Anda di halaman 1dari 26

KOMPILASI BAHAN Kesetimbangan Homogen dan Heterogen

Salah satu langkah awal yang penting dalam analisa proses ialah penentuan komposisi keseimbangan teoritis dari produk yang keluar dari reaktor.Jika reaksi tinggi maka dapat dianggap berada dalam keseimbangan. Keseimbangan Homogen aA+bB+cC=mM+nN onstanta keseimbangan dinyatakan sebagai! =
amM.anN aaA.abB.acC

"i#

$imanaf a dapat dinyatakan sebagai %ungsi! a= "ii#


freferensi

dimana % adalah %ugasitas&sedangkan % re%rensi adalah %ugasitas dalam keadaan standar. $alam keadaan gas ideal&%ugasitas hampir sama dengan tekanan dapat diambil =' p A= "iii# pref $imana tekanan standar dianggap ' (ada tekanan standar
YmM.PnN p= a b c P A.P B.P C

"i)#

$imana p mempunyai dimensi s="m+n*a*b*c# Biasanya dinyatakan dalam atmos%er onstanta keseimbangan dalam homogen karena hanya satu reaksi sehingga dapat langsung dihitung. Perubahan Energi Bebas Standard +,o=*-. ln a (erubahan energi sama dengan ker/a isothermal re)ersible dari reaksi /ika reaktan berada dalam keadaan standard pada temperatur reaksi. Nilai , sendiri dapat dilihat pada tabel. Entalpi dari ea!si (erubahan entalpi dari reaksi didapat dari /umlah al/abar pembentukan senyawa.Sedangkan perubahan entalpi standard reaksi dengan perubahan energi bebas. +,o=+0o*.+So $i mana +So adalah entropi standard Komposisi "mpan Masu! #ang Optimum omposisi umpan dapat di)ariasikan sehingga perlu diperhitungkan a. Jumlah mol produk yang maksimum per mol umpan masuk b. Jumlah konsentrasi produk yang maksimum dalam gas yang keluar c. ondisi komposisi umpan masuk dan perubahan kecepatan aliran ea!si #ang Independen $alam re%orming gas alam pembentukan gas etana&pembentukan karbon padat dan senyawa lainnya mungkin perlu diperhitungkan..iap reaksi independen memberikan satu konstanta keseimbangan yang baru.$alam menghitung komposisi keseimbangan kesalahan akan ter/adi /ika hanya memperhatikan reaksi pembentukan komponen utama..etapi kadang diperlukan untuk mengabaikan reaksi dimana konsentrasi terlalu kecil untuk diperhitungkan.

Keseimbangan Heterogen -eaksi homogen /ika ter/adi dalam %asa tunggal&baik gas&cair&maupun padat dimana produk dan reaktan berada dalam larutan.sebaliknya dalam reaksi heterogen terdapat dua %asa atau lebih. Contoh! a. -eaksi padat gas misal reduksi logam oksida dengan hidrogen b. -eaksi gas cair misal penghilangan uap ammonia dengan cara pencucian asam sul%at c. -eaksi cair padat misal ekstraksi batuan A!ti$itas %airan dan Padatan Jika suatu bahan mempunyai tekanan uap kurang dari ' atm pada suatu temperature tertentu&maka 1at tersebut berada dalam %asa cair atau padat"dalam keadan standard#2 (ada reaksi aA"padat#+bB"gas#+cC"cair# mM"padat#+nN"gas#
heterogen

AmM.AnN AaA.AbB.AcC

Akti)itas gas dapat diganti dengan tekanan parsialnya&sedangkan akti)itas padatan pada keadaan standar diambil harga satu.
heterogen

PnN P B.PcC
b

Aturan &asa umus umum' 3=C+4*( $imana C adalah komponen dan ( adalah banyak unsur Klasi&i!asi ea!si Padat (as -eaksi padat gas dalam industry umumnya reaksi anorganik dan terbagi 5 golongan '. (adat (adat gas 4. (adat+padat (adat+gas 6. (adat 7as 8. (adat+gas=gas 5. (adat+gas= (adat+7as

Mana)emen Bahan dan Energi


'. $9A7-AM A:;- BA0AN $AN <N<-79 Mana/emen energi adalah suatu solusi dalam menerapkan konser)asi energi untuk meningkatkan e%isiensi penggunaan energi dalam industri. =aitu berupa kegiatan pengelolaan energi yang meliputi pemantauan& pencatatan& pengukuran& akuntansi& penetapan target& dan rekomendasi tindak lan/ut. Selan/utnya langkah yang akan dilakukan diantaranya dengan mengoptimalkan semua peralatan > proses yang ada. Audit energi adalah cara e%ekti% yang dapat dilakukan di dalam melaksanakan program e%isiensi energi dan merupakan langkah kunci dalam mana/emen energi. $ari Benchmarking diperoleh data kebutuhan energi dan peluang penghematannya. Audit teknologi bertu/uan untuk meningkatkan kiner/a dan e%isiensi suatu industri& disamping untuk mengidenti%ikasi posisi teknologi suatu industri tersebut dibanding pesaingnya sehingga diharapkan akan meningkakan daya saing industri nasional. Mana/emen energi akan mengoptimalkan industri pabrik biodiesel khususnya untuk yang berskala komersial agar diperoleh rancangan disain industri yang lebih e%isien dan lebih produkti% sehingga meningkatkan daya saing industri nasional kita. Man%aat*man%aat dari e%isiensi energi adalah mengurangi resiko dan menaikkan keuntungan bagi perusahaan industri melalui !

