Anda di halaman 1dari 4

Perbedaan minuman sari buah dan minuman rasa buah Sari buah (35-100% kandungan sari buah asli)

memiliki lebih banyak kandungan buah aslinya. Cocok untuk yang ingin mendapatkan nutrisi dan kenikmatan buah asli. Rasa buah (kurang dari 35% kandungan sari buah asli) lebih untuk mendapatkan kesegaran dan menghilangkan dahaga, tapi kandungan buah aslinya tidak terlalu banyak, jadi kurang bisa memberikan manfaat buah asli. Warna dan kekentalan akan menyerupai perasan buah asli. Cara termudah untuk melihat perbedaannya adalah dari nama kategori produk di kemasan (sari buah - juice; minuman sari buah -juice drink; minuman rasa buah - flavored drink) Label: Lihat pada bagian depan label, ada klasifikasi pangan sesuai peraturan BPOM (sari buah atau rasa buah). Tahukah anda kalau BPOM mengharuskan komposisi ditulis dari yang jumlahnya paling banyak ke paling sedikit? Apabila sari buah tidak ada di urutan pertama atau kedua berarti minumannya hanya mengandung sedikit buah asli, mungkin hanya air gula dengan rasa buah. (*/WN) http://www.gatra.com/lifehealth/bugar-1/29391-tips-jitu-pilih-minuman-dalamkemasan.html

PENGEMASAN MINUMAN

Saat proses pembuatan, banyak cara-cara yang biasa digunakan oleh sebuah perusahaan makanan dan minuman untuk menanggulangi pertumbuhan mikroorganisme dan mempertahankan daya simpan sebuah produk minuman, yakni penggunaan bahan pengawet dan teknologi filling tanpa bahan pengawet. Penambahan bahan pengawet bertujuan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme sehingga minuman tersebut tidak cepat rusak. Tapi di lain pihak, penggunaan bahan pengawet secara berlebihan justru bisa menganggu kesehatan. Untuk menghindari bahan pengawet, muncullah teknologi pengisian Hot Filling, yaitu proses pengisian minuman dengan suhu tinggi ke dalam kemasan agar kuman dan bakteri langsung terbunuh. Tetapi biasanya

pemanasan yang terlalu tinggi akan mengakibatkan gizi dan cita rasa di dalam minuman menjadi berkurang. Inovasi dalam teknologi kemasan terus berkembang. Saat ini telah hadir teknologi terbaru untuk produk kemasan plastik yaitu Cold Aseptic Filling atau PET Aseptic. Disini, minuman yang telah melalui proses UHT (Ultra High Temperature) didinginkan dan dimasukkan ke dalam botol steril dalam keadaan dingin pada ruangan dan dengan peralatan aseptis. Dengan demikian, selain menjaga cita rasa alami dan kandungan gizinya, teknologi ini juga mencegah terjadinya kontaminasi mikroorganisme dan memastikan produk tetap steril, sehingga kesegaran minuman tetap awet alami tanpa bahan pengawet.
http://www.abcpresident.com/newsdetail.php?id=31

FAKTA

Bijak memilih Jus Buah Kemasan


Kemasan yang menarik dengan warna yang cerah, rasanya manis, dan diklaim mengandung vitamin yang diperlukan tubuh. Tak heran jika banyak orang menyukai jus buah, terlebih anak-anak. Namun, sebaiknya Anda lebih bijak memberikan jus buah dalam kemasan pada anak-anak.

"Banyak orangtua menganggap jus buah kemasan adalah cara paling praktis untuk membuat anak mengasup buah, tetapi orangtua sering tidak bisa membedakan mana produk yang 100 persen jus buah dan produk minuman jus yang diberi gula tambahan," Jus buah yang disarankan seharusnya adalah yang mengandung 100 persen jus buah atau jus buah murni yang tidak diberi tambahan gula. Sebaiknya hindari jus buah dalam kemasan yang berlabel "juice coctail, juice flavored beverage, atau juice drink". Kebanyakan produk tersebut hanya mengandung sedikit 5 -10 % sari buah asli dan sisanya adalah air, pewarna, perasa serta gula tambahan . Secara nutrisi, minuman ini sama saja dengan soft drink, kaya akan gula dan kalori tetapi rendah nutrisi. Terlalu sering mengonsumsi jus buah dalam kemasan tersebut akan menyebabkan anak obesitas serta merusak gigi.

Untuk itu, sebaiknya biasakan untuk meneliti daftar nutrisi yang tertera dalam Juice kemasan. - Cek tabel nutrisinya. Apakah jus itu 100 persen jus ataukah konsentrat. Beberapa produk juga mengklaim 100 persen jus tetapi masih mengandung zat pewarna dan perasa. - Ada tidaknya serat. Pilih minuman jus yang masih mengandung daging buah di dalamnya. Kebanyakan produk tidak mengandung serat buah. - Cek kadar gulanya. Jus buah yang mengandung gula cukup tinggi tidak layak dikonsumsi lebih dari sekali dalam sehari. Lebih bijaksana jika Anda memiliki jus kemasan yang mengandung gula paling sedikit. - Cek kandungan vitamin C. Minuman yang mengandung vitamin C akan meningkatkan sistem imun tubuh. - Waspadai warnanya. Kebanyakan warna yang dimiliki minuman jus kemasan tidak berasal dari buah segar tetapi dibuat dari zat pewarna. Bila anak sudah terlanjur "kecanduan" jus buah kemasan, Anda bisa menyiasatinya dengan mengencerkan jusnya. Caranya, campurkan air dengan jus buah sehingga asupan kalorinya bisa dikurangi untuk beberapa kali minum. Bagaimana pun cara terbaik untuk mendapatkan seluruh kandungan serat dan vitamin dalam buah adalah dengan mengonsumsi buah segar secara utuh atau membuat jus dari buah asli dengan sedikit tambahan gula . www.jendela-alam.com/bijak-memilih-jus-buah-kemasan.html