Anda di halaman 1dari 27

Dermatitis Seboroik Penyakit kulit dengan keradangan superfisial kronis yang mengalami remisi dan eksaserbasi dengan area

a seboroik sebagai area predileksi

Area seboroik bagian tubuh yang banyak terdapat kelenjar sebasea (kelenjar minyak), seperti

Daerah Kepala Wajah Badan bagian atas Daerah lipatan

D.S. sering terjadi pada usia remaja, dewasa muda, dan dewasa dengan ratio umur 18-40 tahun Prevalensi sebesar 1-3 % pada pasien imunocompetent, dan meningkat pada pasien imunocompromised

Faktor Faktor Pencetus Produksi sebum meningkat Ptyrosporum ovale meningkat Mengaktivasi sel limfosit T dan sel langerhans Dermatitis seboroik

Proses keradangan kronis terjadi pada Area Seboroik

Kulit terdiri atas eritema dan skuama yang berminyak dan agak kekuningan disertai eksudasi dan krusta tebal, batasnya kurang tegas pada area seboroik Pada bayi, skuama-skuama yang menebal dan melekat disertai epitel yang lekat pada kulit disebut cradle cap

Gatal terkadang muncul

Dandruff

Dermatitis seboroik

Cradle cap

Dematitis seboroik

Anamnesis
Gejala klinis yang khas

Pemeriksaa n fisik
Efloresensi eritema dan skuama pada area seboroik

Pemeriksaa n penunjang
HistoPA KOH 10%-20% Lampu wood

Tergantung pada LOKASI DAN BERATNYA penyakit

Pada kepala
Ptyariasis sika (ketombe), Psoriasis vulgaris, Dermatitis kontak,

Pada daerah lipatan


Eritrasma, tinea cruris, dermatitis alergika terhadap bahan kimia pakaian

Pada dermatitis seboroik infantil


Dermatitis atopi, psoriasis pada bayi baru lahir.

Umum

Edukasi
Sifat penyakit yang hanya dapat ditekan, tidak dapat

disembuhkan Kebersihan berperan penting dalam mengontrol penyakit ini Hindari pengunaan tonik rambut

Pengobatan Sistemik
Prednison pada kasus yang berat, dosis 20-30 mg/ hari,

lalu di tappering secara bertahap Ketoconazole 200 mg/ hari selama 3 minggu

Khusus

Pada kepala
Skuama yang melekat dan tebal pada bayi

Minyak hangat, dibiarkan selama 8-12 jam, skuama dilepas dengan sikat halus, lalu dilanjutkan dengan shampo (Shampo anti dandruf yang mengandung selenium sulfid 2,5 %, atau pyrithion zinc 1-2% atau ketoconazole 2%) Untuk skuama yang tebal dan difus minyak yang dilanjutkan dengan shampo

Pada wajah Krem ketokonazole 2% dioleskan 1-2 kali sehari Krem hydrocortisone 1% dapat ditambahakn 1-2 kali sehari untuk menekan eritema dan gatal Terapi pada badan Zinc atau coal tar dalam sabun mandi Dapat ditambahkan krem ketoconazole 2 % dan/ atau krem, lotio, atau solutio kortikosteroid 1-2 hari

Pada sebagian kasus yang mempunyai faktor konstitusi penyakit ini agak sukar disembuhkan, meskipun terkontrol

Nama Jenis kelamin Umur Pekerjaan Alamat

: Nn. N : perempuan : 21 tahun : Mahasiswa : jln. Wahid hasyim II no.05 Jember

A. Keluhan Utama : Timbul bercak-bercak di dahi dan kepala B. Riwayat Penyakit Sekarang Pasien datang dengan keluhan rambut berminyak dan mudah rontok. Keluhan timbul sejak 3 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan bahwa kulit kepalanya juga berketombe. Akhir-akhir ini ketombe dirasakan makin bertambah banyak. Pasien juga merasakan gatal pada kulit kepala dan seringkali menggaruknya. Pasien juga mengaku tidak punya alergi dengan obat ataupun bahan makanan apapun.

C.

Riwayat Penyakit Dahulu Pasien sering mengalami keadaan seperti ini yang hilang timbul. Riwayat alergi (-)

D. Riwayat Penyakit Keluarga Ibu pasien memiliki keluhan yang sama E. Riwayat Pengobatan Belum pernah berobat

Status General
Kesadaran : Composmentis. Keadaan Umum : Baik. RR: 20X/ menit Nadi: 80x/ menit Kepala / Leher : a/i/c/d = -/-/-/ Thorax - Jantung : S1S2 tunggal, e/g/m= -/-/- Paru : ves +/+, rh -/-, wz -/ Abdomen : flat, bu(+), timpani, soepel Extremitas : AH + + Oe - + + -

Status Dermatologis

Regio capitis skuama-skuama halus, kasar, berminyak, tersebar di seluruh kulit kepala. 2. Regio capitis parietal dextra tampak eritema numular dengan squama kekuningan, batas tidak jelas.
1.

Pasien perempuan, 21 tahun, dengan keluhan utama rambut berminyak dan rontok yang timbul sejak 3 bulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan pada kulit kepalanya muncul ketombe yang cukup banyak. Pasien juga merasakan gatal dan cenderung menggaruk. Pasien belum pernah berobat. Sering mengalami kejadian seperti ini terutama pada rambut dan memiliki ibu yang mempunyai keluhan serupa. Status generalis dalam batas normal. Status dermatologis pada kulit kepala skuama-skuama kasar, halus, berminyak, tersebar di seluruh kulit kepala. Pada regio capitis dextra terdapat eritema numular dengan batas tidak jelas dan skuama kekuningan. Riwayat alergi disangkal

1.

2.
3.

Diagnosis banding Dermatitis atopi Tinea kapitis Psoriasis vulgaris Diagnosis Kerja Dermatitis Seboroik

P. Medikamentosa : Ketoconazole 200 mg 2x1 tab Sampo selenium sulfida (selsun); seminggu 2-3 kali, scalp dikeramasi dengan selsun selama 515 menit.

P. edukasi :

Menghindari faktor faktor pencetus


Menjaga kebersihan diri dan keluarga

Kontrol ke poli kulit jika tidak ada perbaikan dalam


7 hari

Dubia Ad bonam