Anda di halaman 1dari 18

1

TEKNIK DAN CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM

Oleh Taufik hidayat Desa Curah arum, kali i!i!", ram#i$u%i, %em#er

TEKNIK DAN CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM Usaha budidaya jamur tiram seringkali mengalami kegagalan karena teknik dan &ara budidaya yang kurang benar. Meskipun gampang, perlu diperhatikan fakt'r-faktor seperti lingkungan, kebersihan, serta konsistensi selama perawatan.Jika faktor-faktor tersebut tidak bisa dipenuhi dengan baik maka hasilnya pun kurang optimal bahkan besar kemungkinan berpotensi mendatangkan kegagalan.

Jamur tiram putih berwarna putih agak krem dengan diameter tubuh 3-14 m. Jamur ini memiliki miselium. !ubuh buah jamur inilah yang bernilai ekonomis tinggi dan menjadi tujuan dari budidaya jamur tiram. !eknik budidaya jamur tiram mulai dari persiapan hingga pas a panen sangat perlu diperhatikan agar pelaku usaha benar-benar memahami sehingga lebih menguasai dalam pemeliharaan maupun pengendalian hama tanaman. (ersia$a! (e!a!ama! Jamur Tiram "ebelum melakukan penanaman, hal-hal yang menunjang budidaya jamur tiram harus sudah tersedia, diantaranya rumah kumbung baglog, rak baglog, bibit jamur tiram, dan peralatan budidaya.#$isa %nda lihat di artikel &ersiapan Usaha $udidaya Jamur !iram'. Usahakan budidaya jamur tiram menggunakan bibit bersertifikat yang dapat dibeli dari petani lain atau dinas pertanian setempat. &eralatan budidaya jamur tiram ukup sederhana, harga terjangkau, bahkan kita bisa memanfaat peralatan dapur. Untuk mengoptimalkan hasil dalam usaha budidaya jamur tiram di dataran rendah dapat dilakukan dengan modifikasi terhadap bahan media dan takarannya, yakni dengan menambah atau mengurangi takaran tiap-tiap bahan dari standar umumnya.(alam usaha skala ke il, eksperimen dalam menentukan takaran bahan media merupakan hal yang sangat penting guna memperoleh takaran yang pas.)al ini mengingat jamur yang dibudidayakan di lingkungan tumbuh berbeda tentu membutuhkan nutrisi dan media yang berbeda pula tergantung pada

kondisi lingkungan setempat.)ingga saat ini belum ada standar komposisi media untuk budidaya jamur tiram di dataran rendah, sehingga petani memodifikasi media dan lingkungan berdasarkan pengalaman dan kondisi masing-masing. "ebagai media tumbuh jamur tiram, serbuk gergaji berfungsi sebagai penyedia nutrisi bagi jamur.*ayu yang digunakan sebaiknya kayu keras karena serbuk gergaji kayu jenis tersebut sangat berpotensi dalam meningkatkan hasil panen jamur tiram. )al ini karena kayu keras banyak mengandung selulosa yang dibutuhkan oleh jamur. Jenis-jenis kayu keras yang bisa digunakan sebagai media tanam jamur tiram antara lain sengon, kayu kampung, dan kayu mahoni. Untuk mendapatkan serbuk kayu pembudidaya harus memperolehnya ditempat penggergajian kayu."ebelum digunakan sebagai media biasanya sebuk kayu harus dikompos terlebih dahulu agar bisa terurai menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga mudah di erna oleh jamur. &roses pengomposan serbuk kayu dilakukan dengan ara menutupnya menggunakan plastik atau terpal selama 1-+ hari. &engomposan berlangsung dengan baik jika terjadi kenaikan suhu sekitar ,- derajat .. %lternatif bahan yang bisa digunakan untuk mengganti serbuk kayu adalah berbagai ma am ampas, misal ampas kopi, ampas kertas, ampas tebu, dan ampas teh./amun, berdasarkan pengalaman petani jamur tiram di dataran rendah, media yang baik untuk digunakan tetap serbuk gergaji kayu. Media berupa dedak0bekatul dan tepung jagung berfungsi sebagai substrat dan penghasil kalori untuk pertumbuhan jamur."ebelum membeli dedak dan tepung jagung, sebaiknya pastikan dahulu bahan-bahan tersebut masih baru.Jika memakai bahan yang sudah lama dikhawatirkan sudah terjadi fermentasi yang dapat berakibat pada tumbuhnya jenis jamur yang tidak dikehendaki. $erdasarkan hasil penelitian, penggunaan dedak maupun teung jagung memberikan kualitas hasil jamur yang sama karena kandungan nutrisi kedua bahan tersebut mirip. /amun, penggunaan dedak dianggap lebih efisien karena bisa memangkas biaya dan enderung mudah di ari karena banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak.*apur #.a.o3' berfungsi sebagai sumber mineral dan pengatur p).*andungan .a dalam kapur dapat menetralisir asam yang dikeluarkan meselium jamur yang juga bisa menyebabkan p) media menjadi rendah.

