Anda di halaman 1dari 5

Fenomena Sekolah Alam dan Teori Kritis Paulo Freire

By Harry Santosa in Millenial Learning Center (Files)

Saya mencoba menelaah fenomena kemunculan sekolah alam sebagai suatu antitesis yang muncul karena ada ketidakberesan dalam sistem endidikan yang ter!u"ud dalam bentuk sekolah#sekolah kon$ensional% Berdasar dari filosofi dan emikiran seorang &aulo Freire serta melihat latar belakang masalah yang ada' saya mencoba melihat bah!a kemunculan Sekolah (lam sebagai lembaga endidikan alternatif adalah sebuah reaksi dari ter"adinya dehumanisasi akibat enindasan yang sudah membudaya di sekolah#sekolah kon$ensional% )alam bahasa Freire' dehumanisasi berarti keadaan dimana seseorang kurang dari manusia atau tidak lagi manusia (Freire dalam *aomi'+,,-. /0/) yang ter"adi sebagai bentuk ungka an nyata dari roses alienasi dan dominasi karena eksistensi seorang indi$idu men"adi kabur dan hilang disebabkan sem itnya ola ikir (Freire' 1222. +--)' sehingga bahasa 3yang meru akan refleksi dari kemam uan ber ikir seseorang# untuk mere resentasikan realita yang dialami telah men"adi kebisuan% )ehumanisasi bukan hanya menandai mereka yang tidak sadar bah!a kebebasan dan kemanusiaannya telah diram as' tidak sadar bah!a mereka bisu dan dibisukan' melainkan (dalam cara yang berlainan) menandai ihak yang telah meram as kemanusiaan itu' dan meru akan pembengkokan cita#cita untuk men"adi manusia utuh sebagai indi$idu yang merdeka' baik dalam roses ber ikir serta ber erilaku (Freire dalam *aomi' +,,-. /0/)% Secara garis besar' dehumanisasi yang ter"adi ada seseorang atau dalam suatu masyarakat ditandai dengan 4 +% 5ebudayaan bisu% Menurut Freire' digambarkan sebagai suatu kondisi kultural sekelom ok masyarakat yang ciri utamanya adalah ketidakberdayaan dan ketakutan umum untuk mengungka kan ikiran dan erasaan sendiri' sehingga 6diam7 nyaris diangga sesuatu yang sakral' sika yang so an dan harus ditaati% 1% 5etergantungan% 5etergantungan yang dimaksud disini adalah ketidakmam uan golongan ba!ah untuk men"adi elaku se"arah sebagai elaku atau sub"ek dan bukan ob"ek enderita% 8ni ter"adi karena golongan ba!ah dibuat tidak berdaya sehingga tidak mam u berbuat a a#a a dan seakan tergantung terhada nasib (fatalisitis) serta bergantung ke ada golongan yang lebih tinggi% 8ndi$idu men"adi tergantung ke ada ihak enindas untuk menyelesaikan masalah yang dihada i% Menggantungkan dirinya ada enguasa karena diangga enguasa sebagai ihak yang kebal dari kuasa su ranatural yang mengukung kaum tertindas% 6Serahkan sa"a ada enguasa7' 6ikuti kata mereka7' 6sayalah yang salah7% 0% 5esadaran kritis yang terkekang 3 karena memang seakan tidak di erbolehkan untuk ada #% Masyarakat di roteksi untuk tidak boleh ber ikir kritis karena dikha!atirkan oleh enguasa akan mengganggu status quo mereka% Masyarakat yang hanya bisa nrimo dan tidak mam u ber ikir kritis% )alam situasi yang fatal' bahkan mereka 3 golongan yang tertindas 3 takut untuk ber ikir kalau sebenarnya mereka tertindas%

