Anda di halaman 1dari 8

Proposal Kegiatan dan Rencana Studi

Disusun Oleh : Thomas Andherson Sihombing Institusi : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pendidikan merupakan tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Sebagai makhluk sosial manusia perlu mendapat ilmu setinggi-tinggi melalui jenjang tertentu. Dengan pendidikan akan membantu manusia untuk menyingkapkan dan menemui rahasia alam, mengembangkan fitrah manusia yang merupakan potensi untuk berkembang. Pendidikan itu untuk membentuk kepribadian dan memahami ilmu pengetahuan. Manusia sangat membutuhkan pendidikan, mulai dari dilahirkan ia sudah membutuhkan bantuan pendidikan, itu merupakan hak mutlak yang dimiliki manusia. Keberhasilan dalam peningkatan pendidikan adalah cita cita semua bangsa. Pemerintah dituntut untuk dapat mengatasi dan mengatisipasi agar tidak mengalami kegagalan dalam meningkatkan mutu pendidikan di negaranya. untuk mencapai itu pemerintah harus dapat mengelola pembelajaran dan usaha usaha yang tepat. Jenjang pendidikan yang ada di Indonesia dimulai dari jenjang yang paling rendah ke paling tinggi, yaitu : TK/PAUD, SD, SMP, SMA, dan Perguruan tinggi. Sebagai mahasiswa dituntut untuk mandiri, berpikiran luas, mampu berpikir secara logika. Dengan perwujudan ini mahasiswa mampu merencanakan pembelajarannya selama di bangku perguruan tinggi. Apabila rencana-rencana ini tercapai dengan baik tidak mustahil akan menghasilkan hal yang baik juga.

1.2 Rumusan Masalah


1. Bagaimana rencana studi yang dilakukan selama di perkuliahan? 2. Mengapa mengambil program studi Teknik Fisika?

1.3 Maksud dan Tujuan


1. Untuk mengetahui rencana-rencana kegiatan yang akan dilakukan selama perkuliahan di prodi Teknik Fisika 2. Untuk menunjang proses pendidikan di perguruan tinggi. 3. Untuk mengetahui kasaran pengeluaran biaya akademik, biaya hidup, dan lain-lain 4. Untuk merancang rencana tugas akhir selama di perkuliahan di prodi Teknik Fisika

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Motivasi Melanjutkan Studi di Program Studi Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Saya bernama Thomas Andherson Sihombing, saya anak ke 4 dari 4 bersaudara. Sebelum dari kuliah saya tinggal bersama orang tua di kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara. Saya seorang anak yatim. Ayah saya meninggal pada tahun 2008. Semenjak meninggalnya ayah, yang mencari nafkah adalah ibu saya sendiri. Dengan ekonomi yang pas-pasan ibu saya harus bekerja untuk dapat membiayai kami anak-anaknya dan kebutuhan lainnya. Seusai pulang bekerja, ibu saya langsung pergi ke ladang untuk menanam sayur untuk dijual kembali, itulah pekerjaannya setiap hari. Walaupun kakak saya yang pertama sudah tamat kuliah dan sudah bekerja sebagai guru honor, gajinya saja tidak cukup untuk membantu membiayai perkuliahan adiknya. Dengan keadaan keluarga saya yang sedehana, saya tidak pernah putus asa untuk sekolah yang lebih tinggi lagi, maka dari itu saya berniat ingin kuliah ke universitas negeri. Hal yang ada di benak saya bagaimana cara saya menjadi orang sukses, memustuskan mata rantai kekurangan keluarga saya, membangan orang tua. Dengan melanjutkan ke perguruan tinggi yang merupakan perantara menuju impian saya itu. Syukur kepada Tuhan, saya masuk di Universitas Negeri yaitu Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), jurusan Teknik Fisika melalui jalur tulis SBMPTN. Awalnya, Ibu saya tidak mengizinkan saya untuk kuliah ke ITS karena jauh dan biaya ekonomi tidak mencukupi karena masih ada kakak saya yang juga sedang kuliah dan biaya untuk mereka berdua juga cukup besar. Tetapi saya terus berusaha meyakinkan ibu saya supaya saya diizinkan kuliah di ITS. Dan akhirnya ia mengizinkan saya kuliah di Surabaya. Karena saya sudah diizinkan saya akan

