Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN KASUS BEDAH UROLOGI

SEORANG LAKI-LAKI 60 TAHUN DENGAN PROSTAT HIPERPLASIA DENGAN RETENSIO URIN DAN DIABETES MELLITUS TIPE 2

Di susun oleh : Nurul Izainie 22010110200173

Penguji : dr. Ardy Santosa, SpU

BAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2011

LAPORAN KASUS UROLOGI

I. IDENTITAS PENDERITA Nama Jenis kelamin Umur Alamat Agama Suku Pekerjaan Status Perkawinan Masuk RSDK No. CM : Tn.S : Laki-laki : 60 tahun : Puspanjolo Selatan, Bojong Salaman, Semarang : Islam : Jawa : Karyawan Swasta : Menikah : 29 September 2011 : B 181925

II. DAFTAR MASALAH

No 1.

Masalah Aktif Prostat Hiperplasia dengan Retensio Urin

Tanggal 11-10-11

No

Masalah Pasif

Tanggal

2.

Diabetes Mellitus Tipe 2

11-10-11

III. DATA DASAR A. DATA SUBYEKTIF ANAMNESIS Autoanamnesis ( tanggal 11 Oktober 2011 pukul 12.30 WIB ) Keluhan Utama : Sulit BAK

Riwayat Penyakit Sekarang : Sejak 3 minggu penderita merasa sulit BAK, merasa setelah kencing masih belum tuntas(+), di akhir kencingnya menetes(+). Penderita harus mengejan bila ingin kencing dan merasa pancaran kencingnya lemah. Frekuensi kencing bertambah >5x/hari, penderita sering terbangun malam hari untuk kencing. Nyeri atau panas saat kencing (-), keluhan tidak dapat menahan keinginan untuk kencing (-), harus berhenti pada saat kencing lalu mulai kencing lagi (-), keluar darah bersama kencing (-), keluar nanah dari saluran kencing (-), nyeri pinggang (-), keluar batu atau pasir saat kencing (-), badan sering demam (-), nglemeng (-). Lalu karena merasa keluhan semakin berat penderita ke UGD RSUP Kariadi.

Riwayat Penyakit Dahulu : - Penderita belum pernah sakit seperti ini sebelumnya - Riwayat trauma daerah perineum dan panggul disangkal - Riwayat pernah kencing keluar batu atau pasir dan nyeri pinggang (+) 10 tahun yang lalu, berobat dengan obat dari farmasikalkusol - Riwayat kencing bernanah disangkal - Riwayat operasi daerah pelvis/perut disangkal - Riwayat sakit kencing manis (+) sejak setahun yang lalu, kontrol teratur - Riwayat darah tinggi disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga : - Bapa penderita pernah sakit seperti ini - Riwayat anggota keluarga DM (-) - Riwayat anggota keluarga menderita Ca prostat (-)

Riwayat Sosial Ekonomi : Penderita bekerja sebagai karyawan swasta, isteri tidak bekerja dan memiliki 2 orang anak yang mandiri. Biaya pengobatan ditanggung Jamsostek. Kesan : Sosial ekonomi cukup

B. DATA OBYEKTIF PEMERIKSAAN FISIK ( tanggal 11 Oktober 2011 pukul 13.00 WIB ) Keadaan Umum : baik Kesadaran Tanda Vital : composmentis : Tekanan darah : 130 / 80 mmHg Nadi Kulit Kepala Mata Telinga Hidung Mulut Tenggorok Leher Dada Thorak : 80 x/mnt RR : 20 x/mnt Suhu : 37 oC

: putih, kulit kering (-) : mesosefal : konjungtiva palpebra pucat (-/-), sklera ikterik (-/-) : discharge (-/-) : napas cuping (-), discharge (-/-) : bibir kering (-), sianosis (-) : T1-1, faring hiperemis (-) : simetris, trakea di tengah, pembesaran nnl (-/-) : retraksi (-) : Jantung : I : Ictus cordis tak tampak Pa: Ictus cordis teraba di SIC V 2 cm LMCS Pe: Batas atas : SIC II linea parasternal sinistra

Batas kanan : linea parasternal dekstra Batas kiri : di SIC V 2 cm medial LMCS

Kesan : konfigurasi jantung dalam batas normal Au: HR reguler, bunyi jantung I-II reguler, bising (-), gallop (-) Paru : I : simetris statis dinamis Pa: Stem fremitus kanan = kiri Pe: Sonor seluruh lapangan paru Au: Suara dasar vesikuler, wheezing (-), hantaran (-)

Abdomen

: I : cembung, venektasi (-), jejas (-) Au: bising usus (+) normal

Pe : timpani, pekak sisi (+) normal, pekak alih (-) Pa : supel, nyeri tekan (-), hepar dan lien tidak teraba Genitalia laki-laki : Ekstremitas : Sianosis Akral dingin Oedem Cap. Refill terpasang kateter, sirkumsisi superior -/-/-/<2 dtk/<2 dtk inferior -/-/-/<2 dtk/<2 dtk

C. STATUS LOKALIS Status Urologi: 1. Regio CVA (Costo vertebra angle) I Pa Pe : cembung (-), warna seperti kulit sekitar, bekas operasi(-) : ballotment (-), fluktuasi (-), nyeri tekan (-), massa (-) : nyeri ketok (-)

2. Regio Suprapubik : I Pa Pe : cembung (-), warna seperti kulit sekitar, bekas operasi (-) : nyeri tekan (+), massa (-), defans muskuler (-) : timpani, nyeri (-)

3. Regio anoperineal I Pa : bengkak (-), fistula (-), hemoroid (-), masa (-) : nyeri tekan (-), massa (-)

4. Regio Genitalia Eksterna : I : testis : terlihat 2 buah nodul, merah (-), bengkak (-), penis :sirkumsisi (+), lesi (-), eritema (-), orificium urethra eksterna: discharge(-), terpasang kateter. Pa: testis : teraba 2 nodul, terpisah, nyeri (-). Penis : nyeri (-)indurasi (-).

Pemeriksaan Rectal Touche : I : kulit perineum : tanda inflamasi (-), lesi (-) Anus Rectal Toucher : hemorrhoid (-) :

TSA cukup, mukosa licin, ampula recti tidak kolaps, massa (-), nyeri (-) Prostat : Latero-lateral 3cm, sulkus medianus datar, polus anterior teraba, konsistensi kenyal, permukaan rata, simetris ,nodul (-), nyeri tekan (-). Kesan: Pembesaran prostat

F. DIAGNOSIS SEMENTARA Prostat hiperplasia dengan retensio urin

G. INITIAL PLANS Ip Dx : S : O : Darah rutin, urin rutin, tes PSA, USG (TRUS) Ip Rx : Vitamin B complex 3x1 Glibenklamid 1x1 Metformin 3x500 Ip Mx: Keadaan Umum, tanda vital, produksi urin Ip Ex : Menjelaskan kepada penderita dan keluarga tentang penyakit, komplikasi , pemeriksaan dan tindakan yang akan dilakukan.