Anda di halaman 1dari 3

PIDATO IR.

SOEKARNO BPUPKI Kemerdekaan Indonesia jelas bukanlah sesuatu yang begitu saja jatuh dari langit - taken for granted-. Namun merupakan suatu sintesa dari sebuah proses dialektika perjuangan panjang bangsa Indonesia. BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia ! Dokuritu Zyunbi Tyoosakai! adalah salah sa"#nya yan$ di%en"#k dalam keran$ka kemerdekaan Indonesia. BPUPKI yan$ %eker&a se&ak '( )ei * +#ni *,-. dan kem#dian dilan&#"kan */ *0 +#li *,-.1 se2ara mara"on melak#kan sidan$!sidan$ yan$ in"ensi3 $#na melak#kan pem%ahasan dan per#m#san "en"an$ dasar ne$ara1 4ilayah ne$ara1 4ar$ane$ara dan Ran2an$an Undan$!Undan$ Dasar. Pada sidan$ BPUPKI "an$$al * +#ni *,-. yan$ %er"empa" di $ed#n$ Tyuuoo Sangi-In (sekarang kantor Dep. Luar Negeri), Ir. Soekarno mendapa" kesempa"an #n"#k menyampaikan $a$asan!$a$asannya "en"an$ dasar ne$ara yan$ kem#dian dise%#" se%a$ai Pan2asila. Dalam paparannya1 Ir. Soekarno1 menyampaikan #r#"an dan pen&elasan "en"an$ Pan2asila yan$ %er%eda den$an Pan2asila yan$ saa" ini dikenal dan dipahami pada #m#mnya. Per%edaan "ese%#" dapa" diliha" se%a$ai %erik#" 5 Pan2asila * +#ni *,-. Nasionalisme, atau kebangsaan Internasionalisme, atau perikemanusiaan u"akat Kesejahteraan Sekaran$ Ketuhanan Yang aha !sa Kemanusiaan yang adil dan beradab #ersatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusya$aratan%per$akilan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Ketuhanan

Dia4al pida"onya Ir. Soekarno menekankan pen"in$nya se%#ah ne$ara memiliki p h i l o s o f i s c h e g r o n d s l a g yan$ men&adi 3#ndamen1 3ilsa3a"1 pikiran yan$ sedalam!dalamnya1 &i4a1 hasra" yan$ sedalam! dalamnya #n"#k di a"asnya didirikan $ed#n$ Indonesia )erdeka yan$ kekal dan a%adi. Ir. Soekarno &#$a menye%#"nya se%a$ai w e l t a n s c h a u u n g a"a# 3ilsa3a" hid#p. 6ilsa3a" hid#p yan$ %#kan %ar# akan di%#a" dalam keran$ka kemerdekaan Indonesia1 nam#n 3ilsa3a" hid#p yan$ meman$ s#dah %erakar #ra" dan mendarah da$in$ "er"anam se&ak lama.