berusaha untuk belajar dengan baik supaya saya dapat beasiswa atau dapat potongan uang kuliah. Awalnya, saya di pikiran saya suka ilmu teknik dan ilmu rekayasa. Yang ada dipikiran bagaimana saya lulus di Jurusan Teknik Geologi atau Teknik Kimia atau Teknik Industri atau Teknik Fisika. Tapi saat pengumuman SNMPTN saya tidak diterima di PTN yang ada jurusan tersebut. Akhirnya dengan persiapan yang cukup saya mengikuti ujian SBMPTN 2013 dan memilih Teknik Fisika di pilihan nomor 2. Dan akhirnya saya lulus. Alasan saya memilih Teknik Fisika adalah ilmu teknik atau rekayasa yang mempelajari gejala-gejala fisika melalui berbagai bidang aplikasi ilmu dasar, ilmu terapan dan pemanfaatan teknologi. Mata kuliahnya pun mempelajari tentang rekayasa energi dan pengkondisian lingkungan. Inilah yang membuat saya tertarik untuk kuliah di jurusan teknik fisika. Selain itu, prospek kerja untuk kedepannya sangat cerah, banyak juga lapangan pekerjaan yang membutuhkan lulusan dari jurusan ini. Untuk itu saya tidak mau menyia-nyiakan apa yang sudah diamanatkan orang tua saya untuk kuliah dengan biaya dan ongkos yang dikatakan tidak murah. Sangat berharap beasiswa bisa mendapatakan beasiswa, seperti beasiswa unggulan ini. Melalui prestasi akademik mapaun non akademik saya mungkin itu bisa menjadi acuan untuk saya bisa mendapatkan beasiswa. Tentu saya beasiswa yang saya akan cari untuk meringankan beban saya maupun orang tua saya. Saya adalah salah satu dari sekian banyak generasi muda yang sedang menempuh pendidikan di bangku perkuliahan. Saya mengikuti seleksi beasiswa karena saya merasa kondisi ekonomi keluarga saya kurang mendukung untuk membiayai pendidikan saya. Tentunya jika saya terpilih sebagai penerima beasiswa, saya sangat berterima kasih dan saya akan berusaha dengan sepenuh hati berkontribusi baik untuk kemajuan prestasi saya dan mempertahankannya. Kontribusi saya akan saya mulai dengan membenahi diri saya baik secara spiritual, emotional, pengetahuan, serta wawasan saya. Saya akan berusaha yang terbaik dari diri saya dalam pendidikan dan yang lainnya. Dengan demikian saya dapat memaksimalkan diri

saya dan memperoleh prestasi-prestasi yang dapat raih. Saya akan berkontribusi melalui ide, aspirasi, tenaga, dan waktu yang saya dapat berikan untuk kemajuan pendidikan saya. Saya akan mengusahakan yang terbaik dari saya dalam mengemban amanat yang telah diberikan oleh keluarga saya.

2.2 Rencana Studi dan Rencana Tugas Akhir


Saat ini memang ilmu ketenikkan saya masih dikatakan kurang. Saya berencana untuk memperdalam bidang energi, fisika material, dan bidang instrumentasi. Apabila saya sudah menguasai bidang ini saya akan merencanakan Tugas Akhir untuk meneliti energi terbarukan yang berbasis dari solar energy yang bisa bermanfaat buat kehidupan masyarakat yang ada di Indonesia maupun buat negara. Saya akan berusaha tamat normal dengan menempuh 144 sks dengan masa 8 semester atau setara dengan 4 tahun pembelajaran dan evaluasi.

2.3 Rincian Kebutuhan Biaya Pendidikan Hingga Studi Berakhir (8 Semester-4 Tahun)
Nama Biaya SPP Jumlah Biaya Rp 1.000.000,/semester Volume 8 semester Total Biaya/8 Semester Rp 8.000.000

Biaya hidup

RP 600.000,-/bulan

48 bulan 8 semester

Rp 28.800.000 Rp 2.800.000

Biaya Rp 350.000,Pengembangan /semester Program Studi Biaya Transportasi Biaya Rumah Rp 90.000,-/bulan

48 bulan

Rp 4.320.000

Rp 4.000.000,-

4 tahun

Rp 16.000.000

Kost Pembelian Buku Biaya Praktek dan Penelitian Internet Biaya penyelesaian skripsi

/tahun Rp 200.000,/semester Rp 5.000.000,/tahun Rp 50.000,-/bulan Rp 3.000.000 8 semester Rp 1.600.000

4 tahun

Rp 20.000.000

48 bulan 1 kali

Rp 2.400.000 Rp 3.000.000

Total biaya pendidikan hingga studi berakhir

Rp 86.920.000

2.4 Harapan Sebelum dan Setelah Lulus Studi


Saya berharap saya dapat meraih prestasi dengan baik dengan ditunjukkan peningkatan prestasi tiap semsternya. Saya juga berharap dapat diterima di lapangan kerja yang sesuai dengan hati, pikiran, jiwa, raga saya agar apa yang saya lakukan bisa terlaksanakan dengan baik tanpa suatu paksaan apapun. Saya berharap mendapat pekerjaan yang layak buat saya, agar kedepannya saya dapat melanjutkan tujuan-tujuan hidup saya.

BAB III PENUTUP


Demikianlah proposal ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan sejujurjujurnya. Semoga proposal ini dapat dipertimbangkan dengan pikiran yang bersih. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.