1adah yang digunakan untuk meletakkan ampuran media adalah kantong plastik bening tahan panas #&2 -,--+' berukuran +- m 3 3- m. %dapun komposisi media semai adalah serbuk gergaji 1-- kg4 tepung jagung 1- kg4 dedak halus atau bekatul 1- kg4 kompos -,, kg4 kapur #.a.o3' -,, kg4 dan air ,--5-6. %da dua hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan penanaman bibit jamur, yaitu sterilisasi bahan dan sterilisasi baglog. )terilisasi Baha! "ebelum di ampur dengan media lain, serbu kayu dan dedak disterilisasi terlebih dahulu menggunakan o7en selama 5-8 jam pada suhu 1-- derajat .. (engan sterilisasi tersebut selain mengurangi mikroorganisme penyebab kontaminsasi juga menguranngi kadar air pada serbuk gergaji kayu. (engan demikian, media menjadi lebih kering.*edua bahan tersebut kemmudian di ampur dan diberi air sekitar ,-95-6 hingga adonan menjadi kalis dan bisa dikepal.%ir berfungsi dalam penyerapan nutrisi oleh miselium. %ir yang digunakan harus air bersih untuk mengurangi resiko kontaminasi organisme lain dalam media. (alam memasukkan media ke dalam plastik, media harus benar-benar padar agar jamur yang dihasilkan bisa banyak. Jadi pastikan bahwa bahan-bahan telah ukup padat di dalam plastik dengan ara menekan9nekan adonan hingga benar-benar padat, kemudian bagian atas kantong dipasang in in paralon dan selanjutnya kantong plastik ditutup dengan sumbat kapas dan diikat dengan karet. )terilisasi Ba"l'" "terilisasi baglog dilakukan dengan ara memasukkan baglog ke dallam auto la7e atau

pemanas0steamer dengan suhu 1+1 derajat . selama 1, menit. Untuk mengganti penggunaan auto la7e atau streamer, dapat menggunakan drum dengan kapasitas besar atau mampu menampung sekitar ,- baglog dan dipanasi di atas kompor minyak atau dapat juga menggunakan o7en.Memang, sterilisasi baglog menggunakan drum memakan waktu lebih lama, yaitu sekitar 8 jam, tetapi dianggap lebih menghemat biaya. "etelah proses sterilisasi selesai, baglog kemudian didinginkan, yakni dengan mematikan alat sterilisasi dan membiarkan suhunya turun sedikit demi sedikit. "etelah proses pendinginan, baru kemudian dilakukan penanaman bibit jamur.

