Anda di halaman 1dari 13

GEOLOGI DAN KEADAAN ENDAPAN DI BATURAJA

A.Geologi Pada awal tahun 1973, di daerah desa Pusar, Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering lu !OK " #umatera #elatan, diada$an pen%elidi$an bahan galian berupa batu$apur dan tanah liat oleh &ire$torat Geologi &epartemen Pertambangan dan 'nergi. (asil penelitian tersebut men%impul$an bahwa pada daerah tersebut terdapat deposit !$andungan bahan galian batu)batuan" batu $apur %ang $omponen pen%usunn%a ban%a$ mengandung $alsium $arbonat !*a*O3", magnesium $arbonat !+g*O3", alumina sili$at !Al,#iO3" dan sen%awa o$sida lainn%a seperti sen%awa besi dan organi$ %ang men%ebab$an batu $apur berwarna abu)abu hingga $uning serta tanah liat atau lempung %ang $omponen utama pembentu$n%a berupa #ili$a O$sida !#iO,", Alumunium O$sida !Al,O3", Besi O$sida !-e,O3" dan +agnesium O$sida !+gO" %ang sangat memadai untu$ dijadi$an sumber bahan ba$u pembuatab semen. .ida$ lama setelah itu, pemerintah memutus$an untu$ membangun pabri$ semen di Baturaja. /ealisasi pro%e$ pendirian pabri$ semen di $ota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering lu !OK " #umatera #elatan %ang ber$apasitas 011.111 ton semen per tahun dila$u$an oleh P.. #emen Padang !Persero" pada tahun 1972 dan terelisasi tepatn%a dimulai pada tanggal 12 3o4ember 1972 sedang$an pela$sanaan pembangunann%a baru dimulai pada tahun 1975. #ela$u pela$sana pro%e$ tersebut diper6a%a$an pada sebuah perusahaan $ontra$tor dari 7epang %aitu 8shi$awajima)(arima (ea4% 8ndustries *o. 9td untu$ mengerja$ann%a. Pada tahun 1951 pro%e$ tersebut selesai dalam tempo dua tahun. A.1 #tratigra:i dan #tru$tur Geologi Baturaja #e6ara regional daerah *e$ungan #umatera #elatan, %ang disusun oleh sedimen .ersier %ang terendap$an diatas batuan Pra).ersier. (al ini sudah

dibahas oleh #hell +ijnbouw !1975" dan Ga:oer d$$. Pada Peta Geologi 9embar Baturaja. #edimentasi .ersier diawali oleh si$lus pengendapan transgresi dan bera$hir dengan si$lus regresi. Pada :asa transgresi se6ara berurutan diendap$an -ormasi 9ahat, .alanga$ar, Baturaja, dan Gumai. -asa si$lus regresi diendap$an -ormasi Air Bena$at, +uara 'nim dan Kasai %ang berlanjut hingga Kuarter Awal. #atuan Alu4ium Kuarter nampa$ tida$ selaras diatas batuan sedimen tersebut. Pada beberapa tempat, batuan sedirnen diterobos oleh 8ntrusi Andesit Kuarter. Gangguan te$toni$ terhadap batuan pengisi *e$ungan #umatera #elatan ini membentu$ pola stru$tur perlipatan dan pensesaran, #ehingga terbentu$ :ormasi baturaja. -ormasi pembawa batubara pada *e$ungan #urnatera #elatan adalah -ormasi .alang A$ar, Air Bena$at, +uara 'nim dan Kasai, tetapi %ang berpotensi adalah -ormasi +uara 'nim, sehingga pen%elidi$an dititi$ berat$an pada -ormasi +uara 'nim ini, sebagai lapisan :ormasi pembawa batubara. #e6ara umum Shell (1978) telah mela$u$an pemisahan terhadap -ormasi +uara 'nim menjadi 2 !empat" anggota %ang didasar$an pada lapisan batubara tertentu %aitu Anggota +1 , +,, +3 dan +2 !dari bawah $e atas". -ormasi Baturaja terdiri atas batu gamping dengan sisipan napal dan batu lempung. Batu gamping tampa$ berwarna abu)abu terang hingga putih $eabu)abuan dan terdiri atas batu gamping pejal dan batu gamping berlapis. -ormasi ini ber$etebalan men6apai 50 m dan ditindih selaras oleh -ormasi Gumai. 9ing$ungan pengendapan batuan berhubungan dengan laut %ang sesuai bagi pertumbuhan dan per$embangan terumbu, %aitu laut dang$al dengan $ondisi air %ang jernih dan hangat !;al$er, 199,". ntu$ bagian selatann%a -ormasi Baturaja terdiri atas batugamping bio$lasti$a dengan selingan napal. -ormasi ini ber$etebalan 121 m, menindih selaras -ormasi .alanga$ar, dan merupa$an :asies inti terumbu bagian luar hingga terumbu depan. ntu$ bagian utaran%a -ormasi %ang paling atas disebut -ormasi Kasai !<t$", batuann%a terutama $eri$il dan batupasir warna