'. (engurangan biaya operasi. 4. (engurangan pengaruh kenaikan harga energi dan kurangnya pasokan energi. 6. (erbaikan produkti)itas dan kualitas produk. 8. (erbaikan reputasi dengan pelanggan& pemerintah dan masyarakat. 5. (erbaikan kesehatan& keselamatan dan moral. ?. (erbaikan pemenuhan peraturan perundangan>hukum dan target 9S@ '8AA'. B. (erbaikan kiner/a lingkungan. $alam kerangka ker/a Akuntansi Mana/emen :ingkungan "<n)ironmental Management Accounting> <MA#& diagram alur bahan dan energi> material and energi %low accounting> M<,A> Material ,low Balance ";nited Nations& 4AA'# merupakan salah instrumen <MA %isik "(<MA# yang digunakan untuk membuat keputusan*keputusan /angka pendek dengan meman%aatkan in%ormasi*in%ormasi rutin di masa lalu pada aliran bahan dan energi dalam setiap mata rantai proses produksi. M<,A disa/ikan dalam bentuk diagram yang sederhana untuk menun/ukkan arah dan proporsionalitas "dan keseimbangan# aliran bahan dan energi pada setiap proses dalam sebuah sistem produksi.

4. A:9-AN $A;- ;:AN7 "-<C=C:<# $aur ulang adalah proses untuk men/adikan suatu bahan bekas men/adi bahan baru dengan tu/uan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat men/adi sesuatu yang berguna mengurangi penggunaan bahan baku yang baru& mengurangi penggunaan energi&

mengurangipolusi& kerusakan lahan& dan emisi gas rumah kaca /ika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. $aur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan& pengumpulan& pemrosesan& pendistribusian dan pembuatan produk > material bekas pakai& dan komponen utama dalam mana/emen sampah modern dan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 6- "-euse& -educe& and -ecycle#. Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca& plastik& kertas& logam& tekstil& dan barang elektronik. Meskipun mirip& proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam& tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. $aur ulang lebih di%okuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar& daur ulang adalah proses pengumpulan sampah& penyortiran& pembersihan& dan pemrosesan material baru untuk proses produksi. (ada pemahaman yang terbatas& proses daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan material yang sama& contohnya kertas bekas harus men/adi kertas dengan kualitas yang sama& atau busa polistirena bekas harus men/adi polistirena dengan kualitas yang sama. Seringkali& hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan dengan bahan yang baru. Jadi& daur ulang adalah proses penggunaan kembali material men/adi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur ulang adalah ekstraksi material berharga dari sampah& seperti emas dari prosessor komputer& timah hitamdari baterai& atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan& seperti merkuri. $aur ulang adalah sesuatu yang luar biasa yang bisa didapatkan dari sampah. (roses daur ulang alumunium dapat menghemat C5D energi dan mengurangi polusi udara sebanyak C5D /ika dibandingkan dengan ekstraksi alumunium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. (enghematan yang cukup besar pada energi /uga didapat dengan mendaur ulang kertas& logam& kaca& dan plastik. 6. (ANAS S<NS9B<: $AN (ANAS -<A S9 (anas adalah energi yang diterima oleh benda sehingga suhu benda atau wu/udnyaberubah.;kuran /umlah panas dinyatakan dalam notasi British .hermal ;nit "B.;#. Air digunakan sebagai standar untuk menghitung /umlah panas karena untuk menaikkantemperature 'o , untuk tiap ' lb air diperlukan panas ' B.;. (anas sensible adalah panas yang menyebabkan ter/adinya kenaikan>penurunan temperatur& tetapi phasa "wu/ud# tidak berubah. Cara menghitung ! E = F G Cp G d. & (anas -eaksi (anas reaksi pada kondisi standar. +0o- = panas yang dihasilkan atau dibutuhkan /ika reaksi di/alankan pada kondisi standar. +0o- = satuan panas setiap satuan mol reaktan yang bereaksi. +0o- bernilai negati% menun/ukkan reaksi menghasilkan panas. +0o- berilai positi% menun/ukkan reaksi membutuhkan panas. ondisi standar ! komponen murniH ( = ' atmH suhu 45 oC.

Proses pada rea!si dengan *+, -ang ta! menguntung!an


$alam suatu reaksi kesetimbangan& kesetimbangan reaksi menguntungkan /ika harga kI'& dan men/adi kurang menguntungkan /ika harga kJ'. +,o = *-. ln Jika harga dari k lebih kecil dari satu maka nilai dari +,o men/adi positi%. Jika +,o J A& maka -eaksi spontan dalam arah ma/u. Jika +,o I A& maka -eaksi nonspontan& reaksi ini spontan dalam arah berlawanan Jika +,o = A& maka -eaksi berada dalam kesetimbangan (ada (roses Spontan& +,o adalah ker/a maksimum yang dapat diperoleh dari sistem saat perubahan ter/adi. (ada proses nonspontan& +,o adalah ker/a minimum yang harus dilakukan terhadap sistem agar ter/adi perubahan. (ada proses nonspontan& nilai dari +,o positi%. (ada proses ini perlu diberikan energi bebas kedalam reaksi. <nergi bebas dapat diberikan melalui elektrolisa& secara mekanis dengan operasi tekanan tinggi atau tekanan rendah& reaksi coupling dan teknik sol)ay. ./ Ele!trolisa <lektrolisa adalah reaksi non*spontan yang ber/alan akibat adanya arus "aliran elektron# eksternal yang dihasilkan oleh suatu pembangkit listrik. $engan menggunakan sel elektrolisa yang baik& reaksi kimia dapat ber/alan meskipun harga +,o positi%. Pada sel elektrolitik atoda bermuatan negati% atau disebut elektroda "K# .er/adi reaksi reduksi