/%

)alam tesisnya' Freire menyusun ti ologi kesadaran sebagai kerangka en"elasan dehumanisasi dengan berdasarkan kerangka filsafat bah!a manusia adalah sub"ek aktif kehidu an% Freire men"elaskan roses tersebut dengan analisis kesadaran atau andangan hidu masyarakat terhada diri mereka sendiri yang digolongkan men"adi 0 ti ologi kesadaran' yaitu 4 &ertama' kesadaran magis (magical consciousness). Adalah sebuah keadaan dimana seorang manusia tidak mam u memahami realitas disekitarnya sekaligus dirinya sendiri% Bahkan dalam menghada i kehidu an sehari#harinya ia lebih ercaya ada kekuatan takdir yang telah menentukan dan melihat kebenaran sebagai dogma (fatalis)% Semua adalah kehendak 9uhan% )alam kesadaran magis' orang hanya melihat hubungan antara dua hal yang akan saling mem engaruhi' bersifat linear% Mereka yang berada di kesadaran magis tidak mam u melihat hal lain yang menyebabkan menga a mereka mengalami sesuatu% Mereka sadar mereka melakukan sesuatu teta i tidak mengetahui a a yang harus dilakukan untuk mengubahnya% (kibatnya' bukannya mela!an atau mengubah realitas di mana mereka hidu ' mereka "ustru menyesuaikan diri dengan realitas yang ada% 9erima sa"a a a yang ada dan berhara ada kebaikan kaum enindas' "angan mem ertanyakan di luar hubungan linear tadi% 7Menga a bodoh' karena tidak bersekolah7% 7Menga a tidak bersekolah' karena tidak ada uang7% )alam kesadaran ini' mereka mengangga dirinya sebagai obyek yang dikenai erlakuan' bukannya subyek

yang mam u melakukan sesuatu% 8ndi$idu meyakini bah!a kebodohan adalah sesuatu yang sudah melekat ada dirinya% 5edua' kesadaran naif (naival consciousness). Adalah keadaan dimana seseorang mulai mengerti akan adanya ermasalahan namun kurang bisa menganalisa ersoalan# ersoalan sosial tersebut secara sistematis% 8ndi$idu mulai tidak menerima semua yang selama ini telah ter"adi begitu sa"a dan mulai ada roses ber ikir dan mengidentifikasi terhadinya masalah#masalah% &roses identifikasi oleh indi$idu tertindas ini kemudian menu"u ke ada roses menyalahkan% Menyalahkan menga a ini bisa ter"adi ada dirinya' dan fokus "a!aban berkisar ke ada kesalahan enindas yang bergerak secara berlebihan di luar "alur' baik "alur norma atau hukum% Fokus dari kegiatan menyalahkan adalah ada diri indi$idu enindas' bukan ada sesuatu yang lebih luas lagi' belum melihat ke ada kesalahan sistem% )alam taha ini indi$idu sudah mulai bergerak dari kesadaran menyalahkan obyek (uang' tanah' enda atan) dan keadaan yang tidak bisa dirubah lagi' men"adi sebuah kesadaran untuk menyalahkan orang#orang ( enindas) yang bertindak menyele!eng% :alau un demikian' indi$idu teta mengikuti sistem' enguasa dan kata#katanya' "uga ter"adi roses eniruan yang dilakukan oleh indi$idu tertindas untuk men"adi sama dengan enindas% )alam kesadaran ini' indi$idu#indi$idu yang tertindas kemudian berusaha membentuk kelom ok untuk mencari kekuatan dan dukungan' dan ini men"adi embrio yang nantinya akan melahirkan kesadaran yang lebih tinggi% ( abila dikaitkan dengan endidikan' maka endidikan dalam konteks ini tidak ernah mem ertanyakan keabsahan sebuah sistem dan struktur yang salah% 5etiga' kesadaran kritis (critical consciouness)% (dalah sebuah keadaan dimana seseorang mam u ber ikir dan