sebagai berikut: Letakkan pola badan depan pada lipatan kain Letakkan pola badan belakang dan lengan pada sisi kain yang lain Gunting bahan tepat pada pola (tidak usah diberi kelebihan ukuran)

Cara Mengukur

Untuk pemesanan Jas dan baju pria yang perlu diukur adalah : Ukuran harus pas jangan dilebihkan dan dikurangi. A : Lingkar Leher B : Dada Atas C : Dada Bawah D : Lingkar Badan paling besar E : Lingkar Pinggang F : Lingkar Pinggul paling besar G : Panjang Dada H : Panjang Baju I : Lingkar Lengan K : Panjang Lengan Panjang L : Panjang Lengan Pendek M : Punggung Atas / Bahu = = = = = = Dari A depan sampai E depan = Dari A sampai yang dikendaki = = = = =

N : Punggung Bawah P : Panjang punggung

= = Dari A belakang sampai E belakang

Panjang baju diukur dari leher bagian depan sampai buku jari jempol tangan seperti pada gambar bagian tengah ( terutama untuk panjang jas ) atau sesuai yang dikehendaki. Anda tinggal minta kepada kami dibuatkan ukuran sempit, sedang atau longgar. Untuk Pemesanan celana Pria yang perlu di ukur adalah : E : Lingkar pinggang E1: Lingkar Pinggang turun F : Lingkar pinggul R : Selangkangan / Vesak S : Lingkar paha T : Lingkar Lutut U : Lingkar kaki bawah V : Tinggi Celana panjang Z : Tinggi Celana pendek = Ukuran sesuai yang di kehendaki = ( model pinggang turun). Untuk celana model pinggang di

bawah. Kerendahan dan kelonggaran sesuai dengan yang di kehendaki. = ukuran sesuai yang di kehendaki = kelonggaran sesuai yang di kehendaki = ukuran sesuai yang di kehendaki = ukuran sesuai yang di kehendaki = ukuran sesuai yang di kehendaki = panjangnya sesuai yang di kehendaki = panjangnya sesuai yang di kehendaki

Apabila anda mengalami kesulitan dalam memperkirakan ukuran celana sesuai dengan yang dikendaki, maka ukurlah saja pas pada bagian badan jangan dikurangi dan ditambahi seperti pada pengukuran jas dan baju diatas. Anda tinggal minta ukuran jadinya : sempit, sedang, longgar atau bahkan sangat longgar. Diambil dari berbgai sumber

Untuk pemesanan blazer & baju wanita yang perlu diukur adalah : Ukuran harus pas, jangan dilebihkan dan dikurangi. A : Lingkar Leher B : Dada Atas C : Dada Bawah D : Lingkar Badan paling besar E : Lingkar Pinggang F : Lingkar Pinggul paling besar G : Panjang Dada H : Panjang Baju I : Lingkar Lengan J : Turun BH K : Panjang lengan Panjang L : Panjang Lengan Pendek M : Punggung Atas N : Punggung Bawah P : Panjang Punggung = = = = = = Dari A depan sampai E depan = Pengukuran sama seperti Pria = = = Ukuran sesuai yang di kehendaki = Ukuran sesuai yang di kehendaki = = = Dari A belakang sampai E belakang =

Anda tinggal minta kepada kami dibuatkan ukuran sempit, sedang dan longgar. Untuk pemesanan Celana dan Rok wanita yang perlu di ukur adalah: E : Lingkar Pinggang = ukuran sesuai yang di kehendaki ( kerendahan dan kelonggaran sesuai yang dikehendaki ) F : Lingkar Pinggul R : Selangkangan / Vesak S : Lingkar paha T : Lingkar lutut U : Lingkar kaki bawah V : Tinggi celana Panjang Z : Tinggi Celana Pendek W : Tinggi lutut X : Panjang Rok Y : Tinggi duduk = ukuran sesuai yang di kehendaki = ukuran sesuai yang di kehendaki ( di ukur dari E atau E1 dengan kelonggaran sesuai yang dihendaki ) = ukuran sesuai yang di kehendaki = ukuran sesuai yang di kehendaki = ukuran sesuai yang di kehendaki = ( di ukur dari E atau E1 dengan panjang sesuai yang dikehendaki ) = ukuran sesuai yang di kehendaki = = = E1 : Lingkar Pinggang model turun = ukuran sesuai yang di kehendaki

