Anda di halaman 1dari 12

Hairu Zaman 08711228

Pendahuluan
Moluskum kontagiosum adalah salah satu dari banyak

infeksi virus yang menyerang kulit pada anak Potassium hydroxide (KOH) diketahui dapat berpenetrasi kedalam dan menghancurkan kulit karena melarutkan keratin. Semua trans asam retinoic (tretinoin) mudah tersedia sebagai krim dan diduga menginduksi iritasi local yang merusak membrane protein lipid virus.

Tujuan
Membandingkan kemanjuran dan efek samping dari

solusio KOH 5% dengan krim tretinoin 0.05% untuk pengobatan moluskum kontagiosum pada anak.

Metode
Penelitian tidak acak terbuka yang dilakukan di pusat

kesehatan tersier Lima puluh pasien, dari rentang umur enam bulan sampai 14 tahun yang mengunjungi klinik dermatologi Objek yang termasuk dalam penelitian ini adalah yang setelah mendapatkan persetujuan dari orang tua atau pengasuhnya.

Lanjutan metode
Kriteria inklusi : kelompok usia enam bulan hingga 14

tahun dan pasien yang bersedia untuk menindaklanjuti setiap minggu selama empat minggu. Kriteria kriteria eksklusi : pasien dengan lesi lebih dari 100, melibatkan kelopak mata dan alat kelamin, infeksi sekunder dan riwayat hipersensitivitas terhadap KOH atau tretinoin. Pasien secara acak dibagi menjadi dua kelompok; 25 orang, masing-masing untuk solusi KOH 5% dan krim tretinoin 0,05%.

Hasil
Dari 50 pasien, empat pasien tidak memberitahukan dan tidak menindaklanjuti.
Usia Mean Jenis kelamin Perempuan Laki-laki Total Lokasi Muka Ekstrimitas Abdomen/Badan Total 4.3(2.9) Frekuensi 25 21 46 Frekuensi 19 11 16 46 Lesi 8.9(2.9) Persen 54.3 45.7 100 Persen 41.3 23.9 34.8 100

KOH (MeanSD) Minggu 0 9.483.00

Nilai-p

Tretinoin (MeanSD) 8.352.82

Nilai-p

Minggu 1

4.651.07

<0.0001

1.720.57

<0.0001

Minggu 2

3.221.31

<0.0001

2.501.03

<0.0001

MInggu 3

2.311.14

<0.0001

2.250.68

<0.0001

Minggu 4

1.670.58

0.0068

2.001.00

<0.0001

Tabel 2. Perbandingan jumlah lesi pada dua titik waktu dalam dua kelompok penelitian

Durasi
pengobatan Minggu 0

KOH
(MeanSD) 9.483.00

Tretinoin
(MeanSD) 8.352.82

Nilai-p

0.1948

Minggu 1
Minggu 2 MInggu 3 Minggu 4

4.651.07
3.221.31 2.311.14 1.670.58

1.720.57
2.501.03 2.250.68 2.001.00

<0.0001
0.0760 0.8519 0.5972

Tabel 3. Perbandingan kemanjuran

Dalam kedua kelompok ada penurunan yang signifikan dalam jumlah lesi di awal minggu kedua, tetapi dalam minggu kedua terakhir, KOH menunjukkan besar penurunan bila dibandingkan dengan tretinion.

Efek samping

Kelompok KOH (n=23)N(%)

Kelompok Tretinoin (n=23)N(%) 10 (62.5) 3 (18.8) 0 (0.0) 2 (12.5)

Eritema Erosi Ulkus Kering

14 (73.7) 6 (31.6) 1 (5.3) 1 (5.3)

Pengerasan kulit
Bersisik Gatal Edem Krusta

0 (0.0)
4 (21.1) 3 (15.8) 5 (26.3) 2 (10.5)

4 (25.0)
3 (18.8) 5 (31.3) 0 (0.0) 0 (0.0)

Tabel 4. Efek samping yang sering terjadi

Diskusi
Penelitian ini moluskum kontagiosum sering terjadi

pada kelompok usia dua sampai empat tahun, hasil yang serupa tercatat di Fiji sebagai dua sampai tiga tahun dan satu sampai empat tahun di Kongo (Zaire). Solomon et al memberi kesan klinis yang moluskum kontagiosum adalah biasa terjadi pada eczema atopik. Riwayat atopi didapatkan delapan (17,3%) pasien dalam penelitian kami.

Kami menemukan bahwa efek samping lebih sering

dengan solusio KOH 5%. Romiti dkk juga melaporkan sebuah penelitian pasien yang diinstruksikan untuk menerapkan solusi KOH 5%, yang dilakukan dalam upaya untuk mengurangi efek samping yang diamati dengan konsentrasi yang tinggi.

Kesimpulan
Hasil

dari keduanya yaitu KOH dan tretinoin menunjukan respon yang baik dan di toleransi dengan baik pada anak, tetapi diantara keduanya, KOH menunjukan perbaikan yang lebih cepat dan lesi sembuh sebelum 4 minggu. Tretinoin menunjukan respon yang terlambat dan kesembuhan beberapa lesi melampaui 4 minggu tetapi efek sampingnya kurang sehingga dapat digunakan pada kasus yang berulang.