Anda di halaman 1dari 5

About Diabetes Pro-De-Em

Teh celup untuk kecing manis


April 7, 2007 by yanti Filed under Kontributor Comments Off PREVALENSI penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi di Indonesia cukup tinggi. Menurut data Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga tahun 1995, yaitu 8,3% per 100 anggota rumah tangga. Pada umumnya perempuan lebih banyak menderita penyakit ini dibandingkan dengan pria. Data ini cukup mengkhawatirkan, mengingat hipertensi merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan setiap tahun semakin meningkat jumlah penderitanya. Ada beberapa solusi yang telah lama digunakan secara umum dapat menekan penyakit dalam seperti hipertensi dan diabetes, antara lain berolah-raga dan diet secara teratur. Dan yang dianggap paling praktis banyak konsumen adalah penggunaan obat kimia. Namun zaman sekarang yang lebih sadar terhadap kesehatan dan pengobatan alami, obat-obat tradisional yang berbasis herbal sering menjadi pilihan utama masyarakat. Salah satunya, mengkudu alias pace atau buah noni yang bernama ilmiah Morinda Citrifolia, merupakan salah satu tumbuhan berkhasiat yang banyak di konsumsi. Mengkudu yang tergolong resmi sebagai tanaman obat nasional, dalam kapasitas pemakaian tertentu, buah ini berkhasiat memulihkan beragam penyakit yang memakan waktu lama dalam penyembuhannya. Hasil penelitian terbaru terhadap khasiat buah ini dilakukan oleh Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, Guru Besar Farmasi Universitas Indonesia, diumumkan pada 28 September 2004 lalu. Penelitian khasiat mengkudu dilakukan bersama dengan tim peneliti di Pusat Studi Obat Bahan Alam (PS-OBA) Departemen Farmasi Universitas Indonesia. Dari hasil Uji Pre Klinis terdapat bukti mengkudu efektif dan aman dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan menstabilkan kadar gula darah serta tidak memberikan efek samping. Ini tentu hasil yang menggembirakan untuk para penderita hipertensi dan diabetes. Selain tekanan darah tinggi, para ilmuwan barat yaitu Dr. Isabella Abbot, seorang ahli botani pada tahun 1992 juga mengidentifikasi dan mengkonfirmasi, mengkudu mengandung zat-zat aktif yang sangat bermanfaat untuk mengontrol diabetes, kanker, meredam gangguan diabetes, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, gangguan hormon tiroid serta defisiensi daya tahan tubuh akibat penyakit virus Epstein-Barr, candidas kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga atau Altered Energy Syndrome (AES).

Mengkudu bisa menyembuhkan begitu banyak jenis penyakit. Karena di dalam buah ini didapati zat yang dapat merangsang respon pembentukan kekebalan tubuh, membersihkan darah, mengatur fungsi sel, regenerasi sel yang rusak dan menghambat pertumbuhan tumor. Buah nan buruk rupa namun sarat manfaat ini juga terbukti mengandung zat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menormalkan tekanan darah, menghilangkan rasa sakit, antiperadangan dan antialergi, mengatur siklus suasana hati dan mengatur siklus energi tubuh. Meski buah ini sarat manfaat, banyak dari penderita masih enggan mengkonsumsinya, karena rasa dan baunya yang kurang sedap. Untuk mensiasati hal ini produsen herbal banyak berperan dalam membuat mengkudu menjadi kemasan yang menarik dan mudah dikonsumsi. Salah satu produksi herbal di Indonesia yang sudah berpengalaman menghasilkan produkproduk andalan dan telah mengekspor produknya adalah PT Jamu Puspo Internusa. Perusahaan ini mempunyai beberapa inovasi produk dalam varian bentuk kapsul sampai dengan teh celup. Menurut Konsultan Komunikasi perusahaan ini, Fara Andriani, merek-merek Jamu Puspo yang sudah di kenal luas antara lain Pacekap, Pro-DeEm dan Pace Tea. Pacekap berupa kapsul yang mengandung 100% ekstrak murni sari buah mengkudu/pace ini, dibuat melalui proses murni ekstraksi dengan pabrik berstandar internasional. Pacekap telah teruji aman dan efektif menurunkan tekanan darah tinggi dan menstabilkan kadar gula darah. Dalam hal penelitan uji toksisitas subkronis, hasil penelitian menyebutkan Pacekap aman dikonsumsi untuk jangka panjang dan tidak menimbulkan efek samping negatif pada fungsi organ-organ jantung, hati, fungsi ginjal dan keadaan hematologi. Pro-DeEm merupakan produk berupa teh celup bagi penderita diabetes yang secara lebih efektif dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dan harganya terjangkau bagi masyarakat. Pace Tea, berupa teh yang berfungsi untuk pencernaan mencegah daya tahan tubuh terhadap gejala-gejala flu, masuk angin, meningkatkan stamina dan konsentrasi beraktivitas. Dengan banyaknya pilihan yang ditawarkan produsen herbal untuk kemasan mengkudu, diharapkan penderita dapat mengonsumsi mengkudu secara maksimal agar dapat menekan tingginya laju penyakit-penyakit yang tidak dapat disembuhkan di Indonesia. Jamu Puspo juga telah mengekspor produk-produknya di pasar Timur Tengah yang meliputi negara UEA, Arab Saudi, Oman, Qatar, Kuwait dan Bahrain.

