Anda di halaman 1dari 12

SISTEMATIKA

PENULISAN PAPER

Oleh Djoko Prasetyo


Anggota CEPS
GM PLN Litbang Ketenagalistrikan

Jakarta, 14 Feb 2008

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 1


POWER STUDIES

‘BOTTOM LINE’ DALAM MENULIS PAPER

ƒ Tidak peduli Sdr menulis paper ilmiah untuk konferensi, seminar,


journal, lomba karya tulis, paper akademis, dsb, maka paper Sdr
tetap harus sistematis dan well-structured, .
ƒ Paper Sdr harus jelas menampilkan:

• Informasi utama secara ringkas


• persoalannya
• metoda untuk menggarapnya
• hasil-hasilnya
• apa makna dari hasil-hasil tsb
• referensi apa saja yang dirujuk
• kesimpulannya

ƒ Di luar aspek sistematika, masih ada beberapa aspek lain yang


juga penting, seperti bahasa penulisan, gaya ekspresi, dst (tidak
dibahas dalam sesi ini).

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 2


POWER STUDIES

1
MENGAPA PAPER ILMIAH TERKESAN KAKU?
ƒ Struktur paper ilmiah terkesan kaku bagi penulis pemula, karena
strukturnya paper yang formal. Format ini sangat berbeda dengan format
artikel di majalah umum atau cerpen yang terkesan luwes.
ƒ Mengapa kaku?
• Sebagai suatu cara untuk mengkomunikasikan temuan-temuan
ilmiah secara efisien kepada komunitas ilmiah seluas-luasnya,
melalui struktur paper yang uniform,
• Dengan struktur yang uniform, paper dapat dibaca pada berbagai
tingkat. Misalnya, banyak orang hanya sempat membaca Judul
secara cepat untuk sekedar mengetahui informasi apa yang akan
didapat dari sebuah paper. Orang lain mungkin hanya membaca
Judul dan Abstrak saja. Sebaliknya, orang-orang yang ingin tahu
lebih dalam mungkin ingin melihat tabel dan gambar di dalam
paper, dst.
• Singkat kata, struktur paper ilmiah memberi kemudahan/ kepastian
kepada pembaca tingkat apapun bahwa mereka akan membaca
hasil-hasil utama dan kesimpulan suatu paper.

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 3


POWER STUDIES

STRUKTUR TIPIKAL PAPER ILMIAH

Penulisan sebagian besar paper ilmiah, dalam contoh ini paper yang
melaporkan suatu studi/eksperimen *), biasanya disusun menjadi
beberapa bagian:
• Judul
• Penulis dan afiliasinya
• Abstrak
• Pendahuluan
• Latar belakang (opsional)
• Metoda, approach, framework
• Hasil-hasil / Results/ Findings
• Diskusi
• Kesimpulan (dan studi lanjutan)
• Acknowledgement (jika perlu)
• Daftar referensi
*) Untuk paper non-eksperimen, dapat dilakukan perubahan seperlunya

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 4


POWER STUDIES

2
JUDUL, NAMA PENULIS, AFILIASI

ƒ Paper Sdr harus dimulai dengan Judul yang secara ringkas/padat


menjelaskan isi paper secara akurat dan jelas, tidak samar-samar.
ƒ Pilih dan gunakan kata-kata deskriptif & ekspresif yang secara kuat
mampu mencerminkan isi paper.
ƒ Pembaca harus dapat langsung menangkap isi paper Sdr hanya
dengan membaca Judul saja
ƒ Sebagian besar pembaca akan menemukan paper Sdr melalui
database search secara elektronik, dan search engine bekerja
dengan keywords dalam judul.
ƒ Karena itu, gunakan keywords yang menjelaskan apa yang Sdr
kerjakan dalam paper.
ƒ (Contoh)

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 5


POWER STUDIES

ABSTRAK
ƒ Abstrak merupakan ringkasan paper, biasanya ditulis dalam satu
paragraf, yang mengandung bagian-bagian utama dari keseluruhan
paper Sdr, dengan urutan penulisan sbb :
• Persoalan yang dibahas, tujuan paper (diambil dari bagian
Pendahuluan)
• Metoda (dan rancangan eksperimen) yang digunakan, solusi
yang ditawarkan (diambil dari bagian Metoda/Metodologi)
• Temuan-temuan utama (diambil dari bagian Hasil-hasil)
• Ringkasan singkat interpretasi dan kesimpulan (diambil dari
bagian Diskusi dan Kesimpulan)

ƒ Jika Judul hanya dapat berupa deskripsi pendek yang


mengekspresikan isi paper Sdr, maka dengan Abstrak Sdr dapat
mengelaborasi beberapa bagian dari paper Sdr lebih lanjut, namun
tetap dengan ruang yang terbatas (sekitar 200 s/d 300 kata).

