Anda di halaman 1dari 12

PENGERTIAN GEOHIDROLOGI dan CONTOH PENERAPANNYA

Tugas Mata Kuliah Geohidrologi Fakultas Teknik Jurusan Geologi Universitas Pakuan Bogor

Disusun Oleh ; Nama : ar!oko "di T N#P : $%%&$'$$'

PROGRAM STUDI GEOLOGI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PAKUAN BOGOR 2008

BAB I PENDAHULUAN
SIfat- !fat H!d"#$!%a Bat&an Kandungan unsur kimia dalam air sangat tergantung (ada )ormasi geologi tem(at air itu *erada dan )ormasi geologi tem(at dilaluin!a air+ ,(a*ila selama (er-alanann!a air terse*ut melalui suatu *atuan !ang mengandung silikat. maka air terse*ut akan mengandung silikat. a(a*ila air terse*ut melalui *atuan !ang mengandung *esi maka se/ara otomatis air akan mengandung *esi. demikian seterusn!a untuk unsur0unsur kimia lainn!a+ Disam(ing itu (eran )ormasi geologi tem(at air tinggal -uga *an!ak *er(eran terhada( kualitas air. se*a* air mem(un!ai si)at melarutkan *atuan !ang ditem(ati dan dilaluin!a+ 1e/ara garis *esar *atuan di muka *umi ini da(at dikelom(okan men-adi tiga ma/am !aitu *atuan *eku. *atuan sedimen. dan metamor)+ Kondisi ketiga *atuan ini *er*eda dalam *entuk. struktur. *ahkan kekerasan serta susunan kimian!a+ 1ehingga air !ang melalui ketiga *atuan ini. kandungan kimia dan konsentrasin!a akan *er*eda. karena susunan kimia masing0masing -enis *atuan terse*ut *er*eda dan kemudahan untuk dilarutkan -uga *er*eda+ 'a() K&a$!ta A!" *ada Bat&an B+%& Batuan *eku terdiri dari *atuan intrusi dan *atuan ekstrusi+ Batuan intrusi *ersi)at im(ermea*le+ Oleh karena itu air !ang mengalir melalui *atuan interusi akan sedikit mengalir kandungan kimian!a. karena air mengalir dengan /e(at sehingga kontak antara air dengan *atuan intrusi terse*ut tidak lama+ Dengan demikian da(at kita katakan *ah2a kualitas air !ang melalui *atuan intrusi adalah rendah+ 3ain haln!a dengan *atuan ekstrusi !ang le*ih *ersi)at (ermea*le+ Pada *atuan itu air da(at masuk menem*us (ori0(ori *atuan sehingga memungkinkan ter-adin!a kontak antara air dengan *atuan le*ih lama+ Dengan demikian kualitas air (ada *atuan ekstrusi *aik. maksudn!a unsur0unsur kimia !ang terlarut /uku( tinggi+ Misaln!a (ada *atuan rhiolit 4ekstrusi5. air *an!ak mengandung silikat 41iO65+ ',() K&a$!ta A!" *ada Bat&an S+d!-+n .( Bat& Pa !" Pada *atu (asir (sand stone) kandungan kimian!a le*ih didominasi oleh unsur (engikatn!a+ Batu (asir *eru(a (asir !ang mem*atu karena adan!a unsur (engikat !ang *erada diantara *utir0*utir (asir+ Pada ken!ataann!a unsur (engikat le*ih mudah larut dalam air -ika di*andingkan dengan (asir itu sendiri. sehingga !ang *an!ak ter(engaruh (ada kualitas air unsur (engikat terse*ut+ Misaln!a *atu (asir sungai. (adas sumur dan (adas sa2ah meru(akan *atu (asir magnetik. dengan unsur (engikat F" 7O' 4)erri oksida5. sehingga air !ang melalui *atuan ini akan *an!ak mengandung unsur *esi 4Fe5+ 1e/ara rin/i. )aktor0)aktor !ang *er(engaruh terhada( kualitas air (ada *atuan (asir