Pro-DeEm Pro-DeEm adalah teh celup pengobatan kencing manis (Diabetes Mellitus) yang mengandung tumbuhan obat berkhasiat, secara pre-Klinis terbukti efektif dan aman menurunkan kadar gula darah akibat Diabetes Mellitus. Komposisi: Setiap kantong teh celup Pro-DeEm @ 2 g mengandung : Morinda citrifolia fructus (Pace/Mengkudu) 700 mg

Mengkudu mengandung Proxeronine yang dapat membantu memperbaiki sel-sel beta pncreas yang rusak. Gymnema sylvestre 175 mg Gymnema Silvestre mengandung Asam Gymnemic yang dapat meningkatkan pengeluaran insulin pada sel beta pncreas dan menghambat penyerapan glucosa pada usus. Momordica charantia (Pare) 75 mg Pare mengandung Charantin dan Polypeptide-P Insulin yang dapat merangsang sel beta pncreas untuk mengeluarkan insulin dan memiliki sifat yang menyerupai insulin. Camellia sinensis (Teh) 1050 mg Daun teh mengandung Xantin & Polifenol yang dapat mengatur kadar insulin dalam darah. Selain itu dauh teh juga mengandung Mangan (Mn) yang dapat menguraikan molekul glucosa menjadi sumber energi. Indikasi : Membantu menurunkan kadar gula darah akibat penyakit Diabetes Mellitus. Penyakit Diabetes Mellitus atau biasa disebut penyakit kencing manis merupakan penyakit kronik yang bisa menyerang siapa saja tua atau muda, pria maupun wanita. Penyakit ini disebabkan karena tingginya kadar gula dalam darah akibat kekurangan insulin atau hormon insulin yang dihasilkan tidak mampu menstabilkan kadar gula dalam darah. Penyakit ini bersifat menahun sehingga bila tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan kerusakan berbagai organ tubuh. Pro-DeEm mengandung tumbuhan obat berkhasiat yang dapat menurunkan kadar gula darah dalam darah dan mencegah komplikasi akibat penyakit Diabetes Mellitus Pro-DeEm diolah secara moderen dan higienis sehingga khasiat dan kebersihannya terjaga. Minumlah Pro-DeEm secara teratur selama 1-2 minggu maka anda akan terhindar dari resiko penyakit Diabetes Mellitus. Perhatian: Pada wanita hamil, menyusui dan hipersensitif terhadap kandungan bahan-bahan yang terdapat dalam Pro-DeEm, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu kepada dokter. Cara Penyajian: Celupkan satu kantong Pro-DeEm ke dalam secangkir air panas, kemudian tutup dan biarkan selama beberapa menit ( 10 menit) hingga air berwarna coklat. Minumlah selagi hangat.

Deskripsi Produk Komposisi : - Morinda citrifolia fructus 700 mg - Gymnema Sylvestre 700 mg - Momordika charantia (Pare) 175 mg - Camellia sinensis (Daun teh) 75 mg Manfaat : - Menurunkan kadar gula darah. - Mencegah / menghambat komplikasi akibat Diabetes Mellitus.