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 6


POWER STUDIES

3
ABSTRAK (2)
ƒ Abstrak sangat penting, karena pembaca akan memutuskan untuk
meneruskan atau berhenti membaca paper Sdr hanya dengan membaca
Abstrak saja.
ƒ Atau pembaca mungkin hanya mempunyai akses ke teks Abstrak saja,
bukan keseluruhan paper (ini lazim dijumpai dalam electronic search).
ƒ Oleh karena itu, Abstrak harus mengandung informasi penting yang
cukup (yaitu motif & persoalan, ringkasan hasil-hasil, observasi, trend,
dll), agar seseorang dapat merujuk pada paper Sdr hanya dari Abstrak
saja.
ƒ Pertanyaan: Bagaimana kita tahu bahwa informasi dalam Abstrak kita
cukup lengkap?
ƒ Abstrak hanya berupa teks, tidak boleh mengandung latar belakang
persoalan yang berkepanjangan, referensi literatur, kalimat yang tidak
rampung, singkatan-singkatan yang membingungkan pembaca, segala
macam ilustrasi, gambar, tabel.
ƒ Walaupun Abstrak berada di awal paper, namun penulisan Abstrak
dilakukan paling akhir!
FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 7
POWER STUDIES

PENDAHULUAN

Fungsi Pendahuluan adalah :


ƒ Membentuk konteks dari paper Sdr. Hal ini dicapai dengan
mendiskusikan literature review (dengan kutipan-kutipan) dan
meringkas pemahaman Sdr saat ini mengenai persoalan yang Sdr
studi/teliti dan Sdr laporkan dalam paper Sdr,
ƒ Menyatakan tujuan dari paper Sdr, atau pertanyaan yang ingin
Sdr jawab, atau persoalan yang Sdr studi/teliti.
ƒ Jelaskan secara singkat jalan pikiran dan pendekatan yang Sdr
lakukan, dan jika mungkin jelaskan juga hasil-hasil yang dapat
diungkap oleh paper Sdr.
ƒ Jelasnya Pendahuluan harus dapat menjawab pertanyaan:
Apa yang saya lakukan? Apakah itu suatu hal yang penting untuk
dilakukan? Apakah itu relevan dengan audience yang hadir di
conference ini? Apa yang telah saya tahu mengenai hal itu
sebelum saya melakukan kajian ini? Bagaimana kajian saya ini
dapat menambah pengetahuan kita?

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 8


POWER STUDIES

4
PENDAHULUAN (2)
Struktur Pendahuluan
ƒ Seperti segitiga terbalik: mulai dengan informasi umum, kemudian secara
bertahap mengkerucut ke persoalan spesifik yang Sdr kaji.
ƒ Aturlah agar informasi yang bersifat umum (mengenai masalah yang
dibahas paper) dituliskan pada bagian awal Pendahuluan, kemudian
makin menyempit untuk menuju ke informasi spesifik yang
mendefinisikan konteks paper Sdr.
ƒ Berikut ini pedoman bagaimana informasi sebaiknya mengalir dalam
Pendahuluan:
• Awali Pendahuluan dengan secara jelas mengidentifikasi
bidang/topik yang Sdr studi/teliti.
Lakukan ini dengan menggunakan keywords Judul pada beberapa
kalimat pertama dari Pendahuluan, hal ini untuk membuat paragraf
pertama langsung fokus ke topik paper Sdr.
Cara ini menjamin Sdr untuk tidak melantur dan menuliskan
informasi yang terlalu umum.

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 9


POWER STUDIES

PENDAHULUAN (3)
Struktur Pendahuluan (2)
ƒ Ciptakan konteks dari paper Sdr dengan melakukan literature review
yang seimbang (tidak berpihak), yang telah ada di publikasi termasuk
internet.
• Intinya adalah Sdr mendemonstrasikan pemahaman Sdr mengenai
topik yang Sdr tuliskan dlm paper sebelum Sdr melakukan kajian
atau studi.
• Hal ini dilakukan dengan mengkaji literatur secara umum, tidak
perlu mencantumkan hal-hal yang rinci, atau penjelasan yang
berkepanjangan
• Literatur apa yang harus dikaji? Sebaiknya hanya publikasi ilmiah
yang original (journal, conference proceedings, review articles),
bukan buku teks, ensiklopedia, manual dsb, karena buku-buku
tersebut hanya mengandung informasi dasar atau pengetahuan
‘biasa’.
• Buat daftar referensi pada bagian akhir paper.

