Anda di halaman 1dari 38

PENDAHULUAN

Ointment adalah sediaan semisolid yang ditujukan untuk melindungi kulitatau mukosa membrane tertentu. Ointment biasanya merupakan larutan atau dispersi dari satu atau lebih bahan obat dalam basis non aqua. Sifat basis ointment biasanya greasy, tidak mengandung air (anhydrous), bahan aktifnya terlarut atau terdispersi, dan memiliki sifat occlusive. Biasanya basis sediaan ointment meliputi lemak, minyak dan lilin dari binatang, minyak sayur atau minyak mineral. ( he !harmaceutical "ode# $% th edition page $&'). (dealnya, basis sediaan ointment tidak menimbulkan iritasi atau sensitisasi pada kulit dan mampu menyembuhkan atau membungkus luka. Basis tersebut harus halus, inert, tidak ber)arna, stabil secara fisika dan kimia, kompatibel dengan kulit maupun dengan bahan aktif. Secara umum basis ointment dapat diklasifikasikan menjadi * $. +ydrocarbon Bases %. ,ats and ,i#ed Oil Bases &. Silicones -. .bsorption Bases '. /mulsifying Bases 0. 1ater Soluble Bases Ointment pada umumnya digunakan sebagai pemba)a bahan obat yang ditujukan untuk menghasilkan efek farmakologi, paling tidak daerah penggunaan. Ointment juga digunakan sebagai emollientdan skin protective. 2alam praktikum ini akan dibuat sediaan semisolida dengan bahan aktif 3nO. 4arena tujuan yang ingin dicapai adalah sun screne, maka sediaan ointment yang dibuat menggunakan basis emulsi. 2engan menggunakan basis ini, maka sediaan menjadi tidak mudah tercuci air sehingga tujuan sebagai sun screne dapat tercapai.

BENTUK SEDIAAN TERPILIH

Sediaan terpilih * Ointment Basis +idrokarbon .lasan * idak mudah tercucikan sehingga diharapkan dapat memberikan efek terapi lebih lama

Sediaan terpilih * Ointment Basis Serap .lasan *5enyerap air (hydrophillic) dan menekan kehilangan air transepidermal ( /16) sehingga diharapkan sediaan selain memberikan efek terapi juga dapat melembabkan kulit

Sediaan terpilih * Ointment Basis /mulsi .lasan * $. 6ebih melekat dikulit diharapkan efek terapi lebih tercapai %. 2apat becampur dengan keringat &. 2apat dicuci air dengan mudah

Sediaan terpilih * Ointment Basis 6arut air .lasan * $. Bercampur dengan keringat %. 5udah dicuci dengan air tanpa meninggalkan bekas

FORMULA BAKU ZnO

(.

British !harmacopeia $77& 8olume (( a. !age $$'& * 3inc Ointment 2efinition 3inc ointment contains $'9 ):) of ;inc o#id in a suitable )ater < emulsifying base. /#temporaneous preparation the follo)ing formula and directions apply 3inc o#ide, finely sifted Simple ointment $'= g >'= g

riturate the ;inc o#ide )ith a portion of the simple ointment until smooth, gradually add the remainder of the simple ointment and mi# thoroughly. b. !age $$'& * 3inc and "astor Oil Ointment (3inc and "astor Oil "ream) 2efinition 3inc O#ide, finely sifted "astor oil "etostearyl alcohol ?' g '== g %= g
3

1hite bees)a# .rachis oil

$== g &=' g

/#temporaneous preparation the follo)ing directions apply riturate the ;inc o#ide )ith a portion of the castor oil until smooth and add the mi#ture to the remainder of the ingredients previously melted together. Stir )hile cooling until the temperature is about -=o. c. !age $$%= * "oal ar and 3inc Ointment 2efinition "oal ar and 3inc Ointment contains &=9 ):) of ;inc o#ide and $=9 ):) of strong coal tar solution in a suitable hydrophobic base. /#temporaneous preparation the follo)ing formula and directions apply Strong coal tar solution 3inc o#ide, finely sifted @ello) soft paraffin $== g &== g 0== g

5i# the ;inc o#ide )ith the strong coal tar solution, triturate )ith a portion of yello) soft paraffin until smooth, gradually incorporate the remainder of the yello) soft paraffin and mi#.

((.

AS! %&th /dition !age $0-- * 3inc O#ide Ointment 3inc o#ide ointment contains not less than $>.' percent and not more than %$.' percent of 3nO. (t may be prepared as folous * 3inc o#ide 5ineral oil 1hite ointment %== g $'= g 0'= g
4

o make

$=== g

6evigate the ;inc o#ide )ith the mineral oil to a smooth paste, and than incorporate the )hite ointment.

TINJAUAN BAHAN AKTIF

Bahan .ktif B5 !emerian

* 3nO * >$,-$ * Serbuk amorf, sangat halus, putih atau putih kekuningan, tidak berbau, lambat laun menyerap karbondioksida dari udara.

