Anda di halaman 1dari 2

Kelebihan metode belajar tuntas:

1. Strategi ini sejalan dengan pandangan psikologi belajar modern yang berpegang pada prinsip perbedaan individual, belajar kelompok. 2. Strategi ini memungkinkan siswa belajar lebih aktif sebagaimana disarankan dalam konsep CBSA yang member kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan diri sendiri, memecahkan masalah sendiri dengan menemukan dan bekerja sendiri. 3. Dalam strategi ini, guru dan siswa diminta bekerja sama secara partisipatif dan persuasif, baik dalam proses belajar maupun dalam proses bimbingan terhadap siswa lainnya. 4. Strategi ini berorientasi kepada peningkatan produktivitas hasil belajar, yakni siswa yang menguasai bahan pelajaran secara tuntas, menyeluruh dan utuh. 5. Pada hakikatnya, strategi ini tidak mengenal siswa yang gagal belajar atau tidak naik kelas, karena siswa yang ternyata mendapat hasil yang kurang memuaskan atau masih di bawah target hasil yang diharapkan, terus-menerus dibantu oleh rekannya dan oleh guru. 6. Strategi ini menyediakan waktu belajar yang cukup sesuai dengan keadaan dan kebutuhan masing-masing individu siawa sehingga memungkinkan mereka belajar secara lebih leluasa. Kelemahan pendekatan belajar tuntas: 1. Strategi ini sulit dalam pelaksanaannya karena melibatkan berbagai kegiatan, yang berarti menuntut macam-macan kemampuan yang memadai. 2. Guru-guru yang sudah terbiasa dengan cara-cara lama akan mengalami hambatan untuk menyelenggarakan strategi ini yang relatif lebih sulit dan masih baru. 3. Strategi ini sudah tentu meminta berbagai fasilitas, perlengakapan, alat, dana, dan waktu yang cukup besar, sedangkan sekolah-sekolah kita umumnya masih langka dalam segi sumber-sumber teknis seperti yang diharapkan. 4. Diberlakukannya system ujian (EBTA dan Ebtanas) yang menurut penyelenggaraan program bidang studi pada waktu yang telah ditetapkan dan usaha persiapan para siswa untuk menempuh ujian, mungkin menjadi salah satu unsure penghambat pelaksanaan belajar tuntas yang diharapkan. http://m4y-a5a.blogspot.com/2013/03/kelebihan-kekurangan-belajar-tuntas.html Kelebihan dan kekurangan Model Pembelajaran Mastery Learning: Kelebihannya: Ketercapaian siswa terhadap tujuan pembelajaran dalam hal ini kompetensiyang harus dicapainya akan lebih besar ketercapainnya, karena jelas yangdiutamakan dalam hal ini adalah bagaimana caranya agar siswa mampumenguasi setiap topik materi yang diajarkan. Mengakibatkan terjadinya pola belajar yang kompetitif, antara para siswa.Karena siswa yang lebih lambat akan merasakan kekurangnnya, sehingga iaakan lebih menambah porsi waktu belajarnya, dan ini adalah hal baik. Yang tentu diharapkan oleh semua pengajar.

Terciptanya hubungan personal yang harmonis antara siswa dengan guru, atauantara siswa dengan siswa lainnya. Memperoleh hasil belajar yang mepunyai nilai obektivitas yang sangat tinggi. Dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang sistematik dan terarah. Kekurangannya: Memungkinkan butuh banyak waktu untuk mencapai semua kompetensi secaramerata Guru yang tidak terbiasa, sedikit susah beradaptasi dengan konsep belajar tuntas Guru diharuskan untuk menguasai meteri yang lebih luas dari yang telahditerapkan Terkadang tidak sedikit guru yang kesulitan dalam menyusun perencanaanpelaksanaan belajar selama 1 (satu) semester.

http://nhingz-anwar.blogspot.com/2013/01/model-mastery-learning.html