(ENANAMAN DAN (EME*I+ARAAN JAMUR TIRAM "alah satu penentu keberhasilan budidaya jamur tiram adalah kebersihan dalam melakukan proses budidayanya, baik kebersihan tempat, alat, maupun pekerjanya. )al ini karena kebersihan adalah hal yang mutlak harus dipenuhi.Untuk itu, tempat untuk penanaman sebaiknya harus dibersihkan dahulu dengan sapu, lantai dan dindingnya dibersihkan menggunakan disinfektan. %lat yang digunakan untuk menanam juga harus disterilisasi menggunakan alkohol dan dipanaskan di atas api lilin. "elain itu, selama melakukan penanaman para pekerja juga idealnya menggunakan masker.)al ini bertujuan untuk memperke il terjadinya kontaminasi. (alam budidaya jamur tiram hal yang juga harus diperhatikan adalah menjaga suhu dan kelembaban ruang agar tetap pada standar yang dibutuhkan. Jika ua a lebih kering, panas, atau berangin, tentu akan mempengaruhi suhu dan kelembaban dalam kumbung sehingga air epat menguap. $ila demikian, sebaiknya frekuensi penyiraman ditingkatkan.Jika suhu terlalu tinggi dan kelembaban kurang, bisa membuat tubuh jamur sulit tumbuh atau bahkan tidak tumbuh.:leh karena itu, atur juga sirkulasi udara di dalam kumbung agar jamur tidak epat layu dan mati. &engaturan sirkulasi dapat dilakukan dengan ara menutup sebagian lubang sirkulasi ketika angin sedang ken ang. "irkulasi dapat dibuka semua ketika angin sedang dalam ke epatan normal. /amun, yang terpenting adalah jangan sampai jamur kekurangan udara segar. (EN,ENDA*IAN +AMA (ENYAKIT (ADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM "elain pemeliharaan baglog, dalam budidaya jamur tiram juga perlu dilakukan perawatan untuk men egah atau mengendalikan hama dan penyakit yang mungkin bisa menyerang jamur tiram. )ama dan penyakit yang menyerang jamur tiram tentu dipengaruhi oleh keadaan lingkungan maupun jamur itu sendiri. "ehingga antara tempat budidaya yang satu dan yang lain, serangan hama penyakit kemungkinan dapat berbeda-beda. +AMA (ENYAKIT JAMUR TIRAMU;%! Ulat merupakan hama yang paling banyak ditemui dalam budidaya jamur tiram. %da tiga faktor penyebab kemun ulan hama ini yaitu faktor kelembaban, kotoran dari sisa pangkal0bonggol atau tangkai jamur dan jamur yang tidak terpanen, serta lingkungan yang tida bersih.

)ama ulat mun ul ketika kelembaban udara berlebihan. :leh sebab itu, hama ulat sering dijumpai ketika musim hujan. &en egahan menjadi solusi terbaik untuk mengatasi hama ini adalah dengan mengatur sirkulasi udara. .aranya dengan membuka lubang sirkulasi dan untuk sementara proses penyiraman keumbung dihentikan. &angkal jamur yang tertinggal di baglog saat pemanenan dapat menimbulkan binatang ke il seperti kepik. *epik inilah yang menjadi penyebab mun ulnya hama ulat. "ementara jamur yang tidak terpanen kemungkinan terjadi karena jamur tidak mun ul keluar sehingga luput saat pemanenan dan menjadi busuk.)al ini menyebabkan mun ulnya ulat."ebaiknya, ketika melakukan pemanenan baglog telah dipastikan kebersihannya sehingga tidak ada pangkal atau batang dan jamur yang tidak terpanen. Ulat bisa saja mun ul karena rumah kumbung ataupun sekitar kumbung tidak berseih.Misalnya adanya kandang ternak atau tanaman di sekitar rumah kumbung. Untuk men egah dan mengatasi serangan hama ulat, lakukan pembersihan rumah kumbung dan sekitar rumah kumbung dengan melakukan penyemprotan formalin. )emut, *a#a-la#a, da! Kleket .se%e!is m'luska/ "e ara mekanis hama semut dan laba-laba dapat diatasi dengan membongkar sarangnya dan menyiramnya dengan minyak tanah. "edangkan se ara kemis hama tersebut dapat dikendalikan dengan penyemprotan insektisida. .ara ini merupakan ara terakhir dan usahakan untuk menghindari penggunaan insektisida jika serangan tidak parah karena produk jamur merupakan produk organik. *euntungan jika pemberantasan hama serangga dilakukan dengan ara mekanis antara lain, dapat memangkas biaya selama perawatan dan juga ramah lingkungan. "ementara itu hama kleket kerap dijumpai pada mulut baglog. Untuk mengendalikannya juga dilakukan dengan ara mekanis, yaitu mengambilnya dengan tangan. TUMBU+NYA CENDA0AN ATAU JAMUR *AIN Jamur lain yang kerap mengganggu jamur tiram adalah Mu or sp., <hi=opus sp., &eni illium sp., dan %spergillus sp. pada substrat atau baglog."erangan jamur-jamur tersebut bersifat patogen