4elarutan

* !raktis tidak larut dalam air dan dalam etanolB larut dalam asam encer, asam mineral, ammonia, ammonium carbonat

(nkompatibilitas

* (nkompatibilitas dengan ben;ylpenicllin. Bereaksi perlahan dengan asam lemak dalam minyak dan lemak menghasilkan ester asam lemak. Berubah )arna menjadi hitam bila 3nO dalam glycerol terpapar cahaya.

p+ 4egunaan

* 0.7' (.merika), ?.&? (!rancis) * Sebagai atringent, antiseptic, tropical protectan, ultraviolet screen

!enyimpanan

* Simpan dalam )adah tertutup rapat yang kedap udara

SPESIFIKASI SEDIAAN

C/D(S Bentuk sediaan 4adar 1arna p+ 8iskositas 2aya sebar 4emudahan pengolesan Easa di kulit

S!/S(,(4.S( Ointment hidrokarbon ( $' F $ ) 9 !utih '.' F =.' Seperti 8aseline 5udah menyebar 5udah dioleskan 2ingin 6embut

C/D(S Bentuk sediaan 4adar 1arna p+ 8iskositas 2aya sebar 4emudahan pengolesan Easa di kulit 4emudahan dicuci

S!/S(,(4.S( Ointment basis serap ( $' F $ ) 9 !utih '.' F =.' Seperti adeps lanae 5udah menyebar 5udah dioleskan 2ingin 6embut 5udah dicuci

C/D(S Bentuk sediaan 4adar 1arna p+ 8iskositas 2aya sebar 4emudahan pengolesan Easa di kulit 4emudahan dicuci

S!/S(,(4.S( Ointment emulsifying base ( $' F $ ) 9 !utih '.' F =.' Seperti 8aseline 5udah menyebar 5udah dioleskan 2ingin 6embut idak mudah dicuci air

C/D(S Bentuk sediaan 4adar 1arna p+ 8iskositas 2aya sebar 4emudahan pengolesan Easa di kulit 4emudahan dicuci

S!/S(,(4.S( Ointment basis Gwater solubleH ( $' F $ ) 9 !utih '.' F =.' Seperti !/I $'== 5udah menyebar 5udah dioleskan 2ingin 5udah dicuci air

BAHAN TAMBAHAN
8

BASIS SALEP NO. $. NAMA BAHAN !arafin liquidum (+!/ -?%) ed.' p.-?$< SIFAT FISIKA KIMIA !emerian * transparan, tidak ber)arna, cairan kental, tidak berasa dan tidak berbau. Berfungsi ssebagai emolient, soluent, lubricant. 8iskositas J $$=<%&= mpas pada %==". 4elarutan * praktis tidak larut dalametanol (7'9), gliserin dan air. 6arut dalam aseton, ben;en, kloroform, karbon disulfit, eter dan petroleum eter. (nkompatibilitas * dengan bahan pengoksidasi kuat %. "era .lba (+!/ >$>) ed.' p.>$?< !enggunaan untuk topical ointment (=,$<7')9 !emerian * tidak berasa, ber)arna putih atau kuning terang,Bau mirip yello) )a# tapi lebih lemah. 4elarutan * larut dalam kloroform, eter, fi#ed oil, volatile oil, dan karbon disulfida panas, larut sebagian dalam etanol (7'9). !raktis tidak larut dalam air Stabilitas * bila dipanaskan lebih dari $'==", esterifikasi dengan konsekuensi penurunan bilangan asam dan kenaikan melting point (nkompatibilitas * dengan bahan pengoksidasi 2ensity * =,7'<=,70 g:cm& &. "etostearyl alkohol (+!/ $'$) ed.' p.$'=< 5elting point * 0$=<0'=" !emerian *ber)arna putih atau krem. 5empunyai sedikit aroma manis. 2alam pemanasan terlebur jernih, tidak ber)arna atau kuning pucat. Bebas dari materi suspensi. 4elarutan * 6arut dalam etanol (7'9), eter, minyak, praktis tidak larut air. Stabilitas * Stabil pada kondisi normal, disimpan dalam )adah tertutup rapat dan kering. (nkompatibilitas * bahan pengoksidasi kuat dan garam -. 1ool ,at (lanolin) logam. Biasa digunakan untuk pemba)a hidrofobik dan preparative krim, ointment ):o. Bila dicampur dengan minyak nabati
9

(+!/ -==)

ed.'

p.&77< atau soft paraffin, akan menghsailkan krim dengan efek emollient yang bisa meningkatkan penetrasi kulit dan absorbsi bahan aktif !emerian * ber)arna kuning pucat, sedikit bau lanolin yang ber)arna kuning. 4elarutan * mudah larut dalam ben;ena, chloroform, eter, petroleum spirit. 6arut sebagian dalam cold etanol (7'9), lebih larut dalam etanol panas. !raktis tidak larut dalam air. Stabilitas * bisa mengalami auto oksidasi selama penyimpanan. (nkompatibilitas * mengandung proo#idant, dimana kemungkinan berefek pada stabilitas bahan aktif 2igunakan terutama sebagai eksipien dalm formula topikal

'.