Jenis logam tidak diperhatikan& kecuali logam Alkali "9A# dengan Alkali tanah"99A#& Al dan Mn. -eaksi ! 4 0+"aL# + 4e* M04"g# ion golongan 9A>99A tidak direduksiH dan penggantinya air 4 04@"l# + 4 e* M basa + 04"g# ion*ion lain direduksi. Anoda bermuatan positi% "+# atau disebut elektroda + .er/adi reaksi oksidasi Jenis logam diperhatikan

Anoda : Pt atau C (elektroda inert) reaksi ! 8@0* "aL# M 404@"l# + @4"g# + 8e* 7ugus asam beroksigen tidak teroksidasi& diganti oleh 4 04@"l# M asam + @4"g#

7olongan 399A "halogen# M gas

Anoda bukan : Pt atau C reaksi ! bereaksi dengan anoda membentuk garam atau senyawa lain. $alam <lektrolisa terdapat tiga sel& yaitu ! '. Sel 3olta atau 7al)ani 4. Sel $aniel

6. Sel <lektrolisis eempat sel elektrolisa diatas& sebelah kiri sel "anoda# ter/adi oksidasi dan sebelah kanan "katoda# ter/adi reduksi. Sel 3olta& $aniel& dan 7al)ani ! Anoda negati% "*# dan katoda positi% "+# Sel <lektrolisis ! Anoda positi% "+# dan katoda negati% "*# Dalam elektrolisa : $7: standard = <o = <okatoda * <oanoda "harus positi% untuk - spontan# . = 45oC& ( = ' atm Jika $7: J A bernilai negati% "*#& maka - nonspontan. Syaratnya : * Suatu reaksi berlangsung spontan /ika $7:IA * <nergi bebas +7o yang diharapkan agar reaksi ber/alan maka +7oJ A atau "*#. +7o pada kesetimbangan yaitu ! *-. ln atau +7o = *n,< "larutan elektrolit atau mengandung listrik# Persamaan Nerts : +7o = *-. ln +7o = *n,< +7o = +7o *n,< = *-. ln

$engan menggunakan da%tar potensial elektroda standart dapat diketahui apakah suatu reaksi redoks dapat berlangsung atau tidak& yaitu bila potensial reaksi redoksnya positi%& maka reaksi redoks tersebut dapat berlangsung. Sebaliknya /ika potensial reaksi redoksnya negati%& reaksi redoks tidak dapat berlangsung.

-eaksi yang ter/adi pada proses eletrolisa dibagi men/adi dua bagian yaitu reaksi yang ter/adi pada katoda dan pada anoda. -eaksi pada katodaH ion*ion yang brgerak menu/u katoda adalah ion*on positi% dan pada katoda ter/adi reaksi reduksi

-eduksi untuk ion logam& mengikuti beberapa syarat yang terkait dengan kemudahan ion logam tereduksi dibandingkan dengan ion 0+. Jika kation lebih mudah dioksidasi "atau melepaskan elektron#& maka air yang akan direduksi.-eaksi pada Anoda merupakan reaksi oksidasi. 9on*ion yang bergerak ke anoda adalah ion*ion negati% "anion#. -eaksi yang ter/adi dipengaruhi oleh /enis elektroda yang dipakai dan /enis anion. 0/ 1e!anan $s Kesetimbangan

on)ersi kesetimbangan pada suatu suhu& dari reaksi %asa gas yang homogeny& ber)ariasi terhadap tekanan total& asal ada perubahan /umlah molekul selama reaksi berlangsung. Jika tekanan cukup rendah hingga hokum gas ideal berlaku

= (

= "C+$*A*B# $imana ! a = %raksi mol ( = tekanan total = dinyatakan dalam permol produk

$apat dilihat bahwa dalam proses isormal kenaikan ( "tekanan# meningkatkan /umlah (roduk C dan $ /ika harga adalah negati%

Adapun hubungan antara tekanan dan perubahan energi bebas dapat dilihat dalam persamaan berikut

N, + -. ln ( = * -. ln

Atau

N, + " -. ln ( + -. ln p# = * -. ln

(roses kesetimbangan akan menguntungkan pada tekanan rendah ")akum# /ika ada kenaikan /umlah molekul selama reaksi Ada dua metoda yang dapat dilakukan secara industry yaitu penurunan tekanan dengan operasi dibawah tekanan atmos%ir atau penurunan tekanan parsial dengan pengenceran oleh reagen yang inert. $engan menggunakan

gas inert& tekanan total tetap dapat dibuat satu atmos%ir dan kon)ersi kesetimbangan yang tinggi dapat dicapai

2/

ea!si %oupling

-eaksi penggandengan& reaksi kopling& ataupun (enggandengan "kopling# oksidati% merupakan istilah dalam kimia organik yang meru/uk pada sekelompok reaksi kimia organologam di mana dua radikal hidrokarbon digandengkan "kopling# dengan bantuan katalis yang mengandung logam. enaikan kon)ersi kesetimbangan dari beberapa reaksi kimia dapat dilakukan dengan teknik yang disebut OcouplingP dimana hasil samping dari reaksi digunakan untuk reaksi berikutnya.