yang ditandai dengan timbulnya miselium berwarna hitam, kuning, hijau, dan timbulnya lendir pada substrat. Miselium-miselium tersebut mengakibatkan pertumbuhan jamur tiram terhambat atau bahkan tidak tumbuh sama sekali. &enyakit ini dapat disebabkan karena lingkungan dan peralatan saat pembuatan media penanaman kurang bersih atau karena lingkungan kumbung yang terlalu lembab.Untuk mengatasi penyakit ini, lingkungan dan peralatan ketika pembuatan media dan penanaman perlu dijaga kebersihannya.*elembaban di dalam kumbung juga diatur agar tidak berlebihan.&enyakit ini dapat menyerang baglog yang sudah dibuka ataupun masih tertutup. Jika baglog sudah terserang maka harus segera dilakukan pemusnahan dengan ara dikeluarkan !angkai Memanjang &enyakit ini merupakan penyakit fisiologis yang ditandai dengan tangkai jamur memanjang dengan tubuh jamur ke il tidak dapat berkembang maksimal.&enyakit tangkai memanjang disebabkan karena kelebihan .:+ akibat 7entilasi udara yang kurang sempurna.%gar tidak terserang penyakit ini harus dilakukan pengaturan 7entilasi dalam kumbung seoptimal mungkin. (ANEN DAN (A)CA (ANEN &emanenan merupakan kegiatan budidaya yang selalu dinantikan oleh pelaku usaha.Untuk mendapatkan hasil yang optimal maka penanaman selama panen dan pas a panen harus dilakukan dengan baik. 0aktu da! Cara (a!e! Jamur Tiram Jamur tiram termasuk jenis tanaman budidaya yang memiliki masa panen ukup epat.&anen jamur tiram dapat dilakukan dalam jangka waktu 4o hari setelah pembibitan atau setelah tubuh buah berkembang maksimal, yaitu sekitar +-3 minggu setelah tubuh buah terbentuk.&erkembangan tubuh buah jamur tiram yang maksimal ditandai pula dengan merun ngnya bagian tepi jamur.*riteria jamur yang layak untuk dipanen adalah jamur yang berukuran ukup besar dan bertepi run ing tetapi belum mekar penuh atau belum pe ah.Jamur dengan kondisi demikian tidak mudah rusak jika dipanen.%da beberapa persyaratan yang harus dipenuhi ketika produk dipasarkan, misalnya keseragaman berat dan ukuran jamur tiram. dari kumbung kemudian dibakar.

(e!a!"a!a! (as&a (a!e! Jamur Tiram &enanganan yang dilakukan usai pemanenan jamur tiram bertujuan untuk men iptakan hasil akhir yang berkualitas sehingga sesuai dengan permintaan pasar.$erikut beberapa tahapan agar produk jamur tiram yang dihasilkan berkualitas baik. (e!y'rtira! Jamur yang telah dipanen harus segera di u i dengan air bersih, kemudian bagian tubuh buahnya dipisahkan deri pangkalnya. &roses pen u ian dan pemisahan ini penting untuk dilakukan karena bila selama proses budidaya petani menggunakan pestisida, biasaya ra un pestisida akan mengendap pada bagian pangkal dan masih memungkinkan terdapat residu yang tertinggal pada tubuh buah. "etelah diyakini kebersihannya, proses sortasi dilakukan untuk mengelompokkan jamur tiram berdasarkan bentuk dan ukurannya. )al ini bertujuan untuk memperoleh hasil yang seragam sehingga akan menarik minat konsumen saat dipasarkan. (e!"emasa! da! Tra!s$'rtasi +asil (a!e! Jamur Tiram &engemasan jamur tiram segar biasanya menggunakan plastik kedap udara. "emakin sedikit udara yang ada di dalam plastik, jamur tiram semakin tahan lama untuk disimpan./amun, idealnya penyimpanan dengan plastik kedap udara hanya dapat mempertahankan kesegaran jamur tiram selama +-4 hari. :leh karena itu, agar jamur tiram segar yang dijual tetap dalam kondisi baik, proses pengangkutan0transportasi tidak boleh terlalu lama dari proses pengemasannya. "eandainya jarak pengangkutan dilengkapi dengan ruangan berpendingin. ukup jauh, sebaiknya alat transportasi