meli(uti:&5 Material (engikat !ang mengeras65 Pergantian ion dan kation75 ,dan!a rekasi reduksi (em*entukan (irit'5 Ter-adin!a mineralisasi dalam air 2( Bat& L+-*&n/ Batuan lem(ung sering di-um(ai (ada *re/kist 2ater (saline water) di daerah lagon8(antai+ 3agon adalah genangan air di (antai. namun air !ang menggenangi *erasal dari daratan. dan dalam (rosesn!a menda(at (engaruh dari laut+ Bahan asal dari *atuan lem(ung *isan!a *erasal dari tem(at !ang tinggi+ Daerah itu dengan a9ui)er !ang /uku( luas+ ,ir !ang masuk di daerah itu. karena selama mengalir telah mengalami kontak dengan *atuan !ang dilalui. maka ter-adi (elarutan lem(ung dalam air !ang mengalir terse*ut+ Pada air di daerah lagon ini. saline 2ater umumn!a mengandung unsur N a. K /uku( tinggi+ Namun karena tidak meneta(n!a Na. K ini maka sering ter-adi (ergantian ion !aitu ion Na. dan K diganti oleh ion :a dan Mg+ 0( Bat&an Enda*an 1alah satu /ontoh *atuan enda(an adalah *atu gam(ing+ 1e/ara umum ke/e(atan aliran air !ang melalui *atuan gam(ing le*ih /e(at dari (ada *atu (asir+ Pada *atuan gam(ing gerakan air han!a ter-adi (ada *agian luarn!a sa-a. sehingga kontak antara *atuan dengan air se/ara keseluruhan kurang intensi)+ ,ki*atn!a -umlah ;at terlarut !ang dihasilkan (ada *atu gam(ing ke/il. le*ih ke/il -ika di*anding (ada *atuan (asir+ Misaln!a air !ang melalui *atuan ka(ur *an!ak mengadung kalsium dan *ikar*onat+ 1) K&a$!ta A!" Pada Bat&an M+ta-#"f :iri utama dari *atuan metamor) adalah *ah2a (ada umumn!a struktur *atuan ini *ersi)at masi)+ 1i)at demikian ini kurang mengandung unsur0unsur terlarut+ 1eandain!a (ada air ini di -m(ai unsur kimia terlarut !ang tinggi. (aling0(aling han!a unsur silikat se*agai aki*at dari (roses (ela(ukan k2arsa+ Jadi dari ketiga -enis *atuan *eku. sedimen dan metamor). se*enarn!a kualitas air (ada *atuan metamor) adalah (aling rendah atau miskin unsur kimia terlarut+ P#"# !ta dan P+"-+a,!$!ta ,ir da(at masuk ke *a2ah (ermukaan 4in)iltrate5 karena solid *edro/ks se(erti -uga tanah 4soil5. (asir dan gravel !ang le(as0le(as memiliki rongga (ori+ Terda(at em(at ti(e rongga (ori 4 am*lin dan :hristiansen. &<<%5. !aitu: 4&5 ruang antar *utiran mineral. 465 rekahan 4)ra/tures5. 475 rongga (elarutan 4solution /avities5. dan 4'5 vesi/les+