1hite soft parafin !emerian * massa lembek ber)arna putih sampai kuning (vaselinum album) (+!/ ed.& p.&0%) pucat, tidak berbau dan tidak berasa 4elarutan * praktis tidak larut dalam aceton, etanol, etanol 7'9 (dingin:panas), gliserin dan air. 6arut dalam ben;ena, kloroform, eter, heksan, minyak menguap. Stabilitas * jika ada pengototr dan paparan cahaya, mudah teroksidasi dan dihambat dengan pengmabahn antioksidan seperti B+., B+ dan K<tocopherol. Sebaiknya tidak dipanaskan pada suhu lebih dari ?=="

0.

!araffin Solidum (+!/ ed.' p.'=&)

!emerian * odor less dan taste less, padat, ber)arna putih 2ensity * =,>-<=,>7 g:cm& at %==" 4elarutan * larut dalam chloroform, eter, volatile oils, sedikit larut etanol, prkatis tidak laru aseton dan air 2alam penggunaannya untuk meningkatkan melting point dan menambahkan stiffness dalam basis cream dan ointment

Sodium 6auryl Sulfat

!emerian * kristal putih atau kuning, serbuk halus, memiliki rasa pahit kemudian 2ensity * $,=?g:cm& at %=="
10

(+!/ ed.' p.0>?< 0>>)

4elarutan * mudah larut dalam air, praktis tidak larut kloroform dan eter (nkompatibilitas * bereaksi dengan surfaktan kationik yang dapat menyebabkan aktif basis berkurang sehingga menyebabkan presipitasi !emerian * "airan jernih, tidak ber)arna atau kuning muda. "airan viskus. Easa khas dan bau yang khas, rasa sedikit membakar. 4elarutan * mudah larut dalam air, larut dalam aseton, alkohol, ben;ena, glliserin dan gllikol. (nkompatibilitas * dengan beberapa ;at )arna. 2apat menurunkan aktivitas antimikroba dari methyl:propil paraben !emerian * !utih atau tidak ber)arna, konsistensi dari pasta sampai )a#y flakes, rasa manis. (nkompatibilitas * dengan beberapa ;at )arna. 2apat menurunkan aktivitas antimikroba dari methyl:propil paraben !emerian * serbuk mudah mengalir 4elarutan * larut dalam aseton,chloromethane, ethanol 7'9. (nkompatibilitas * dengan beberapa ;at )arna. 2apat menurunkan aktivitas antimikroba dari methyl:propil paraben

>

!olyethylenglikol -== (+!/ ed.')

!olyethylenglikol $'== (+!/ ed.')

$=

!olyethylenglikol 0=== (+!/ ed.')

Bahan terpilih* Basis +idrokarbon $. !arafin 6iquidum. .lasan * adanya efek emolient yang diberikan dan dapat berfungsi sebagai levigating agent %. "etostearyl alkohol. .lasan * pada sediaan topikal mampu membantu meningkatkan viskositas sehingga dapat memperbaiki konsistensi

11

&. 8aselin alba. .lasan * adanya efek emolien yang diberikan, dipilih yang alba untuk tujuan estetika

Basis Salep Serap $. 1ool fat. .lasan * bersifat hidrofilik, dengan adanya keringat dari tubuh dapat meningkatkan kelembaban kulit efek meningkat

%. !arafin solidum. .lasan * !arafin tidak inkompatible dangan bahan lain. 2alam ointment formulation, dapat meningkatkan melting point sehingga dapat berfungsi sebagai stiffeners yang dapat meningkatkan kekentalan sediaan &. "etostearyl alkohol. .lasan * pada sediaan topikal mampu membantu meningkatkan viskositas sehingga dapat memperbaiki konsistensi -. 8aselin alba. .lasan * adanya kombinasi dengan )ool fat, efek emolient meningkat

Basis /mulsi $. "etostearyl alkohol. .lasan * pada sediaan topikal mampu membantu meningkatkan viskositas sehingga dapat memperbaiki konsistensi %. 8aselin alba. .lasan * adanya kombinasi dengan )ool fat, efek emolient meningkat &. !arafin 6iquidum. .lasan * adanya efek emolient yang diberikan dan dapat berfungsi sebagai levigating agent -. Da<6auryl Sulfat. .lasan * dapat membentuk konsistensi yang baik jika dikombinasi dengan cetostearyl alkohol.

Basis 1ater soluble 5acrogol -==,$'==, dan 0===. .lasan * diharapkan dengan berbagai konsistensi diperoleh salep dengan konsistensi yang bagus. 5udah dibersihkan dan dicuci dengan air serta tidak tidak mengalami penetrasi kedalam kulit.

