Anda di halaman 1dari 7

SOP Pengisian Buku Sampel

1. TUJUAN Prosedur Operasional Standar (SOP) ini bertujuan untuk: 1.1. mencegah dan atau menghilangkan kecelakaan kerja selama kegiatan pengisian buku sampel; 1.2. serta mengatur tahapan dan mengendalikan proses kegiatan pengisian buku sampel sesuai standar. 2. RUANG LINGKUP SOP ini menerangkan proses teknis pengisian buku sampel, SOP ini berlaku untuk kar a!an P" #asih Sejahtera $badi. 3. TANGGUNG JAWAB %.1. &ine Planner/Geologist bertanggung ja!ab untuk: a. memastikan kegiatan pengisian buku sampel berjalan sesuai SOP. %.2. Quality Controller/Assiten Geologist bertanggung ja!ab untuk: a. mengisi buku sampel sesuai prosedur kerja standar ditetapkan. . !"#INISI '.1. Sampel adalah bagian kecil dari sejumlah produksi atau lapangan ang diambil dengan cara tertentu(baku (diakui secara ilmiah dan resmi), dikemas dan kemudian dianalisis di laboratorium untuk mengetahui jenis, kualitas, komposisi dan si)at*si)atn a. '.2. +uku sampel adalah buku catatan khusus sampel*sampel ang akan dianalisis dan catatan hasil analisis sampel. '.%. '.-. ,aboratorium adalah tempat dimana sampel dianalisis oleh pihak #ode sampel adalah seri kode sampel ang akan dikirim ke ketiga. laboratorium (gunakan aturan penamaan sesuai seri berikut +S(S#(1, ang telah

+S(S#(2, +S(S#(% dst. (#eterangan : +S.nama tempat seperti +uru Selatan, S# . nama /0P seperti P".Setia!an #umalagiri, 1 . nomor urut)). '.1. "empat pengambilan sampel adalah tempat diambiln a sampel, misaln a di stockpile, di ponton atau di tambang. $pabila di stockpile catat lokasi stockpile*n a, apabila di ponton catat nama pontonn a dan apabila di tambang catat nama +lokn a. '.2. '.3. Stockpile adalah material(ore Ponton adalah kapal ang disimpan atau dicadangkan ang biasan a memiliki dalam bentuk timbunan(tumpukan. pengangkut kapasitas muatan tertentu. $. R"#"R"NSI -.1. $S"& 4 121 5 61a about Standard Terminology of Coal and Coke. -.2. &uchjidin. 2661. Pengendalian Mutu dalam Industri Batubara. +andung: Penerbit /"+. %. URAIAN 1.1. +uku sampel terdiri dari dua bagian aitu di bagian kiri adalah da)tar sampel*sampel 1.2. 4i bagian dan kiri ang keluar untuk dianalisis oleh laboratorium terdiri cuaca dari ketika nomor, kode sampel, sampel, tempat tempat

dan di bagian kanan adalah da)tar hasil analisis ang masuk. pengambilan sampel, !aktu pengambilan sampel (meliputi hari, tanggal jam), pengambilan pengambilan sampel, nama material dan keterangan tambahan. Sedangkan di bagian kanan terdiri dari nomor, hari(tanggal hasil analisis 1.%. diterima, kode sampel ang masuk dan keterangan tambahan. Setelah kegiatan pengambilan sampel dilakukan; catat segera kode sampel, tempat pengambilan sampel, !aktu nomor,

pengambilan sampel (meliputi hari, tanggal dan jam), cuaca ketika

pengambilan sampel, tempat pengambilan sampel, dan keterangan tambahan bila ada. 1.'. $pabila hasil analisis sampel tersebut telah ada; catat segera ang masuk nomor, hari(tanggal hasil analisis diterima, kode sampel dan keterangan tambahan bila ada.

SOP Pengam&ilan Sample 'i Tam&ang a(au Singkapan

1. TUJUAN Prosedur Operasional Standar (SOP) ini bertujuan untuk: 1.1. 1.2. mencegah dan atau menghilangkan kecelakaan kerja selama serta mengatur tahapan dan mengendalikan proses kegiatan kegiatan pengambilan sampel di tambang(singkapan; pengambilan sampel di tambang(singkapan sesuai standar. 2. RUANG LINGKUP SOP ini menerangkan proses teknis pengambilan sampel di tambang(singkapan, SOP ini berlaku untuk kar a!an P" #asih Sejahtera $badi dan #ontraktorn a. 3. TANGGUNG JAWAB %.1. &ine Planner/Geologist bertanggung ja!ab untuk: a. memastikan kegiatan pengambilan sampel di tambang(singkapan berjalan sesuai SOP. %.2. 7ualit Controller/Assiten Geologist bertanggung ja!ab untuk: a. mengambil sampel di tambang(singkapan sesuai prosedur kerja standar ang telah ditetapkan. . !"#INISI '.1. "ambang adalah tempat material(bijih ang sudah diekspos sebagai akibat kegiatan penambangan. '.2. Singkapan adalah tempat material ang sudah terekspos akibat kejadian alam seperti longsor, gerusan sungai dll atau akibat ulah manusia namun bukan sebagai akibat kegiatan penambangan. '.%. Sampel adalah bagian kecil dari sejumlah produksi atau lapangan ang diambil dengan cara tertentu(baku (diakui secara ilmiah dan