Gam*ar &+&+ Ber*agai ti(e ronggo (ori didalam *atuan !ang mengontrol mengalirn!a air *a2ah tanah 4 am*lin = :hristiansen. &<<%5+ Pada enda(an (asir dan gravel rongga (ori da(at men/a(ai &6 > '%? dari total volume+ Bila diantara *utiran kemudian diisi oleh *utiran !ang le*ih ke/il dan terisi oleh semen. maka (orositas 4(orosit!5 men-adi tereduksi+ 1emua *atuan ter(otong karena rekahan dan (ada *atuan !ang (adat se(erti granite da(at memiliki (orositas !ang signi)ikan *ila dikontrol oleh rekahan+ ,ktivitas (elarutan terutama di*atugam(ing mem*a2a material terlarut mem*entuk lu*ang0lu*ang 4(its dan holes5+ Be*era(a *atugam(ing memiliki (orositas !ang sangat tinggi karena air da(at *er(indah se(an-ang rekahan dan *idang (erla(isan (ada *atugam(ing+ ,ktivitas (elarutan mem*esarkan rekahan dan mengem*angkann!a men-adi gua 4/aves5+ Pada *asalt dan *atuan volkanik. vesi/les ter*entuk karena ter(erangka(n!a gelem*ung gas !ang sangat mem(engaruhi dalam (orositas+ Umumn!a vesi/les terkonsentrasi (ada *agian (ermukaan aliran lava dan mem*entuk ;ona dengan (rositas tinggi+ @ona ini da(at terhu*ungkan oleh /olumnar -oints+ P+"-+a,!$!ta '*+"-+a,!$!t2( adalah ka(asitas *atuan untuk meloloskan )luida sangat *eragam *ergantung dari viskositas )luida. tekanan hidrostatik. ukuran *ukaan dan terutama adalah tingkat *ukaan !ang saling terhu*ung 4(orositas e)ekti)5+ Jika rongga (ori sangat ke/il. maka *atuan da(at mem(un!ai (orositas !ang tinggi teta(i (ermea*ilitasn!a rendah karena air sukar mele2ati *ukaan !ang ke/il+ Bat&an 2an/ &-&-n2a -+-!$!%! *+"-+a,!$!ta t!n//! adalah konglomerat. *atu(asir. *asalt dan *atugam(ing tertentu+ Permea*ilitas !ang tinggi (ada *atu(asir dan konglomerat dikarenakan rongga (ori !ang *erada diantara *utiran *erukuran *esar dan saling terhu*ung+ Basalt da(at (ermea*el karena sering terekahkan dengan ekstensi) !akni /olumnar -ointing dan karena *agian atas dari aliran lavan!a adalah vesi/ular+ Batugam(ing terekahkan -uga men-adi (ermea*el+ Batuan dengan (ermea*ilitas rendah adalah shale. granite !ang tidak terekahkan. 9uart;ite dan *atuan (adat dan kristalin lainn!a+ P+n/+nda*an A!" Tana3 ,ir tanah melarutkan material !ang mudah larut kemudian mengenda(kann!a kem*ali (ada rongga (ori dan gua0gua didalam *atuan+ Proses (elarutan ter-adi di ;ona -enuh. sedangkan (engenda(an ter-adi di ;ona aerasi setelah gua0gua dan rongga (ori men-adi kering+ "nda(an !ang ter*entuk di gua se/ara kolekti) dise*ut se*agai dri(stone+ Proses

(em*entukann!a adalah air !ang masuk ke gua 4*iasan!a melalui rekahan di ata( gua5 akan (erlahan0lahan menetes mengenda(kan /al/ium /ar*onate kemudian mem*entuk *entuk !ang silindris dan mengkeru/ut dari ata( gua+ Bentukan demikian dinamakan se*agai stala/tite+ 1edangkan !ang ter*entuk dari dasar gua dise*ut stalagmite+

Gam*ar &+<+ Diagram ideal dari enda(an gua 4 am*lin = :hristiansen. &<<%5+ Pre/i(itasi mineral karena (eran air tanah *er-alan lam*at+ Dalam *e*era(a kasus diketahui *ah2a air tanah melakukan (emindahan atom atau molekul material organik dan se/ara *ersamaan menggantikann!a dengan ion mineral lain !ang di*a2an!a+ :ontohn!a adalah (roses ka!u !ang mem*atu 4(etri)ied 2ood5+ "nda(an ini !ang terkenal adalah di Petri)ied Forest National Park di ,ri;ona timur+ Disini terda(at akumulasi !ang sangat *esar dari *atang ka!u ter*atukan !ang telah tertim*un oleh enda(an sungai (ur*a+ Proses (ela(ukan dan erosi telah men!ingka(kann!a ke (ermukaan+ A$t+"a ! S! t+- A!" Tana3 ,ir tanah da(at meningkatkan konsentrasi (adatan terlarut didalam air (ermukaan+ Konsentrasi kimia dan sam(ah *uangan *er(otensi mengkontaminasi reservoir air tanah+ Material !ang telah mengalami lea/hed 4(elarutan karena (erkolasi air tanah5 dari tem(at (em*uangan sam(ah 42aste0dis(osal site5 akan mengandung kontaminan kimia dan kontaminan *iologi+ Karakter dan *esarn!a (olutan 4lea/hates5 *ergantung (ada laman!a 2aktu in)iltrasi air !ang kontak dengan enda(an sam(ah terse*ut+ Pada daerah !ang lem*a* maka air tanah *iasan!a dangkal dan *ila terusmenerus kontak dengan sam(ah. maka sangat *er(otensi ter-adi (olusi