Apabila anda mengalami kesulitan dalam memperkirakan ukuran celana sesuai dengan yang dikendaki, maka ukurlah saja pas pada bagian badan jangan dikurangi dan ditambahi seperti pada pengukuran blazer dan baju diatas. Anda tinggal minta ukuran jadinya : sempit, sedang, longgar atau bahkan sangat longgar. Demikianlah cara-cara pengukuran yang dapat kami sampaikan mudah-mudahan bisa di mengerti. Apabila anda mengalami kesulitan, jangan segan- segan menghubungi kami.

Pola Baju Cara Membuat Pola Baju Wanita Dewasa Pola dasar baju wanita sangat bermacam macam bentuknya, begitu juga metode yang digunakan. Belum lagi bagi mereka yang telah menggeluti dunia jahit menjahit, biasanya menemukan tehnik membuat pola dasar baju yang di temukannya dari hasil penelitian atau pengamatannya. Namun kali ini saya perkenalkan pola dasar yang sangat sederhana, pola dasar ini saya pelajari ketika mulai belajar jahit di LPK tingkat dasar. Pola dasar ini langsung di buat pola depan dan belakang dan kedua pola tersebut memiliki ukuran yang sama, maka pola ini sangat cocok bagi Anda yang sangat pemula dalam menjahit.

POLA DASAR GAUN WANITA UKURAN KECIL Lingkar Badan 76 + 4 Lingkar Pinggang 64 + 4 Panjang dada 30 Lebar dada 30 Lebar Punggung 32 Lingkar Panggul I 80 + 4 Lingkar Panggul II 84 + 4 Lebar Bahu 12 Panjang rok 60 CARA MEMBUAT POLA A A = 2,5 Cm A B = 7,5 cm B C = 5 cm B D = panjang dada B E = panjang dada E F = 13 cm E G = 20 cm E H = Panjang rok A M = 7 cm M S = Lebar bahu S S = Turun 3 cm C C = 1/2 lebar dada C C =1/2 Lebar punggung D D = 1/4 lingkar

badan E E = 1/4 lingkar pinggang + 3 cm (coup) F F = 1/4 lingkar panggul 1 G G = 1/4 lingkar panggul 2 H dan H dinaikkan 1 cm E V = 1/10 lingkar pinggang V V = 3 cm ( coup) M O = M S d = V V d x = 12 cm keterangan : Garis berwarna merah menandakan pola depan baju Garis berwarna biru menandakan pola belakang baju Jadi, perbedaannya adalah pada tehnik melipat kertas pola dan menggunting polanya dan semuanya suda saya bahas lengkap dalam ebook 1# Cara buat pola dasar gaun wanita dewasa. Pembahasan tentang pembuatan pola dasar di atas sangat lengkap hingga lebih dari 10 halaman full gambar dan full penjelasan, mulai dari melipat kertas polanya, menentukan titik A hingga cara menggambar kerung leher, kerung lengan depan dan belakang, kemudian panggul, hingga cara membesarkan lingkar leher dan menggunting polanya. UKURAN BAJU Cara menentukan seberapa besar busana yang sesuai dengan ukuran Anda ketika belanja via online, sebelum memilih ukuran diantara S, M, L, XL.