7i"a!2i"a didirikannya ne$ara Indonesia se%a$ai s#a"# ne$ara 8sem#a %#a" sem#a9 dan %#kan %#a" sa"# $olon$an1 s#k#1 a"a# a$ama apap#n yan$ mendasari Ir. Soekarno #n"#k men$#s#lkan prinsip k e % a n $ s a a n1 a"a# n a s i o n a l i s m e. Ke%an$saan yan$ dimaks#d %#kanlah nasionalisme dalam pemaknaan sempi" yan$ men$arah pada c h a u v i n i s m e den$an menempa"kan %an$sa Indonesia seolah!olah le%ih #n$$#l dari %an$sa lain seper"i halnya :ah#di den$an Z i o n i s m e nya a"a# ;i"ler den$an N a z i nya. Nam#n nasionalisme dalam pemaknaan se%#ah ne$ara %an$sa yan$ #"#h se%a$ai sa"# kesa"#an $eopoli"ik "ak "erpisahkan yan$ "erle"ak dian"ara d#a %en#a dan d#a sam#dera1 dari #&#n$ S#ma"era sampai ke Pap#a. Oleh se%a% i"#1 nasionalisme yan$ %#kan c h a u v i n i s m e har#slah dile"akkan pada prinsip p e r i k e m a n # s i a a n yan$ den$an ari3 mamp# meliha" %ah4a Indonesia adalah %a$ian ke2il dari dari d#nia. Ban$sa Indonesia adalah %a$ian dari kekel#ar$aan %an$sa!%an$sa di d#nia. Prinsip ini men&adi prinsip ked#a yan$ di#s#lkan oleh Ir. Soekarno den$an menye%#"nya se%a$ai i n " e r n a s i o n a l i s m e. <e%ih "e$as1 Ir. Soekarno men$a"akan1 8In"ernasionalisme "idak dapa" hid#p s#%#r kala# "idak %erakar dalam %#minya nasionalisme. Nasionalisme "idak dapa" hid#p s#%#r kala# "idak dalam "aman sarinya in"ernasionalisme9. Ked#a prinsip "erse%#" oleh Ir. Soekarno kem#dian disarikan men&adi sa"# yan$ kem#dian serin$ dise%#" se%a$ai s o s i o n a s i o n a l i s m e. Prinsip %erik#"nya yan$ di#s#lkan oleh Ir. Soekarno yai"# m # 3 a k a " a"as dasar p e r 4 a k i l a n dan p e r m # s y a 4 a r a " a n. Prinsip ini "e"ap didasarkan pada 2i"a!2i"a #n"#k mem%en"#k s#a"# ne$ara yan$ 8sem#a %#a" sem#a91 8sa"# %#a" sem#a1 sem#a %#a" sa"#9. Nilai-nilai demokrasi diimplementasikan melalui tata &ara per$akilan dan etika permusya$aratan. Ir. 'oekarno dalam pidatonya dihadapan sidang (#)#KI mengatakan, *'aya yakin, bah$a syarat yang mutlak untuk kuatnya Negara Indonesia ialah permusya$aratan, per$akilan+. Demokrasi dalam pemahaman Ir. 'oekarno bukanlah hanya demorasi politik yang hanya memberikan kesamaan hak dan kesempatan politik, namun yang tak kalah penting juga adalah kesamaan hak dan kesempatan ekonomi. Kesamaan hak dan kesempatan politik yang tidak diimbangi oleh kesamaan hak dan kesempatan ekonomi, hanya akan memberi ruang bagi lahirnya anar&hisme politik dan ekonomi berupa penindasan dan penjajahan oleh kaum elit politik dan pemilik modal (kapital) sebagai pemilik kekuasaan politik dan ekonomi terhadap rakyat yang tak lebih hanya menjadi obyek politik dan obyek ekonomi. Demokasi poli"ik dan demokrasi ekonomi hanya %isa "er4#&#d &ika ada ke"er4akilan dari sem#a #ns#r ke%an$saan di dalam %adan pem#sya4ara"an $#na men&amin "erselen$$aranya d#a prinsip p o l i t i e k e r e c h t v a a r d i g h e i d dan s o c i a l e r e c h t v a a r d i g h e i d 1 k e a d i l a n p o l i " i k dan k e a d i l a n s o s i a l. Den$an adanya demokrasi ekonomi1 maka prinsip k e s e & a h " e r a a n men&adi prinsip keempa" yan$ di#s#lkan oleh Ir. Soekarno. Prinsip kese&ah"eraan adalah prinsip 8 "idak akan ada kemiskinan di dalam Indonesia )erdeka9. ) # 3 a k a " se%a$ai %en"#k demokrasi poli"ik dan k e s e & a h " e r a a n se%a$ai %en"#k demokrasi ekonomi1 oleh Ir. Soekarno disarikan men&adi s o s i o d e m o k r a s i.