12

LEVIGATING AGENT BAHAN Iliserin SIFAT FISIKO KIMIA 4elarutan * praktis tidak larut dalam ben;ene, chloroform dan minyakB larut dalam aseton, etanol, methanol, dan air. itik didih * %7=o" 5emiliki efek sebagai humectan dan emollient. Bisa meledak bila bercampur dengan o#idi;ing agent kuat seperti chromium trio#ide, potassium chlorate dan potassium
13

permanganate. !arafin liquidum (mineral oil) Berubah )arna menjadi hitam bila kontak dengan 3nO atau bismuth nitrate. "airan kental, transparan, dan tidak ber)arna, tidak berbau dan tidak berasa. 4elarutan * praktis tidak larut dalam etanol, gliserin dan air. 6arut dalam aseton, ben;ene dan chloroform. "ampur dengan minyak atsiri dan fi#ed oil. "astor oil (oleum ricini) itik didih * ?&0=o" (nkompatibel dengan o#idi;ing agent. 5inyak kental tidak ber)arna atau kuning pucat, sedikit berbau dan berasa. 4elarutan * "ampur dengan chloroform, etanol, asam asetat glacial, methanol. 6arut dalam petroleum eterB praktis tidak larut dalam air, dalam mineral oil kecuali dicampur dengan minyak tanaman lain. !ropilen glikol itik dididh * &$&o" (nkompatibel dengan o#idi;ing agent kuat. "airan viskus, tidak ber)arna, tidak berbau. 4elarutan * campur dengan aseton, chloroform, etanol, gliserin dan air. idak campur dengan light mineral oil atau fi#ed oil. itik didih * $>>o" (nkompatibel dengan o#idi;ing agent, misalnya potassium permanganate. Olive oil !/I -==

"airan tidak ber)arna atau kuning pucat. 4elarutan * sedikit larut dalam etanolB campur dengan eter, chloroform, light petroleum dan carbon disulfide. 2apat tersaponifikasi oleh alkali hidroksida. 5udah teroksidasi dan inkompatibel dengan o#idi;ing agent. "airan jernih, tidak ber)arna atau kuning muda, cairan viskus, rasa khas dan bau yang khas, rasa sedikit membakar. 4elarutan * mudah larut dalam air, larut dalam alcohol, aseton,
14

ben;ene, gliserin dan glikol. 5ungkin dapat inkompatibel dengan beberapa coloring agent. 2apat menurunkan aktifitas antimikroba dari methy:propyl paraben.

Bahan terpilih * !ropilen glikol, paraffin liquidum, dan !/I -== .lasan * < idak inkompatibel dengan bahan aktif 2apat bercampur dengan basis idak mengiritasi kulit /fisien dan dapat berfungsi sebagai basis juga (!/I -==)

ANTIOKSIDAN BAHAN .lpha ocopherol (vitamin /) SIFAT FISIKO KIMIA 5erupakan produk natural yang tersedia dalam bentuk tidak berbau, jernih, tidak ber)arna atau berupa minyak kental ber)arna kuning, kuning hijau, kuning coklat. itik didih * %&'o" B5 * -&=.?% Berat jenis * =.7-? L =.7'$ g:cm& 4elarutan * praktis tidak larut dalam airB sangat larut dalam aseton, etanol, eter dan minyak sayur. (nkompatibilitas * inkompatibel dengan peroksida dengan ion<ion logam khususnya besi, tembaga dan perak. ocopherol mudah diabsorpsi plastic. .lpha ocopherol merupakan senya)a yang sangat lipofil
15

dan merupakan pelarut yang bagus untuk banyak obat yang kelarutannya rendah. Butylated +ydro#y.nisole (B+.) /fektifitas antioksidan meningkat dengan penambahan senya)a sinergisnya seperti lesitin dan ascorbyl palmitat. !enggunaan jangka panjang dan kontak intensif dengan kulit dapat menyebabkan erythema dan conduct dermatitis. Eentang pemakaian * =.==$ L =.=' 9 v:v Serbuk 4ristal putih atau hampir putih atau berupa )a# padat putih kekuningan dengan bau aromatis karakteristis yang samar<samar. itik didih * %0-o" pada ?-' mm+g Bm * $>=.%' Berat jenis * $.$$? g:cm& 4elarutan * praktis tidak larut dalam airB larut dalam methanol, dalam M '=9 etanol dalam air, propilen glokol, kloroform,eter, heksan, cotton seed oil, peanut oil, soybean oil, glyceryl monooleat, lard dan larutan alkali hidroksida. (nkompatibilitas * mengalami reaksi karakteristik senya)a fenol. (nkompatibel dengan o#idi;ing agent dan garam ferri. Sejumlah kotoran logam dan paparan cahaya menyebabkan hilangnya )arna dan aktivitasnya. !enyimpanan * dalam )adah tertutup, terlindungi dari cahaya, pada tempat kering dan sejuk. B+. sering digunakan dalam kombinasinya dengan antioksidan yang lain, khususnya B+ dan alkil gallat serta dengan sequestrant atau sinergisnya seperti asam sitrar. 5emiliki aktivitas antimikroba, aktivitas terbesar terhadap bakteri gram (N). Butylated +ydro#y oluene (B+ ) Eentang pemakaian *=.==' L =.=%9 4ristal padat putih atau kuning atau berupa serbuk dengan bau karakteristik yang samar. itik didih * %0'o"
16

itik leleh * ?=o" B5 * %%=.&' Berat jenis * $.=&$ g:cm& 4elarutan * praktis tidak larut dalam air, glycerin, propilen glikol, larutan alkali hidroksida dan larutan asam mineralB larut dalam aseton, ben;ene, etanol (7'9), eter, methanol, toluene, fi#ed oil dan mineral oils. 6ebih larut dalam minyak dan lemak dibandingkan B+..

