Anda di halaman 1dari 14

TERAPI AKTIFITAS BERMAIN MEWARNAI YANG DI RAWAT DI RUANG 15 RSSA MALANG 1.

Latar Belakan Anak yang masuk rumah sakit merupakan peristiwa yang sering menimbulkan pengalaman traumatik pada anak, yakni ketakutan dan ketegangan atau stress hospitalisasi. Stress ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya perpisahan dengan orang tua dan lingkungan bermain dan perlakuan tubuh akibat tindakan invasif yang menimbulkan rasa nyeri. Akibat akan menimbulkan berbagai reaksi seperti menolak makan, menangis, tidak kooperatif terhadap aktifitas sehari-hari serta menolak tindakan keperawatan yang diberikan. Berbagai cara dan metode telah banyak dikembangkan untuk menghindari masalah di atas, salah satunya adalah dengan melakukan terapi bermain kepada anak yang mengalami hospitalisasi. Selain merupakan bagian dari dunia anak, bermain juga dipercaya mampu menurunkan stress pada anak akibat lingkungan yang baru dan tindakan invasif selama proses perawatan di rumah sakit. Penerapan terapi bermain dalam penanganan anak yang dirawat di rumah sakit juga dapat memudahkan anak menyatakan rasa kecemasan dan ketakutan lewat permainan, mempercepat proses adaptasi di rumah sakit, anak dapat berkumpul dengan teman sebayanya di rumah sakit sehingga tidak merasa terisolir, anak mudah diajak bekerja sama dengan metode pendekatan proses keperawatan di rumah sakit. alam hal ini rumah sakit juga memfasilitasi dan berupaya ke arah positif sehingga anak merasa nyaman, dapat beradaptasi dengan lingkungan rumah sakit, begitu juga orang tua ! pengasuh yang mendampingi anak. "paya yang dilakukan adalah meminimalkan pengaruh negatif dari hospitalisasi yaitu melakukan kegiatan #$erapi Bermain%. &anfaat #$erapi Bermain% dalam penanganan anak yang dirawat di rumah sakit maka akan memudahkan anak menyatakan rasa kecemasan dan ketakutan lewat permainan, anak dapat berkumpul dengan teman sebayanya di rumah sakit sehingga tidak merasa terisolir, anak mudah diajak bekerja sama dengan metode pendekatan proses keperawatan di rumah sakit. Salah satu terapi bermain yang dapat mengurangi dampak negatif dari hospitalisasi adalah dengan mewarnai. &enggambar atau mewarnai bila sebagai suatu permainan yang #nondirective% memberikan kesempatan anak untuk bebas berekspresi dan sangat #therapeutic% 'sebagai permainan penyembuh !%therapeutic play%( ')haley, *++*(. &engekpresi #feeling%nya dengan menggambar!mewarnai gambar, berarti memberikan pada anak suatu cara untuk berkomunikasi, tanpa menggunakan kata ',eltman, -...(. Berdasarkan hal di atas, maka penulis merasa tertarik untuk melakukan kegiatan terapi aktifitas bermain tentang menyusun balok terhadap anak usia todler di /uang *0 /SSA &alang.

!. T"#"an a. $ujuan "mum1 engan bermain #mewarnai% dapat meminimalkan dampak hospitalisasi pada anak b. $ujuan 2husus1 &ampu berkomunikasi secara efektif dengan tenaga kesehatan. &engalihkan perhatian anak saat dilakukan tindakan keperawatan. &embuat suasana gembira dan senang. &emahami petunjuk dan perintah atau aturan bermain. &enebak jenis gambar alat transportasi. &ampu mewarnai gambar alat transportasi. &enjalin hubungan sosialisasi perawat dan anak. &engurangi tingkat kecemasan anak akibat hospitalisasi.

$. Wakt" %an te&'at a. )aktu permainan1 *. 3ama bermain 1 4. menit ' * 5 bermain( -. 6ari ! $anggal 1 7um8at, -+ 9ovember -.*4 4. )aktu 1 *.... ):B - selesai b. $empat bermain. /uang bermain ruang ;B /SSA &alang (. Pe)erta "ntuk kegiatan ini peserta yang dipilih adalah peserta yang memenuhi kriteria - $idak ada gangguan aktifitas gerak. - $idak berpenyakit menular. - 2ooperatif Peserta terdiri dari1 *. Pasien anak ruang ;B /SSA &alang -. <rang tua anak. 4. Perawat ruangan * - - orang. =. &ahasiswa 0-*. orang 0. Pembimbing 5. Sarana %an Me%*a a. Sarana1 - /uangan tempat bermain.