BAB II GEOMETRI AIR TANAH


P+n/+"t!an A!" Tana3 ,ir tanah atau air *a2ah (ermukaan adalah *atasan !ang digunakan untuk menggam*arkan semua air !ang ditemukan di *a2ah (ermukaan tanah+ Ke*eradaan airtanah dikontrol oleh se-arah dan kondisi geologi. deliniasi dan kondisi *atas tanah dan )ormasi *atuan di suatu 2ila!ah dimana air mengalami (erkolasi+ Faktor lain !ang *er(engaruh adalah aktivitas dan iklim lingkungan sekitarn!a. *aik se/ara alami mau(un di(engaruhi oleh manusia+ Jika airtanah terse*ut se/ara ekonomi da(at dikem*angkan dan -umlahn!a men/uku(i untuk ke(erluan manusia. maka )ormasi atau keadaan terse*ut dinamakan lapisan pembawa air atau akuifer *aik *eru(a )ormasi tanah. *atuan atau keduan!a+ Berikut adalah *e*era(a istilah !ang digunakan dalam menamakan karakteristik suatu )ormasi *atuan: &+ ,9ui)er 4,kui)er5 adalah )ormasi geologi atau gru( )ormasi !ang (engandung air dan se/ara signi)ikan mam(u mengalirkan air melalui kondisi alamin!a+ Batasan lain !ang digunakan adalah reservior airtanah. la(isan (em*a2a air+ Todd 4&<%%5 men!atakan *ah2a akui)er *erasal dari Bahasa 3atin !aitu aqui dari aqua !ang *erarti air dan ferre !ang *erarti mem*a2a. -adi a%&!f+" adalah la(isan (em*a2a air+ 6+ ,9ui/lude adalah )ormasi geologi !ang mungkin mengandung air. teta(i dalam kondisi alami tidak mam(u mengalirkann!a. misaln!a la(isan lem(ung+ Untuk ke(erluan (raktis. a4&!1$&d+ di(andang se*agai la(isan keda( air+ 7+ ,9uitard adalah )ormasi geologi !ang semikeda(. mam(u mengalirkan air teta(i dengan la-u !ang sangat lam*at -ika di*andingkan dengan akui)er+ Meski(un demikian dalam daerah !ang sangat luas. mungkin mam(u mem*a2a se-umlah *esar air antara akui)er !ang satu dengan lainn!a+ A4&!1$&d+ ini -uga dikenal dengan nama )ormasi semi keda( atau leaky aquifer. '+ ,9ui)uge meru(akan )ormasi keda( !ang tidak mengandung dan tidak mam(u mengalirkan air+

Menurut Krussman dan #idder 4&<A$5 dalam Uta!a 4&<<$:'&0'65 *ah2a ma/am0ma/am aki)er se*agai *erikut: a5 ,ki)er Be*as 4Un/on)ined ,9ui)er5 !aitu la(isan lolos air !ang han!a se*agian terisi oleh air dan *erada di atas la(isan keda( air+ Permukaan tanah (ada a9ui)er ini dise*ut dengan 2ater ta*le 4(reatiklevel5. !aitu (ermukaan air !ang mem(un!ai tekanan hidrostatik sama dengan atmos)er+ *5 ,ki)er Tertekan 4:on)ined ,9ui)er5 !aitu a9ui)er !ang seluruh -umlahn!a air !ang di*atasi oleh la(isan keda( air. *aik !ang di atas mau(un di *a2ah. serta mem(un!ai tekanan -enuh le*ih *esar dari (ada tekanan atmos)er+

/5 ,ki)er 1emi tertekan 41emi :on)ined ,9ui)er5 !aitu a9ui)er !ang seluruhn!a -enuh air. dimana *agian atasn!a di*atasi oleh la(isan semi lolos air di*agian *a2ahn!a meru(akan la(isan keda( air+ d5 ,ki)er 1emi Be*as 41emi Un/on)ined ,9ui)er5 !aitu a9ui)er !ang *agian *a2ahn!a !ang meru(akan la(isan keda( air. sedangkan *agian atasn!a meru(akan material *er*utir halus. sehingga (ada la(isan (enutu(n!a masih memungkinkan adan!a gerakan air+ Dengan demikian a9ui)er ini meru(akan (eralihan antara a9ui)er *e*as dengan a9ui)er semi tertekan+ Batuan !ang mam(u men!im(an dan mengalirkan airtanah dise*ut dengan akui)er+ Bnteraksi dalam (enggunaan airtanah !ang alami adalah dengan mengam*il airtanah !ang mun/ul di (ermukaan se*agai mata air atau se/ara *uatan+