B+

digunakan sebagai antioksidan pada kosmetik,

makanan dan farmasetikal. Biasa digunakan untuk menunda : mencegah ranciditas oksidatif dari minyak dan lemak serta mencegah hilangnya aktivitas vitamin yang larut lemak. (nkompatibilitas * mengalami reaksi karakteristik fenol. 4ompatibel dengan o#idi;ing agent seperti pero#ide dan permanganate. menyebabkan 4ontak spontaneous dengan o#idi;ing Iaram agent besi combustion.

menyebabkan hilangnya )arna dan aktivitas. !emanasan dengan sejumlah katalitik asam menyebabkan dekomposisi yang cepat dengan pelepasan gas isobutene yang mudah terbakar. B+ memiliki aktivitas antiviral dan digunakan untuk

mengobati herpes simple# labiaus. 2irekomendasikan sebagai non irritant dan non sensiti;ing pada kadar sebagai antioksidan. .sam askorbat (vitamin ") Eentang pemakaian * =.==?' <=.$9 !emerian * praktis tidak berbau, serbuk putih kekuningan 4elarutan * praktis tidak larut dalam airB sukar larut dalam olive oil, peanut oil, sunflo)er oilB larut dalam eterB mudah larut dalam aseton, etanol, methanol, propan<%<ol. Stabilitas * stabil dalam keadaan kering, cahaya dan kelembaban tinggi menyebabkan teroksidasi dan menjadi tidak ber)arna.
17

(nkompatibilitas * inkompatibel dengan o#idi;ing agents dalam larutan oksidasi dikatalisis oleh ion besi seperti "u%N dan ,e&N

Bahan terpilih * Butylated +ydro#y oluene (B+ ) .lasan * < B+ mudah larut dalam fi#ed oil dan mineral oil disbanding dengan B+. /fektif dalam konsentrasi kecil

18

19

20

3inc O#ide 2ibuat sediaan ointment dengan basis emulsifying agent,alasan* 6ebih melekat dikulit sehingga diharapkan efek terapi lebih cepat tercapai 2apat bercampur dengan keringat 5udah dicuci dengan air

!erlu bahan basis* fase minyak !ilihan* <cetostearyl alcohol <cera alba <vaselin flavum <vaselin album <parafin liquidum <Da lauryl sulfat erpilih* <cetostearyl alcohol <Da lauryl sulfat .lasan* $.2ipilih cetostearyl alcohol pada sediaan topical, dapat membantu meningkatkan viskositas sehingga dapat membentuk konsistensi yang baik %.2ipilih Da lauryl sulfat yang merupakan emulgator karena Da lauryl sulfat dapat membentuk konsistensi emulsi yang baik bila dikombinasi dengan cetostearyl alcohol

.danya fase minyak dapat menyebabkan sediaan mudah teroksidasi !erlu antioksidan yang larut fase minyak !ilihan* <vitamin / <B+. <B+ <vitamin " erpilih* B+ .lasan* $.B+ lebih mudah larut dalam fi#ed oil dan mineral oil disbanding antioksidan lain %.2alam konsentrasi kecil antara =.==?' L =.==$9, B+ sudah dapat berfungsi sebagai antioksidan

3nO mudah teroksidasi jika terpapar "O% +igroskopis dan mudah menggumpal 3nO diayak dahulu dengan ayakan sebelum diformulasi

3nO praktis tidak larut dalam air Antuk memudahkan pendispersian 3nO perlu diperkecil ukuran partikelnya !erlu 6evigating agent !ilihan* <Ilycerin <!araffin 6iquidum <"astor oil <!ropilen glikol <Olive oil erpilih* !araffin 6iquidum Selain sebagai basis dan levigating agent, paraffin liquidum juga memiliki efek emollient

21

3inc O#ide

2ibuat sediaan ointment dengan basis )ater soluble,alasan* 2apat bercampur dengan keringat 5udah dicuci : dibersihkan dengan air

!erlu basis sebagai pemba)a !ilihan* <!arafin 6iquidum <"era alba <"etostearyl alcohol <!/I : macrogol <8aselin alba <!arffin solidum

3nO mudah teroksidasi jika terpapar "O% +igroskopis dan mudah menggumpal 3nO diayak dahulu dengan ayakan sebelum diformulasi

3nO praktis tidak larut dalam air Antuk memudahkan pendispersian 3nO perlu diperkecil ukuran partikelnya !erlu 6evigating agent !ilihan* <!/I -==

erpilih* <5acrogol -== <5acrogol $'== <5acrogol 0=== .lasan* $.2iharapkan digunakan macrogol dengan berbagai konsistensi dapat menghasilkan salep dengan konsistensi yang baik %.5acrogol sangat mudah dibersihkan dan dicuci dengan air serta tidak mengalami penetrasi kedalam kulit

<Ilycerin <!araffin 6iquidum <"astor oil <!ropilen glikol <Olive oil erpilih* !/I -==

Selain sebagai levigating agent, !/I -== juga berfungsi sebagai basis sehingga lebih efisien

22

RANCANGAN FORMULA

BAHAN 3nO B+ !ropilen glikol "etostearil alkohol !arafin 6iquidum !arafin Solidum 1ool fat 8aselin .lbum

RENTANG PEMAKAIAN

FUNGSI Bahan aktif .ntioksidan 6evigating agent Basis Basis Basis Basis Basis

FORMULA I 9 $' =,$ $' $= < $= %= %7,7= gram & =,=% & % < % ',7?