3/ 1e!ni! Sol$a-

(roses Sol)ay& /uga disebut sebagai proses amonia*soda& adalah proses industri utama untuk produksi soda abu " natrium karbonat #. (roses amonia*soda dikembangkan men/adi bentuk modern oleh <rnest Sol)ay selama 'Q?A*an 0asil (roses Sol)ay dalam soda abu "terutama natrium karbonat "Na4C@6# dari air garam "sebagai sumber natrium klorida "NaCl## dan dari batu kapur "sebagai sumber kalsium karbonat "CaC@6#. (roses keseluruhan adalah! 4 NaCl + CaC@ 6 M Na 4 C@ 6 + CaCl 4 9mplementasi aktual dari reaksi ini& secara keseluruhan adalah rumit. Sebuah deskripsi sederhana dapat diberikan dengan menggunakan empat langkah yang berbeda. (ada langkah pertama dalam proses& karbon dioksida "C@4# melewati larutan pekat natrium klorida "NaCl# dan amonia "N06#. NaCl + C@4 + N06 + 04@ M Na0C@6 + N08Cl "9# $alam praktek industri& reaksi dilakukan dengan melewatkan air garam terkonsentrasi melalui dua menara. (ada yang pertama& amonia gelembung atas melalui air garam dan diserap olehnya. =ang kedua& gelembung karbon dioksida melalui air garam teramoniasi& dan natrium bikarbonat presipitat keluar dari larutan. (erhatikan bahwa& dalam dasar larutan & Na0C@6 kurang larut dalam air dibandingkan natrium klorida. :arutan Amonia "N06# bu%%er pada dasar p0 & tanpa amonia& suatu asam klorida produk sampingan akan membuat larutan asam & dan menangkap curah hu/an.

Amonia RkatalisR yang diperlukan untuk reaksi "9# adalah reklamasi pada langkah berikutnya& dan relati% sedikit amonia dikonsumsi. arbon dioksida yang diperlukan untuk reaksi "9# yang dihasilkan oleh pemanasan "R kalsinasi R# dari batu kapur di C5A * ''AA S C. alsium karbonat "CaC@ 6# di batu kapur sebagian dikon)ersi men/adi kapur "kalsium oksida "Ca@## dan karbon dioksida! CaC@ 6 M C@ 4 + Ca@ "99# natrium bikarbonat "Na0C@6# yang presipitat dalam reaksi "9# disaring keluar dari amonium klorida panas "N0 8 Cl# larutan& dan larutan kemudian direaksikan dengan kapur "kalsium oksida "Ca@## tersisa dari pemanasan batu kapur dalam langkah "99#. 4 N0 8 Cl + Ca@ M 4 N0 6 + CaCl 4 + 0 4 @ "999# Ca@ membuat larutan dasar yang kuat. Amonia dari reaksi "999# didaur ulang kembali ke larutan air garam awal reaksi "9#. natrium bikarbonat "Na0C@6# mengendap dari reaksi "9# kemudian dikon)ersi men/adi produk akhir& natrium karbonat "Na 4 C@ 6#& dengan kalsinasi "'?A*46A C#& menghasilkan air dan karbon dioksida sebagai produk sampingan! 4 Na0C@6 M Na 4 C@ 6 + 0 4 @ + C@ 4 "93# arbon dioksida dari langkah "93# sudah pulih kembali untuk digunakan kembali dalam langkah "9#. Bila benar dirancang dan dioperasikan& pabrik Sol)ay dapat merebut kembali hampir semua amonia& dan hanya mengkonsumsi se/umlah kecil amonia tambahan untuk menebus kerugian. Satu*satunya masukan utama untuk proses Sol)ay adalah garam& kapur& dan energi panas& dan hanya produk sampingan utama adalah kalsium klorida & yang di/ual sebagai garam /alan. $alam proses Sol)ay dimodi%ikasi dikembangkan oleh kimiawan Cina 0ou $ebang di tahun 'C6A*an& beberapa langkah pertama adalah sama dengan proses Sol)ay. Namun& 4 CaCl ini digantikan oleh amonium klorida "N0 8 Cl#. Alih*alih mengobati larutan yang tersisa dengan kapur& karbon dioksida dan amonia yang dipompa ke dalam larutan& maka natrium klorida ditambahkan sampai larutan /enuh pada 8A S C. Selan/utnya& larutan didinginkan hingga 'A S C. Amonium klorida dan endapan dihilangkan dengan penyaringan& dan larutan didaur ulang untuk menghasilkan natrium karbonat lebih. (roses hou ini menghilangkan produksi kalsium klorida. amonium klorida produk sampingan dapat disempurnakan& digunakan sebagai pupuk dan mungkin memiliki nilai komersial yang lebih besar dari CaCl 4& sehingga mengurangi tingkat tempat tidur limbah. SOL"SI PEMI%" 0

-ute industri utama untuk pembuatan sikloheksanon sebagai titik awal sikloheksana dan %enol& dengan reaksi oksidasi dan hidrogenasi. Metode lainnya didasarkan pada hidrasi sikloheksena diperoleh selekti% hidrogenasi ben1ena. (roduk samping sikloheksanol lebih lan/ut dehydrogenasi atau terpisah /ika diinginkan. (roses hidrogenasi berdasarkan %enol dipertimbangkan di sini dapat digambarkan dengan persamaan stoikiometri berikut !