Ukuran Baju Titian Muslimah :

Cara Mengukur Badan : 1. Lingkar Dada : Lingkarkan meteran kesekeliling badan diatas dada (buah dada), diukur pas kemudian ditambah 4cm. 2. Lebar Punggung (Pundak) Lebar pundak diukur dari batas tengah kerung lengan kiri sampai kerung lengan kanan. 3. Lingkar Pinggang Lingkarkan meteran kemudian ukur sekeliling pinggang ditambah 2cm 4. Lebar Bahu Diukur dari lekukan leher sampai ke ujung bahu. 5. Lingkar Kerung Lengan Diukur sekeliling kerung lengan dari bawah ketiak kemudian dengan menambah atau memasukkan dua jari. 6. Panjang Lengan Pendek Diukur dari ujung atas bahu hingga siku. 7. Panjang Lengan (Lengan Panjang) Diukur dari ujung atas bahu hingga ke ujung pergelangan tangan (sesuai dengan panjang yang dikehendaki) 8. Panjang baju Diukur dari batas bahu / pundak sampai panjang baju yang dikehendaki.

Cara Mengukur Cara Mengukur Badan Wanita

Cara Mengukur Lengan

Cara Mengukur ROK Wanita

Cara Mengukur Celana Berikut adalah cara paling mudah dan sederhana untuk mengetahui ukuran Celana Jeans Anda dengan tepat : 1. Ambil celana yang anda anggap paling nyaman digunakan sebagai contoh pengukuran 2. Siapkan meteran kain untuk mengukur contoh celana tersebut, dengan cara seperti gambar di bawah 3. Gunakan satuan Inchi pada meteran tersebut untuk mengukur lingkar pinggang (WAIST) celana contoh 4. Panjang ukuran WAIST yang ditemukan dikalikan 2, itulah ukuran celana ideal untuk anda. Misal; ditemukan bahwa panjang WAIST adalah 16 inchi, berarti ukuran celana anda adalah 16 x 2 = 32. Simpel Bukan? Nah dibawah ini adalah panduan untuk istilah dan Tabel Pengukuran celana pada umumnya :

Ukuran Standar Pakaian Wanita Lingkar Badan Lingkar Pinggang Panjang Muka Lebar Muka Tinggi Dada Panjang Sisi Panjang Punggung Lebar Punggung Lebar Bahu Panjang Lengan : S (88), M (96), L (100), XL (104) : S (68), M (72), L (76), XL (80) : S (32), M (34), L (36), XL (38) : S (32), M (34), L (36), XL (38) : S (13), M (14), L (15), XL (16) : S (16), M (18), L (19), XL (19) : S (37), M (38), L (39), XL (40) : S (34), M (36), L (38), XL (40) : S (12), M (13), L (14), XL (15) : S (50), M (52), L (53), XL (54)

Besar Kerung Lengan : S (45), M (48), L (50), XL (52) Lubang Lengan Tinggi Pinggul Lingkar Pinggul : S (24), M (25), L (26), XL (28) : S (18), M (18), L (20), XL (22) : S (92), M (96), L (100), XL (104)

Tips Mudah Membuat Pola Baju Wanita

Dalam membuat baju wanita tentu anda perlu membuat polanya terlebih dahulu sebelum di jahit agar bisa jadi baju yang ukurannya pas saat di gunakan bagaimana cara membuatnya simak tips berikut: * Sediakan metline (pita ukur), 2 atau tiga tali untuk di gunakan mengikat( menentukan mana pinggang dan pinggul), pensil dan kertas * Sebelum mulai mengukur ikat bagian pingang dan pinggul dengan tali yang sudah disediakan. 1. Mengukur Lingkar dada/badan Ukur melingkar melewati dada terbesar melingkar ke punggung lewat pertengahan dada dalam posisi pas kemudian di tambahkan 4cm atau di tambahkan 4 jari saat mengukur. 2. Mengukur leher Mengukurnya dari leher terbesar di mulai dari lekuk leher melingkar ke belakang melewati tulang leher kembali ke depan di lekuk leher di longgarin 1 cm 3. Mengukur lebar bahu Diukur dari bahu paling tinggi hingga bahu terendah sampai di batas tulang. 4. Mengukur Tinggi dada Diukur dari lekuk leher hingga ke pertengahan dada ( jarak dadanya di ukur dari dada kiri ke dada kanan) 5. Mengukur Lebar Dada Dimulai dari pangkal lengan kiri sampai kanan ( lipatan ketiak ) bagian depan 6. Mengukur panjang punggung Mengukurnya dari tulang kuduk/leher turun sampai batas ikat pinggang bagian belakang. 7. Mengukur Lingkar Pinggang Di ukur dari pinggang terkecil ( biasanya dari pusar) melingkar di tambahkan satu jari untuk kelonggaran. 8. Mengukur Lebar Punggung Dimulai dari pangkal lengan kiri sampai kanan ( lipatan ketiak ) bagian belakang.