FORMULA II 9 $' =,$ < %= $' < < -',7 gram & =,=% < & < < 7,$>

?,'9 < %=9 =,==?'9 < =,$9 < < =,$9 < 7'9 < < Ap to $==9

BAHAN 3nO B+ Da<6auril Sulfat "etostearil alkohol !arafin 6iquidum 8aselin .lbum 5acrogol -== 5acrogol $'== 5acrogol 0===

RENTANG PEMAKAIAN

FUNGSI Bahan aktif .ntioksidan Basis emulsi Basis emulsi Basis O levigating agent Basis Basis )ater soluble O pembasah

FORMULA III 9 $' =,$ % > $' '7,>' < < < gram & =,=% =,$,0 & $$,7? < < <

FORMULA IV 9 $' < < < < < -= %= %' gram & < < < < <
> P ?,% ml

?,'9 < %=9 =,==?'9 < =,$9 =,'9 < %,'9 < =,$9 < 7'9 Ap to $==9 < < <

'

Formula I Ba!"! S#ra$%


BAHAN 3nO !ropilen glikol B+ FUNGSI Bahan aktif 6evigating agent .ntioksidan RENTANG &G DIPERBOLEHKAN ?,'9 < %=9 P $'9 =,==?'9 < =,$9 RENTANG PEMAKAIAN $'9 $'9 =,$9 BERAT DALAM '( GRAM & gram & gram P %,>7 ml =,=% gram

23

"etostearil alcohol 1ool ,at !arafin Solidum 8aselin .lbum

Basis Basis Basis Basis

< < < Ap to $==9

$=9 %=9 $=9 %7,7=9

% gram - gram % gram ',7? gram

Ba)an P#m*ua+an
3nO diayak dengan ayakan no. mesh tertentu, lalu timbang & gram "etostearil alcohol N !arafin Solidum N 1ool ,at N 8aselin .lbum

3nO N !ropilen glikol qs ad terbasahi

6ebur di atas )ater bath

.duk ad homogen

B+ N sisa !ropilen glikol

.duk ad homogen

.duk ad homogen dan terbentuk massa semisolid

/valuasi

Formula II Ba!"! H",ro-ar*on%


BAHAN 3nO B+ !arafin 6iquidum "etostearil alcohol FUNGSI Bahan aktif .ntioksidan 6evigating agent, basis Basis RENTANG &G DIPERBOLEHKAN ?,'9 < %=9 =,==?'9 < =,$9 =,$9 < 7'9 < RENTANG PEMAKAIAN $'9 =,$9 $'9 %=9 BERAT DALAM '( GRAM & gram =,=% gram & gram - gram

24

8aselin .lbum

Basis

Ap to $==9

-',7=9

7,$> gram

Ba)an P#m*ua+an
3nO diayak dengan ayakan no. mesh tertentu, lalu ditimbang & gram 3nO N !arafin 6iquidum qs ad terbasahi "etostearil alcohol N 8aselin .lbum N sisa !arafin 6iquidum

6ebur di atas )ater bath

.duk ad homogen

B+ N !arafin 6iquidum qs

.duk ad homogen

.duk ad homogen

/valuasi

Formula III Emul!"./"n) *a!#%


BAHAN 3nO B+ Da<6auril Sulfat "etostearil alcohol 8aselin .lbum !arafin 6iquidum FUNGSI Bahan aktif .ntioksidan Basis emulsi Basis emulsi Basis 6evigating agent, basis RENTANG &G DIPERBOLEHKAN ?,'9 < %=9 =,==?'9 < =,$9 =,'9 < %,'9 < Ap to $==9 =,$9 < 7'9 RENTANG PEMAKAIAN $'9 =,$9 %9 >9 '7,>'9 $'9 BERAT DALAM '( GRAM & gram =,=% gram =,- gram $,0 gram $$,7? gram & gram

25

Ba)an P#m*ua+an
3nO diayak dengan ayakan no. mesh tertentu, lalu timbang & gram Da<6auril Sulfat N "etostearil alcohol N 8aselin .lbum N Sisa !arafin 6iquidum

3nO N !arafin 6iquidum qs ad terbasahi

6ebur di atas )ater bath

.duk ad homogen

B+ N !arafin 6iquidum qs

.duk ad homogen

.duk ad homogen dan terbentuk massa semisolid

/valuasi

Formula IV 0a+#r Solu*l#% untuk antiseptic, astringent


Eentang yang 2iperbolehkan ?,'9 < %=9 < < < Berat dalam %= gram & gram > gram J ?,% ml - gram ' gram