6erah dan $adang glau$onitan, tu:a warna hijau sampai 6erah dan sedi$it $aolin, ter$adang batu apung, bong$ah batuan 4ul$anis dan batupasir tu:aan. &alam :ormasi ini masih ditemu$an lensa)lensa batubara. 'ndapan allu4ium terdiri dari romba$an batuan lebih tua beru$uran bong$ah, $eri$il, pasir, lanau, lumpur %ang diendap$an di se$itar aliran #ungai Ogan dan meluas di muaran%a. Batuan =ul$ani$ berumur (olosen tersebar luas di sebelah barat areal pen%elidi$an %ang merupa$an lajur barisan %ang terdiri dari la4a tu:: bersusun andesit)basal.

GA+BA/ 1 P'.A G'O9OG8 9'+BA/ BA. /A7A A., +or:ologi +or:ologi &aerah Baturaja se6ara umum adalah perbu$itan bergelombang %ang berada pada $etinggian antara 70 >? 201 m di atas mu$a laut. .etapi pada dasarn%a bagian Barat 31@ masih merupa$an perbu$itan bergelombang dan di bagian lainn%a 71@ merupa$an dataran alu4ial. &i antara perbu$itan tersebut, daerah pen%elidi$an terdapat dua sungai besar %ang memisah$an mor:ologi di atas, %aitu #ungai Ogan di sebelah Barat dan #ungai Komering di sebelah .imurn%a. Kedua sungai tersebut

dapat diinda$asi$an ting$at transportasi sedimentasi daerah setempat sudah termasu$ tua dan tahap lanjut. B. Keadaan 'ndapan B.1 9ithologi &an #tratigra:i Batu Gamping Baturaja &earah Pengamatan merupa$an wila%ah Baturaja, Ogan Komering lu, #umatera #elatan. &engan mengamati peta geologi lembar Baturaja, $ami memper$e6il daerah pengamatan %aitu daerah %ang memili$i potensi batugamping %ang terdapat pada daerah Baturaja. Pengamatan dila$u$an dengan membanding$an $enampa$an pada google earth, data &'+ dan Peta Geologi daerah pengamatan !melalui media software berupa Global Mapper, dan Google Earth" untu$ mendapat$an in:ormasi berupa lithologiAstratigra:i, stru$tur geologi, dan geomor:ologi daerah tersebut.

GA+BA/ , P'.A 83&'K# &A'/A( P'3GA+A.A3

9ithologi &an stratigra:i dapat di$etahui melalui $enampa$an pada peta geologi. Pengamatan dila$u$an terhadap :ormasi %ang tere$am pada peta geologi daerah pengamatan.

GA+BA/ 3 P'.A G'O9OG8 &A'/A( P'3GA+A.A3 &aerah pengamatan terdiri atas :ormasi batuan sebagai beri$ut B -ormasi Ki$im terdiri dari bre$si gunung api, tu: padu, tu:, la4a, batu pasir dan batu lempung. -ormasi .alang A$ar terdiri dari batu pasir $uarsa mengandung $a%u ter$ersi$$an, batu pasir $onglomeratan dan batu lanau mengandung molus$a. -ormasi Batu /aja terdiri dari batu gamping terumbu, $al$arenit dengan sisipan serpih gampingan dan napal. -ormasi Gumai terdiri dari serpih gampingan, napal,batu lempung dengan sisipan batu pasir tu:an dan batu pasir gamping. -ormasi Air Bena$at terdiri dari batu lempung dengan sisipan batu lempung tu:an napal, batu pasir dan serpih. -ormasi +uara 'nim terdiri atas batu lempung, batu lanau, batu pasir, tu:an dengan sisipan batubara. -ormasi Kasai terdiri atas $onglomerat dan batu pasir $uarsa, batu lempung tu:an mengandung $a%u ter$esi$an dengan sisipan tu: batu apung dan lignit. &ari penelitian dan e$splorasi %ang dila$u$an diper$ira$an ada dua :ormasi batuan pada daerah Pusar, %aitu -ormasi Baturaja dan -ormasi Gumai. -ormasi Baturaja memili$i $etebalan antara 1111 sampai 1,11 meter dan ber$embang sebagai lapisan pasiran. 9apisan dasar dari :ormasi tersebut terdiri dari $uarsa $onglomerat dan sedi$it lapisan batubara. Batuan ini diselimuti oleh batu gamping %ang men%ebar se6ara lateral $e dalam batuan 4ul$ani$ dari sistem #emang$o dengan $edudu$an sebelah barat da%a -ormasi Baturaja. -ormasi Gumai disusun oleh batu gamping tipis dan napal. 3apal berwarna 6o$lat menempati bagian bawah lapisan ini, ma$in $e atas