resmi), dikemas dan kemudian dianalisis di laboratorium untuk mengetahui jenis, kualitas, komposisi dan si)at*si)atn a. '.'. Palu geologi adalah palu berujung pahat(runcing dalam memecahkan batubara(ore. '.-. Plastik sampel adalah plastik anti air(udara tempat men impan sampel sebelum diba!a ke laboratorium. '.1. +uku sampel adalah buku catatan khusus sampel*sampel ang akan dianalisis dan catatan hasil analisis sampel. $. R"#"R"NSI -.1. $S"& 4 121 5 61a about Standard Terminology of Coal and Coke. -.2. $S"& 4 22%'(4 22%' & 5 6% about Standard Practice for Collection of a Gross Sample of Coal. -.%. $S"& 4 %33 5 88 about Standard Clasification of Coals by Samples of Coal in Mine. -.-. &uchjidin. 2661. Pengendalian Mutu dalam Industri Batubara. +andung: Penerbit /"+. %. URAIAN 1.1. 4i setiap tempat pengambilan sampel, tinjau kondisi permukaan material dan batuan di atasn a (jika terekspos). 9ati*hati terhadap batuan di atas material ang dapat longsor. 1.2. 4engan palu geologi, hilangkan material ang melapuk dari permukaan ang akan di ambil sampeln a sedalam : % cm. 1.%. 0raikan dan catat pengamatan ciri*ciri lapisan material seluas paritan ang akan dibuat. 1.'. +ersihkan dan haluskan daerah sampel atas dan batuan ba!ahn a. 1.-. "andai sisi*sisi paritan dengan kapur tulis dan tandai parting*parting mineral atau bagian*bagian lain dari material ang akan dibuang. ang dekat dengan batuan ank. -.'. $S"& 4 '-81 5 88 about Standard Practice for Collection C!annel ang digunakan

1.1.

0kuran

paritan

dapat

diperbesar

untuk

meminimalisir

e)ek

;ariabilitas ukuran paritan seperti ketika karakteristik material seperti as! content sangat berubah dari lapisan ke lapisan material atau ketika material mengalami patahan ang tidak merata. 1.2. +uat sebuah paritan di lapisan material dengan palu geologi dari atas ke ba!ah atau dari sebalikn a. Potong paritan dengan rapi sehingga lebar dan kedalamann a seragam membentuk persegi panjang. 0kuran paritan setidakn a sedalam 3 cm dan selebar 16 cm. Sementara panjangn a men esuaikan sehingga dapat menghasilkan berat dan pengambilan sampel per bungkusn a. 1.3. Pastikan semua material kecuali parting*parting mineral masuk ke dalam plastik sampel secepatn a. Semua batuan atas dan ba!ah (roof dan floor), mineral parting dengan ketebalan lebih dari 1 cm, lensa*lensa atau per!ujudan mineral (misaln a bola sul)ur) dengan ketebalan lebih dari 1 < cm dan lebar - cm akan dimasukkan dalam plastik sampel. 1.8 Pengambilan sampel dapat dilakukan dengan cara )*ip sampling, g+a& sampling, atau )*annel sampling. ketiga pengambilan sample ini dilakukan berdasarkan perbedaan tujuan dari geologist. =hip sampling aitu pengambilan sample han a bagian terbaik saja aitu pengambilan sample sample menerus ang dalam suatu singkapan, grab sampling channel sampling aitu pengambilan

acak dan tidak memperhatikan lapisan lapisan tertentu, sedangkan dipisahkan tiap samplen a berdasarkan ukuran tertentu dan atau si)at karakteristik singkapan. 1.16 Potret dan berikan kode gambar sesuai dengan kode sample. 1.11. Setelah sampel dimasukkan ke dalam plastik sampel, lindungi sampel tersebut dari kontaminasi kehilangan(penambahan kelembaban (moisture) sebagai hasil dari hujan, panas, angin, kontak dengan material pen erap atau suhu ekstrim. Segera tempatkan di tempat ang teduh dan segera disegel dengan isolasi. Setiap sampel

harus

diidenti)ikasi

dengan

jelas.

"uliskan

kode

sampel

dan

tempelkan di plastik sampel. =atat orang kemudian masukkan di buku sampel.

ang mengambil sampel,

kode sampel, tanggal(!aktu, cuaca, tempat, nama seam/ore dan