Cara Me!"'$timalka! +asil (a!e! Jamur Tiram &ara petani jamur tiram yang budiman, disini saya akan menjelaskan bagaimana ara mengoptimalkan hasil panen jamur tiram. $agi para petani jamur terutama pemula, mungkin belum tahu bagaimana aranya merawat jamur dengan benar.&etani jamur sering mengalami kendala dalam perawatan jamur, salah satu kendala yang sering dialami oleh mereka adalah hasil

panen jamur yang tidak optimal.&adahal baglog jamur masih produktif, tapi hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. %da beberapa sebab yang membuat kenapa hal itu terjadi, antara lain> 1. &erawatan kumbung yang kurang optimal. &erawatan disini meliputi pengkondisian kumbung agar ideal untuk pertumbuhan jamur, dan menjaga kebersihan kumbung. Menjaga kondisi kumbung agar tetap ideal untuk pertumbuhan jamur sangat penting, karena akan mempengaruhi produktifitas dan umur baglog jamur itu sendiri. Jika kondisi kumbung sering berubah ubah #dengan perubahan yang sangat men olok', maka jamur akan stres dan mempengaruhi produktifitasnya. *ondisi yang ideal untuk kumbung jamur adalah suhu ++-+8?. dan kelembaban 8,-@-6.;akukan penyiraman lantai dan pengkabutan ruangan agar kondisi itu ter apai. "edangkan kebersihan kumbung akan menunjang sirkulasi udara dalam kumbung agar tetap segar dan akan menjaga kumbung dari hama+ yang akan membuat sarang jika kumbung kotor, seperti ke oa dan semut yang akan memakan jamur yang sudah besar, laba+, rayap, dan ulat ke il yang hinggap di baglog yang kotor dan busuk. +. &embukaan baglog jamur. $anyak dari para petani yang hanya membiarkan begitu saja baglognya di kumbung tumbuh dengan sendirinya, padahal tiu tidak benar. "eperti bayi yang perlu diramut, baglog pun perlu diramut agar tetap produktif. .aranyaA $uatlah bukaan di bagian belakang baglog setelah panen pertama dari depan, dan buka in in baglog lalu lipat0 potong plastik, dengan begitu baglog akan terbuka lebar bagian depannya. )al ini akan membuat jamur bebas tumbuh keluar dan bnyak. /amun perlu diingat bahwa hal ini akan menimbulkan penguapan yang tinggi pada baglog, dan baglog akan epat kering jika kondisi kumbung tidak dijaga dengan baik.

3. &eremajaan baglog jamur. Jika baglog sudah beberapa kali panen atau baglog sudah agak lama, biasanya permukaan baglog akan berwarna ke oklatan atau kehitaman, terutama di bagian

10

depan yang dibuka lebar. Bni akan menghambat pertumbuhan jamur yang akan keluar, karena tertutup oleh serbuk kayu yang busuk atau mati. Maka lakukan peremajaan, yaitu dengan membersihkan bagian baglog yang kotor0 rusak dengan ara dikerik bagian permukaan yang kotor0 rusak tersebut agar terlihat lagi bagian yang putih dari baglog. Memang lama kelamaan baglog akan pendek, tapi ara ini makin membuat baglog lebih produktif. .ara ini akan memi u pertumbuhan jamur kembali setelah lama tidak panen.