C?05*@0 + 04 = C?0'A@ + C?0''*@0 0idrogenasi %enol dapat ter/adi baik di uap atau dalam %ase cair. edua proses saat ini digunakan katalis padatan palladium& tetapi dengan bahan pendukung dan akti)ator lain. $alam %asa uap * hidrogenasi %enol kondisi operasi biasanya suhu dari '8A*'BA S C dan tekanan sedikit di atas tekanan atmos%er. (roses yang lebih lama berdasarkan katalis nikel memiliki dua tahap reaksi yang berbeda& yaitu hidrogenasi penuh ke sikloheksanol diikuti oleh dehidrogenasi. (roses modern berdasarkan katalis paladium dapat mencapai lebih dari CAD hasil di sikloheksanon dalam reaktor tunggal. (roduk utama minyak A& tetapi sikloheksanol lebih mungkin diberikan dalam permintaan. -eaktor dehidrogenasi termasuk peralatan mahal untuk mencapai suhu tinggi merupakan tidak bisa memberi keuntungan secara ekonomi. Saat ini /alur utama untuk pembuatan sikloheksanon berbentuk oksidasi %asa cair sikloheksana. Sintesis melibatkan pembentukan sikloheksil * hidroperoksida& lan/ut dikon)ersi ke sikloheksanon& sikloheksanol dan produk sampingan& seperti yang digambarkan oleh skema berikut! C?0'4 + @4 = C?0''@@0 6C?0''@@0 M 4C?0''@0 + C?0'A@ + 04@ + @4 + produk sampingan -eaksi dilakukan pada suhu '8A*'QAS C dan tekanan A&QA*4 M(a dalam serangkaian CS.-s atau dalam oGidi1er menara tunggal. Selekti)itas reaksi sangat tergantung pada katalis. Misalnya& katalis kobalt memberikan rasio keton > alkohol dari sekitar 6&5. Meskipun oksidasi sikloheksana mendominasi pasar& karena lebih murah bahan baku& hidrogenasi %enol tetap kompetiti%& menawarkan selekti)itas yang lebih baik dengan masalah lingkungan dan keselamatan lebih sedikit. Selain itu& proses ini memungkinkan e%isiensi penaikan harga koe%isien %enol * limbah kaya dari industri batubara. etersediaan harga phenol rendah& unsur yang paling penting untuk pro%itabilitas. Selain prosesnya baik& rute yang men/an/ikan adalah oksidasi selekti% dari ben1ena dengan N 4@ pada besi dan TSM*5 katalis. $engan cara ini& harga %enol dapat men/adi harga tersendiri dari pasar aseton. ,enol dalam kondisi reaksi menguap pada tekanan parsial rendah. 3acum diperlukan untuk melaksanakan pemisahan dengan penyulingan. Bentuk phenol dalam a1eotropes adalah sikloheksanol dan sikloheksanon. Jika %enol yang belum dikon)ersi harus daur ulang yang bisa berdampak pada %raksi secara keseluruhan dengan produk yang diinginkan /uga. Jika air muncul sebagai produk sampingan& dalam %asa a1eotropes memberikan bentuk sikloheksanon sikloheksanol. arena pada %asa a1eotropes boiler rendah dapat dihilangkan dengan mudah melalui penyulingan.

7ambar reaksi pembentukan sikloheksanon dari hidrogenasi %enol

<ntalpi standar dan energi bebas gibbs "k/>mol# pada reaksi pembentukan !

<nergi standar dan energi bebas gibbs pada kondisi standar "k/>mol#

0idrogenasi alkohol bersi%at eksoterm tetapi reaksi dehidrogenasi sikloheksanol bersi%at endoterm. $ehidrasi sikloheksanol dan sikloheksanon memiliki energi bebas 7ibbs "+7U# yang negati%. Bagian yang paling penting adalah reaksi pemurnian yang ditandai dengan reaksi dehidrogenasi sikloheksanol men/adi sikloheksana dan 04@ tetapi pada suhu yang tinggi dapat membentuk sikloheksana dan ben1ena. (embentukan siklohesana dapat melibatkan katalis <S<.9MBAN7AN 9M9A '. 0idrogenasi ,enol ur)a dibawah ini menun/ukkan e)olusi keseimbangan kon)ersi hasil %enol& dan selekti)itas dengan rasio hidrogen > %enol pada suhu 'QA& 4AA dan 44A S C dan tekanan 6 bar.