9. Mengukur Tinggi Panggul Diukur dari samping mulai dari pinggang ke panggul terbesar. 10. Mengukur Lingkar Panggul Melingkari panggul terbesar di batas tinggi panggulnya di tambah 4 jari atau di tambah 4cm. 11. Mengukur Kerung lengan Di ukur melingkari lengan terbesar lewat pertengahan bahu dan beri kelonggaran 3cm atau dengan batas garisan Demikian tipsnya langkah membuat pola baju wanita yang tepat semoga bermanfaat temukan info menarik tentang Desain Busana CARA MEMBUAT BEBERAPA POLA Cara membuat pola dasar baju wanita Di jaman sekarang ini kebutuhan akan fashion sangat meningkat tajam, apalagi untuk baju wanita. Model dan desainnya selalu berganti setiap waktu. Untuk pecah polanya pun harus lebih berhati-hati untuk membuat baju wanita. Sebelum kita membuat polanya kita harus mengukur dengan lebih detail untuk badan model yang akan kita pakai. Cara mengukur Badan : * Sediakan metline (pita ukur), 2 atau tiga tali untuk di gunakan mengikat( menentukan mana pinggang dan pinggul), pensil dan kertas * Sebelum mulai mengukur ikat bagian pingang dan pinggul dengan tali yang sudah disediakan. 1. Mengukur Lingkar dada/badan Ukur melingkar melewati dada terbesar melingkar ke punggung lewat pertengahan dada dalam posisi pas kemudian di tambahkan 4cm atau di tambahkan 4 jari saat mengukur. 2. Mengukur leher Mengukurnya dari leher terbesar di mulai dari lekuk leher melingkar ke belakang melewati tulang leher kembali ke depan di lekuk leher di longgarin 1 cm 3. Mengukur lebar bahu Diukur dari bahu paling tinggi hingga bahu terendah sampai di batas tulang. 4. Mengukur Tinggi dada Diukur dari lekuk leher hingga ke pertengahan dada ( jarak dadanya di ukur dari dada kiri ke dada kanan) 5. Mengukur Lebar Dada Dimulai dari pangkal lengan kiri sampai kanan ( lipatan ketiak ) bagian depan 6. Mengukur panjang punggung Mengukurnya dari tulang kuduk/leher turun sampai batas ikat pinggang bagian belakang. 7. Mengukur Lingkar Pinggang Di ukur dari pinggang terkecil ( biasanya dari pusar) melingkar di tambahkan satu jari untuk kelonggaran.