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 10


POWER STUDIES

5
PENDAHULUAN (4)
Struktur Pendahuluan (3)
ƒ Pastikan bahwa Sdr menulis dengan jelas dan lugas tujuan dari paper
Sdr (atau bahasa lainnya: hipotesis!). Untuk mempermudah, Sdr boleh
menulis kalimat semacam:
“Tujuan dari studi ini adalah untuk ……….”
“Paper ini mengkaji tiga macam mekanisme subsidi …….”
ƒ Biasanya pernyataan tujuan paper dituliskan menjelang akhir dari
Pendahuluan, seringkali sebagai kalimat pokok (topic sentence) dari
Pendahuluan.
ƒ Sdr tidak perlu menulis secara nyata kata ‘hipotesis’, karena kata ini
sudah implisit jika Sdr telah menuliskan dengan jelas tujuan dari paper
Sdr.
ƒ Terakhir, menyusul pernyataan tujuan paper tadi, Sdr harus menulis
bagaimana Sdr menyikapi dan menyelesaikan persoalan yang Sdr
temukan solusinya. Mengapa Sdr menempuh cara itu? Mengapa Sdr
mengambil metoda itu?

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 11


POWER STUDIES

METODA, APPROACH, FRAMEWORK

ƒ Pada Bagian ini, Sdr menulis dengan jelas bagaimana Sdr


mengerjakan studi/kajian dalam paper
ƒ Jika Sdr menggunakan cara sampling dan statistik, maka Sdr
menjelaskan cara tersebut di sini. Bagaimana Sdr merancang
eksperimen? Apa variabel dependen dan variable independennya?
Apa saja yang membatasi validitas eksperiman?
ƒ Jika Sdr menggunakan sebuah model, jelaskan model itu disini.
ƒ Jika Sdr mengusulkan sebuah framework baru, jelaskan disini
ƒ Case study
ƒ dst

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 12


POWER STUDIES

6
HASIL – HASIL (RESULTS, FINDINGS)
ƒ Bagian ini berperan menyajikan hasil-hasil kajian terpenting secara
obyektif, tanpa interpretasi, dalam urutan yang teratur dan logis,
baik menggunakan tabel, gambar/chart atau teks.
ƒ Tabel-tabel dan gambar/chart ditampilkan secara berurutan,
terorganisir
ƒ Teks biasanya ditulis menyusul setelah tabel dan gambar/chart, dan
harus menonjolkan jawaban-jawaban atas persoalan yang akan
dijawab oleh paper Sdr (sebagaimana dinyatakan dalam Pendahuluan),
seperti trend, perbedaan, persamaan.
ƒ Apa itu Hasil-Hasil/Results?
ƒ Jika Sdr menjawab suatu pertanyaan (dalam ‘hipotesis’), maka Sdr
mengumpulkan pengamatan-pengamatan mengenai suatu
fenomena. Pengamatan-pengamatan tsb lantas dianalisis, untuk
memperoleh jawaban. Pada umumnya, jawaban itu merupakan
key results

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 13


POWER STUDIES

DISKUSI
• Fungsi Diskusi adalah untuk menginterpretasikan Hasil-Hasil yang telah
Sdr peroleh dalam koridor khasanah pengetahuan yang telah ada,
• Diskusi juga berfungsi untuk menjelaskan pemahaman baru setelah
mempertimbangkan Hasil-Hasil yang Sdr peroleh.
• Diskusi harus selalu berkaitan dengan Pendahuluan, khususnya yang
menyangkut pertanyaan yang ingin dijawab oleh paper (‘hipotesis’), dan
literatur-literatur yang dikaji.
• Apakah hasil dan temuan Sdr memberikan jawaban terhadap
hipotesis/pertanyaan Sdr? Jika ya, bagaimana Sdr menginterpretasikan
temuan-temuan Sdr?
• Apakah temuan-temuan Sdr cocok/sejalan dengan temuan yang telah
dilaporkan orang lain? Jika tidak, apakah ada yang salah pada metoda
Sdr, atau metoda mereka?
• Apakah temuan Sdr memberikan pengertian baru mengenai persoalan
yang Sdr studi?
• Apakah temuan Sdr membuka jalan untuk perlu dilakukannya studi lebih
lanjut ?
FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 14
POWER STUDIES

7
ACKNOWLEDGEMENT

Jika Sdr menerima bantuan orang lain dalam melaksakan studi dan
pembuatan paper (ikut memikirkan, merancang eksperimen,
membantu mengerjakan, menerima material, dst), maka Sdr wajib
memberitahukan bantuan mereka.

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 15


POWER STUDIES

LITERATUR/REFERENSI

Cantumkan disini daftar semua literatur yang Sdr rujuk dalam


melakukan kajian dan disebut dalam paper

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 16


POWER STUDIES

8
PEDOMAN STRUKTUR PAPER YANG LAIN
(dari The Research Paper Structure (A loose outline to follow)
http://faculty.valenciacc.edu/vcrampton/research_paper_structure.htm)

I. Introduction
a. Catches the reader’s attention
b. Indicates topic and narrow it
c. Leads towards the body- sets the stage
d. Has a strong, very specific thesis statement
i. Limits what you will write about
1. If about an author, names the author and works to be explored
2. If about a period or genre, names the it and the authors involved in it
ii. Gives a focus as to what you will explore about topic
1. Defines the theme, symbol, plot device, character type, etc. that helps
link the works or authors.
2. Minimizes the range of ideas that you will explore in the essay
3. Sets the boundaries, of which you will not stray
4. Puts forth an argument that you will defend
II.