terdapat lapisan)lapisan batupasir berwarna putih sampai abu)abu, batu gamping ber$ualitas tinggi terdapat di daerah Pusar dimana ditemu$an material)material peleng$ap seperti alumina dan sili$a dan juga berde$atan dengan -ormasi Baturaja. #tratigra:i daerah Pusar dibeda$an atas lapisan batu gamping !limestone formation", lapisan batu gamping lempungan !clay limestone formation". 1. mur Batuan B a. -ormasi Ki$im B -ormasi batuan 4ol$ani$ berumur paleosen hingga oligosen. b. -ormasi .alang a$ar B -ormasi batuan sedimen berumur oligosen hingga miosen awal. 6. -ormasi Baturaja d. -ormasi Gumai B -ormasi batuan sedimen berumur miosen awal. B -ormasi batuan sedimen berumur miosen awal hingga miosen tengah . e. -ormasi Air Bena$at B -ormasi batuan sedimen berumur miosen tengah hingga miosen a$hir. :. -ormasi +uara 'nim B -ormasi batuan sedimen berumur miosen a$hir hingga pliosen. g. -ormasi Kasai B -ormasi batuan sedimen berumur Pliosen hingga plestosen. ,. 9ing$ungan Pengendapan B a. -ormasi .alang A$arB -ormasi .alang A$ar merupa$an :ormasi %ang ling$ungan pengendapann%a pada batuan sedimen Cone palembang %ang $eterdapatan pengendapann%a men%isip di antara molus$a. b. -ormasi Baturaja B -ormasi baturaja merupa$an :ormasi %ang ling$ungan pengendapann%a pada batuan :ormasi baturaja, gumai dan

sedimen Cone palembang dan :ormasi ini menempel pada :ormasi gumai dan juga pen%ebarann%a ada di mana mana, tetapi dalam se$ala $e6il dan dimana ada :ormasi gumai ma$a a$an ditemu$an :ormasi Baturaja. 6. -ormasi Gumai B Pada :ormasi gumai ling$ungan pengendapann%a sam seperti :ormasi $asai, muara enim, air bena$at, %aitu ling$ungan pengendapan palembang. batuan sedimen Cone Pen%ebaran ling$ungan

pengendapann%a bertumpu$ dalam se$ala besar tida$ begitu terpisah pisah. d. -ormasi Air Bena$at B 9ing$ungan muara enim pengendapan %aitu batuan ini tida$ sama :ormasi sama Air pada Cone dominan Bena$at sama seperti :ormasi $asai dan ling$ungan bena$at sedimen begitu

palembang, a$an tetapi pada :ormasi air ling$ungan pengendapan batuan sedimen Cone palembang, masih lebih dominan :ormasi $asai dan juga pada .air bena$at ini pen%ebarann%a tida$ begitu merata. e. -ormasi +uara 'nim B 9ing$ungan pengendapann%a sama seperti :ormasi Kasai %aitu pada ling$ungan batuan sedimen pada Cone palembang, tetapi pada pengamatan ling$ungan pengendapan :ormasi muara enim tida$ begitu dominan dan $eterdapatann%a ini men%ebar se6ara tida$ merata. 9ebih dominan pada :ormasi $asai.

:. -ormasi Kasai

B 9ing$ungan pengendapann%a pada batuan sedimen !Cone Palembang", pada wila%ah pengamatan pengendapan pada ling$ungan sedimen ini $husun%a Cone palembang sangat di dominasi.

B., #tru$tur pada daerah Batu Gamping Baturaja #tru$tur geologi %ang mendominasi daerah ini adalah lipatan berupa sin$lin dan anti$lin diamati melalui peta geologi daerah pengamatan.