7ambar '. on)ersi esetimbagan& hasil dan selekti)itas untuk hidrogenasi %enol $ari gambar ' dapat diamati bahwa dengan suhu yang lebih rendah maka kon)ersi kesetimbangan yang lebih tinggi. 0al ini bisa melebihi CCD untuk suhu di bawah 'QA S C. .ambahan kendala dalam parameter operasional timbul dari 3:< tersebut. di inlet reaktor rasio 04 > %enol dan suhu harus cukup tinggi untuk men/aga campuran dalam bentuk gas. Sebagai contoh& pada tekanan atmos%er ini harus di atas 6 dan '5A S C& masing*masing. ;ntuk alasan ini pengenceran campuran reaksi dengan lembam& seperti metana atau nitrogen& harus mengarah pada yang lebih baik

4. $ehidrogenasi Sikloheksanol

7ambar 4 esetimbangan untuk dehidrogenasi sikloheksanol men/adi sikloheksanon

7ambar 6 esetimbangan omposisi dari dehidrogenasi dan dehidrasi sikloheksanol pada 4 atm dan ' mol reactan

MA.<-9A: BA:ANC<

7ambar 8. ,lowsheet Material Bahan

Sebagai bahan yang masuk&kita asumsikan %enol dan hidrogen kemurnian 'AAD. Secara alternati%& bahan inert biasanya metana atau nitrogen& bisa digunakan. ehadiran inert menguntungkan& karena menurunkan suhu untuk penguapan %enol dan meningkatkan selekti)itas dengan perbandingan hidrogen rendah dan %enol. $i sisi lain& daur ulang gas yang lebih besar berarti menggunakan reactor lebih mahal dan biaya yang lebih tinggi untuk kompresi. Selain itu& menyediakan pembersihan gas men/adi perlu untuk mencegah akumulasi inert& tetapi dengan kehilangan reaktan bereaksi dan %ungsinya terhadap lingkungan.

7ambar 5 Menya/ikan %lowsheet integrasi panas. ,enol yang baru dan daur ulang diuapkan dan dicampur dengan hidrogen dalam e)aporator "<) * '# sekitar 4 bar. Campuran gas memasuki reaktor hidrogenasi katalitik "- * '#. Suhu yang masuk harus di/aga konstan& dalam hal ini pada '5A S C&

7ambar 5 %lowsheet langkah hidrogenasi %enol

;ntuk menghindari ter/adinya Rhot spotR. @leh karena itu& penempatan penukar panas kecil "0*'# di depan reaktor dian/urkan untuk alasan kontrol. -eaktor pendinginan disarankan dengan uap pada suhu '8A * '5A S C "6&?*8&B bar#. Campuran reaksi dipisahkan dalam gas dan aliran cairan dalam %lash "S*'# setelah pendinginan pada 66 S C dengan melewati penukar "0*4#. 7as yang mengandung hidrogen didaur ulang untuk reaktor melalui kompresor "Comp*'#& sedangkan %ase cair dikirim ke pemisahan. $ehidrogenasi dari heGanol

7ambar ? ,lowsheet :angkah $ehidrogenasi 0eGanol

7ambar ? menya/ikan %lowsheet untuk dehidrogenasi sikloheksanol. setelah penguapan di "<)*4#& reaktan dipanaskan oleh pertukaran dengan produk dalam umpan *limbah * panas * ,<0< penukar& dan dipanaskan lebih lan/ut dalam penukar panas "< * '#. ;nit ini dapat men/adi tungku atau shell dan penukar panas tabung didorong oleh agen termal yang sama memasok panas reaksi. -eaktor dehidrogenasi sendiri adalah panas * penukar tipe dengan katalis dalam dan luar agen termal. Sisa dari produk dapat dikelompokkan men/adi dua kategori! ringan "air& sikloheksena&cycloheGadiene# dan berat "%enol& dicycloheGyl * eter& sikloheksenil sikloheksanon#. ;ntuk membatasi /umlah mereka& kon)ersi disimpan sekitar QAD dengan selekti)itas yang dari sekitar CQD. (anas dari reaktor limbah didinginkan dalam berlawanan dengan umpan di ,<0<& dan akhirnya %asa untuk pemisahan dalam penukar panas "<*4# pada 66 S C. ,lash sederhana "S * 4# dapat memastikan permisahaan yang mencolok antara hidrogen didaur ulang untuk reaktor hidrogen dan %ase cair dikirim ke pemisahan. <N<-79 9N.<7-AS9 $alam pembahasan ini kita %okus hanya pada aspek*aspek utama dari penghematan panas. ita tinggalkan pengembangan panas /aringan penukar dengan analisis sebagai latihan. Sekarang /elas bahwa strategi maksimalkan penggunaan panas ditingkatkan dengan reaksi eksotermik hidrogenasi dan penggunaan panas diminimalkan pada reaksi endotermik dehidrogenasi. (enyisipan penukar panas sederhana ke %lowsheet neraca massa memberikan penambahaan wawasan %isikal yang berguna sebelum pendekatan unit yang lebih canggih. Misalnya& kopling pada pemanas dan pendingin di inlet dan outlet sekitar reaktor menawarkan simulasi sederhana dari unit %eed*e%%luent*heat*eGchanger ",<0<#& biasanya digunakan dalam penghematan energi. 7ambar B menya/ikan %itur utama dari integrasi panas untuk dua reaktor %lowsheet. ,akta yang paling rele)an adalah bahwa panas dikembangkan oleh hidrogenasi %enol& sekitar ?&Q MF& benar*benar bisa menutupi kebutuhan akhir * produk kolom C * 6. (anas dari reaktor limbah dapat digunakan hanya sedikit untuk pemanasan awal& sekitar A&B MF. Sebaliknya& hemat energi dengan kopling limbah dan pemanasan awal lebih menguntungkan sekitar '&? MF. Sekarang /elas bahwa langkah dehidrogenasi adalah langkah yang paling radikal dalam penghematan energi. 9ni hanya mungkin /ika katalis yang cocok mungkin ditemukan untuk memenuhi kation spesi%ik dari A * minyak hanya dalam satu langkah reaksi.