Bahan 3nO 5acrogol -== 5acrogol $'== 5acrogol 0===

,ungsi Bahan .ktif Basis dan !embasah Basis Basis

9 !emakaian $'9 -=9 %=9 %'9

BC 5acrogol -== J $,$%= g:cm&

26

Cara P#m*ua+an1

3nO diayak

5acrogol -== N 5acrogol $'== N 5acrogol 0===

lebur
N 5acrogol -== aa .duk ad lebur dan homogen

.d terbasahi "ampur dan aduk ad homogen dan dingin

Formula U$ S2al#
BAHAN FUNGSI RENTANG &G DIPERBOLEHKAN ?.'9 < %=9 =.==?'9 < =.$9 =.'9 < %.'9 < RENTANG PEMAKAIAN $'9 =.$9 %9 >9 BERAT DALAM '3( GRAM )ram% &?.' =.%' ' %=

3nO B+ Da<6auril Sulfat "etostearil

Bahan aktif .ntioksidan Basis emulsi Basis emulsi

27

.lkohol 8aselin .lbum 6iquid !arafin Basis 6evigating agent O Basis Ap to $==9 =.$9 < 7'9 '7.>'9 $'9 $-7.0& &.?'

Ba)an P#m*ua+an
3nO diayak dengan ayakan no. mesh tertentu, lalu timbang Da<6auril Sulfat N "etostearil .lkohol N 8aselin .lbum

3nO N 6iquid parafin qs ad terbasahi

6ebur di atas )ater bath

.duk ad homogen

B+ N 6iquid !arafin

.duk ad homogen

.duk ad homogen dan terbentuk massa semisolid

/valuasi

28

RANCANGAN EVALUASI

Do $

Cenis /valuasi Organoleptis

.lat !anca (ndra

"ara 4erja 5engamati )arna sediaan 5engamati bau sediaan 5engamati tekstur sediaan 5asukkan sediaan pada cup "elupkan rotor penggerak hingga

8iskositas

8iskosimeter 8 <=-

seluruh rotor tercelup Calankan alat, catat angka yang tertera pada skala 6akukan replikasi &# Sediaan dioleskan pada p+ Aniversal menggunakan batang pengaduk Sediaan dibersihkan, dilihat )arna dari

&

p+

p+ Aniversal

p+ Aniversal dan dicocokkan dengan )arna yang cocok p+ dicatat sesuai dengan p+ yang ditunjukkan p+ Aniversal Sejumlah tertentu sampel diletakkan pada kaca berskala utup sampel dengan kaca berskala

Beri beban tertentu di atas kaca 2aya Sebar 6empeng 4aca Berskala Akur diameter penyebaran Berat beban ditingkatkan teratur dan diameter penyebaran diukur tiap penambahan beban Buat kurva dan catat diameternya

'

.septabilitas

4uisioner

5enentukkan criteria aseptabilitas yang akan diuji


29

2ilakukan scoring untuk masing< masing criteria (kelembutan, kemudahan dioles, kesan saat pemakaian) 5enganalisis hasil (data) pengujian 5asukkan +%SO- $D sebagai media disolusi, pasang alat tanpa cakram, biarkan suhu &% F =,'o" 6ekatkan sediaan uji pada cakram dengan perekat yang sesuai pada cakram. 4eringkan selama $ menit. 6etakkan cakram pada dasar labu secara mendatar dengan permukaan pelepasan menghadap ke atas sejajar ujung dayung. 2ayung di atas 0 Aji !elepasan (,( (8, hal $=%0) cakram itrasi .sam Basa Calankan alat dengan kecepatan tertentu. 6akukan sampling pada interval )aktu tertentu pada tempat, antara permukaan media disolusi dan dayung tidak kurang dari $ cm dari dinding labu. 6akukan pergantian volume dan koreksi jika diperlukan. .mati sampel dengan titrasi kelebihan asam sulfat oleh DaO+ $D. $ ml +%SO- P -=,07 mg 3nO

!enetapan 4adar (AS! %- vol %, p.$?07)

itrasi .sam Basa

imbang $== mg sediaan di krus porselen

!anaskan hingga meleleh. eruskan


30

pemanasan bertingkat hingga tersisa residu ber)arna kuning dan dingin. 6arutkan residu dalam $= ml +%SO%D, panaskan hingga larut sempurna. !indahkan ke beker, bilas krus dengan aquades, masukkan beker glass. ambahkan aquadest ad '= ml ambahkan buffer ammonia $' ml dan eriochrome black $ml. 6akukan titrasi dengan Da /2 . =,=' 5 $ ml Da /2 . P -,=07 mg 3nO.

31

HASIL EVALUASI SEDIAAN

$. Organoleptis a. Bentuk dan struktur b. 1arna c. Bau * ointment dan teksturnya lembut * putih *<

%. !enetapan 8iskositas .lat a. * Eion 8iskositester 8 L =- / %'= d!aS

&. !enetapan p+ 4alibrasi p+ meter 2apar standar p+ 0 terbaca '.0& Q faktor koreksi J N =.&? p+ air terbaca -.%7 a. p+ b. p+ c. p+ J '.'% N =.&? J'.>7 (&=.> R") J '.0= N =,&? J '.7? (&=.- R") J '.'' N =.&? J '.7% (&$.$ R")

p+ rata<rata J '.7& S2 J =.=-

-. 2aya Sebar
32

Beban (gram) = $ % & !ersamaan regresi * @ J =.%' # N &.> E J =.77&2aya sebar * =,%' cm:g