- 3antai untuk anak dan orang tua. b. &edia1 - >ambar kosong - Alat mewarnai - 6adiah sebagai reinforcement bagi anak - 7am ! pengukur waktu

+. S")"nan A,ara Permainan mengambil dan memindahkan balok ke dalam keranjang dilaksanakan secara tim dengan susunan acara sebagai berikut1 Wakt" Ke *atan 'era-at Ke *atan 'e)erta *. &engucapkan salam *. &embalas salam -. &emperkenalkan diri -. &endengarkan penjelasan 0 &enit 4. &enjelaskan tujuan dan 4. &endengarkan penjelasan Pembukaan peraturan kegiatan 'perkenalan( =. &enjelaskan balok yang =. &endengarkan penjelasan akan dijadikan media permainan *. &engumpulkan klien yang *. :kut berkumpul telah diseleksi -. &eminta kepada setiap anak -. &emperkenalkan diri dan untuk menyebutkan bersalaman dengan namanya masing-masing peserta yang lainnya dan bersalaman dengan semua peserta yang lain 4. &endengarkan penjelasan -. &enit 4. &enjelaskan kembali tentang Permainan permainan beserta alat=. &ulai bersiap-siap untuk alatnya memulai mewarnai =. &eminta anak-anak untuk 0. Senang mendapatkan bersiap-siap memulai hadiah mewarnai 0. &embagikan hadiah bagi para pemenang dan pada semua peserta *. &emberikan kesimpulan *. &endengarkan 0 &enit permainan -. &enjawab salam penutup Penutup -. &engucapkan salam '$erminasi ( penutup .. Ant*)*'a)* Ma)ala/ a. Penanganan klien yang tidak aktif saat aktifitas kelompok - &emanggil klien '<rang tua klien( - &emberi kesempatan kepada klien tersebut untuk menjawab sapaan perawat atau klien yang lain b. Bila klien meninggalkan permainan tanpa pamit 1

c. -

Panggil nama klien $anya alasan klien meninggalkan permainan Berikan penjelasan tentang tujuan permainan dan berikan penjelasan pada klien bahwa klien dapat melaksanakan keperluannya setelah itu klien boleh kembali lagi Bila ada klien lain ingin ikut Berikan penjelasan bahwa permainan ini ditujukan pada klien yang telah dipilih 2atakan pada klien lain bahwa ada permainan lain yang mungkin dapat diikuti oleh klien tersebut

0. Pen 1r an*)a)*an 7umlah fasilitator = orang dengan susunan sebagai berikut1 3eader 1 6endrik ?asilitator 1 &ahasiswa praktikan <bserver 1 )ahyu Pembagian tugas sebagai berikut1 a. 3eader, tugasnya1 - &engatur jalannya permainan mulai dari pembukaan sampai selesai. - &engarahkan permainan. - &emandu proses permainan. b. ?asilitator, tugasnya1 - &emfasilitasi anak untuk bermain. - &embimbing anak bermain. - &emperhatikan respon anak saat bermain. c. <bserver, tugasnya1 - &engawasi jalannya permainan. - &encatat proses permainan disesuaikan dengan rencana. - &encatat situasi penghambat dan pendukung proses bermain. - &enyusun laporan dan menilai hasil permainan dibantu dengan 3eader dan fasilitator.

2. Dena/ Ber&a*n Peran

LEADER

Klien / Ortu

Klien / Ortu

Klien / Ortu

Klien / Ortu

Klien / Ortu

?asilitator ?asilitator ?asilitator ?asilitator ?asilitator

OBSERVER

TERAPI AKTI3ITAS BERMAIN MEWARNAI DI RUANG .B RSSA MALANG

RUMA4 SAKIT UMUM Dr.SAIFUL ANWAR MALANG !51$

DAFTAR 4ADIR PESERTA SATUAN A6ARA BERMAIN MENYUSUN BAL7K DI RUANG .B RSSA MALANG 4ARI TANGGAL N7 NAMA 1. !. $. (. 5 +. .. 0. 2. 15. 8 8 TANDA TANGAN 19 !9 $9 (9 59 +9 .9 09 29 159