mengidentifikasi bah!a masalah yang dihada i harus ditelaah secara lebih dalam' bukan berfokus ke ada indi$idu# indi$idu enindas yang menyim ang' teta i ke ada sistem yang menindas% )alam taha ini' indi$idu mem eroleh kesadaran bah!a dirinya tidak bisa dan tidak ingin untuk menyeru ai enindas% Harus ada erubahan sebuah sistem secara menyeluruh' bukan ada embaruan atau bahkan enghancuran indi$idu#indi$idu tertentu% (da roses humanisasi di mana seorang indi$idu ingin menun"ukkan eksistensinya sebagai seorang manusia yang bebas menetukan dan berbeda% )engan demikian' indi$idu#indi$idu yang terkum ul tadi telah terfokus ada etnisitasnya sendiri' bukan karena mereka membenci enindas dan sekedar ingin tam il beda' teta i karena mereka ingin men"adi dirinya sendiri sebagai manusia yang unik dan "u"ur terhada tradisi dan kebiasaan mereka sendiri (Smith' 122+ . -+)% ;ntuk menca ai kesadaran ini' indi$idu memerlukan model atau un eristi!a yang men"adi trigger atau anutan yang bisa mendorong dan menghantarkan seseorang bertransformasi dari kesadaran naif men"adi kesadaran kritis% )alam taha ini' ada kesadaran untuk memberontak dari sistem yang selama ini menindas dan mendirikan sistem baru yang lebih berkeadilan dan menghindari konse #konse yang telah diterima sebelumnya dalam menganalisis sesuatu% &oin yang erlu disadari adalah enindasan dan dehumanisasi bukanlah fitrah se"arah sehingga bisa dirubah% Berdasarkan engertian dan ti ologi di atas' dehumanisasi da at ter"adi sebagai akibat dari erilaku sistem yang tidak adil dan menindas sehingga ada akhirnya selalu menem atkan seseorang berada dalam kesadaran magis% Lebih lan"ut' emikiran endidikan Freire "uga timbul sebagai reaksi dari konstruksi endidikan gaya bank ( banking concept of education)% &endidikan gaya bank dikritik oleh Freire dikarenakan mengangga eserta didik < nara didik sebagai ob"ek' bukan sub"ek atau elaku% )alam konse kesadaran' eserta didik ditem atkan dalam kesadaran magis dimana eserta didik hanya men"adi obyek dan asif menerima a a yang diberikan guru% )alam sebuah ruangan kelas' guru hanya memindahkan dalil' rumus#rumus dan se"umlah ketentuan# ketentuan lainnya yang sering kali tidak bisa di ertanyakan ke nara didik% Semakin banyak !adah ini menerima dan menyim an' maka semakin bagus gurunya% Semakin atuh nara didik ini' maka semakin baguslah ia% Hal ini sebenarnya meru akan roses dehumanisasi karena seorang nara didik sudah tidak diangga dan tidak dididik sebagai manusia yang memiliki kemam uan untuk menganalisa dan ber ikir kritis' teta i sebagai sebuah "aringan biologis yang mekanis' ditekan untuk tidak memiliki kesadaran subyektif tentang sesuatu% Mengetahui tan a memahami% )alam konteks endidikan di 8ndonesia' emikiran dan rinsi &aulo Freire da at digunakan untuk menelaah ter"adinya ola enindasan dalam sistem endidikan di 8ndonesia yang ter"adi melalui tiga unsur. yaitu kurikulum' guru dan aradigma dalam roses endidikan dan embela"aran% Lebih konkrit' enindasan secara struktural dari kelom ok atas ke kelom ok yang lebih rendah ada tingkat ertama dimanifestasikan dalam bentuk kurikulum' dan kemudian menurun ke dalam institusi sekolah yang selan"utnya termanifestasi dalam kegiatan bela"ar di sebuah ruangan kelas'