7ambar B %lowsheet dengan recycles& separation& dan heat integration

$ari analisis di bagian sebelumnya dapat disimpulkan bahwa proses untuk manu%aktur sikloheksanon dengan satu bagian reaksi layak dengan menggunakan katalis*(d. atalis ini dapat memberikan selekti)itas lebih dari CAD& meskipun tidak kon)ersi %enol lengkap. (endekatan ini lebih disukai dalam proyek*proyek yang lebih baru. 7ambar B menya/ikan %lowsheet konseptual. $alam hal ini pemisahan langsung urutan lebih cocok karena sembuh men/ual produk sebagai distilat atas dan meminimalkan konsumsi panas. Selain itu& %enol nonreacted didaur ulang sebagai a1eotrop dengan sikloheksanol dan tidak dengan sikloheksanon. (erhatikan bahwa pemisahan dari artileri berat dilakukan selama penguapan %enol& menyimpan satu )akum * kolom distilasi.

7ambar Q %lowsheet simulasi dari proses hidrogenasi %enol dengan satu reactor

Shell * dan * tabung reaktor kimia men/amin hidrogenasi %enol dengan kon)ersi dibutuhkan oleh selekti)itas target. Sebuah reaktor stoikiometri ditempatkan setelah reaktor hidrogenasi menyumbang -eaksi sekunder! kon)ersi 'D dari sikloheksanol terhadap air dan sikloheksena ringan& diikuti oleh kon)ersi 6AD men/adi sikloheksil * sikloheksanon "berat#. olom distilasi beroperasi di bawah )akum& pada tekanan atas A&4& A&' dan A&AQ bar& masing. 9nternal harus dipilih sehingga dapat meminimalkan tekanan drop. (emeriksaan panas yang hilang pada 7ambar Q menun/ukkan integrasi panas. Sebuah dampak yang besar telah menggunakan energi yang dilepaskan dalam reaktor untuk men/alankan kolom distilasi "C * 4#& sebagai penerima energi terbesar. Selain itu& reaktor limbah dapat pemanasan ulang yang segar dan daur ulang %enol& serta memastikan kondisi umpan yang cocok untuk "C * '#.

.;J;AN (<N7<N$A:9AN $ari sudut pandang plantwide proses kontrol harus memastikan!

@perasi aman& termasuk start * up dan shut K down :a/u produksi dengan kapasitas nominal eksibilitas %l dari V 'AD& serta sasaran selekti)itas sehubungan dengan rasio sikloheksanon > sikloheksanol kemurnian produk yang baik& dari sikloheksanon minimal CQD& kerugian sampah organik dan emisi gas yang dihasilkan minimum& waktu transisi antara titik operasi minimal.

<S9M(;:AN Studi kasus manu%aktur sikloheksanon oleh hidrogenasi %enol menggambarkan prinsip*prinsip dasar pengembangan konseptual proses %lowsheet. ;ntuk kompleksitas yang lebih kita mempertimbangkan dua langkah proses. (ertama& %enol dihidrogenasi& di mana kedua sikloheksanon dan sikloheksanol terbentuk. Setelah pemisahan& dehidrogenasi alkohol untuk mengambil keton ditempatkan dalam reaktor kedua. .u/uannya adalah untuk meningkatkan hasil keseluruhan ke spesi%ik& yang dapat hanya sikloheksanon atau campuran keton>alcohol " A * minyak#. edua tahap reaksi dilakukan dalam %ase gas dan meman%aatkan dari katalis padat. (ada langkah hidrogenasi modern dengan menggunakan katalis berbasis palladium dapat memastikan perselekti)itas lulus lebih baik dari CAD pada kon)ersi %enol antara ?A * BAD. Namun& dalam proyek ini menggunakan katalis berbasis platinum selekti%. 0asil menun/ukkan bahwa bahkan dengan katalis tersebut proses ekonomi dapat dirancang. edua reaksi tersebut dibatasi oleh kesetimbangan kimia. (erhitungan menekankan kebutuhan data termodinamika yang akurat. (arameter operasional dapat dipilih sedemikian rupa sehingga tidak kinetika kesetimbangan adalah penentu selekti)itas. Contoh ini menggambarkan kegunaan merancang reaktor kimia dengan dengan mempertimbangkan struktur mendaur ulang. $engan cara ini& eksibilitas dari

