Anda di halaman 1dari 5

Relasi dan Fungsi A.

Relasi Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah hubungan yang memasangkan anggota A dengan anggota B. Relasi dapat dinyatakan dengan : 1. Diagram Panah Contoh : Diketahui A = {1, 2, 3} dan B = {1, 3, 6}. Maka relasi yaitu Faktor dari dari himpunan A ke himpunan B dapat dinyatakan dengan diagram panah sebagai berikut :

2.

Diagram Cartesius Contoh : Diketahui A = {1, 2, 3} dan B = {1, 3, 6}. Maka relasi yaitu Faktor dari dari himpunan A ke himpunan B dapat dinyatakan dengan diagram Cartesius sebagai berikut :

3.

B.

Himpunan Pasangan Berurutan Contoh : Diketahui A = {1, 2, 3} dan B = {1, 3, 6}. Maka relasi yaitu Faktor dari dari himpunan A ke himpunan B dapat dinyatakan dengan himpunan pasangan berurutan sebagai berikut : {(1,1), (1, 3), (1, 6), (2, 6), (3, 3), (3, 6)} Fungsi (Pemetaan) 1. Pengertian Fungsi (Pemetaan) Fungsi atau pemetaan dri himpunan A ke himpunan B dalah relasi yang memasangkan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B. Tepat satu artinya anggota A tidak boleh memiliki lebih dari satu pasangan dan tidak boleh tidak berpasangan.

Ringkasan Materi Matematika Untuk SMP Persiapan UN


Web : erajenius.blogspot.com --- FB. : Era Jenius --- CP. 085655092901 - 085331221413

Contoh Pemetaan :

Contoh bukan Pemetaan :

2.

Domain, Kodmain dan Range Himpunan A disebut daerah asal atau Domain Himpunan B disebut daerah kawan atau Kodomain Himpunan B yang menjadi pasangan di A disebut daerah hasil atau Range Contoh : Domain : A = {1, 2, 3} Kodomain : B = {1, 3, 6} Range : {1, 3}

3.

C.

Banyak Fungsi (Pemetaan) Jika banyaknya anggota himpunan A adalah n(A) dan banyak anggota himpunan B adalah n(B), maka : Banyaknya fungsi dari A ke B = n(B)n(A) Banyaknya fungsi dari B ke A = n(A)n(B) Contoh : Diketahui A = {1, 2, 3, 4} dan B = {Ana, Ani, Amir}, maka n(A) = 4 dan n(B) = 3. a. Banyak fungsi yang mungkin dari A ke B = n(B)n(A) = 34 = 81 b. Banyak fungsi yang mungkin dari B ke A = n(A)n(B) = 43 = 64 Notasi dan Rumus Fungsi Linear 1. Notasi fungsi linear Fungsi linear dinotasikan dengan f : x ax + b

Ringkasan Materi Matematika Untuk SMP Persiapan UN


Web : erajenius.blogspot.com --- FB. : Era Jenius --- CP. 085655092901 - 085331221413

2.

3.

Keterangan : f = nama fungsi x = anggota daerah asal ax + b = bayangan dari x Contoh : Diketahui pemetaan f : x 2 3x. Jika daerah asalnya {-1, 0, 1, 2} maka daerah hasilnya akan diperoleh : f : -1 2 3. (-1) = 5 f : 0 2 3. (0) = 2 f : 1 2 3 (1) = -1 f : 2 2 3. (2) = -4 Jadi daerah hasilnya adalah {5, 2, -1, -4} Rumus Fungsi Linear f(x) = ax + b x variabel dari f(x) nilai fungsi. Contoh : f(x) = 4x + 1 nilai fungsi untuk x = 2 adalah : f(2) = 4. 2 + 1 = 8 + 1 = 9 Grafik Fungsi Linear Contoh : Jika fungsi f(x) = 2x + 1 Gambarkan fungsi linear tersebut ke dalam bentuk grafik ! Jawab : Dimisalkan nilai x = 0 dan x = 1 Untuk x = 0 y = 2. 0 + 1 = 1, maka diperoleh koordinat (0,1) Untuk x = 1 y = 2. 1 + 1 = 3, maka diperoleh koordinat (1,3)

D.

Korespondensi Satu Satu 1. Pengertian Himpunan A dikatakan berkorespondensi satu-satu dengan himpunan B jika setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B dan setiap anggota B dipasangkan dengan tepat satu anggota A. Dengan demikian banyaknya anggota himpunan A dan himpunan B harus sama banyak.

Ringkasan Materi Matematika Untuk SMP Persiapan UN


Web : erajenius.blogspot.com --- FB. : Era Jenius --- CP. 085655092901 - 085331221413

Contoh :

2.

E.

Banyak Korespondensi Satu-Satu Jika n(A) = n(B) = n, maka banyaknya korespondensi satu-satu yang mungkin antara himpunan A dan B adalah : 1 x 2 x 3 x x (n-1) x n Contoh : Diketahui himpunan A = {1, 2, 3, 4} dan B = {Angsa, Itik, Ayam, Burung}, maka BAnyaknya korespondensi satu-satu yang mungkin untuk himpunan A dan B adalah : 1 x 2 x 3 x 4 = 24 Latihan Soal 1. Perhatikan diagram panah berikut :

2.

3.

Relasi dari himpunan P ke himpunan Q adalah a. Faktor dari c. Kurang dari b. Lebih dari d. Setengah dari (UN 2006/2007) Diketahui P = {p, q} dan Q = {r, s, t, u}. Himpunan pasangan berurutan dibawah ini yang merupakan pemetaan dari P keQ adalah a. { (p, u),(q, u) } b. { (p, r), (p, s),(q, t),(q, u) } c. { (p, q),(q, r), (r, s),(s, t),(t, u) } d. { (p, r), (p, s),(p, t),(q, u), (q, f) } (UN 2002/2003) Suatu fungsi yang dirumuskan dengan f(x) = ax+ b diketahui bahwa f(1) = 3 dan f(3) = 11. Nilai a dan b berturut-turut adalah a. 4 dan 1 b. 4 dan 7 c. 2 dan 1 d. 2 dan 5 (UN 2001/2002)

Ringkasan Materi Matematika Untuk SMP Persiapan UN


Web : erajenius.blogspot.com --- FB. : Era Jenius --- CP. 085655092901 - 085331221413

4.

5.

Fungsi f ditentukan dengan rumus f(x) = ax + b. Bila f(2) = 1 dan f(4) = 7, maka nilai a + 2b adalah a. -7 c. 2 b. -2 d. 7 (UN 2007/2008) Fungsi h(x) = ax + b. Jika h(5) = 16 dan h(4) = 11, nilai h(-1) adalah a. -14 c. 4 b. -4 d. 10 (UN 2012/2013)

Ringkasan Materi Matematika Untuk SMP Persiapan UN


Web : erajenius.blogspot.com --- FB. : Era Jenius --- CP. 085655092901 - 085331221413

Anda mungkin juga menyukai