Anda di halaman 1dari 45

Dilakukan dengan cara : 1. Stetoskop 2. Endoskopi 3.

Radiologi

Cuping hidung Dscharge nasal Rongga hidung dan sinus hidung Lymphoglandula submaxillaris Ada batuk/tidak Larynk dan trachea Perkusi thorax dan auskultasi thorax

1.

2.

3.
4.

Kecepatan (rate).. Berapa kali permenit Type (karakter) Ritme (irama) Dalamnya (intensitas)

1. 2. 3. 4. 5.

Hewan bunting lebih cepat bernafas Kecepatan bernafas dipengaruhi : Ukuran tubuh Umur Aktivitas Temperatur lingkungan Sehabis makan kenyang

Hewan terkejut Hewan setelah banyak bergerak Hewan dalam keadaan demam Penyakit pada paru-paru Penyakit jantung Obstruksi jalan nafas sebelah atas

1.
2. 3.

4.

Pleuritis Peritonitis Pneumonia, keradangan paru-paru karena infeksi akut dan terdapat eksudat dalam alveoli Pneumonitis, keradangan paru-paru karena infeksi kronis , tidak terdapt eksudat

5. Anemia, dimana eritrosit berkurang maka pengangkutan O2 dari paru-paru kejaringan lain berkurang , kompensasinya paru-paru bernafas dengan cepat 6. Atelectasis paru-paru, disebabkan oleh tumor sehingga beberapa pembuluh darah terseumbat sehingga paru-paru menjadi lisut

Hydrocephalus kronis Uremia Keadaan koma Trauma tulang tengkorak

Cara bergeraknya dinding thorax dan perut sewaktu respirasi, secara normal maka dinding thorax maupun dinding perut sama-sama bergeraknya terbagi rata maka disebut type pernafasan Costo-abdominal contoh : kuda

Type

pernafasan yang benerbener COSTAL apabila diaphragma lumpuh atau ruptur, adanya penimbunan gas atau pengumpulan cairan dalam rongga abdomen

Type pernafasan Abdominal - pada hewan yang menderita pleuritis, karena hewan tidak mau menggerakkan dinding thorax sewaktu respirasi karena sakit

- Emphysema

Pulmonum elastisitas jaringan paru-paru sudah hilang, maka diperlukan bantuan kontraksi dari otot-otot abdomen untuk mengeluarkan hawa dari paru-paru, pada kuda ketika terjadi kronis pulmonary emphysema

- Pada anjing, pleuritis bisa disebabkan karena TBC dan sifatnya lebih eksudatif - Pada sapi, pleuritis disebabkan karena TBC yang bersifat kering sehingga elastisitas paru-paru berkurang dan gerakan respirasi menjadi sukar - Hydrothorax dan pneumothorax

Masih dapat didengarkan telinga biasa - Suara bersiul disebabkan ulserasi mucosa hidung dan mucosa saluran pernafasan contoh : kuda - Suara tersedak spasmus dari diaphragma

- Suara Ngorok obstruksi saluran nafas (pharynk, larynk dan trachea), juga karena lympoglandula membengkak dan menekan saluran pernafasan, pleuritis dan pneumonia

Adalah irama pernafasan, bisa teratur atau tidak teratur, secara normal ekspirasi mengambil waktu sedikit lebih banyak dari pada inspirasi dan diantaranya dipisahkan oleh pause yang pendek

A.

Respirasi Biot respirasi dengan ritme yang abnormal pernafasan berhenti selama 15-30 detik kemudian disusul dengan ritme yang normal lagi

B.

Respirasi cheyne stoke respirasi yang makin lama makin dalam setelah mencapai puncak tertentu, lalu makin dangkal lagi, dengan pause ditengah lalu diulangi lagi berturut-turut

C . Respirasi synopsis

respirasi yang makin lama makin dangkal sampai menghilang, setelah sesaat kemudian disusul dengan sebuah respirasi yang dalam, yang makin lama makin dangkal dan menghilang lagi

Cara cara bernafas seperti diatas dapat terjadi Pada penyakit yang menyerang otak

Contoh : - meningitis - kehilangan kesadaran - gangguan jantung - kolaps

Intensitas respirasi dan interval menjadi irregulair pada keadaan sesak nafas (dyspneu) Pada keadaan pleuritis terdapat perbedaan intensitas pada sebelah kiri dan kanan paru-paru (asimetris). Sisi yang bergerak bebas adalah sisi yang sehat dibanding sisi yang sakit

Inspirasi yang pendek dan mendadak disebabkan karena gertakan dari nervus phrenicus, sehingga diaphragma berkontraksi mendadak . Berkontraksinya diaphragma bisa dirasakan dengan tangan yang ditempelkan pada dinding thorax Dinding perut secara mendadak disentakkan keluar