8. Mengukur Lebar Punggung Dimulai dari pangkal lengan kiri sampai kanan ( lipatan ketiak ) bagian belakang. 9. Mengukur Tinggi Panggul Diukur dari samping mulai dari pinggang ke panggul terbesar. 10. Mengukur Lingkar Panggul Melingkari panggul terbesar di batas tinggi panggulnya di tambah 4 jari atau di tambah 4cm. 11. Mengukur Kerung lengan Di ukur melingkari lengan terbesar lewat pertengahan bahu dan beri kelonggaran 3cm atau dengan batas garisan Setelah kita pelajari di bagian atas tadi baru kita bisa mengukur badan model kita :) ambil saja saudara atau teman kita untuk sebagai obyek ukurnya. Anggap saja untuk data yang kita peroleh sebagai berikut : - Lingkar badan : 84 cm - Lingkar Pinggang : 64 cm - Panjang Muka : 33 cm - Panjang Punggung : 37 cm - Panjang Sisi : 17 cm - Panjang Bahu : 12 cm - Lebar Muka : 32 cm - Lebar PUnggung : 34 cm - Ling. ker.lengan : 44 cm - Panjang Lengan : 25 cm - Besar Ujung Leng : 32 cm Bagian Muka :

A-B = (1/16 x ling.badan) + 2 = (1/16 x 84 ) + 2

= 7.5 cm B-C = 3-5 cm B-D = Panjang Muka = 33 cm A-E = (1/16 x ling.badan) + 1 = (1/16 x 84 ) + 1 = 6.25 cm C-C'= 1/2 x lebar Muka = 1/2 x 32 = 16 cm A-F = D-G = (1/4 x ling.badan) + 1 = (1/4 x 84) + 1 = 22 cm A-D = F-G D-H = (1/10 x ling.ping) + 1 = (1/10 x 64) + 1 = 7.4 cm H-I = Lebar Kupnat = 3cm F-Y = 1/20 x ling.badan = 1/20 x 84 = 4.2 cm Hubungkan E-Y E-K = Panjang Bahu = 12 cm E-L = 1/2 (E-K) - 1 = 5 cm Hubungkan L - H I-O = ( 1/4 x ling.ping) + 1 - (D-H) = 16 + 1 - 7.5 = 9.5 cm O-P = (D-H) + (I-O) = 1/4 x Ling.ping + 1 = 17 cm H-M = Panjang Sisi - 4 = 17- 4 = 13 cm o-p = Panjang sisi Dari K melewati C' menuju titik P ( titik maju 2cm) Bagian belakang :

A-B = 1 cm B-C = 8-10cm B-D = Panjang punggung = 37 cm c-c'= 1/2 x lebar. pung = 1/2 x 34 = 17 cm A-E = ( 1/16 x ling.badan) + 1 = ( 1/16 x 84) + 1 = 6.25 cm A-F = D-G = (1/4 x ling.badan)-1 = (1/4 x 84 ) - 1 = 20 cm Hubungkan F dengan G Kupnat F- Y = (1/20 x ling.badan) = (1/20 x 84) = 4.2 cm E-K = Panjang Bahu D-H = 1/10 x ling.ping = 6.4 cm H-I = 3 cm Pertengahan HI tarik garis ke atas sepanjang sisi (-2) dikurangi 2 terdapat titik M HMI = kupnat I-O ={ (1/4 x ling.ping)-1}-(D-H) = 16-1-6.5 = 8.5 cm Pola lengan Dasar

A-B = ( 1/4 x ling.ker.leng) + 1 = (1/4 x 44) + 1 = 12 cm B-C = B-D = 1/2 x ling.ker.leng = 22 cm BE = Panjang Lengan EF = EG = 1/2 x bbesar ujung lengan = 1/2 x 32 = 16 cm B-D =di bagi 4 B-c = di bagi 3 D1 = 1cm masuk D2 = 1.5cm keluar B1 = 1.5cm keluar Untuk example kita ambil ukuran S saja Lingkar pinggang = 64 cm Tinggi Panggul = 17 cm Lingkar panggul = 88 ccm Panjang Rok = 58 cm Pola Dasar Rok Bagian Depan :

