Anda di halaman 1dari 40

CIRCUMCISI

Dr. Gapong SW. SpB

CIRCUMCISI
SEJARAH Circumcisi sudah ada sejak 15.000 tahun yang lalu. Pada zaman Paleolithicum dijumpai ilustrasi tentang circumcisi. Dijumpai pula pada mumi di Mesir yang dilakukan circumcisi semasa hidupnya

CIRCUMCISI
.

Pada Bible bab 17 Abraham dilakukan circumcisi pada usia 99 tahun atas petunjuk Tuhannya. Columbus juga melaporkan adanya penemuan warga atau suku yang melakukan circumcisi.
Louis XVI dari Perancis melaporkan Marie Antoniette melakukan circumcisi karena phymosis yang berakibat nyeri waktu ereksi.

Pada tahun 1870 hanya 5 % laki laki yang dilakukan circumcisi. Pada tahun 1900 dijumpai 25 % laki laki Amerika yang dilakukan circumcisi.

Puncaknya pada tahun 1960 hampir 70 % laki laki dilakukan circumcisi. Ini biasanya dilakukan pada neonatus.
Sedangkan tahun 1970 kebanyakan dilakukan pada laki laki lebih tua lagi. Di kalangan orang Muslim dilakukan setelah umur 13 tahun.

Anatomi

INDIKASI CIRCUMCISI

Kultural, seperti lazimnya orang Muslim; phimosis; paraphimosis; balanopostitis; praeputium tidak bisa diretraksikan ke proksimal; rekuren balanopostitis, infeksi berulang pada meatus.

Phimosis

Phimosis is the inability to retract the foreskin over the glans, and is usually due to a contracted preputial opening.

Phimosis and Paraphimosis

TREATMENT Paraphimosis occurs when the foreskin cannot be replaced in its normal position after it is retracted behind the glans.

Treatment

Treatment
Circumsisi

KONTRAINDIKASI CIRCUMCISI
Hypospadia; Buried penis; Chordee; Penoscrotal fusion; Micropenis; Gangguan pembekuan darah.

HYPOSPADIA/ EPISPADIA
Hypospadias is a congenital anomaly in which the urethral opening is at the base of the penis, or along the inferior aspect of the shaft of the penis.

Hypospadias is one of the most common birth defects seen in infant boys

Hypospadias is usually associated with an abnormal curvature of the penis, called 'chordee.'

Chordee hypospadia

Surgery is necessary to allow normal urination, to correct the penis deformity, and to ensure normal sexual functioning

The repair is performed before the child reaches school age.

Ilustrasi Hypospadia

MANFAAT CIRCUMCISI

Prefentiv terhadap infeksi saluran kencing, sexual transmitted diseases, carcinoma penis.

TEHNIK OPERASI
Tehnik operasi sangatlah bervariasi dan sangat beragam alatnya. Dalam perkembangan tehnik circumcisi, pada sekitar tahun 1930 dipakai klem Gomco dan Plastibell pada sekitar tahun 1960 dipergunakan pada neonatus yang dilakukan circumcisi.

Circumcisi yang sering dilakukan sekarang ini adalah :


1. Posisi anak tidur supine. 2. Bersihkan penis dengan povidoneiodine. 3. Dipasang doek steril.

4. Dilakukan anestesi lokal blok nervus dorsalis penis.

5. Tarik praeputium ke proksimal sampai glands penis tampak semua. 6. Bersihkan glans, corona dan sulcus corona dengan povidone-iodine.

7. Tarik praeputium ke arah distal kemudian pasang klem untuk menjepit praeputium dari dorsal ke ventral depan frenulum kurang lebih 0.5 cm dari corona.

8. Potong kulit sampai lamina parietalis. 9. Potong 0,5 cm lamina viceralis dari corona glandis. 10.Kontrol perdarahan dengan baik ( ikat dengan catgut plain )

11.Jahit kulit dengan sisa potongan praeputium tadi dengan catgut 4-0 secara simple suture. 12.Balut luka operasi.

TEHNIK MELAKUKAN BLOK SARAF DORSALIS PENIS


- Local

penile block prinsipnya harus mengetahui anatomi dari penis terutama letak nervus dorsalis penis. Nervus tersebut keluar dari bawah symphisis oseum pubis berjalan sangat variatif antara jam 10 sampai jam 02 pada dorsolateral. - Setelah dilakukan preparasi penis, raba batas bawah symphisis dengan jari tengah ( biasanya tangan kiri ). Tusuk kulit 0,5 inchi dari jari tadi kearah distal kedalaman sampai subcutis.

- Spuit berisi lidocain tanpa adrenalin 1 % jarum no 27 / 25. - Suntikkan lidocain arahkan dari jam 10 sampai jam 02 sebanyak 0,5 1,0 cc. ( sebelumnya diaspirasi dulu, jika ada darah jarum ditarik sedikit ) - Coba ditest apakah sudah tidak sakit pada praeputium. - Kadang pada daerah frenulum masih terasa, sebagian para pakar tambahkan injeksi lidocain subcutis melingkar dari jam 10 02 kearah ventral.

LASER / CAUTER

KOMPLIKASI CIRCUMCISI
Infeksi luka operasi dan perdarahan. Gagal atau pemotongan tidak cukup, akibatnya terjadi perlengketan dengan glans penis. Meatal stenosis. Necrosis glans penis. Sepsis. Obstruksi urin. Trauma glans penis

KEPUSTAKAAN American Academy of Pediatrics: Task Force on Circumcision (1999) Circumcision policy statement. Pediatrics 103 : 686 93 Baskin LS, Canning DA, Snyder HM, Duckett JW (1997) Surgical repair of urethral circumcision injuries. J Urol 158 :2269 71. Griffiths DM, Atwell JD, Freeman NV (1985) A prospective survey of the indications and morbidity of circumcision in children. Eur Urol 11 : 184 7. Lander J, Brady-Fryer B, Metcalfe JB et all ( 1997 ) Comparison of ring block, dorsal penile nerve block, and topical anesthesia for neonatal circumcision. A randomized clinical trial. JAMA 278: 2157 62.

SEKIAN SUDAH SEMBUH