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 17


POWER STUDIES

PEDOMAN STRUKTUR PAPER YANG LAIN (2)


(dari The Research Paper Structure (A loose outline to follow)
http://faculty.valenciacc.edu/vcrampton/research_paper_structure.htm)

I.
II. Background
a. Historical context
i. Does not provide an entire history of author or group
ii. Limits historical focus to relevant period and events
iii. Helps reader put essay in time context
iv. Helps reader make important links to influential events
b. Basic information for understanding context of thesis
i. Provides information about particular style of author or group
ii. Defines elements that are associated with the author or group

III.

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 18


POWER STUDIES

9
PEDOMAN STRUKTUR PAPER YANG LAIN (3)
(dari The Research Paper Structure (A loose outline to follow)
http://faculty.valenciacc.edu/vcrampton/research_paper_structure.htm)

II
III. Analysis-Argument- Core of the essay
a. Breaks down the thesis into sub-points (separate paragraph for each)
i. Establishes broad points
ii. Identifies each point and defines it
iii. Narrows each point with specific details
iv. Shows comparisons or contrasts to be analyzed
b. Gives reasons for points or arguments that you make
i. Supports points with explanation
1. Fully develops the idea
2. Uses facts to support point
ii. Use logical reasoning
1. Connects ideas in a manner that does not confuse the reader
2. Makes assumptions or opinions that can be backed with evidence
c. Shows evidence of your points
i. Uses samples from works of selected authors (primary sources)
ii. Applies criticism and outside sources (secondary sources)
FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 19
POWER STUDIES

PEDOMAN STRUKTUR PAPER YANG LAIN (4)


(dari The Research Paper Structure (A loose outline to follow)
http://faculty.valenciacc.edu/vcrampton/research_paper_structure.htm)

c. Shows evidence of your points


i. Uses samples from works of selected authors (primary sources)
ii. Applies criticism and outside sources (secondary sources)
1. Quotes sources accurately
a. Introduces quotes with the author and source of the information
b. Provides only that much of the quote that is necessary to get
across meaning
c. Explains the significance of the quote in relation to the point you
were making
d. Uses correct parenthetical reference
2. Summarizes and paraphrases succinctly
3. Avoids any plagiarism and documents all sources
IV.

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 20


POWER STUDIES

10
PEDOMAN STRUKTUR PAPER YANG LAIN (5)
(dari The Research Paper Structure (A loose outline to follow)
http://faculty.valenciacc.edu/vcrampton/research_paper_structure.htm)

IV. Conclusion
a. Sums up the essay
i. Possibly reworks the thesis
ii. Restates the points in a different way
iii. Focuses the significance of the essay
b. Provides a Sherlock-Holmes-style conclusion
i. What does all the evidence lead to?
ii. What does the future hold?
iii. What is the next logical step or idea?
V. Works Cited
a. MLA Formatting
b. MLA Formatting of Electronic Sources (Valencia West LRC)
c. MLA Formatting for Reference Sources at LRC

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 21


POWER STUDIES

CONTOH - CONTOH

(Akan ditunjukkan dan dibahas beberapa buah paper untuk mengenali


bagian-bagian dan struktur paper)

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 22


POWER STUDIES

11
DAFTAR LITERATUR
Materi workshop ini disusun dengan mensintesis berbagai publikasi on-line dalam websites:

1. The Research Paper Structure (A loose outline to follow)


http://faculty.valenciacc.edu/vcrampton/research_paper_structure.htm

2. Structure of a paper (http://ib.berkeley.edu/courses/ib132l/papers/ptopics.html)

3. The Structure, Format, Content, and Style of a Journal-Style Scientific Paper


http://abacus.bates.edu/~ganderso/biology/resources/writing/HTWsections.html

4. Tips for Writing Research Paper


(http://www.academictips.org/acad/atipsforwritingresearchpaper.html)

5. Writing a Research Journal Paper


http://www.jhu.edu/~matsci/teaching/510.434/writing_a_research_journal_paper.htm

6. Writing Research Essays – A Guide Ffor Students of All Nations


(http://www.acts.twu.ca/lbr/research_essays.htm)

6. Writing Research Papers


http://www.ruf.rice.edu/~bioslabs/tools/report/reportform.html)

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 23


POWER STUDIES

TERIMA KASIH
dprasetijo@pln-litbang.co.id

FEB 2008 CENTRE FOR ENERGY AND 24


POWER STUDIES

12