Anda di halaman 1dari 8

ELEKTRO DASAR

[LAPORAN PEMBAHASAN MID]

I.

TUJUAN Setelah mengerjakan praktikum ini mampu: Merangkai suatu rangkaian listrik maupun seri dengan benar Mengukur hambatan, tegangan dan juga arus listrik

II.

PENDAHULUAN Hubungan antara arus listrik, hambatan dan juga tegangan merupakan suatu gambaran dari Hukum Ohm. Hukum ohm berbunyi sebagai berikut: besarnya kuat arus yang timbul pada suatu pengantar berbanding lurus dengan beda potensial atau tegangan antara kedua ujung pengantar tersebut Hukum ohm dapat dituliskan dalam rumus sebagai berikut V= I.R V= tegangan R= tahanan I= kuat arus

III.

ALAT 1 buah multimeter analog 10 kabel hubung 1 buah DC PS 3 buah resistor yaitu 10, 100, dan 220

IV.

RANGKAIAN LISTRIK
10
100

+ -

220

10v

V.

LANGKAH KERJA 1. Buatlah rangkaian seperti gambar di atas 2. Ukurlah nilai hambatan, tegangan dan juga arus listrik yang mengalir.
KELOMPOK 2 1

ELEKTRO DASAR

[LAPORAN PEMBAHASAN MID]

3. Lakukan variasi rangkaian dengan merubah letak tiap resistornya, lalu ukur lagi hambatan, tegangan dan juga arusnya. 4. Catatlah hasilnya dalam suatu tabel

VI.

HASIL PRAKTIKUM / DATA Teori Tegangan Arus (mA) (V) 63,5 0,63 19,84 4,37 43,65 4,37 127 1,27 39,68 8,73 87,31 8,73 190,48 1,9 59,52 13 130,96 13 45,6 4,56 1,98 0,44 43,62 0,44 91,27 9,12 3,97 0,87 87,3 0,87 136,9 13,69 5,95 1,31 130,95 1,31 21,83 4,8 1,98 0,2 19,84 0,2 43,65 9,6 3,97 0,4 39,68 0,4 65,47 14,4 5,95 5,95 59,52 5,95 Praktek Tegangan Arus (mA) (V) 60 0,75 20 4,2 40 4 125 1,25 40 8,8 90 7 187 2 55 13 130 12,5 45 4,5 2 0,5 42 0,4 85 9 4 1 85 0,8 135 13 6 1,5 128 1 20 4,5 2 0,3 18 0,3 40 9,5 4 0,5 37 0,4 60 14 6 5,5 60 6

No.

Vs 5

R () R1 R2 R3 R1 R2 R3 R1 R2 R3 R1 R2 R3 R1 R2 R3 R1 R2 R3 R1 R2 R3 R1 R2 R3 R1 R2 R3 10 100 220 10 100 220 10 100 220 100 10 220 100 10 220 100 10 220 220 10 100 220 10 100 220 10 100

10

15

10

15

10

15

VII. PEMBAHASAN Rangkaian 1 1. Diketahui : VS = 5V R1 = 10 Ditanya : I di tiap R?


KELOMPOK 2 2

R2 = 100

R3 = 220

ELEKTRO DASAR

[LAPORAN PEMBAHASAN MID]

V di tiap R? Dijawab : R1 = 10 Rp = = = = 68,75

Rtotal = 10 + 68,75 = 78,75 I di tiap R: I1 = I2 = I3 =


V di tiap R:

= I1 = I1 =

= 0,06349 A = 63,5 mA 63,49 = 19,82 mA 63,49 = 43,65 mA

V1 = V2 =

VS = VS =

5 = 0,63 V 5 = 4,37 V

V3 = V2 (karena rangkaian R2 dan R3 sudah diseri)

2. Diketahui : VS = 10V R1 = 100 R2 = 10 Ditanya : I di tiap R? V di tiap R? Dijawab : R1 = 10 Rp = = = = 68,75 R3 = 220

Rtotal = 10 + 68,75 = 78,75 I di tiap R: I1 = I2 = I3 =


V di tiap R:

= I1 = I1 =

= 0,127 A = 127 mA 127 = 39,68 mA 127 = 87,31 mA

V1 = V2 =

VS = VS =

10 = 1,27 V 10 = 8,73 V
KELOMPOK 2 3

ELEKTRO DASAR

[LAPORAN PEMBAHASAN MID] V3 = V2 (karena rangkaian R2 dan R3 sudah diseri)

3. Diketahui : VS = 15V R1 = 100 R2 = 10 Ditanya : I di tiap R? V di tiap R? Dijawab : R1 = 10 Rp = = = = 68,75 R3 = 220

Rtotal = 10 + 68,75 = 78,75 I di tiap R: I1 = I2 = I3 =


V di tiap R:

= I1 = I1 =

= 136,9 mA 136,9 = 5,95 mA 136,9 = 130,95 mA

V1 = V2 =

VS = VS =

15 = 1,9 V 15 = 13 V

V3 = V2 (karena rangkaian R2 dan R3 sudah diseri)

Rangkaian 2 1. Diketahui : VS = 5V R1 = 100 R2 = 10 Ditanya : I di tiap R? V di tiap R? Dijawab : R1 = 100 Rp = = = = 9,1 R3 = 220

Rtotal = 100 + 9,1 = 109,1 I di tiap R: I1 = I2 = = I1 = = 0,0458 A = 45,6 mA 45,6 = 1,98mA


KELOMPOK 2 4

ELEKTRO DASAR

[LAPORAN PEMBAHASAN MID] I3 = I1 = 45,6 = 43,62 mA

V di tiap R:

V1 = V2 =

VS = VS =

5 = 4,56 V 5 = 0,44 V

V3 = V2 (karena rangkaian R2 dan R3 sudah diseri)

2. Diketahui : VS = 10V R1 = 100 R2 = 10 Ditanya : I di tiap R? V di tiap R? Dijawab : R1 = 100 Rp = = = = 9,1 R3 = 220

Rtotal = 100 + 9,1 = 109,1 I di tiap R: I1 = I2 = I3 =


V di tiap R:

= I1 = I1 =

= 91,27 mA 91,27 = 3,97 mA 91,27 = 87,3mA

V1 = V2 =

VS = VS =

10 = 9,12 V 10 = 0,87 V

V3 = V2 (karena rangkaian R2 dan R3 sudah diseri) 3. Diketahui : VS = 15V R1 = 100 R2 = 10 Ditanya : I di tiap R? V di tiap R? Dijawab : R1 = 100 Rp = = = = 9,1 R3 = 220

Rtotal = 100 + 9,1 = 109,1


KELOMPOK 2 5

ELEKTRO DASAR

[LAPORAN PEMBAHASAN MID]

I di tiap R: I1 = I2 = I3 =
V di tiap R:

= I1 = I1 =

= 136,9 mA 136,9 = 5,95 mA 136,9 = 130,95 mA

V1 = V2 =

VS = VS =

15 = 13,69 V 15 = 1,31 V

V3 = V2 (karena rangkaian R2 dan R3 sudah diseri)

Rangkaian 3 1. Diketahui : VS = 5V R1 = 220 R2 = 10 Ditanya : I di tiap R? V di tiap R? Dijawab : R1 = 220 Rp = = = = 9,1 R3 = 100

Rtotal = 220 + 9,1 = 229,1 I di tiap R: I1 = I2 = I3 =


V di tiap R:

= I1 = I1 =

= 21,83 mA 21,83 = 1,98 mA 21,83 = 19,84 mA

V1 = V2 =

VS = VS =

5 = 4,8 V 5 = 0,2 V

V3 = V2 (karena rangkaian R2 dan R3 sudah diseri) 2. Diketahui : VS = 10V R1 = 220 R2 = 10 R3 = 100


KELOMPOK 2 6

ELEKTRO DASAR

[LAPORAN PEMBAHASAN MID]

Ditanya

: I di tiap R? V di tiap R? : R1 = 220 Rp = = = = 9,1

Dijawab

Rtotal = 220 + 9,1 = 229,1 I di tiap R: I1 = I2 = I3 =


V di tiap R:

= I1 = I1 =

= 43,65 mA 43,65 = 3,97 mA 43,65 = 39,68 mA

V1 = V2 =

VS = VS =

10 = 9,6 V 10 = 0,4 V

V3 = V2 (karena rangkaian R2 dan R3 sudah diseri) 3. Diketahui : VS = 15V R1 = 220 R2 = 10 Ditanya : I di tiap R? V di tiap R? Dijawab : R1 = 220 Rp = = = = 9,1 R3 = 100

Rtotal = 220 + 9,1 = 229,1 I di tiap R: I1 = I2 = I3 =


V di tiap R:

= I1 = I1 =

= 65,47 mA 65,47 = 5,95 mA 65,47 = 59,52 mA

V1 = V2 =

VS = VS =

15 = 14,4 V 15 = 5,95 V
KELOMPOK 2 7

ELEKTRO DASAR

[LAPORAN PEMBAHASAN MID] V3 = V2 (karena rangkaian R2 dan R3 sudah diseri)

Dengan variasi rangkaian, yaitu dipindah-pindahkannya letak R1, R2 dan R3 juga mengakibatkan nilai yang berbeda. Saat rangkaian tersebut juga mendapat perlakuan digantinya VS juga menghasilkan nilai berbeda di mana dengan R yang sama namun dengan VS yang lebih besar dari nilai yang sebelumnya nilai I nya juga semakin besar. Itu artinya I berbanding lurus dengan V.

VIII. KESIMPULAN Besarnya kuat arus yang timbul pada suatu pengantar berbanding lurus dengan beda potensial atau tegangan antara kedua ujung pengantar tersebut

KELOMPOK 2