Aturan pakai : 1 (satu) kantong teh celup sehari. Kemasan : 1 dus isi 12 kantong teh celup. Keunggulan : - Khasiat & keamanannya telah terbukti secara ilmiah melalui uji pre-klinis di Pusat Studi Obat Bahan Alam Universitas Indonesia. - Kombinasi tepat dari tumbuh - tumbuhan yang bersifat hipoglikemik (bersifat menurunkan kadar gula darah) sehingga efektif menurunkan kadar gula darah. - Tidak ada efek samping dan tidak mengganggu organ vital tubuh, seperti jantung, hati dan ginjal sekalipun dikonsumsi dalam jangka panjang. - Praktis dalam penyajian, hanya dicelupkan kedalam secangkir air panas, tidak perlu direbus. - Penyajian dalam bentuk cair mengakibatkan zat - zat yang bermanfaat dapat dengan mudah diserap oleh tubuh. - Harga terjangkau. Diabetes adalah penyakit kronik (menahun) yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah. Peningkatan kadar gula darah ini terjadi akibat adanya gangguan pada hormon insulin yang berfungsi mentransfer glukosa (gula) dari dalam darah ke dalam sel (untuk dijadikan energi) secara tidak optimal. Satu hal yang patut diwaspadai dari penyakit ini adalah ancaman komplikasinya. Bentuk komplikasi itu antara lain: gangguan ginjal, gangguan penglihatan, gangguan seksual, kerusakan saraf, gangguan peredarah darah dan jantung, serta mudah terkena infeksi. Namun patut dicatat, aneka komplikasi ini bisa dicegah bila penderita diabetes bisa mengontrol kadar gula darahnya agar selalu dalam batas normal. Untuk ini, penderita wajib menerapkan pola hidup sehat (misalnya tidak merokok, tidak menenggak minuman keras, dan menghindari stres), menjalankan pola makan yang baik, melakukan aktivitas fisik (olah raga) secara teratur dan memadai, dan jangan segan untuk melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala. Jika semua ini belum juga mampu menormalkan kadar gula darah, segera lakukan pengobatan. Untuk mengatasi diabetes, ada sejumlah tanaman obat yang diyakini berkhasiat. Tanamtanaman tersebut mengandung bahan aktif yang bersifat hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah). Apa saja tanaman berkhasiat itu? Salah satunya adalah mengkudu. Kandungan proxeronine dalam buah ini bisa membantu memperbaiki sel beta pankreas yang rusak. Selain itu, proxeronine juga mampu memperbaiki reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik. Selain mengkudu, ada beberapa tanaman lain yang juga mampu meredam kadar gula darah, yaitu pare, teh hijau, dan gymnema sylvestre. Penelitian menunjukkan, zat charantin dan polypeptide-P insulin pada pare mampu merangsang sel beta pankreas untuk mensekresi insulin. ''Dua zat aktif ini memiliki sifat yang menyerupai insulin (insulinomimetik),'' Bagaimana pula dengan daun teh hijau? Polifenol pada teh hijau mampu meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin. Selain itu, kandungan mangan (Mn) pada teh juga dapat menguraikan molekul glukosa menjadi sumber energi.Sementara gymnema sylvestre sangat

baik bagi penderita diabetes karena kandungan asam gymnemic-nya dapat meningkatkan sekresi insulin pada sel beta pankreas. ''Selain itu, tanaman ini juga bekerja dengan mencegah penyerapan glukosa pada usus.'' Sayangnya, gymnema sylvestre sulit ditemukan di Indonesia. Namun, bukan berarti Anda tak bisa memanfaatkan khasiat dari tanaman yang banyak terdapat di India ini. Mengapa demikian? Sebab, saat ini telah beredar obat herbal berbentuk teh celup yang mengandung empat tanaman berkhasiat itu. Pro-DeEm, demikian nama teh celup khusus untuk penderita diabetes ini. Penggunaan teh celup produksi PT Jamu Puspo Internusa ini tidak sulit. Celupkan satu kantung teh celup Pro-DeEm ke dalam secangkir air panas (sekitar 200 cc), tutup dan biarkan selama 10 menit. Setelah air berwarna agak kecokelatan, segera minum selagi hangat. Bila gula darah mulai turun ke titik normal, pemakaian bisa dikurangi menjadi dua hari sekali. Untuk hasil terbaik, penggunaan teh celup ini mesti dibarengi dengan gaya hidup dan pola makan yang baik. ''Apapun pengobatan diabetes, termasuk dengan Pro-DeEm, penderita harus tetap mengontrol pola makan.''