Anda di halaman 1dari 3

Toleransi sentral dan perifer sel t

Mekanisme penyakit autoimun


Kegagalan kematian sel yang diinduksi oleh aktivasi Pada pematangan sel T terdapat toleransi sentral dan toleransi perifer,pada toleransi sentral pun telah dilakukan eliminasi untuk pemusnahan sel t self-reactive,namun ada beberapa sel t self reactive yg belum tereliminasi dan akhirnya di eliminasi di toleransi perifer.Pada toleransi perifer pun terdapat dua mekanisme untuk meninaktivkan sel T dimana dilakukan anergi sel T dan stimulasi berulang sel T, Pada stimulasi berulang inilah ketika sel T self reactive di stimulasi maka seharusnya ia mengeluarkan molekul fas dan ligannya untuk berikatan dan menekan laju sel T self reactive namun adanya faktor genetik yang mempengaruhi kesalahan pemrograman protein fas dan ligannya maka sel t self reactive yang terstimulasi tidak berikatan atau sama sekali sehingga tidak ada yang menginduksi untuk sel T self reactive apoptosis dan ,sel T self-reactive tetap mampu berkembang dan menjadi sel T yang membahayakan bagi jaringan normal tubuh.

Gangguan pada anergi sel T Menyambung dari penjelasan sebelumnya di Toleransi perifer terdapat mekanisme yang disebut anergi ini adalah penonaktifan sel T self reactive ,Apabila terdapat product dari bakteri maka product bakteri yang menginfeksi jaringan tubuh pun mampu menghentikan proses anergi sel T self reactive ini,maka sel self T reactive menjadi berkembang dan membahayakan jaringan normal dalam tubuh kita. Modifikasi protein pada membran sel darah merah yang dapat diinduksi oleh suatu antigen (cnth:obat) Antigen dari luar pun mampu memodifikasi protein yang terdpat di membran sel sehingga mampu mengelabuhi sel B pembentuk antibodi seolah olah sel normal tersebut adalah suatu antigen,dan sel B membentuk antibodi untu sel normal yang telah di modifikasi.Kasus ini biasanya terjadi pada penyakit anemia,dimana sel B membentuk antibodi antieristrosit. Infeksi yang dimediasi oleh mikroba dimana terjadi nekrosis dan inflamasi dapat mampu mengistirahatkan APC dan membantu penghentian anergi sel T