Dari titik A ke B 2 cm B ke C 17 cm B ke D 58 cm C-F = D ke G 23 cm G ke H keluar 3 cm Hubungkan B dengan E sesuai paham gambar ( menyerupai bentuk pinggang) E-I = B-D = panjang rok Hubungkan I dengan D A-E = (1/4 x Ling.ping) + 1 + 3 = (1/4 x 64) + 1 + 3 = 20 cm C-F = (1/4 x Ling.Panggul) + 1 = (1/4 x 88) + 1 = 23 cm B-Y = (1/10 x ling.ping ) + 1 = (1/10 x 64 ) + 1 = 7.4 cm Y-K = 3 cm ( sesuai dengan penambahan) YLK = Garis Kupnat Pola Dasar Rok Bagian Belakang :

Dari titik A ke B Turun 1.5 cm B ke C Turun 17 cm B ke D Turun 58 cm A ke E = (1/4 x Ling ping) - 1 + 3 = (1/4 x 64) - 1 + 3 = 18 cm C ke F = (1/4 x ling pang) - 1 = (1/4 x 88 ) - 1 = 21 cm D ke G = C ke F G ke H keluar 3 cm E-I = B-D = Panjang Rok B-Y = (1/10 x ling.ping) = 6.4 cm (sekar/Carapedia) Pencarian Terbaru (100) Cara membuat pola baju. Cara membuat baju. Cara mendesain baju. Cara membuat pola baju wanita. Cara membuat baju wanita. Cara menjahit baju wanita. Pola baju wanita. Cara membuat pola. Pola dasar baju. Cara membuat pola dasar. Cara membuat pola pakaian. Cara membuat pakaian. Membuat pola baju. Pola pakaian. Cara bikin pola baju. Cara membuat pola dasar baju. Pola kemeja wanita. Cara buat pola baju. Pola baju anak. Pola blouse. Cara mengukur baju. Membuat pola baju wanita. Cara membuat pola dasar baju wanita. Pola dasar baju wanita. Pola dress. Cara membuat pakaian wanita. Cara membuat pola dress. Belajar membuat pola baju. Pola pakaian wanita. Cara menggambar baju. Contoh pola baju. Cara membuat pola blouse. Cara membuat pola pakaian wanita. Pola membuat baju. Membuat pola dasar baju wanita. Pola baju anak perempuan. Cara menjahit pakaian wanita. Langkah langkah membuat baju. Pola baju kemeja wanita. Cara memotong pola baju. Cara menjahit kemeja wanita. Membuat pola dasar. Cara menggambar pola baju. Pola dasar. Model lengan baju. Cara mengukur pola baju. Cara membuat pola baju dress. Membuat pola dasar baju. Cara membuat pola baju blouse.

Pola baju korea. Pola baju mengandung. Cara membuat pola lengan baju. Cara membuat pola baju muslim. Pola busana. Pola baju dress. Cara membuat pola kemeja. Pola dasar rok. Cara membuat pola kemeja wanita. Cara membuat pola lengan. Cara membuat pola blus. Cara membuat pola dasar rok. Gambar pola baju. Cara membuat gaun. Cara membuat rok. Cara membuat pola rok panjang. Cara bikin pola baju wanita. Cara mendesain pakaian. Membuat pola jahitan. Cara membuat busana. Cara buat pola baju blouse. Cara menjahit jas. Pola busana muslim. Pola dasar menjahit. Tutorial membuat baju. Cara menggunting pola baju. Belajar membuat pola dasar baju. Cara buat pola blouse. Pola dasar wanita. Tutorial membuat pola baju. Cara pembuatan baju. Cara membuat model baju. Cara membuat pola blus wanita. Cara membuat pola baju download. Pola dasar busana. Cara membuat baju korea. Pola dasar pakaian wanita. Belajar membuat pola pakaian. Cara membuat pola baju anak perempuan. Pola dasar baju anak. Membuat pola. Pola blouse wanita. Pola lengan baju. Pola baju muslim. Cara membuat dress. Pola dasar blus. Desain baju wanita. Cara membuat baju anak perempuan. Cara membuat blus. Cara membuat pola dasar pakaian wanita. Cara mengukur badan untuk membuat baju.

