Anda di halaman 1dari 12

BAB III METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium yang nantinya

dianalisa komposisi kimia AAS dan XRD. Kemudian pembuatan spesimen AMC dengan proses mixing, kompaksi dan sintering. Serta beberapa pengujian spesimen AMC diantaranya uji densitas, kekerasan, bending, dan struktur mikro. 3.1 ahan dan Alat 3.1.1 Alat!alat a. Mesh Mesh adalah alat yang digunakan untuk memisahkan serbuk berdasarkan ukuran mesh tersebut. Alat ini bekerja seperti ayakan berupa kisi!kisi dengan ukuran dan standar tertentu.

"ambar 3.1 Mesh 300 b. Mortar #angan Alat ini digunakan untuk menghaluskan serbuk geothermal dan serbuk silika gel. $enghalusan ini bertujuan untuk memudahkan pemasangan serbuk ke dalam sample holder sehingga mempunyai tingkat kerataan tinggi pada sampel yang akan diuji.

3%

31

"ambar 3.& Mortar #angan '. Mesin X-Ray Diffraction Shimad(u )XRD!*%%%+ Mesin X-Ray Diffraction Shimad(u )XRD!*%%%+ merupakan mesin yang digunakan untuk mengkarakterisasi (at padat dengan menembakkan berkas sinar!X pada sampel yang diuji. ,ntuk spesi-ikasi mesin X-Ray Diffraction )XRD+ Rigaku Corporation adalah sebagai berikut. Model $o0er # ma/ . Multi-le/ &k0 . &%%1A2 13 3%A 4% 5( . 14%% %2

Made 6n . 7apan

"ambar 3.3 Mesin X-Ray Diffraction )XRD+ Rigaku Corporation d. Magnetic tirrer Alat pengaduk ini digunakan untuk mengaduk larutan hingga 4%% rpm dengan disertai pemanasan hingga &%%% 2

"ambar 3.8 Stirrer Magneti' e. #ungku pemanas 9 furnace

3&

!urnace merupakan suatu alat yang digunakan untuk memanaskan material yang berada didalamnya sampai pada suhu tertentu. $ada penelitian ini furnace yang digunakan adalah hori"ontal tu#e furnace )#ype 51# 149:4984%
Car#olite + di lingkungan gas argon dengan laju pemanasan 4 ;29min untuk

memanaskan material sampai temperatur 184% o2 .

"ambar 3.4 #ungku $emanas 9 !urnace -. <=en <=en digunakan untuk memanaskan padatan setelah di'u'i dengan suhu 1%%o2 untuk menghilangkan air sebelum melakukan komposisi kimia silika gel .

"ambar 3.* <=en g. #imbangan #imbangan yang digunakan merupakan timbangan digital yang mempunyai ketelitian tinggi sampai dengan %,%%%1 gram.

"ambar 3.: #imbangan digital

33

h.

"elas ,kur "elas ukur digunakan untuk mengukur =olume larutan dengan 'ara melihat kenaikan skala =olume pada gelas ukur .

"ambar 3.> "elas ,kur i. "elas $eaker "elas ka'a ini digunakan sebagai tempat untuk pengadukan larutan

"ambar 3.? "elas beaker j. 2etakan 2etakan digunakan sebagai tempat serbuk geothermal dan serbuk Al saat proses kompaksi.

"ambar 3.11 2etakan k. Kamera

38

Kamera digunakan untuk mengambil gambar dari spe'imen atau alat yang diinginkan.

"ambar 3.1& Kamera l. Kertas ph meter Digunakan untuk mengukur p5 dari ilika %el.

"ambar 3.13 Kertas p5 meter m. Kertas saring @hatman Digunakan untuk menyaring slurry gel saat dilakukan pen'u'ian.

"ambar 3.18 Kertas saring &hatman n. $ipet Alat ini digunakan untuk membantu mengukur =olume larutan dan digunakan

34

untuk memasukan larutan tersebut se'ara perlahan kedalam gelas ukur maupun gelas #eaker.

"ambar 3.14 $ipet o. 2orong dan #abung 1a'um Digunkan untuk menahan kertas saring &hatman yang berisi lury gel silika saat dilakukan pen'u'ian. Sedangkan tabung =a'um untuk tempat menampung air yang jatuh dari kertas saring.