1umur ,rtesis

Model aliran air tanah itu sendiri akan dimulai (ada daerah resa(an air tanah atau sering -uga dise*ut se*agai da+"a3 !-,&3an a!"tana3 'recharge zone(+ Daerah ini adalah 2ila!ah dimana air !ang *erada di (ermukaan tanah *aik air hu-an atau(un air (ermukaan mengalami (roses (en!usu(an 4in)iltrasi5 se/ara gravitasi melalui lu*ang (ori tanah8*atuan atau /elah8rekahan (ada tanah8*atuan+ Proses (en!usu(an ini akan *erakumulasi (ada satu titik dimana air terse*ut menemui suatu la(isanatau struktur *atuan !ang *ersi)at keda( air 4impermeabel5+ Titik akumulasi ini akan mem*entuk suatu ;ona -enuh air 4saturated zone5 !ang seringkali dise*ut se*agai da+"a3 $&a3an a!"tana3 'discharge zone(+ Per*edaan kondisi )isik se/ara alami akan mengaki*atkan air dalam ;onasi ini akan *ergerak8mengalir *aik se/ara gravitasi. (er*edaan tekanan. kontrol struktur *atuan dan (arameter lainn!a+ Kondisi inilah !ang dise*ut se*agai aliran airtanah+ Daerah aliran airtanah ini selan-utn!a dise*ut se*agai daerah aliran 4flow zone5+

Water table & groundwater flow

Dalam (er-alanan!a aliran airtanah ini seringkali mele2ati suatu la(isan aki)er !ang diatasn!a memiliki la(isan (enutu( !ang *ersi)at keda( air 4im(ermea*el5 hal ini mengaki*atkan (eru*ahan tekanan antara airtanah !ang *erada di *a2ah la(isan (enutu( dan airtanah !ang *erada diatasn!a+ Peru*ahan tekanan inilah !ang dide)inisikan se*agai a!"tana3 t+"t+%an '1#nf!n+d a4&!f+"( dan a!"tana3 ,+,a '&n1#nf!n+d a4&!f+"(+ Dalam kehidu(an sehari0hari (ola (eman)aatan airtanah *e*as sering kita lihat dalam (enggunaan sumur gali oleh (enduduk. sedangkan airtanah tertekan dalam sumur *or !ang se*elumn!a telah menem*us la(isan (enutu(n!a+ A!"tana3 ,+,a 4water table5 memiliki karakter *er)luktuasi terhada( iklim sekitar. mudah ter/emar dan /enderung memiliki kesamaan karakter kimia dengan air hu-an+ Kemudahann!a untuk dida(atkan mem*uat ke/enderungan dise*ut se*agai airtanah dangkal 4sedangkan dangkal atau dalam itu sangat relati) lho5+ A!"tana3 t+"t+%an8 airtanah terhalang inilah !ang seringkali dise*ut se*agai air sumur artesis 4artesian well5+ Pola (ergerakann!a !ang menghasilkan gradient (otensial. mengaki*atkan adan!a istilah artesis (ositi) ; ke-adian dimana (otensial airtanah ini *erada diatas (ermukaan tanah sehingga airtanah akan mengalir vertikal se/ara alami menu-u kestim*angan garis (otensial kha!al ini+ ,rtesis nol ; ke-adian dimana garis (otensial kha!al ini sama dengan (ermukaan tanah sehingga muka airtanah akan sama dengan muka tanah+ Terakhir artesis negati) ; ke-adian dimana garis (otensial kha!al ini di*a2ah (ermukaan tanah sehingga muka airtanah akan *erada di *a2ah (ermukaan tanah++ Tia( -enis airtanah memerlukan metode (en/arian !ang s(esi)ik+ Ta(i se/ara umum *isa di*agi men-adi : Metode *erdasarkan as(ek )isika 4H!d"#/+#f! !%a5 : Penekanann!a (ada as(ek )isik !aitu merekonstruksi (ola se*aran la(isan akui)er+ Be*era(a metode !ang sudah umum diketahui dalam metode ini adalah (engukuran geolistrik !ang meli(uti (engukuran tahanan -enis. induce polarisation 4BP5 dan lain0lain+ Pengukuran lainn!a adalah dengan menggunakan sesimik. ga!a *erat dan *an!ak lagi+

