Anda di halaman 1dari 16

Penyebab tersering pada anak:

Jatuh Kendaraan bermotor Kecelakaan

Organ yang paling sering terkena:


Lien Liver Pankreas GI tract Organ intrabdominal dan retroperitonial yg lain

Primary survey
ABCDE
Airway Breathing Circulation Disability Environment

Secondary survey
Detailed neurologic exam
Sesory and motor

Rectal exam
Tone and occult blood

Rapid assessment Begin management


Airway, IV, labs

Initiate imaging OG/NG tube and Foley to decompress abdomen

Maintain in-line spinal immobilization

Anamnesis
Riwayat trauma : kecepatan, jenis benda, posisi korban pasca trauma dan kerusakan kendaraan akibat trauma

Pemeriksaan fisik
Inspeksi, Auskultasi, Perkusi, Palpasi

Pemeriksaan penunjang
Laboratory testing: DL, UL, LFT, pancratic enzym Diagnostic imaging: X-ray, USG, CT Scan DPL

A. Indikasi berdasarkan evaluasi abdomen


1. 2.

3. 4. 5. 6.

7.

Trauma tumpul abdomen dengan DPL + Trauma tumpul abdomen dengan hipotensi berulang setelah resusitasi cairan Peritonitis difusa Hipotensi dengan luka tembus Perdarahan dari gaster, anus, tr.ur inarius akibat luka tembus Luka tembak melalui rongga peritonium atau retroperitonium Eviscerasi

A.Indikasi berdasarkan pemeriksaan ronsen


1.

2.

Udara bebas, udara retroperitoneal atau ruptur diafragma akibat trauma tumpul CT scan + kontras memperlihatkan perforasi organ berongga akibat trauma tumpul dan penetrans

Nama Usia Alamat Pekerjaan Status

: An. P : 10 Tahun : Caruban :: Umum

Pasien datang ke RSUD Caruban tanggal 22-08-2013 dengan keluhan mual, muntah sejak pukul 14.00 WIB. Sebelumnya pasien jatuh dari sepeda pukul 13.00 WIB dan perut bagian kiri terkena setir sepeda. Pasien mengeluhkan nyeri perut di seluruh bagian. Orang tua pasien juga mengeluhkan anaknya semakin lemas, pucat dan terlihat sesak. Pasien tidak demam, BAK terkahir siang sebelum jatuh dari sepeda. BAB normal terakhir tadi pagi. Pukul 16.00 WIB pasien segera dibawa ke UGD RSUD Caruban.

Vital sign : N : 140 x/menit RR : 30 x/menit TD : 70/40 t: 36,6C Keadaan umum : lemah K/L : Anemia (+), icterus (-), cyanosis (-), dyspneu (-) Thoraks : Simetris, retraksi (-)
Cor : S1S2 tunggal, murmur (-), gallop (-) Pulmo : Rhonki -/-, Wheezing -/-

Abdomen : Hematom atau jejas (-), Distended, Bising usus (-), Timpani, Pekak hepar menghilang, Nyeri tekan seluruh lapang abdomen terutama bagian hipokondrik sinistra. Extremitas : hangat kering pucat, CRT < 2, edema (atas -/- , bawah -/-)

Riwayat Pengobatan : - Lain-lain : Hasil Lab (22/08/2013) : Riwayat Kesehatan : Hb = 7.4, Leukosit = Riwayat Keluarga :
Di keluarga tidak pernah ada yang sakit seperti ini.

Riwayat Pekerjaan : -

45.700, Trombosit = 348.000, PCV =22 Hasil BOF/LLD: air fluid level (+), udara bebas subdifragma saddle bag sign (+)

Dari hasil anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lainnya didapatkan pasien dengan susp. Internal Bleeding dan Perforasi gaster e.c trauma tumpul abdomen. Diagnosis tersebut didapatkan dari anamnesis pasien yang mengeluh mual, muntah dan nyeri di seluruh bagian perut terutama bagian kiri atas. Sebelumnya pasien jatuh dari sepeda pukul dan perut bagian kiri terkena setir sepeda. Pada pemeriksaan fisik didapatkan juga adanya anemis, bising usus yang negatif, pekak hepar menghilang dan nyeri seluruh regio abdomen. Assesment dapat ditegakkan dengan melihat gejala klinis pada pasien.

Diagnosis :
FAST CT Scan Abdomen

Pengobatan :
Infus RL guyur 1 flash TD: 70/40 HES guyur 1 flash Inj. Ranitidin 1 amp Inj. Ceftriaxone 1 gram Inj. Kalnex 1 amp Inj. Vit K 1 amp pasang NGT dan DC

Pendidikan :
Mengedukasi kepada pasien dan keluarga mengenai penyakit yang dideritanya Mengedukasi kepada pasien dan keluarga tentang terapi yang akan diberikan

Konsultasi :
Pada pasien ini dikonsultasikan kepada Spesialis Bedah

Rujukan : pasien dirujuk ke RSUD Kota Madiun Kontrol : -