Anda di halaman 1dari 8

BAHAN AJAR

Sesi Perkuliahan KeMata Kuliah Kode Mata Kuliah SKS Waktu Pertemuan Hari dan Jam Pertemuan Tempat perkuliahan Dosen Mata Kuliah : 10 : Asuhan Kebidanan I (Kehamilan) : Bd. 301 : 2 SKS (T : 1; P:1) : 1 x 30 Menit : Selasa, 09.00 09.30 wita : Ruang Kelas Micro Teaching : Mardiyah Asad

Tujuan Instruksional Umum : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat menerapkan asuhan kebidanan pada kehamilan normal. Pokok Bahasan : Tanda - Tanda Kemungkinan Hamil

BAB I PENDAHULUAN
A. Deskripsi singkat Dengan terjadinya kehamilan maka seluruh system genitalia wanita beruba,untuk dapat menegakkan diagnose kehamilan ditetapkan dengan melakukan penilaian terhadap tanada dan gejala kehamilan. Berikut akan dibahas mengenai tanda-tanda kemungkinan hamil sehingga kita dapat mendiagnosa kemungkinan kehamilan.

B. Manfaat Mata kuliah ini merupakan mata kuliah inti yang mendukung peran dan fungsi bidan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi dalam memberikan asuhan kebidanan pada pasien dalam masa kehamilan.

C. Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan Tanda tanda kemungkinan hamil.

BAB II PENYAJIAN
A. Pengertian Tanda Kemungkinan Hamil Tanda-tanda kehamilan adalah Sekumpulan tanda atau gejala yang timbul pada wanita hamil yang terjadi akibat perubahan fisiologis dan psikologis pada masa kehamilan. Tanda-tanda mungkin (probable sign) sudah timbul saat kehamilan muda. Dengan tanda-tanda ini kemungkinan hamil dapat diduga. Semakin banyak tandatanda mungkin didapati semakin besar kemungkinan seseorang wanita didiagnosa hamil. Tanda-tanda mungkin ini biasanya ditemukan oleh pemeriksa (objektif) tetapi tidak menutupi kemungkinan wanita itu sendiri dapat mengobservasinnya (subjektif).

B. Tanda - Tanda Kemungkinan Hamil Tanda-tanda kemungkinan hamil diantaranya : 1. Uterus membesar Terjadi perubahan bentuk, besar dan konsistensi rahim.Pada pemeriksaan dalam dapat diraba bahwa uterus membesar dan makin lama makin bundar bentuknya.

2. Tanda Hegar Konsistensi rahim dalam kehamilan juga berubah menjadi lunak terutama daerah isthmus uteri yang dikenal dengan Hegars sign. Karena demikian lunaknya, apabila dilakukan pemeriksaan dalam dengan meletakkan 2 jari dalam forniks posterior dan tangan yang lain diletakkan pada pinggir atas sympisis maka isthmus ini tidak teraba. Seolah-olah korpus uteri sama sekali terpisah dari serviks. Tanda ini disebut tanda hegar dan dapat dideteksi pada awal kehamilan sekitar minggu ke 6-12.

3. Tanda Chadwick Adanya vaskularisasi mengakibatkan vulva dan vagina menjadi tampak lebih merah agak kebiru-biruan. Tanda ini disebut tanda Chadwick atau jacquers sign. Biasanya mulai dari minggu ke-8 akibat vaskularisasi yang menigkat. Kondisi ini juga dapat ditemui pada kondisi vosokogesti.

4. Tanda Piscaseck Pada kehamilan muda pembesara rahim dapat diraba dengan melakukan pemeriksaan dalam. Kadang-kadang pembesaran tidak rata, pada daerah telur yang bernidasi tumbuhnya lebih cepat, dikenal dengan istilah piskaceks sign.

5. Tanda Braxton Hicks Selama kehamilan uterus dapat berkontraksi. Kontraksi ini mungkin dapat dirasakan ataupun tidak oleh ibu. Pemeriksa mungkin dapat merasakan kontraksi ini pada saat melakukan palpasi pada abdomen. Kontraksi ini dapat terjadi mulai usia kehamilan 16 atau 20 minggu, juga dapat terjadi pada saat melakukan pemeriksaan dalam, rahim yang teraba lunak sekonyong-konyong menjadi keras karena adanya kontraksi.Tanda ini khas untuk uterus dalam masa kehamilan.