Metode *erdasarkan as(ek kimia 4H!d"#/+#%!-!a5 : Penekanann!a (ada as(ek kimia !aitu men/o*a merunut (ola (ergerakan airtanah+ 1e/ara teori ketika air mele2ati suatu media. maka air ini akan melarutkan kom(onen !ang dile2atin!a+ 1e*agai /ontoh air !ang telah lama mengalir di *a2ah (ermukaan tanah akan memiliki kandungan mineral !ang *erasal dari *atuan !ang dile2atin!a se/ara melim(ah+ Kom*inasi dari kedua metode ini akan saling melengka(i dan akan memudahkan untuk mengetahui le*ih lengka( mengenai in)ormasi ke*eradaan airtanah di suatu daerah+

BAB III P+n/&%&"an dan P+n/&5!an D+,!t A4&!f+"


P+n/&%&"an D+,!t '%&ant!ta ( Dalam (eren/anaan untuk mengetahui kuantitas de*it air kita da(at melakukan *e*era(a langkah !ang harus di(erhatikan. !aitu : &5 /ek kuantitas air sungai. -ika tidak ada air atau kering (ada musim kemarau (an-ang. maka sungai tidak da(at digunakan se*agai sum*er air+ 65 :ek kunatitas air sungai. -ika sungai tidak (ernah kering dan tersedian!a datahasil (egukuran de*it minimum (ada musim kemarau (an-ang. maka sungai da(at digunakan se*agai sum*er air 75 :ara (engukuran de*it air sungai se/ara sederhana. se(erti di-elaskan (ada *agian di*a2ah ini : 1ediakan alat (elam(ung 4ka!u dan se-enisn!a5 untuk mengukur de*it sungai 1ia(kan (ita ukur 1ia( (engukuran 2aktu 4-am8sto(2at/h5 Tentukan lokasi (engukuran (ada *agian sungai !ang lurus dan (ermukaann!a relative datar Tentukan -arak (engukuran 4m5 Tentukan luas (enam(ang aliran air dengan mengukur kedalaman 4tinggi muka air5 dikalikan dengan le*ar (enam(ang4m65 di daerah lokasi (engukuran !ang telah diteta(kan Perhitungan ke/e(atan aliran air sungai : an!utkan (elam(ung 4ka!u dan se-enisn!a5 kedalam a;iran sungai sam(ai se*agiann!a tenggelam untuk mengetahui 2aktu tem(uh sesuai dengan -arak !ang sudak ditentukan. hitung ke/e(atan aliran dengan /ara mem*agi -arak (engukuran dengan 2aktu (engukuran

Ke/e(atan aliran 4C5 D Jarak tem(uh 4 3 5 2aktu tem(uh 4 t 5

Perhitungan de*it air sungai : De*it air 4E5 D Ke/e(atan aliran rata0rata 4C5 F 3uas Penam(ang aliran 4,5

P+n/&%&"an *+"-+a,!$!ta 1alah satu si)at )isis !ang -uga *isa mem(un!ai nilai0nilai !ang sangat *er*eda untuk material dan massa adalah (ermea*ilitas+ Pengukuran atas Gsi)at da(at dilaluiH *isa kita lakukan dalam lu*ang0lu*ang *or. melalui (eninggian (ermukaan air dalam lu*ang 4 u-i tinggi -atuh. )alling head test 5 setelah itu ke/e(atan surutan air hingga (ada (ermukaan air tanah da(at kita ukur+ P+n/&%&"an t+/an/an a!" Pada (em*e*anan di (ermukaan atau (ada (em*angunan di atas tanah lem*ek. (engukuran tegangan air meru(akan *agian !ang tidak ter(isahkan dari (rogram konstruksi+ Pada lereng0lereng !ang sta*il (un (emantaun atas tekanan air meru(akan hal !ang sangat (enting+ 1usunan (engukuran !ang (aling sederhana seru(a se*uah selu*ung sam(ai (ada kedalaman tertentu dalam la(isan !ang mengandung air+

