Anda di halaman 1dari 21

Diterjemahkan oleh: Ferdi Wiweko Ardianto

Di lingkungan kita saat ini, mayoritas kematian adalah dari kalangan lansia. Para lansia tersebut biasanya meninggal perlahanlahan karena penyakit kronis Dalam hal ini, kami memfokuskan diri pada perawatan paliatif yang dibutuhkan oleh orang dewasa yang sudah tua.

Komposisi Tubuh Penuaan adalah proses yang mengkonversi orang dewasa yang sehat menjadi orang yang lemah dengan berkurangnya sebagian besar fungsi dari sistem fisiologis dan dengan peningkatan secara eksponensial dari kerentanan terhadap penyakit dan kematian Penuaan adalah proses yang mengkonversi orang dewasa yang sehat menjadi orang yang lemah dengan berkurangnya sebagian besar fungsi dari sistem fisiologis dan dengan peningkatan secara eksponensial dari kerentanan terhadap penyakit dan kematian

Perubahan-perubahan yang ada menjadi penting ketika dihubungkan dengan kebutuhan nutrisional, farmakokinetik, dan aktivitas metabolik

Fungsi Ginjal Ginjal yang semakin menua akan kehilangan nefron-nefronnya yang masih berfungsi. Penelitian cross-sectional dan longitudinal telah menunjukkan sebuah penurunan dalam klirens kreatinin. Terdapat juga bukti untuk menunjukkan penurunan aliran plasma ginjal, penurunan sekresi tubuler dan reabsorpsi, penurunan sekresi hidrogen, dan penurunan absorpsi dan ekskresi air

Fungsi Hepar dan Gastrointestinal Traktus gastrointestinal tidak terlalu berubah pada penuaan daripada sistem normal lain Esofagus dapat menunjukkan waktu transit yang tertunda. Gaster dapat mengalami atrofi dan memproduksi lebih sedikit asam. Transit di kolon juga sangat melambat, sedangkan waktu transit di usus halus nampaknya tidak terpengaruh. Fungsi pankreas biasanya terjaga dengan cukup baik, walaupun sekresi tripsin dapat mengalami penurunan.

Hepar biasanya menjaga fungsinya dengan cukup adekuat, walaupun terdapat perubahan variabel yang dapat dilihat pada jalur metaboliknya Perubahan yang paling signifikan adalah penurunan tajam dalam demetilisasi, proses yang akan memetabolisir obat di hepar

Perubahan Pada Otak dan Sistem Saraf Pusat Otak dan sistem saraf pusat akan mengalami atrofi secara perlahan-lahan seiring usia. neuron berhenti berproliferasi dan tidak digantikan saat orang tersebut meninggal, menyebabkan terjadinya kehilangan neuron sebagaimana juga hilangnya neurotransimter dan reseptor

DEMOGRAFI KEMATIAN DI AMERIKA SERIKAT Usia median kematian di Amerika Serikat saat ini adalah 77 tahun dan telah diasosiasikan dengan penurunan angka kematian menurutusia yang linier dan terus menerus sejak tahun 1940 kematian pada pergantian ke abad dua puluh sangat berhubungan dengan penyakit infeksi akut atau kecelakaan, penyebab utama adalah penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, stroke, dan demensia

KEBUTUHAN AKAN PERAWATAN PALIATIF PADA LANSIA Pada SUP-PORT, usia median partisipan adalah 66 tahun dan 55% pasien memiliki kebutuhan akan perawatan yang persisten dan serius oleh anggota keluarga selama proses penyakit terminalnya Pada penelitian lainnya terhadap 988 pasien yang menderita penyakit terminal, 35% keluarganya memiliki kebutuhan akan perawatan yang substansial.

PENANGANAN DALAM HAL NYERI Pada satu penelitian mengenai pasien kanker lansia di rumah perawatan, 26% dari pasien yang menderita nyeri harian sama sekali tidak menerima analgesik apapun dan 16% hanya menerima asetaminofen. Penilaian nyeri pada pasien yang nonkomunikatif harus dimulai dengan observasi dari tanda-tanda nonverbal, seperti ekspresi wajah (meringis, mengerutkan dahi) dan tindakan motorik (bracing, restlessness, agitasi), dan tanda-tanda verbal, seperti menggeram, berteriak, atau merintih.