desain reaktor terhadap perubahan tingkat pabrik produksi atau kiner/a unit pemisahan dapat dinilai lebih awal. ;ntuk hidrogenasi %enol panas * penukar * (,- /enis digunakan dengan katalis dalam tabung dan meningkatkan uap keluar. arena -eaksi sangat eksoterm sensiti)itas parametrik tinggi ter/adi. Namun& kuat dan desain %leksibel dapat ditemukan. $alam dua langkah proses dua reaktor yang digabungkan oleh pemisahan yang sama sistem. ,enol memberikan a1eotropes dengan baik sikloheksanon dan sikloheksanol. 9tu )olatilitas relati% sikloheksanon ke sikloheksanol sangat rendah pada tekanan normal& tetapi naik signi%ikan dalam kondisi )akum tinggi. Skema pemisahan Alternati% yang die)aluasi berdasarkan urutan langsung dan tidak langsung. eduanya sama dalam energi konsumsi& meskipun urutan tidak langsung lebih cocok dengan decoupling suatu <%ek. 9ntegrasi energi menun/ukkan bahwa penghematan penting& sampai dengan 8AD& dapat diperoleh dengan menggunakan uap yang dihasilkan dalam reaktor hidrogenasi untuk mengendalikan setidaknya satu distilasi kolom& yaitu kultus yang paling di%%isplit sikloheksanol > sikloheksanon. 0emat energi bahkan lebih bisa dicapai oleh penindasan lengkap dehidrogenasi bagian. $engan demikian& %aktor kunci untuk mendapatkan e%isiensi tinggi adalah ketersediaan katalis selekti%. Bahkan beker/a di kon)ersi yang rendah dengan satu reactor /auh lebih ekonomis daripada mempeker/akan dua reaktor. Selain itu& hanya menghasilkan A * Minyak menghilangkan langkah yang paling energik& pemisahan dan sikloheksanon sikloheksanol. =ang diusulkan * reaktor %lowsheet mirip dengan teknologi terbaru& baik dalam struktur dan kiner/a ekonomi. 0idrogenasi %ase liLuid bisa menekan e)aporator& namun membutuhkan teknologi reaktor lebih rumit. Akibatnya& ketersediaan rendah biaya %enol dapat membuat teknologi ini sangat kompetiti% dengan oksidasi sikloheksana.

E41EN5E5 P OBLEM 1in)auan Proses Se6ara "mum 7 ea!si Homogen8 Sikoalkana memiliki kereakti%an yang sangat mirip dengan alkana& kecuali untuk sikloalkana yang sangat kecil K khususnya siklopropana. Siklopropana /auh lebih reakti% dibanding yang mungkin anda kira. Alasannya karena sudut*sudut ikatan dalam cincin. Normalnya& apabila karbon membentuk empat ikatan tunggal& maka sudut*sudut ikatannya adalah sekitar 'AC&5S. (ada siklopropana sudut ini sebesar ?AS.$engan pasangan*pasangan elektron yang saling berdekatan& ter/adi tolak menolak antara pasangan*pasangan elektron yang menghubungkan atom*atom karbon. 9ni membuat ikatan*ikatan lebih mudah terputus. $alam pembentukan sikloheksana dengan proses hidrogenasi& ter/adi reaksi sebagai berikut !

Ben1ena bersama*sama dengan 04 diumpankan ke dalam reactor fixed bed multitube dalam %asa gas. Suhu operasi reaktor '5A oC *4AA oC dengan tekanan 4A atm*6A atm. -eaksi yang ter/adi sangat eksotermik sehingga perlu adanya pendinginan untuk men/aga kondisi operasi. (ada katalisator logam mulia reaksi ber/alan terus bahkan pada suhulingkungan dan pada tekanan rendah& sedangkan untuk katalisator nikel digunakan pada tekanan yang tinggi dan suhu di atas '5A oC. (roses dehidrasi merupakan sebuah proses pemisahan yang umum digunakan untuk mengilustrasikan pembentukan dan pemurnian sebuah produk cair. $engan adanya %akta bahwa atom*atom karbon tergabung dalam sebuah struktur cincin& tidak akan ada perbedaan yang terbentuk bagaimanapun karakteristik kimia reaksi yang ter/adi. Sikloheksanol dipanaskan dengan asam %os%at"3# pekat dan sikloheksana cair disaring dan bisa dikumpulkan dan dimurnikan. Asam %os%at"3# cenderung digunakan menggantikan asam sul%at karena lebih aman dan menghasilkan lebih sedikit reaksi sampingan.

%ontoh rea!si homogen ' Proses Hidrogenasi Ben9ena (ada proses hidrogenasi& ben1ena direaksikan dengan 04 untuk menghasilkan sikloheksana dalam suatu reaktor fixed bed. Suhu reaksi antara '5A oC *4AA oC dengan tekanan 4A atm*6A atm. atalis yang digunakan adalah Ni "Nickel-Iron 66# dengan penyangga "carrier# iron dan alumunium.

-eaksi hidrogenasi ben1ena sebenarnya sulit dilakukan& karena ben1ena mempunyai elektron W terdelokalisasi yang menghasilkan energi resonansi dan mengakibatkan diperlukan energi yang lebih besar untuk bereaksi. @leh karena itu& hidrogenasi ben1ena harus dilakukan pada suhu dan tekanan tinggi& namun dengan adanya katalis Ni& reaksi hidrogenasi tersebut dapat dilakukan pada tekanan dan suhu yang relati% lebih rendah dibanding tanpa katalis. Adapun tahapan reaksi hidrogenasi ben1ena dengan katalis Ni adalah sebagai berikut H ben1ena dan 04 diadsorpsi oleh Ni& ikatan ben1ena men/adi lemah dan 04 mengalami pemutusan ikatan homolitik. 9katan antara atom 0*Ni tidak stabil& kemudian atom 0 menyerang ben1ena yang tidak stabil membentuk '&6 sikloheksadiena. (roses ini berlangsung berulang*ulang hingga menghasilkan sikloheksana. %ontoh ea!si Heterogen

Beri Nilai