4. $uatlah kejutan pada kumbung. *ejutan di sini adalah dengan melakukan penyinaran pada kumbung, tapi bukan sinar matahari langsung, dan jangan terlalu lama, ukup 1--1, menit aja lihat. .aranya yaitu dengan membuka pintu atau jendela kumbung yang mungkin sudah disediakan, dan se ara otomatis sirkulasi udara juga akan bertambah. Jangan terlalu lebar, yang penting ada ahaya masuk yang bisa menerangi ruangan. )al ini akan merangsang pertumbuhan jamur karena perubahan kondisi yang mendadak. Jika terlalu lebar dibuka, hawa panas bisa masuk dan merusak jamur yang sedang tumbuh dan suhu dan kelembaban kan berubah. ,. $uatlah kejutan lagi. Caitu jika kumbung sudah begitu sangat lembab, disebabkan karena kondisi kumbung terlalu jenuh dengan uap air di udara.Bni juga bisa membuat jamur menjadi terlalu basah dan lembek kekuning kuningan. Maka hentikan penyiraman dan pengabutan selama 3-, hari, ini akan membuat kumbung jadi normal kembali dan bisa merangsang pertumbuhan jamur karena perubahan kondisi yang terjadi. .ara ara diatas pastinya berdasarkan pengalaman dari si penulis, dan saya harapkan ada masukan dari petani yang sudah punya pengalaman lebih dalam hal ini. .ara mengoptimalkan hasil panen jamur sampai masa produktifitas baglog jamur habis sangat penting, karena bisa jadi masa produktif sudah habis tapi produktifitas panen jamurnya rendah. *arena itu, jika ada masukan mari kita bagikan kepada sesama, agar petani jamur bisa sukses dan sejahtera.

11

(e!ye#a# Ba"l'" Jamur Tiram )ulit (a!e! "uatu ketika ada beberapa pembudidaya jamur yang bertanya mengenai baglog jamur yang dia budidayakan. &ertanyaannya yaitu kenapa baglog jamur yang sudah tumbuh penuh sulit keluar bakal jamurnya. &ertanyaan ini mungkin bisa diperjelas lagi, yaitu baglog sulit keluar jamur pada awal pembukaan dan lamanya rentang antar panen pada baglog jamur. &enyebab pemasalahan ini bukan hanya pada petani yang membudidayakan baglog jamurnya, tapi juga pada proses pembuatan baglog jamur, yaitu pada petani penyedia baglog jamur. - &ermasalahan yang disebabkan oleh pembudidaya baglog jamur yaitu karena rumah0kumbung jamur kurang ideal untuk pertumbuhan jamur. $isa dikarenakan desain kumbung jamur yang kurang tepat, antara lain> 1. %tap kumbung terlalu rendah, sehingga ruangan menjadi pengap0 sumuk dan akan mudah meningkatkan suhu ruangan. %rtinya kondisi ruangan tidak memenuhi syarat tumbuh jamur. *e uali jika pendirian kumbung berada di bawah pohon yang teduh dan rindang. +. *umbung jamur terlalu gelap karena tertutup rapat tanpa sirkulasi, hal ini akan menghambat pertumbuhan pin head0 bakal jamur. &ada masa pertumbuhan jamur pada baglog, butuh pen ahayaan sebesar 1--1, 6.$ukan sinar matahari langsung yang masuk ke dalam kumbung. - "edangkan bagi pembudidaya jamur, perlu dilakukan perawatan baglog se ara rutin selama masa produktir. ;akukan pembukaan pada bagian depan baglog, baglog yang dibuka adalah baglgo yang pernah panen minimal 1 kali, tampak seperti gambar dibawah>

12

$aglog dengan bukaan depan

$aglog dengan bukaan depan #+' ;akukan selalu peremajaan pada bagian baglog yang rusak0 kotor, yaitu dengan membersihkan bagian yang rusan sampai terlihat bagian baglog yang putih.!ujuannya adalah untuk memi u pertumbuhan bakal jamur lagi. &embukaan seperti diatas bisa dilakukan bila kondisi suhu dan kelebaban bisa dijaga ideal, karena jika tidak #suhu lebih dari +8?. dan kelembaban kurang dari D-6' akan menyebabkan terjadi penguapan yang tinggi yang mengakibatkan baglog menjadi kering. Jika tidak memungkinkan untuk melakukan pembukaan, anda bisa melubangi atau menyobek #sambil dilukai baglognya' seukuran 1E1 m sebanyak +-4 bagian pada sisi depan dan belakang. )al ini bisa mengurangi penguapan yang tinggi.

