Anda di halaman 1dari 1

Energi untuk kontraksi otot Bergantung pada ATP.

Konsentrasi ATP dalam serabut otot, kira-kira 4 milimolar untuk mempertahankan kontraksi penuh selama 1 sampai 2 detik Sumber energi 1. Menyusun kembali energi ATP, substansia kreatin fosfat adalah yang membawa ikatan fosfat berenergi tinggi serupa dengan ikatan ATP. Ikatan fosfat berenergi tinggi dari kreatin fosfat memeiliki jumlah energi bebas yang sedikit lebih tinggi daripada yang dimilikioleh setipa ikatan ATP. Karena itu, kreatin fosfat segera dipecahkan, dan pelepasan energinya menyebabkan terikatnya sebuah ion fosfat baru pada ADP untuk menyusun kembali ATP. Namun jumlah total kreatin fosfat pada serabut otot juga sangat kecil, hanya sekitar lima kali lebih besar dari pada jumlah ATP. Karena itu kombinasi energi ATP cadangan dan kreatin fosfat didalam otot dapat menimbulkan kontraksi otot maksimal hanya untuk 5 sampai 8 detik. 2. Menyusun kembali kreatin fosfat dan ATP, adalah glikolisis dari glikogen yang talah ada dalam sel otot. Pemecehan glikogen secara enzimatik menjadi asam piruvat dan asam laktat yang berlangsung dengan cepat akan membebaskan energi yang digunakan untuk mengubah ADP menjadi Atp, kemudian ATP dapat digunakan langsung untuk memberi energi bagi kontraksi otot tambahan dan juga untuk membentuk kembali simpanan kreatin fosfat. Makna penting dalam mekanisme glikolisin a. Reaksi glikolis dapat terjadi tanpa oksigen, sehingga kontraksi otot dapat dipertahankan b. Cepatnya pembentukan ATP 3. Metabolisme oksidatif Mengkombinasikan oksigen dengan produk akhir glikolisis dan berbagai zat makan sel untuk membebaskan ATP