Cara Mudah Membuat Pola Gaun Tulisan ini sudah pernah kuposting beberapa bulan yang lalu di blog pribadiku. Nggak apa-apa ya , siapa tahu ada yang membutuhkan di sini. Kali ini aku mau mengajak membuat gaun hasil rancanganku sendiri. Siapa saja yang berminat boleh ngopy paste pola dan rancanganku ini gratis. Gaun ini terdiri dari bahan motif dan polos, boleh dari jenis apapun. Polanya aku kembangkan dari methode Dress Making dan kumodifikasi sendiri biar mudah diikuti pembuatannya. Sebelum mulai membuat pola, kita harus lebih dulu mengambil ukuran. Ukuran apa saja yang kita perlukan? Itu sih tergantung apa yang mau kita buat. Misalnya: Rok, celana, kemeja, blouse ,kebaya atau gaun ( baju terusan).Terus apa saja alat yang mesti kita siapkan? Yang jelas orang yang mau kita ukur itu harus berada di dekat kita, pasti. Pada bagian- bagian area tubuh tertentu harus lebih dulu ditandai dengan cara mengikat dengan tali atau pita, untuk memudahkan proses pengukuran serta posisi orang yang diukur harus dalam keadaan tegap. Area- area itu adalah: Pinggang dan panggul. Sedang alatalat yang perlu disiapkan adalah: 1. Buku / kertas HVS 2. Skala 1:4 dan penggaris siku. 3. Pensil dan pensil warna merah biru ( untuk menandai perubahan mode). 4. Mistar 5. Pita meteran ( untuk mengambil ukuran). Dalam pembuatan gaun ini ukuran yang diperlukan adalah: 1. LINGKAR BADAN : Diukur sekeliling badan melalui badan atas yang terbesar + 3cm atau menambahkan 4 jari. 2. LINGKAR LEHER : Diukur sekeliling leher melalui lekuk leher +1 cm atau dengan cara memasukkan 1 jari. 3. PANJANG PUNGGUNG : Diukur dari tulang punggung yang menonjol ke bawah sampai garis pinggang. 4. PANJANG BAHU : Diukur dari batas leher sampai tulang bahu yang menonjol. 5. LEBAR DADA : Diukur 5 cm ke bawah dari lekuk leher depan ,kemudian ditarik garis mendatar dari kerung satu ke kerung lainnya.

6. LEBAR PUNGGUNG : Diukur 8 cm ke bawah dari tulang punggung yang menonjol, kemudian ditarik garis mendatar dari kerung satu ke kerung lainnya. 7. LINGKAR PANGGUL : Diukur sekeliling panggul pada bagian yang terbesar +4 cm. 8. TINGGI PANGGUL : Diukur dari garis pinggang sampai garis panggul. 9. PANJANG ROK : Diukur dari garis pinggang ke bawah sampai panjang yang dikehendaki. 10. PANJANG LENGAN : Diukur dari batas bahu sampai panjang yang dikehendaki dengan cara membengkokkan lengan sedikit. 11. TINGGI KEPALA LENGAN : Diukur dari batas bahu ke bawah sampai bagian lengan yang sejajar dengan batas ketiak. 12. LINGKAR LENGAN : Diukur sekeliling lengan bawah (pergelangan} denga lebar menyesuaikan model. Cotoh ukuran dalam gambar model:

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Ling. Badan Ling. Leher

= 88 cm = 36 cm

Panj. Punggung = 38 cm Panj. Bahu Leb. Dada = 12,5 cm = 34 cm

Leb. Punggung = 36 cm Ling. Panggul = 96 cm

8. 9. 10. 11.