LEMBAR 7BSER3ASI SATUAN A6ARA BERMAIN MENYUSUN BAL7K DI RUANG 15 RSSA MALANG E3ALUASI YA Per)*a'an8 2esiapan alat-alat permainan 2esiapan ruangan permainan 2esiapan peserta dalam mengikuti permainan 2etepatan waktu Pr1)e)8 TIDAK

2emampuan leader memimpin permainan 2emampuan fasilitator dalam memfasilitasi anak /espon anak selama bermain 'kontak mata, kehadiran penuh, antusiasme anak selama bermain(

4a)*l8 2esan anak setelah permainan 2esan orang tua setelah permainan

TERAPI BERMAIN Me-arna* Ga&:ar Alat Tran)'1rta)* A. De;*n*)* Me-arna* Ga&:ar Bermain adalah cara alamiah bagi anak mengungkapkan konflik dalam dirinya yang tidak disadari '6urlock, *++*(. Bermain merupakan kegiatan yang dilakukan untuk kesenangan yang ditimbulkan tanpa mempertimbangkan hasil akhir sebagai ungkapan bahasa secara alami pada anak yang diekspresikan melalui bio-psiko-sosio anak yang berhubungan dengan lingkungan. Permainan adalah satu dari aspek yang paling penting dalam kehidupan seorang anak, dan merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk menghadapi dan mengatasi stress. Permainan adalah #pekerjaan% anak, dan dalam lingkup rumah sakit, permainan akan memberikan peluang untuk meningkatkan ekspresi emosional anak, termasuk pelepasan yang aman dari rasa marah dan benci. &ewarnai gambar merupakan terapi permainan yang ekspresif dan kreatif dapat dipakai sebagai media penyuluhan untuk anak, karena dapat memberikan perubahan perilaku yang positif, tanpa melihat diagnostik serta berat ringannya penyakit utama yang dideritanya. &ewarnai gambar merupakan terapi permainan yang kreatif untuk mengurangi stress dan kecemasan serta meningkatkan komunikasi pada anak. &enggambar atau mewarnai bila sebagai suatu permainan yang #nondirective% memberikan kesempatan anak untuk bebas berekspresi dan sangat #therapeutic% 'sebagai permainan penyembuh !%therapeutic play%( ')haley, *++*(. &engekpresi #feeling%nya dengan menggambar!mewarnai gambar, berarti memberikan pada anak suatu cara untuk berkomunikasi, tanpa menggunakan kata ',eltman, -...(. B. Da)ar<%a)ar Me-arna* Ga&:ar asar-dasar mewarnai gambar terbagi dalam beberapa hal, di antaranya 1 *. :nking :nking adalah proses dimana sebuah gambar kasar diperjelas dengan

garis-garis tegas dan tebal. Proses inking dapat dilakukan dengan spidol ataupun pensil warna yang memiliki kejelasan dalam memberi warna pada sketsa. -. @oloring @oloring merupakan kegiatan memberikan warna pada gambar. )arna yang diberikan sesuai sketsa. Setelah pemberian garis tegas dan tebal warna bisa dituangkan pada sketsa gambar. 4. Shading Shading berasal dari kata shadow yang berarti bayangan. sedangkan shading adalah proses peletakan bayangan pada suatu gambar sehingga memberikan kesan realistik dan 4 .