GA+BA/ 2 K'3A+PAKA3 #./ K. / &A'/A( P'3GA+A.A3

GA+BA/ 0 K'3A+PAKA3 K'9 / #A3 #./ K. / G'O9OG8 !#'#A/" &A'/A( P'3GA+A.A3 PA&A *8./A 9A3&#A. #in$lin lebih mendominasi dibanding anti$lin, sin$lin berupa 6e$ungan %ang memperlihat$an batuan pada :ormasi baturaja %ang didominasi oleh batu gamping terumbu, $al$arenit dengan sisipan serpih gampingan dan napal, merupa$an :ormasi batuan sedimen berumur miosen awal hingga miosen tengah. +elaui 6itra landsat dapat di interpretasi$an $elurusan stru$tur geologi berupa beberapa sesar %ang berarah dari tenggara !#'" menuju timur laut !3;". &aerah ini memili$i $e6enderungan tanah %ang tida$ stabil, sehingga dimung$in$an terjadin%a longsor pada daerah tersebut. Pada stru$tur geologi berupa anti$lin terindi$asi adan%a perlipatan pada :ormasi batuan $i$im dan baturaja. &ari penampang melintang !cross section" daerah penelitian di$etahui bahwa perlipatan berupa anti$lin pada :ormasi batuan $i$im !.po$" juga memperlihat$an intrusi batuan 4ul$ani$ %ang terdiri atas lempung. bre$si gunung api, tu: padu, tu:, la4a, batu pasir dan batu

GA+BA/ D */O## #'*.8O3 !P'3A+PA3G +'983.A3G" &A'/A( P'3GA+A.A3 B.3 +or:ologi pada daerah Batu Gamping Baturaja #e6ara umum daerah pengamatan memili$i luasan E 57.211.301 m, terleta$ pada $oordinat 21 13F 1D,0DG 9# ? 2o 17F 15,97G 9# dan 112o 11F ,5,51G B. ) 112o 19F ,D,95G B. memili$i $ontur %ang tida$ terlalu beragam dengan $etinggian antara ,1 m ? 151 mdpl seperti %ang terlihat pada peta $ontur !Gambar 7". &aerah pengamatan dilihat dari $enampa$an pada google earth merupa$an daerah pemu$iman pendudu$ dan per$otaan dilihat ban%a$n%a :asilitas umum, perumahan, dan tempat perindustrian !salah satun%a P.. #emen Baturaja". Berdasar$an $enampa$an peta geologi dan 6itra landsat bagian barat dan selatan daerah pengamatan terdiri atas perbu$itan %ang bergelombang sedang$an bagian utara dan timur daerah pengamatan lebih di dominasi oleh dataran rendah dengan $etinggian se$itar ,1 m ? 51 m. #elain itu dari peta geologi dan 6itra landsat didapat bahwa daerah penelitian memili$i $ontur tertinggi %aitu ,11 m sedang$an $ontur terendahn%a adalah ,1 m ! beda tinggin%a 151 m " dengan $emiringan lerengn%a adalah se$itar 10o ? ,1o, dan dari data tersebut berdasar$an $lasi:i$asi lereng menurut =an Huidam !1953" pada .abel 88.1 ma$a daerah penelitian termasu$ $edalam satuan relie: berbu$it bergelombang atau miring ! beda tinggi 70 ? ,11 m dan $emiringan lereng 12o ? ,1o ".

GA+BA/ 7 P'.A KO3. / &A'/A( P'3GA+A.A3 BA. GA+P83G &8 BA. /A7A .AB'9 1 K9A#8-8KA#8 /'98'- +'3 / . =A3 H 8&A+ !1953"

#umber B =an Huidam !1953"

.erdapat pengaruh stru$tur geologi berupa sin$line dan anti$lin pada daerah pengamatan. #ebagian besar daerah pengamatan didominasi dataran rendah. .erdapat aliran sungai didaerah pengamatan dan sebuah bu$it !Bu$it

Balau", pada daerah dataran rendah di sepanjang aliran sungai inilah terdapat per$otaan dan permu$iman pendudu$

GA+BA/ 5 PO9A A98/A3 # 3GA8 &A'/A( P'3GA+A.A3 +'9A9 8 P'.A G'O9OG8 &ilihat dari pola alirann%a berdasar$an $lasi:i$asi %ang dibuat oleh Arthur &a4is (oward !19D7" sungai pada peta geologi daerah pengamatan !gambar 5" %ang mengalir pada daerah pengamatan merupa$an pola sungai dengan jenis dendriti$ seperti per6abangan pohon, per6abangan tida$ teratur dengan arah dan sudut %ang beragam. Ber$embang di batuan %ang homogen dan tida$ ter$ontrol oleh stru$tur, umun%a pada batuan sedimen dengan perlapisan horisontal, atau pada batuan be$u dan batuan $ristalin %ang homogen.