Anda di halaman 1dari 15

SINTESIS DAN KARAKTERISTIK PARTIKEL NANO Fe3O4 YANG BERASAL DARI PASIR BESI DAN Fe3O4 BAHAN KOMERSIAL

(ALDRICH)

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS HALUOLEO KENDARI 2014

Pasir besi (Fe3O4)

Aplikasi
Metode Kimia basah

Metode kimia basah pada pembuatan partikel nano Fe3O4 merupakan cara alternative sejak diketahuinya kekurangan dari metode keramik konvensional

Metode kopresipitasi

Menggunakan HCl sebagai pelarut dan NH4OH pengendap

partikel nano ini dapat dimanfaatkan sebagai material untuk kegunaan sistem pengangkutan obat-obatan (Drug Delivery System = DDS), dan terapi kanker. Agar dapat diaplikasikan dalam bebagai bidang tersebut, sangatlah penting untuk

mempertimbangkan ukuran partikel, sifat magnetik, dan sifat permukaan dari partikel nano itu sendiri.

Sintesis Partikel Nano Fe3O4 dari Pasir Besi Alam

Sintesis Partikel Nano Fe3O4 dari Pabrik (Aldrich)

Karakterisasi dengan XRD dan VSM

Fe3O4
Sintesis Partikel Nano Fe3O4 dari Pasir Besi Alam Pasir Besi Fe3O4
Diekstrak Di uji dengan XRD dilarutkan dalam HCl 12,07 M sebanyak 35 ml pada suhu ~ 70 C dan diaduk sekitar 30 menit dalam

magnetic stirrer
Hasil

3Fe3O4 (s) + 8HCl(l)

2FeCl3 (l) +FeCl2 (l) + 3Fe2O3(s) + 3H2O(l)+ H2(g)

Lanjutan Sintesis Partikel Nano Fe3O4 dari Pasir Besi Alam


2FeCl3 (l) +FeCl2 (l) + 3Fe2O3(s) + 3H2O(l)+ H2(g)
Disaring dengan menggunakan kertas saring ditambahkan NH4OH sambil di aduk dengan pengaduk magnetik dan dipanaskan dengan magnetik stirrer pada suhu 70 C selama 30 menit.

Hasil 2FeCl3 (l) + FeCl2 (l) + H2O(l ) + 8NH4OH(l) Fe3O4(s)+ 8NH4Cl(l) + 5H2O(l)

Sintesis Partikel Nano Fe3O4 dari Pasir Besi Alam


Fe3O4(s)+ 8NH4Cl(l) + 5H2O(l)

Hasil

dicuci berulang-ulang dengan aquades sampai bersih dari pengotornya Disaring diberi aquades sebanyak yang bisa ditampung gelas Magnet permanen ditempatkan dibawah gelas dengan tujuan bisa menarik Fe3O4 supaya mengendap lebih cepat dibandingkan Fe2O3 dikeringkan di dalam oven pada suhu 70 C sekitar 2 jam

Fe3O4
Sintesis Partikel Nano Fe3O4 dari Pabrik (Aldrich) Pasir Besi Fe3O4
Dilarutkan pada HCl pada 70 C dan diaduk sekitar 30 menit dalam magnetic stirrer

Hasil Fe3O4 (s) + 8HCl(l) 2FeCl3 (l) + FeCl2 (l) + 4H2O(l )

Sintesis Partikel Nano Fe3O4 dari Pabrik (Aldrich)


2FeCl3 (l) + FeCl2 (l) + 4H2O(l )
Hasil 2FeCl3 (l) + FeCl2 (l) + 4H2O(l ) + 8NH4OH(l) Fe3O4(s) + 8NH4Cl(l) + 8H2O(l) ditambahkan NH4OH diaduk dengan magnetik stirrer pada suhu ~ 70 C selama 30 menit

Sintesis Partikel Nano Fe3O4 dari Pabrik (Aldrich)


Fe3O4(s) + 8NH4Cl(l) + 8H2O(l)

Hasil

dicuci berulang-ulang dengan aquades sampai bersih dari pengotornya Disaring diberi aquades sebanyak yang bisa ditampung gelas Magnet permanen ditempatkan dibawah gelas dengan tujuan bisa menarik Fe3O4 supaya mengendap lebih cepat dibandingkan Fe2O3 dikeringkan di dalam oven pada suhu 70 C sekitar 2 jam

Dari perhitungan yang dilakukan didapatkan bahwa presentasi Fraksi Volume dari Fe3O4 adalah sebesar 64.15%. Sedangkan pada serbuk Fe3O4 yang berasal dari Aldric tidak dilakukan perhitungan untuk menentukan presentasi Fraksi Volumenya karena sudah mendapat lisensi mengandung 100% Fe3O4.

Ukuran partikel rata-rata Fe3O4 yang telah disintesis sebsesar 5,5381 dengan frekuensi 0,3. Hal ini menunjukkan bahwa Fe3O4 yang telah disintesis dari Aldrich memiliki sifat lebih monodispersif dari pada Fe3O4 yang telah disintesis dari pasir besi, karena Fe3O4 yang disintesis dari pasir besi hanya memilki keseragaman partikel dengan frekuensi terbanyak 0,05. Sedangkan Nilai varian menunjukkan jangkauan keseragaman ukuran dari sampel.

Ukuran kristal Fe3O4 yang dihasilkan dari sinteseis Fe3O4 Aldrich adalah 5,5 1,3 nanometer dan dari pasir alam sebesar 10,9 3,5. Dari hasil analisis sifat magnet diperoleh nilai medan saturasi MS untuk ferit Fe3O4 dari pasir besi, Aldrich yang belum disintesis dan Aldrich yang telah disintesis berturut-turut sebesar 46,3 emu/gram, 100,4 emu/gram, 54,6 emu/gram dan medan koersifitas, HC sebesar 1,69x 10-2 Tesla, 2,94x10-2 Tesla, 2,00x10-2 Tesla.