Anda di halaman 1dari 3

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

REFLEKSI KASUS ILMU PENYAKIT KULIT KELAMIN


IDENTITAS Nama Lengkap Jenis Kelamin Umur Agama Pekerjaan Alamat No. RM : Bp. M. R : laki - laki : 49 tahun : Islam : Buruh bangunan : Patalan RT. 40 RW 08 Prenggan jota gede. : 615950

Perceptor

: dr. H. Rikyanto, Sp.KK, M.Kes

Ko asisten : Hindry Hariyanty

1. Riwayat Penyakit Sekarang pasien laki-laki datang ke poli kulit dan kelamin pada tanggal 3 oktober 2013 dengan keluhan gatal-gatal pada punggung kaki di sertai terdapat bintik kecil yang awalnya seperti digigit semut kemudian menjalar dan berkelok-kelok. Keluhan dirasakan sudah kurang lebih 2minggu terakhir. 2. Pemeriksaan Dermatologis

UKK : Tampak cuniculus berkelok-klok membentuk garis linear pada punggung kaki kanan. 3. Topik permasalahan : Bagaimana gejala klinis pada Cutaneus larva migran? Bagaimana terapi pada cutaneus larva migran?
4. Pembahasan

Definisi Cutaneus larva migran( CLM) adalah suatu jenis penyakit investasi kulit parasit.awalnya di temukan pada daerah-daerah tropikal dan subtropikal beriklim hangat, namun saat ini penyakin investasi parasit ini sudah terjadi di seluruh dunia. Pemeliharaan hewan RM.01.

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

REFLEKSI KASUS ILMU PENYAKIT KULIT KELAMIN


khususnya seperti kucing dan anjing tidak di imbangi dengan pemahaman yang baik tetang penyebaran penyakit dapat menyebabkan resiko penularan penyakit daei hewan ke hewan lain maupun ke manusia. Invasi ini sering terjadi pada anak-anak terutama yang sering berjalan tanpa alas kaki. Atau yang sering berhubungan dengan tanah tau pasir. Demikian pila para petani dan tentara yang sering mengalami hal yang sama. Faktor resiko yang utama bagi penyakit ini dalah kontak dengan tanah lembab atau pasir yang telah terkontaminasi dengan faces anjing tau kucing. Penyakit ini lebih sering dijumpai pada anak dibandingkan pada dewasa. Pada orang dewasa faktor resiko lebih sering dijumpai pada tukang kebun, petani dan orang-orang dengan hobby atau aktifitas yang berhubungan dengan dengan tanah lembab atau berpasir. Penyebab utama adalah larva yang berasal dari cacing tambang, binatang anjing dan kucing yaitu ancylostoma gnatostoma braziliase dan ancylostoma caninum. Di asia timur umumnya di sebabkan oleh gnatostoma babi dan kucing. Pada beberapa kasus juga di temukan enhinococus, stronyloides sterconalis, dermatobia maxilas lucia ansar. Selain itu juga dapat disebabkan beberapa jenis lalat, misalnya castro-philas dan cattle fly, biasanya larva ini merupakan stadium ke tiga siklus hidupnya. Nematoda hidup pada hospes, ovum terdapat pada kotoran binatang dan karena kelembaban berubah menjadi larva yang mampu mengadakan penetrasi ke kulit. Larva ini tinggal di kulit berjalan-jalan tanpa tujuan sepanjang dermal epidermal, setelah beberapa jam ataupun hari maka akan timbul gejala di kulit. Gejala Klinis - Masuknya ke kulit biasanya diserati dengan rasa gatal dan panas. - Mula-mula akan timbul papul kemudian diikuti bentuk khas (lesi linear) atau berkelok-kelok, menimbul dengan diameter 2-3 mm, dan berwarna kemerahan. Adanya lesi cunilucus yang erimatosa ini menunjukan bahwa larva telah berada didalam kulit selama beberapa jam atau hari. Selanjutnya pepul merah ini menjalar seperti benang berkelok-kelok, polisiklikmenimbul, dan berbentuk terowongan(burrow) mencapai panjang beberapa cm. Rasa gatal biasanya lebih hebat pada malam hari. - Tempat predileksi adalah tungkai, plantar, tangan, anus,bokong, dan paha juga bagian tubuh manapun yang sering kontak dengan tempat larva berada. Prognosis Ad vitam : ad bonam Ad fungsionam : ad bonam Ad kosmetikam : ad bonam 1. Anonymous. Cutaneus Larva Migran: the creeping eruption. 2. Djuanda. A (2010). Ilmu Penyaki Kulit dan Kelamin. Jakrta. FKUI 3. Siregar,RS (2004). Atlas Berwarna Saripati Penyzkit Kulit. Jakarta : EGC RM.02.

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

REFLEKSI KASUS ILMU PENYAKIT KULIT KELAMIN

Yogyakarta, 05 oktober 2013 Diperiksa dan disahkan oleh,

dr. H. Rikyanto , Sp.KK, M.Kes

RM.03.