Tinggi Panggul = 20 cm Panj. Rok Panj. Lengan Tinggi kep. Lengan = 96 cm = 58 cm = 12 cm

12. Ling. Lengan = 26 cm KETERANGAN POLA BAGIAN DEPAN:

A - B = P. punggung + 1,5 cm A - C = 1/6 ling. Leher + 2 CM. A - E = 1/6 ling. leher + 1cm E - H = p. bahu H - I = Turun 2,5 cm A D = ( p. punggung + 1.5 cm ) + 3 cm D F = ( Ling. Badan + 1cm ) + 3cm CJ =CD J K = leb. Dada + .1 cm Hubungkan titik A-C dan A- E menjadi kerung leher depan I F melalui K menjadi kerung lengan bagian depan B B = turun 3 cm B L = Panjang rok B; - G = Tinggi panggul B- B = ( D F) 2 cm, kemudian naikkan 2 cm G G = (D- F ) + 1 cm L M = (G G ) + 5 cm M M naik 2 cm Hubungkan titik F B (yang dinaikkan) ke M L melalui titik G KETERANGAN POLA BAGIAN BELAKANG A B = turun 2,5 cm A E = 1/6 ling. Leher + 1 cm E H = Panj. Bahu H I = turun 3 cm B D = panj.Punggung B C = panj. Punggung + 3 cm C F = ( ling.badan 1 cm ) + 3 cm

B B = turun 9 cm B B= lebar punggung + 1 cm Hubungkan E B menjadi kerung leher belakang I F melalui B menjadi kerung lengan belakang D G = (C F) 2 cm D J = Tinggi Panggul J K = ( C F ) + 1cm D L = Panj. Rok L M =( J K ) + 5 cm Hubungkan titik F- G ke M - L melalui titik K KETERANGAN POLA LENGAN

A B = Jumlah lingkar kerung lengan depan dan belakang 4 cm (diambil dari kerung lengan gambar pola dengan cara melingkari kerung dari titik I sampai F) A E =E B = A-B E C = Tinggi kepala lengan C D = panjang lengan D D = D D = lingkar lengan bawah C B = Dibagi 4 titik F-G-J C A =Dibagi 3 titikA-H-I-C Sekarang coba perhatikan tanda- tanda perubahannya: Garis dengan pensil warna merah merupakan pola yang kita ambil untuk bagian depan.

Garis dengan pensil warna biru menunjukkan pola yang kita gunakan untuk bagian belakang. Bagian yang diarsir adalah hasil dari penyesuaian pola dengan model yang kita pakai, berarti bagian itu dibuang atau tidak terpakai. Untuk bagian kupnat ( coupnaad ) ukur saja lebar garis pinggang yang ada pada pola dibagi 2 terus geser ke kiri dan kanan masing- masing 1,5 cm, jadi jumlah klebar kupnat adalah 3 cm Arahkan titik tengah kupnat ke atas kurang lebih 14 cm dan ke bawah 11,5 cm. Hubungkan puncak dan ujung kupnat ke arah lebar kupnat ( ke kiri dan kanan) sehingga membentuk segitiga.

Mudah bukan? Tapi tunggu dulu, masih ada beberapa tahapan untuk sampai pada perwujudan pola menjadi bentuk sebenarnya/ jadi yang siap dipakai. Inilah beberapa tahapan yng harus dilalui selanjutnya: 1. Merancang Bahan, yaitu meletakkan pola pada bahan. 2. Menggunting Bahan ( cutting ) 3. Memberi Tanda jahitan pada bagian- bagian tertentu yang sulit, contoh : Batas jahitan, letak kupnat dll. 4. Menjahit / sewing. 5. Finishing, di sini kita juga bisa memberi sentuhan akhir pada hasil jahitan dengan menambahkan sulaman dan manik- manik. Agar mutu jahitan kita bagus, pelajari juga teknologi menjahit yang juga berguna untuk memudahkan kita menjahit..

1. Pola Dasar Baju Gamis

Anda mungkin juga menyukai