6. Ma,a&<&a,a& Warna )arna memegang peranan yang sangat penting dalam menggambar suatu objek. Pewarnaan yang menarik akan membuat gambar menjadi lebih hidup meskipun itu adalah objek yang sederhana. beberapa teknik pewarnaan yaitu 1 *. -. )arna Solid )arna padat terdiri dari satu warna dasar seperti merah, hijau, biru. )arna $erang >elap )arna terang gelap merupakan variasi dari warna-warna dasar 'merah, hijau, biru(. )arna-warna terang gelap ditimbulkan oleh cahaya yang menyinari suatu objek. Ada bagian dari objek yang banyak atau sedikit atau tidak sama sekali terkena cahaya sehingga menimbulkan efek tiga dimensi. 4. )arna >elas &erupakan salah satu aplikasi dari penggunaan warna gradasi yang menghasilkan suatu efek warna gelas pada suatu objek. =. )arna >radasi Alternatif lain dalam memberi dimensi pada objek adalah dengan menggunakan warna gradasi. )arna gradasi memberi jutaan warna pada suatu objek. )arna gradasi terdiri dari - jenis, yaitu 1 >radasi 3inier dan /adial dengan pengaturan daerah terang dan gelap yang berbeda. 0. )arna :nstance &erupakan A. salah satu teknik pewarnaan yang bertujuan untuk menghemat ukuran file dengan memanfaatkan simbol. )arna Bitmap $eknik pewarnaan yang bertujuan untuk memperkaya objek dengan tekstur yang diambil dari sebuah picture atau gambar yang diambil dari sebuah file. D. F"n )* Tera'* Ber&a*n Me-arna* Ga&:ar *. Perkembangan Sensorik &otorik &elalui permainan anak akan mampu mengungkapkan kemampuan fisiknya. $odler dan pra sekolah melalui gerakan tubuh, dimana kematangan dan maturitas akan membedakan masing-masing usia. -. Perkembangan 2ognitif!intelektual Berikut ini adalah

&embantu

mengenal

benda

sekitar'warna,

bentuk,

kegunaan(.

Perkembangan ini diperoleh melalui eksplorasi dan manipulasi benda disekitarnya baik dalam hal warna, ukuran, dan pentingnya benda tersebut. 4. 2reativitas Anak mengembangkan kreativitas, mencoba ide baru, bermain dengan semua media, puas dengan kreatifitas baru, dan minat terhadap lingkungan tinggi. =. Perkembangan Sosial iperoleh dengan belajar berinteraksi dengan orang lain dan mempelajari peran dalam kelompok, belajar memberi dan menerima, belajar benar salah, dan mampu mengenal tanggungjawab. 0. 2esadaran iri 'Self awarness( Anak belajar memahami kemampuan dirinya, kelemahan dan tingkah laku terhadap orang lain. A. Perkembangan &oral iperoleh melalui interaksi dengan orang lain, bertingkah laku sesuai harapan teman, menyesuaikan dengan aturan kelompok.. ;. $erapi Bermain memberikan kesempatan pada anak untuk mengekspresikan perasaan yang tidak enak, misalnya1 marah, takut, benci. B. Perkembangan 2omunikasi Bermain sebagai alat komunikasi terutama bagi anak yang belum dapat mengatakan secara verbal, misalnya1 melukis, menggambar, bermain peran. E. Fakt1r<Fakt1r Yan Me&'en ar"/* Akt*=*ta) Ber&a*n *. $ahap perkembangan, tiap tahap mempunyai potensi!keterbatasan. -. Status kesehatan, pada anak sakit maka perkembangan psikomotor dan kognitif terganggu. 4. 7enis kelamin, dimana anak laki-laki lebih tertarik dengan mekanikal sementara anak wanita mother role. =. 3ingkungan yang meliputi1 lokasi, negara, kultur. 0. Alat permainan. A. :ntelegensia.

;. Status sosial ekonomi. F. Ta/a' Perke&:an an Ber&a*n *. $ahap Cksplorasi &erupakan tahapan menggali dengan melihat cara bermain. -. $ahap Permainan Setelah tahu cara bermain, anak mulai masuk dalam tahap perminan. 4. $ahap Bermain Sungguhan Anak sudah ikut dalam perminan. =. $ahap &elamun &erupakan tahapan terakhir anak membayangkan permainan berikutnya.

DAFTAR PUSTAKA ?oster and 6umsberger. *++B. Family Centered Nursing Care of Children . )B sauders @ompany. Philadelpia. "SA 6urlock, C. B. *++*. Perkembangan anak. jilid :. Crlangga. 7akarta. ,eltman &,) Browne 2. . -.... An Cvaluation of ?avorite 2ind of 00. )haley 3.?, )ong .3. *++*. 9ursing @are of infants and children in-ed, St 3ouis 1 &osby year book, 1 **-A. Anonim. EAvailable from "/3F http1!!ibitv.wordpress.com!-.*.!.;!-0!dasar-dasarmewarnai-gambar! diakses tanggal -; 9ovember -.*4. ay rawing

from Psychially &altreated @hildren. @hild Abuse and 9eglect..,-= 1 *-=+ D