"ambar 3.1* 2orong dan #abung 1a'um p. $ompa 'acum Digunakan untuk membantu menyerap air di dalam larutan silika gel A. Mixer Merupakan mesin mixing dengan merek tuart cientific, buatan Amerika. Alat ini digunakan untuk men'ampur serbuk limbah geothermal dengan serbuk alumunium kemudian di!mixing di dalam botol aAua selama : jam. r. Mesin Kompaksi Mesin yang digunakan untuk pembuatan green #ody spesimen uji dilakukan dengan kompaksi penekanan tunggal dengan tekanan kompaksi &4% Mpa. Mesin kompaksi ini buatan 7erman, dengan merek (AR)*%R*C+, . s. Mesin $engayak Ayakan merek - %! - digunakan untuk menyaring serbuk silika gel yang ditempatkan di atas mesh ) tempat saringan +

3*

3.1.&

ahan!bahan

a. Serbuk geothermal

"ambar 3.1: Serbuk "eothermal b. Serbuk Ba<5

"ambar 3.1> Serbuk Ba<5 '. Silika "el d. Serbuk Silika "el

3:

"ambar 3.1? Serbuk Silika "el e. A.uades

"ambar 3.&% Carutan a.uades -. Carutan /Cl

"ambar 3.&1 Carutan a.ua#idest g. Air Demin h. "as Argon

3>

3.& 1ariabel $enelitian a. 1ariabel tetap . Komposisi natrium silikat, silika gel, holding

time pada proses sintering0 rpm dan suhu pada proses stirer. b. 1ariabel berubah '. 1ariabel yang dinilai silika gel. 3.3 2ara Kerja 3.3.1 $reparasi %eothermal ludge %eothermal sludge dari $C#$ dieng dijemur dan dikeringkan dengan panas matahari selama & hari )sampai kering+. Setelah kering, dilakukan proses penganyakan dengan ukuran mesh 1%%. Kemudian dilanjutkan dengan pengujian AAS dan XRD untuk mengetahui komposisi kimia dan -asa kristalin pada serbuk geothermal. #ahap selanjutnya adalah menghilangkan senya0a organik didalam serbuk geothermal dengan proses caustic digestion menggunakan beberapa larutan seperti larutan Ba<5, aAuadest, air DM dan Carutan 52C. ,ntuk mengetahui perubahan komposisi kimia dan perubahan -asa kristalinnya, dilakukan pengujian AAS dan XRD. 3.3.3 $embuatan natrium silikat $adatan Ba<5 bebentuk butir sebanyak 3& gram di'ampur dengan 8%% ml a.uadest didalam gelas beaker kemudian diaduk. Setelah itu larutan Ba<5 &M sebanyak 8%% mC ditambahkan 8% gram serbuk limbah geothermal. #empatkan gelas beaker yang berisi 'ampuran larutan tersebut pada magnetic stirer yang telah diatur pada suhu 1%%o2 dengan ke'epatan putaran sebesar 8%% rpm. $roses pen'ampuran tersebut dilakukan selama 1 jam untuk memperoleh larutan Batrium silikat D8E. 3.3.8 $embuatan Silika "el . Suhu sintering0 'etakan spesimen . Rasio Si pada serbuk limbah geothermal dan

3?

Batrium silikat yang dihasilkan dimasukkan ke dalam tabung te-lon kemudian ditempatkan pada alat hydrothermal dan dipanaskan sesuai =ariasi suhu yang ditentukan dengan 0aktu penahanan selama 4 jam dalam keadaan tertutup rapat. 5asil yang terbentuk kemudian di saring dengan kertas saring 1hatmann untuk memisahkan antara padatan dan filtrate. $adatan yang terbentuk kemudian di'u'i dengan a.ua#ides. Selanjutnya padatan dikeringkan menggunakan o=en pada suhu :%F2 selama 3 jam. ,ntuk mengetahui pengaruh kondisi reaksi terhadap pembentukan (eolit dilakukan =ariasi suhu pada proses hydrothermal. 1ariasi suhu yang dilakukan pada proses hydrothermal adalah 1%%F2, 11%F2 dan 1&%F2 selama 4 jam. 3.3.4 Karakterisasi Serbuk Silika "el Karakterisasi (eolit meliputi analisa -asa kristalin pada (eolite dan penentuan ukuran butir (eolit dengan menggunakan X-Ray Difraction )XRD+. !ourier (ransform ,nfra Red )G#6R+ untuk identi-ikasi gugus -ungsi ikatan dalam stuktur (eolit, dan analisis rasio Si9Al dengan menggunakan AAS. ,ntuk menganalisa mor-ologi dan topologi serbuk (eolit, dilakukan dengan pengujian SHM. 3.8 Diagram Alir $enelitian Mula i $enentuan 7udul

Studi Citeratur

$enyiapan bahan baku

8%

Meshing 1%% I kalsinasi

$engujian AAS dan XRD

$embuatan spesimen

/ydrothermal pada temperatur 1%%o2, 11%o2, 1&%o2 ,selama 4 jam

$en'u'ian dan pengeringan

XRD

AAS

G#6R

SHM

$engolahan data, analisa, dan pembahasan dalam penulisan laporan

81

Selesa i "ambar 3.&& Diagram Alir $enelitian