Disinilah letak perbedaan yang mendasar antara demokrasi #an&asila dengan demokrasi liberal yang saat ini sedang giat-giatnya dipraktekkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Prinsip "erakhir yan$ di#s#lkan oleh Ir. Soekarno adalah prinsip Ke"#hanan. )en$in$a" Ir. Soekarno seoran$ arsi"ek1 men&adi 4a&ar &ika prinsip Ke"#hanan dile"akkan palin$ %a4ah. Sehe%a" dan seme$ah apap#n kons"r#ksi se%#ah %an$#nan pada akhirnya d"en"#kan oleh se%erapa k#a" 3ondasi %an$#nan yan$ menopan$nya. Prinsip Ke"#hanan adalah 3ondasi %a$i keempa" prinsip yan$ "erle"ak dia"asnya. Ke"#hanan yan$ dimaks#d oleh Ir. Soekarno adalah dimana di dalam Indonesia )erdeka se"iap oran$ %e%as dapa" menyem%ah T#hannya den$an 2ara yan$ lel#asa den$an 2ara %erkeada%an dan %er%#daya. 7ara %erkeada%an dan %er%#daya yan$ dimaks#d adalah s a l i n $ h o r m a " m e n $ h o r m a " i sa"# sama lain an"ar 4ar$a %an$sa. Ten"an$ prinsip Ke"#hanan1 Ir. Soekarno den$an "e$as men$a"akan1 8Bah4a prinsip kelima daripada ne$ara ki"a ialah Ke"#hanan yan$ %erke%#dayaan1 ke!T#hanan yan$ %er%#di peker"i yan$ l#h#r1 ke!T#hanan yan$ horma" men$horma"i sa"# sama lain.9 Prinsip Ke"#hanan akan mendasari se"iap sikap1 "indakan dan perilak# den$an spiri" 2in"a dan kasih sayan$ kepada sesama %aik sesama man#sia1 ma#p#n kepada sesama 2ip"aan San$ )aha Pen2ip"a. 8;a"ik# akan %erpes"a raya1 &ikala# sa#dara!sa#dara menye"#&#i %ah4a Ne$ara Indonesia )erdeka %erasaskan Ke!T#hanan :an$ )aha Esa9 Den$an prinsip Ke"#hanan se%a$ai prinsip kelima sekali$#s yan$ "erakhir1 Ir. Soekarno "elah mele"akkan 3ondasi spiri"#ali"as ke!"a#hid!an dia"as seka"!seka" a$ama dalam $ed#n$ Indonesia )erdeka. Kelima prinsip yan$ dinamakan Pan2asila1 men#r#" Ir. Soekarno masih dapa" disarikan la$i men&adi Trisila yai"# Sosio!nasionalisme1 Sosio!demokrasi dan Ke"#hanan. Bahkan ke"ika s#dah men&adi Trisila p#n masih dapa" disarikan la$i men&adi Ekasila1 yai"# = O T O N = R O : O N =. ,oo-oo, .ari ini, / 0uni 1-/-, tepat 23 tahun yang lalu terhitung sejak Ir. 'oekarno menyampaikan pidatonya tentang #an&asila dihadapan sidang (#)#KI. 'ungguh ironis, tatkala apa disampaikan Ir. 'oekarno dalam pidatonya ternyata sungguh bertolak belakang -jauh panggang dari apinya- dengan kenyataan yang ada saat ini dalam praktek kehidupan berbangsa dan bernegara. 4pa yang terjadi sekarang ini ternyata justru memperlihatkan betapa para petinggi negeri ini telah berkhianat terhadap prinsip-prinsip yang terkandung di dalam #an&asila. Dalam praktek penyelenggaran kehidupan berbangsa dan bernegara, para elit politik malah sibuk menghamba menjadi komprador yang dengan bangga mempraktekkan sistem demokrasi liberal dan sistem perdagangan bebas atas pesanan para majikannya hingga akhirnya malah memba$a rakyat negeri ini jatuh makin dalam ke jurang keterpurukan dan kesengsaraan. 0ikalau 5uh #an&asila tak segera pulang ke pangkuan ibu perti$i, maka negeri ini tak lebih tinggal hanyalah negeri kardus yang dihuni oleh 6ombie-6ombie predator yang akan memangsa habis nilai-nilai jati diri bangsa Indonesia.