Merupakan ekspirasi mendadak dan berisik, terjadi secara reflektoris bila mucosa hidung terangsang (karena adanya parasit dalam lubang hidung/benda asing)

Adalah inspirasi yang diperpanjang waktunya. Sewaktu menguap mulut dibuka lalu disusul dengan sebuah ekspirasi. Apabila menguap terjadi secara kadang-kadang maka hal ini bukan merupakan suatu gejala penyakit Contoh : gastritis, hepatitis kronis

Apakah ada kebengkaan pada cuping hidung, abses bekas sekret Pada keadaan normal hidung lembab dan dingin, pada keadaan sakit kering dan panas Ada discharge nasal unilateral, pada kasus tumor atau actinobacillosis pada pharynx atas

Discharge nasal bilateral, terjadi pada kasus rhinitis atau penyakit pada pharynx Discharge serous : rhinitis, pharingitis, Discharge mocous : larva pada sinus frontalis, oedem pulmonum,

Pada anjing inspeksi larynx bisa dilakukan dengan cara membuka mulut sambil memakai spatel untuk menekan pangkal lidah ditambah penerangan yang cukup

Reflek suatu rangsanganyang berasal dari salah satu organ terhadap pusat batuk di medulla oblongata Mekanismenya inspirasi yang dalam glotis tertutup lalu karena ada kompresi udara dalam paru-paru Pembukaan glottis yang tiba-tiba dan udara menyemprot keluar

Melontarkan keluar hasil-hasil peradangan atau benda asing dari dalam traktus respiratoris Perangsang batuk bisa dari larynx, trachea, mucosa bronchi, jaringanjaringan paru dan pleura

Pada pharyngitis dan laryngitis hewan dapat dibuat batuk dengan cara menekan larynx dengan ibu jari dan jari telunjuk Apabilaterdapat batuk spontan tanpa ditakan maka berarti asal batuk tersebut bukan dari larynx atau trachea

Batuk yang terjadi terus menerus atau susul menyusul disaebut batuk paroxymal, bisa terjadi pada sapi, kambing dan domba, biasanya disebabkan karena adanya cacing paru-paru

TBC yang kronis Emphysema alveolar pada sapi Pneumonia pada babi Paralysa larynx Bronchitis kronis pada anjing

Terjadi pada hewan yang lelah bekerja Pada pleuritis Keradangan akut dari mucosa saluran respirasi TBC pada anjing dan sapi

Perkusi menimbulkan suara resonan

Type resonan 1. suara nyaring dan nyata adanya volume udara yang besar dibawah tempat perkusi, ini adalah suara paru normal

paru-paru kecil akan memberikan suara yang tympanis suara makin nyaring bila dinding thorax makin tipis dan juga paru-paru makin besar suara makin pelan bila dinding thorax makin tebal

2. Suara Redup

bila dibawah perkusi tidak terdapat udara, yang menandakan adanya penyakit
contoh : - Pneumonia - Tumor - Oedem pulmonum - hydrothorax

3. Suara tympanis

terdengar seperti bedug yang dipukul Contoh : - Permulaan pneumonia - Adanya usus dalam thorakalis akibat hernia

4. Suara logam

mirip dengan suara tympani tetapi nadanya lebih tinggi, suaranya terdengar seperti kita mengetuk panci logam
Contoh : Emphysema pulmonum

5.

Suara pot pecah dapat terjadi pada kasus pneumonia dimana bagian paru-paru yang berisi udara terisolir

1.

Suara vesikuler suara waktu udara dihirup masuk kedalam alveoli dan pada waktu expirasi terjadi pergesekan udara dengan dinding alveoli waktu udara keluar Suara mirip dengan suara w yang ditarik panjang,

suara-suara ini menandakan bahwa paruparu mengandung udara yang cukup dan alveoli terbuka

- suara vesikuler meningkat karena adanya rasa sakit contoh : lympangitis pada kuda
- suara vesikuler lemah pada stadium awal pneumonia

- Suara vesikuler hilabg pada saat alveol dan broncial tidak terisi udara - suara vesikuler serak pada kasus bronchitis - pada sapi dan kuda suara vesikuler sulit didengar pada saat hewan beristirahat - pada babi tidak terdengar

Suara udara yang melalui paru-paru dan trachea/bronchus dimana bronchus terletak didekat dinding thorax. Suara bronchial meningkat apabila udara dalam bronchial berkurang Suara bronchial antara ekspirasi dan inspirasi terdapat suatu interval, suara bronchial mirip dengan suara ch yang ditarik panjang

Suara bronchial terjadi pada kasus neoplasma atau paru-paru tertekan cairan Pada bronchitis suara bronchial tidak terdengar