2iameter (cm) &.> -.= -.& -.& -.&

4apasitas penyebaran * -,& cm:%g

'. /valuasi .septabilitas 4riteria uji Skor Cumlah Skor # Cumlah


33

Eesponden 4elembutan Sangat lembut 6embut .gak lembut & % $ = $= =

Eesponden

= %= =

4emudahan pengolesan Sangat mudah dioleskan 5udah dioleskan .gak sulit dioleskan & % $ $ 7 = & $> =

Sensasi yang ditimbulkan 2ingin idak menimbulkan % $ = $= = $=

sensasi 4emudahan pencucian Sangat mudah dicuci 5udah dicuci Sukar dicuci & % $ = % > = >

34

PEMBAHASAN
35

2alam praktikum ini dibuat sediaan semisolid ;ink o#ide ointment. Sediaaan ointment terdiri dari beberapa basis antara lain basis serap, basis hidrokarbon, basis emulsi, dan basis yang larut air. !emilihan basis yang akan digunakan berdasarkan sifat fisika kimia dari bahan aktif, tempat pemakaian, dan tujuan pemakaian obat. Antuk pemilihan basis pada sediaan ;ink o#ide ointment didasarkan pada tujuan penggunaannya. 3ink o#ide ada beberapa tujuan antara lain sebagai antiseptik, sun screne, astringen. !ada sediaan yang kami buat, tujuan pemakaian ;ink o#ide sebagai sun screne. 4arena itu dipilih basis emulsi yaitu formula &, dengan pertimbangan bah)a formula & menghasilkan sediaan yang aseptabel yaitu lembut, mudah dioleskan, serta tidak mudah tercucikan oleh air. Setelah dilakukan skala besar, dilakukan evaluasi. /valuasi yang dilakukan antara lain aseptabilitas, p+, viskositas, dan daya sebar. 2ari data evaluasi aseptabilitas didapatkan hasil bah)a sediaan kami memenuhi aseptabilitas karena hasil sediaan kami memiliki tekstur halus, mudah dioleskan, lembut dan tidak mudah dicuci. idak mudah dicuci merupakan spesifikasi yang diinginkan untuk sediaan ointment dengan basis emulsi yang ditujukan untuk sun screne. !ada penentuan p+ sediaan, diperoleh bah)a p+ sediaan kami adalah ',7&. +asil tersebut sudah memenuhi rentang p+ pada spesifikasi sediaan yang kami inginkan. /valuasi viskositas juga dilakukan pada sediaan dimana viskositas sediaan berpengaruh pada kemudahan dioleskan dari sediaan tersebut. /valuasi viskositas dilakukan dengan menggunakan alat Eion 8iskositester 8 L =- / dan diperoleh viskositas sebesar %'= d!.s. Sedangkan uji daya sebar dilakukan dengan meletakkan $ gram sediaan diantara dua lapis kaca yang kemudian diatas kaca tersebut diletakkan beban dari yang terkecil dan terus ditingkatkan hingga tidak ada perubahan diameter (tidak menyebar lagi). Beban dimana sediaan sudah tidak menyebar lagi menunjukkan daya sebar maksimum (kapasitas sebar), kemudahan dioleskan didasarkan pada harga slope yang didapat dari regresi antara beban yang ditambahkan vs diameter sebar. Semakin besar slope berarti semakin mudah dioleskan, namun pada praktikum ini kami hanya membuat satu sediaan sehingga tidak dapat dibandingkan. 2alam uji ini, diperoleh daya sebar sebesar =,%' cm:g dan kapasitas penyebarannya sebesar -,& cm:%g.

KESIMPULAN
36

$. Basis yang digunakan untuk sediaan ointment dengan bahan aktif ;ink o#ide adalah basis emulsi. %. 2ari hasil evaluasi diperoleh hasil* 8iskositas p+ * %'= d!.S

* ',7& (memenuhi spesifikasi)

Organoleptis * o 1arna o * putih (memenuhi spesifikasi) ekstur * *=,%' cm:g * -,& cm:%g * halus

2aya sebar o 2aya sebar

o 4apasitas penyebaran

.kseptabilitas * lembut, mudah dioleskan, serta tidak mudah tercucikan oleh air.

37

DAFTAR PUSTAKA

"rennaro. .. E. %===. Eemington. The Science and Practice of Pharmacy vol I. !hiladelpia "ollege of !harmacy and Science* !hiladelpia. 2epartemen 4esehatan E(. $77'. Farmakope Indonesia, edisi IV. Cakarta* 2epartemen 4esehatan E(. Ianis)ara, Sulistia I. Farmakologi dan Terapi, edisi 5. Cakarta* Bagian ,armakologi ,4 A(. 6und, 1. $77-. The Pharmaceutical ode!" Principles and Practice of Pharmaceutics #$th ed" 6ondon. !harmaceutical !ress. Eo)e, Eaymond "B Sheskey, !aul C and 1ellen, !aul C. %==&. %andbook of Pharmaceutical &!ipients, 'th edition. 6ondon* !harmaceutical !ress.

38