penggunaan NSAID secara parenteral peningkatan yang signifikan dalam risiko perdarahan gastrointestinal The American Geriatrics Society baru-baru ini merekomendasikan opioid untuk direkomendasikan sebagai langkah terapi pertama daripada menggunakan NSAID opioid dengan waktu-paruh yang panjang (contohnya metadon, levorfanol) atau opioid dengan sediaan lepas-lambat (contohnya morfin lepas-lambat dan oksikodon, dan fentanil transdermal

agen-agen ajuvan lainnya, amitriptilin dan obat-obatan antidepresan trisiklik lain, efektif pada beberapa sindroma nyeri neuropatik, ditoleransi secara properti antikolinergik yang dikandungnya disfungsi usus dan kandung kemih, hipotensi ortostatik

PENYAKIT ALZHEIMER DAN DEMENSIA YANG TERKAIT Sebuah diagnosis demensia berarti terdapat kemunduran yang pasti dan progresif dalam kemampuan kognitif seiring waktu dan kemudian akan terjadi hilangnya independensi pasien tersebut Pada usia 80 tahun, sekitar 19% populasi lanjut usia akan menderita demensia. Lebih dari 80, prevalensi meningkat hingga mendekati 50% dan terus meningkat seiring bertambahnya usia. enam puluh persen pasien lanjut usia yang berusia lebih dari 100 tahun memiliki diagnosis demensia

Demensia merupakan penyakit yang progresif dan belum dapat diobati, dan semua terapi yang diberikan bersifat paliatif Pada stage awal, pasien dapat mengalami defisit memori, penilaian, dan hubungan spasial yang ringan. Mereka mungkin menghadapi kesulitan dalam menemukan kata-kata, menyetir, atau mempelajari keterampilan baru stage sedang penyakit ini, mereka akan kehilangan kemampuan untuk melakukan aktivitas instrumental pada kehidupan sehariharinya. Pasien tersebut dapat memiliki gangguan perilaku, seperti agitasi, paranoia, atau berkeliaran

Pasien dengan demensia tingkat lanjut bergantung sepenuhnya pada perawat mereka bahkan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari yang paling sederhana, seperti berganti pakaian, mandi, buang air, dan berjalan-jalan, Mereka tidak mampu mendeskripsikan nyeri atau rasa tidak nyaman dan mungkin menjadi nonverbal..

Stage awal penyakit Alzheimer bisa

menoleransi dengan baik terapi farmakologis dengan inhibitor kolinesterase. Terapi dengan obat-obatan tersebut dapat memperbaiki aktivitas dalam kehidupan sehari-hari, sedikit memperbaiki fungsi kognitif, atau memperlambat progresi proses penyakit penggunaan aspirin dan agen-agen penurun kolesterol dapat memperlambat perkembangan demensia vaskuler

stage sedang merupakan stage terpanjang

dari penyakit ini. Fokus dokter haruslah untuk menjaga lingkungan pasien tetap aman, menangani gejala psikiatrik, dan mensuport orang yang merawat pasien. pemberian tranquilizer mayor dosis-rendah atau dosis jika-dibutuhkan, seperti haloperidol, risperidon, atau olanzapin, mungkin dibutuhkan untuk menangani gangguan perilaku dan mencegah admisi ke rumah sakit

Demensia tingkat lanjut merupakan stage final dari penyakit terminal ini. Pasien demensia end-stage akan sekarat. Penelitian telah menunjukkan median 6-monthssurvival-rate dengan atau tanpa tube feeding tindakan paliasi terhadap penderitaan harus menjadi fokus tertinggi perawatan bagi pasien ini, pasien dengan demensia tingkat lanjut seringkali menerima intervensi nonpaliatif di akhir hidupnya, seperti tube feeding, CPR, ventilasi mekanis, dan antibiotik sistemik pada hari-hari finalnya

Tindakan-tindakan yang dilakukan untuk memberi kenyamanan dan meredakan penderitaan harus menjadi sasaran utama paliatif. Perhatian yang besar terhadap sumbersumber potensial rasa tidak nyaman, seperti nyeri penting untuk diberikan

Pasien lanjut usia seringkali menderita gejala-gejala dan gangguan kognitif yang tidak disadari dan tidak ditangani, serta prevalensi dependensi fungsional yang tinggi dan beban bagi keluarga dekat yang memberikan perawatan Merawat pasien lanjut usia dalam hal ini adalah tindakan-tindakan preventif, rehabilitasi untuk memperpanjang usia, dan paliatif dalam proporsi dan intensitas yang bervariasi berdasarkan kebutuhan dan pilihan individual pasien