6. Goodell Sign Dalam krhamilan, serviks menjadi semakin lunak jika dibandingkan dengan sebelum hamil, tanda ini disebut Goodells sign. Hal tersebut dapat mulai terjadi dari minggu ke-12 kehamilan sampai aterm sebagai persiapan untuk mendukung proses persalinan.

7. Reaksi kehamilan positif Cara khas yang dipakai dengan menentukan adanya human chorionic gonadotropin pada kehamilan muda adalah air kencing pertama pada pagi

hari. Dengan tes ini dapat membantu menentukan diagnosa kehamilan sedini mungkin. Tanda ini tidak dimasukkan ke dalam tanda pasti kehamilan karena pada keadaan lain seperti pada penyakit tropoblastik dapat menimbulkan reaksi positif.

BAB III PENUTUP A. Rangkuman


Untuk mengatakan seorang wanita itu hamil, maka perlu dilakukan kajian terlebih dahulu terhadap data subyektif dan obyektif yang ditemukan pada wanita tersebut. Data subyektif artinya segala sesuatu yang dirasakan atau dialami oleh wanita yang sedang hamil atau sering disebut dengan gejala kehamilan sedangkan data obyektif adalah segala hal yang bisa diamati oleh orang lain pada diri seorang wanita yang sedang hamil atau sering diistilahkan dengan tanda kehamilan. Untuk dapat mendiagnosa kehamilan dengan tepat maka seorang bidan harus mengetahui tanda-tanda dan gejala kehamilan. Hal tersebut sangat penting untuk dapat membantu mendiagnosa seorang wanita dalam kondisi hamil atau tidak. Data yang akurat baik dari hasil anamnesa maupun dari hasil pemeriksaan fisik sangat penting untuk dapat membantu mendiagnosa kehamilan serta mengurangi intervensi yang tidak perlu.

B. Soal Latihan
1. Sebutkan pengertian tanda kemungkinan hamil ? 2. Jelaskan tanda tanda kemungkinan hamil ?

DAFTAR PUSTAKA
Bagian Obstetri & Ginekologi FKUP. Obstetri Fisiologi . Bandung

Bobak, 2006, Keperawatan Maternitas, EGC, Jakarta.

Depkes RI, 2007, Standar Profesi Bidan, PP IBI, Jakarta

Indrayani. 2011. Buku Ajar Asuhan Kehamilan. Jakarta: CV. Trans Info Media

Mochtar,R. 1998. Sinopsis Obstetri, Obstetri Fisiologi Obstetri Patologi, Cetakan III, Bab II. Jakarta: EGC.

Pusdiknakes, WHO, 2001, Konsep Asuhan Kebidanan, EGC, Jakarta.

Winjosastro. 2002. Hanifa. Ilmu Kebidanan, Edisi III, Cetakan Keenam, Bag II, Jakarta : YBPSP.

DAFTAR PUSTAKA
Buku utama : 1. Bobak, 2006, Keperawatan Maternitas, EGC, Jakarta. 2. Depkes RI, 2007, Standar Profesi Bidan, PP IBI, Jakarta 3. Pusdiknakes, WHO, 2001, Konsep Asuhan Kebidanan, EGC, Jakarta.

Buku Anjuran : 1. Indrayani. 2011. Buku Ajar Asuhan Kehamilan. Jakarta: CV. Trans Info Media 2. Winjosastro. 2002. Hanifa. Ilmu Kebidanan, Edisi III, Cetakan Keenam, Bag II, Jakarta : YBPSP 3. Mochtar,R. 1998. Sinopsis Obstetri, Obstetri Fisiologi Obstetri Patologi, Cetakan III, Bab II. Jakarta: EGC. 4. Bagian Obstetri & Ginekologi FKUP. Obstetri Fisiologi . Bandung