P+-#-*aan U5! ' P&-*!n/ T+ t (


Pemom(aan u-i adalah suatu kegiatan (enelitian untuk mengetahui tingkah laku air tanah atau si)at0si)at )isik 4 harga koe)isien Transimi*ilitas 4B5. koe)isien kandungan 4s5. kelulusan tegak akitar 4KH5. le(asan -enis 41!5. serta (arameter0(arameter lain !ang ada hu*ungann!a dengan hidrolika air tanah5+ Ber'dasarkan skala luas tu-uan analisa !ang akan di/a(ai. maka (emom(aan u-i di*agi dalam 6 -enis+

&+ Pengu-ian aki)er 4 a9ui)er Test 5 Dise*ut demikian karena terutama !ang diu-i adalah )ormasi !ang mengandung air 4aki)er5 di*andingkan terhada( sumurn!a. sumur !ang di(om(a harus mem(un!ai s/reen8(en!aring (ada aki)er !ang akan diu-i+ Tu-uan (engu-ian aki)er adalah : untuk mem(eroleh si)at0si)at hidraulis aki)er dengan menganalisa data (engamatann!a+ 1i)at0si)at hidraulis ini meru(akan keterangan0 keterangan dasar *agi (eme/ahan (ersoalan air tanah regional atau stem(at8lokal+ Mem*eri keterangan atas *esarn!a Iell Jield 4 De*it asil 5 dan dra2 do2n 4 (enurunan M+,+5 sumur+ 6+ Pengu-ian 1umur 4 Iell Test 5 Pngu-ian sumur han!a *ermaksud untuk meneta(kan kemam(uan (rodukti) dari suatu sumur tertentu. dan tidak mem*utuhkan (ieo;ometer0(ieo;ometer di sekitarn!a. sehingga le*ih sederhana di*andingkan dengan (engu-ian aki)er+

Data de*it dan dra2 do2n !ang diukur di(lot dalam kertas gra)ik untuk menda(atkan ka(asitas -enis dari sumur+ Dengan mengetahui kemam(uan (rodukti) sumur. da(atlah dilakukan (emilihan -enis (om(a !ang sesuai untuk menaksir *ia!a (emom(aan (ersatuan volume air !ang di(om(a+ Dari uraian diatas. da(at isim(ulkan *ah2a (engu-ian aki)er meli(uti (ula (engu-ian sumur+ asil (engu-ian aki)r atas si)at0si)at hidraulis aki)er !ang di(eroleh le*ih teliti. tta(i *ia!an!a mahal karena itu (emilihan konstruksi dan lokasi0lokasi (emilihan sumur (ngamatn!a (erlu di(ertim*angkan+ Ta3a* P+$a% anaan P+-#-*aan U5! Memom(a8mengeluarkan air dari dalam aki)r dengan de*it tertentu dalam sumur tertentu+ 1elama (emom(aan dilakukan (engamatan8(engukuran muka air tanah dalam sumur0sumur (engamat dan sumur (ie;ometer di sekeliling sumur !ang di(om(a dan di/atat dengan selang 2aktu tertentu+ Demikian (ula (engamatan terhada( kam*uhn!a air 4#e/over! (eriod5 Dari data0data de*it dan (enurunan M)A)T+selama (roses (emom(aan u-iu ini.kemudian dilakukan analisa dengan *e*era(a !ang ada+ Metoda !ang umum di(akai di indonesia adalah: &+ Metoda Ja/o* : menda(atkan nilai0nilai K-D dan S 6+ Metoda Thiem : menda(atkan nilai K)D) 7+ Metode Theis : menda(atkan nilai K)D dan S '+ Metode Ialton : menda(atkan nilai K)D 6 S dan Ana$! a P+-#-*aan U5! d+n/an M+t#da T3+! Koe)+Kandungan 1 4storage :oe))5 dari suatu aki)er da(at dihtung dengan menggunakan (ersamaan Theis untuk (enurunan M+,+ dalam sumar se*agai *erikut :
1DE