13

- (an terakhir, pada proses pembuatan baglog jamur. (ari pengamatan dan studi banding yang telah kami lakukan, bahwa baglog jamur akan mengalami kesulitan pada pertumbuhan pih head0 bakal jamur pada awal panen dan pada pertumbuhan berikutnya dikarenakan serbuk kayu yang dipakai dalam pembuatan baglog masih belum benar benar lapuk. )al ini akan menghambat penyerapan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan bakal jamur. %da beberapa tanda dan akibat dari pemakaian serbuk yang masih mentah0 belum lapuk, antara lain> 1. &ada permukaan baglog akan tumbuh daging berwarna kekuning kuningan # ngon om', dan akan tampak jika baglog sudah mulai dipenuhi miselium jamur. +. *eluarnya pin head0 bakal jamur sejak pembukaan pertama sangat lama, antara 3-4 minggu, padahal idealnya 1-+ minggu sejak pembukaan. 3. Jarak panen dengan panen sebelumnya sangat lama, bisa jadi tidak panen lagi dan baglog akhirnya menjadi membusuk, padahal masih dalam masa produktif. 4. $aglog tidak bisa berwarna putih pekat seperti tempe. ,. Jamur yang tumbuh akan layu dan kering sebelum waktunya panen. )al ini disebabkan penyerapan nutrisi pada baglog kurang optimal, karena serbuk yang belum lapuk akan sulit untuk diuraikan menjadi makanan bagi jamur. Oleh sebab itu, usahakan agar serbuk kayu yang dipakai dalam kondisi melapuk, adapun cara untu melapukkan adalah> 1. $iarkan serbuk kayu di tumpukan luar atau yang sudah dibungkus glangsing selama minimal 3 minggu, agar terjadi pelapukan alami. $isa dibantu dengan menyirami serbuk dengan air dengan tujuan agar resin0 getah kayu bisa larut ke bawah, sehingga pelapukan semakin epat.

A!alisa Da! (r's$ek Usaha Budidaya Jamur Tiram

14

Jamur tiram memiliki beberapa keunggulan bisnis tersendiri yang menjadikannya pantas untuk anda geluti sebagai usaha andalan anda.&rospek usaha jamur timar minim. Usaha Jamur !iram> 1. +. 3. (apat Memulai dengan modal yang tidak terlalu besar. &ermintaan pasar yang tinggi. Jamur !iram dapat diolah menjadi berbagai ma am olahan makanan juga dapat dijadikan sayuran,. 4. .epat balik modal jika pengelolaanya benar. %da beberapa hal yang harus dipersiapkan jika ingin memulai usaha budidaya jamur ini, semisal4 1. /iat +. $erpikir positif 3. Membuat media #$aglog'. 4. $ibit Jamur !iram.
5. (oa.

ukup bagus,

mengingat permintaan pasar yang tinggi dan ketersediaan jamur tiram yang berkualitas masih

A!alisa $erhitu!"a! usaha %amur tiram Biaya (erkiraa! M'dal Usaha Budidaya Jamur Tiram1

<ak $aglog

<p +--.---

15

$aglog 1--- baglog F bibit jamur0log G <p +.,-"ewa ;ahan mempunyai ukuran ,H,m 05 bulan &embuatan listrik0air0dll !otal Modal4

<p +.,--.--<p 1.---.--<p ,--.--<p 4.+--.---

*a#a2(emasuka! ya!" dida$at dari Usaha Budidaya Jamur Tiram1

&erkiraan &anen

)asil #-,5 kg0baglog 1,.---0kg

3 1--- baglog ' 3 <p

5-- kg H <p 1,.---,-0kg Jumlah )asil &anen> <p @.---.--*a#a ya!" dida$atka! %ika a!da tertarik Usaha Budidaya Jamur Tiram adalah 3 R$ 415551555 6 R$ 718551555 9 R$1 71:551555

/ote > perhitungan diatas tidak bisa menjadi a uan dalam perhitungan usaha budidaya jamur tiram, beberapa faktor dapat mempengaruhi harga akan tetapi artikel diatas sudah memberi gambaran untuk memulai usaha jamur tiram.

16

&elapukan serbuk kayu +. ;akukan pengomposan0 fermentasi pada media baglog yang sudah dia ampur dengan bahan lain dan sudah diraduk dengan air. 1aktu pengomposan selama minimal 3 hari..aranya, tutup rapat saduran tadi dengan plastik atau apapun yang bisa buat nutup. "eperti gambar diabawah ini>

$ahan ampuran baglog jadi satu

17

&roses penyaduran

&roses pengomposan, tutup rapat

18