Anda di halaman 1dari 3

TUGAS INDIVIDU PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

NAMA NPM JURUSAN

: RANDY LINTJEWAS : 15109114 : SISTEM INFORMASI KELAS GENAP

Tahapan-tahapan SDLC yang paling sering digunakan adalah :

1.

Identifikasi, Seleksi, dan Perencanaan Sistem Mempelajari konsep sistem dan permasalahan yang hendak diselesaikan. apakah sistem baru tersebut realistis dalam masalah pembiayaan, waktu, serta perbedaan dengan sistem yang ada sekarang. Secara rinci pada tahapan ini yang dilakukan adalah sebagai berikut: Mengidentifikasi kebutuhan user Menyeleksi kebutuhan user dari proses identifikasi dengan melihat kapasitas teknologi dan efisiensi Merencanakan kebutuhan sistem, yakni: 1. Kebutuhan fungsional and non-fungsional Non-fungsional : Sistem bisa menjadi tidak digunakan jika tidak dipenuhi dan dapat menggunakan CASE (Computer Aided Software Engineering) tools, bahasa pemrograman tertentu. 2. Kebutuhan User (customer) 3. Kebutuhan Sistem (kontrak dengan klien) 4. Kebutuhan dokumen dan perangkat lunak (developer)

2.

Analisis Sistem Menganalisis konsep sistem, permasalahan dan keperluan yang hendak dibuat, antaralain meliputi: Analisa Teknologi, menganalisis teknologi apa yang digunakan pemilik desain Web seperti menggunakan desain grafis maka memerlukan Memerlukanteknologi seperti Adobe Photoshop, Macromedia Flash, Dreamweaver. data penyimpanan

secara informasi produk, Informasi Berita digunakan database seeprti Mysql, MSAccess. Analisa informasi, menganalisa mengenai informasi data yang akan menjadi data tetap dan data dinamis, kategori informasi data tetap adalah : profile perusahaan, visi dan misi, sejarah perusahaan, latar belakang perusahaan. Informasi dinamis adalah informasi yang selalu berubah dalam setiap periodik dapat setiap hari atau setiap jam. Informasi dinamis dalam sistem ini adalah : Informasi persediaan ( stock ) produk; Informasi Harga Produk dan diskon Informasi Artikel, tips dan trik Informasi dari masing keunggulan Produk atau produk yang sedang trend. Analisa User, mengkatogorikan user yang digunakan dalam sistem informasiWeb. User yang sudah memahami dan yang belum memahami. Analisa Biaya dan Resiko, dalam tahap ini diperhitungkan biaya yang akan dikeluarkan seperti biaya maintenance ( membayar domain ke ISP) atau biaya kirim ke user. Resiko yang terjadi adalah tidak sampainya produk ke user atau penipuan dari user.

3.

Desain Sistem Pada tahapan ini meliputi desain-desain antaralain: Desain Informasi (Desain form dan laporan/report), dalam tahap ini dimodelkan informasi link dari setiap halaman, jika dalam sistem tersebut terdapat database maka digunakan tahap development dan database disain; Desain Grafis (Desain Antarmuka dan dialog/message), dalam tahap ini disesuaikan dari warna, layout, gambar dan graphic; Database Application (Desain basis data dan file/framework), mendesain database yang akan digunakan; Desain Proses (struktur proses), tahap untuk memodelkan seluruh proses yang ada,seperti proses penyimpanan data, update artikel, dan menampilkan data dari database.

4. Implementasi Sistem Pada tahapan ini hal-hal yang dilakukan adalah sebagai berikut:

Pemrograman / pembuatan program (codding program) Uji coba lunak (software) Developmental (error testing per modul oleh programmer) Alpha testing (error testing ketika sistem digabungkan dengan antarmuka user , oleh software tester) Beta testing (testing dengan lingkungan dan data sebenarnya); Mengaplikasikan perangkat lunak pada lingkungan yang sebenarnya untuk digunakan oleh organisasi; Dokumentasi, membuat catatan terkait pelaksanaan implementasi sistem yang dilakukan; Pelatihan, memberikan pelatihan kepada pihak pemilik sistem dan user.

5. Tahapan Evaluasi Sistem Pada tahap ini dilakukan uji coba sistem yang telah selesai disusun.proses uji coba ini diperlukan untuk memastikan bahwa sistem tersebut sudah benar.Tahapan proses uji coba, antara lain: Mengecek alur sistem secara keseluruhan; Melakukan penelusuran pada sampel data; Pengecekan dan perbaikan error pada program yang diimplementasikan.

6. Maintenance/Pemeliharaan Sistem Sistem yang telah diimplemantasikan serta dapat mengikuti perkembangan dan perubahan apapun yang terjadi guna meraih tujuan penggunaannya. Adapun pada tahapan ini dapat dilakukan bebagai methoda yakni sebagai berikut: Corrective memperbaiki desain dan error pada program; Adaptive memodifikasi sistem untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan; Perfective Melibatkan sistem untuk menyelesaikan masalah baru atau mengambil kesempatan (penambahan fitur); Preventive Menjaga sistem dari kemungkinan masalah di masa yang akan datang.

------------------------------ S E K I A N, TERIMA KASIH -----------------------------