antara guru dan murid% :alalu un dengan latar belakang yang cuku berbeda' ada bebera a ola ersamaan mengenai enindasan yang dikemukakan oleh Freire di dunia Brasil dengan yang ter"adi di 8ndonesia% )alam sistem endidikan yang selama ini ada di 8ndonesia' disadari atau tidak' telah ter"adi dehumanisasi dalam roses endidikan dan akti$itas bela"ar di sekolah#sekolah 3di dalam ruangan kelas#' dengan ciri#ciri se erti yang sudah dikemukakan di atas' adanya ketergantungan (murid terhada guru sebagai sumber ilmu)' membudayanya budaya bisu' kesadaran kritis yang terkekang' indi$idu#indi$idu yang hanya bisa nrimo dan tidak mam u ber ikir kritis#analitis' dan sebagai komunitas yang tidak sadar bah!a sebenarnya mereka mengalami enindasan% Melihat dari ti ologi kesadaran Freire' kemunculan Sekolah (lam da at dilihat sebagai reaksi dari dehumanisasi yang ter"adi di dunia endidikan 8ndonesia karena sudah membudayanya model endidikan gaya bank dimana anak didik disua i dengan materi ela"aran sebanyak mungkin tan a erlu mem ertanyakan menga a mereka harus bela"ar ini dan itu% 8stilah sederhananya' 6terima sa"a a a yang telah digariskan oleh emerintah dan guru' "angan banyak tanya kena a7% (nak#anak ditem atkan ada kesadaran magis' dimana mereka men"adi enerima' obyek yang mengetahui' teta i tidak memahami% Menyadari bah!a dirinya berbuat sesuatu' ta i tidak mengetahui menga a harus berbuat demikian% 9er"adi $erbalisme dimana eserta didik hanya mengulang#ulang a a yang telah dikatakan oleh gurunya dan dari buku teksnya% Buku teks dibuat dengan konse transfusi engetahuan dimana kata#kata yang ada di buku teks men"adi sedemikian klise karena men"adi tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya% )engan demikian' selama eserta didik dan guru selalu ber egang mati ke ada buku' maka eserta didik hanya menulis kembali sesuatu yang tidak di ahaminya% Sekolah (lam muncul sebagai bentuk erkembangan kesadaran sehingga mam u menca ai a a yang disebut sebagai kesadaran kritis dimana salah satu cirinya ditandai dengan menci takan sebuah sistem baru yang berbeda dengan sistem yang lama% (da kesadaran yang muncul bah!a ada yang harus dilakukan untuk mengubah sistem endidikan yang se erti ini' tidak bisa terus mengikuti dan ber erang ideologi sa"a' meneriakkan rotes' ketidak uasan dan ketidaksenangan terhada emerintah' atau kebi"akan dari menteri endidikan secara terus menerus tan a melakukan tindakan raktis sebagai contoh nyata' reaksi dari sistem endidikan nasional% 9idak bisa terus mengkritik emerintah tan a melakukan langkah konkret untuk mem erbaiki keadaan dan masalah% &oin yang erlu digarisba!ahi adalah transformasi dari ola kesadaran magis' na=f ke kesadaran kritis tidak akan cuku membebaskan a abila tidak disertai dengan engorganisasian ke dalam bentuk nyata% &erubahan harus ter"adi dari erbuatan# erbuatan yang sekedar menyalahkan emerintah atau un menteri endidikan 3sebagai ciri dari kesadaran na=f#' men"adi kesadaran kritis yang dilakukan dengan melakukan erubahan sistem yang menindas dengan sistem lain yang lebih adil' dalam hal ini lahirnya sebuah sekolah formal yang bernama 6Sekolah (lam7 sebagai reaksi dari endidikan nasional yang di!akili oleh sekolah kon$ensional% 9elah dicantumkan di atas bah!a untuk bergerak menca ai kesadaran kritis' maka di erlukan model yang mam u menyadarkan dan mendorong erubahan kesadaran na=f men"adi kesadaran kritis% >ika dihubungkan dengan latar belakang Sekolah (lam' kemunculan Sekolah (lam se!aktu itu "uga didorong oleh konse dan !a!asan education for all yang sedang ramai ter"adi di luar negeri% Sekolah (lam sebagai sistem yang berbeda bukan berarti menolak yang lama sama sekali karena kekunoannya dan menerima kebaruan karena kemodernan#nya' berbeda disini berarti bisa menerima a a yang baik dari andangan yang lama' "uga mengambil yang baik dari andangan yang baru% 65esadaran transitif yang kritis ditandai dengan enafsiran yang mendalam atas berbagai masalah. digantikannya en"elasan magis dengan en"elasan kausalitas. dengan mencoba enemuan# enemuan yang dihasilkan seseorang. dan dengan keterbukaan untuk melakukan re$isi. dengan usaha untuk menghindari distorsi ketika memahami masalah dan menghindari konse #konse yang telah diterima sebelumnya ketika menganalisis masalah. dengan menolak untuk mengubah tanggung "a!ab. dengan menolak sika asif. dengan mengemukakan enda at. dengan mengede ankan dialog dari ada olemik. dengan menerima andangan baru teta i bukan sekedar karena sifat kebaruannya dan dengan keinginan untuk tidak menolak andangan kuno hanya karena sifat kekunoannya 3yakni dengan menerima a a yang benar menurut andangan kuno dan baru% (Freire dalam Smith' 122+ . -+) 5esadaran kritis "uga membuat orang untuk terfokus ada etnisitasnya sendiri' bukan karena mereka membenci enindas dan sekedar ingin tam il beda' teta i karena ingin men"adi diri sendiri sebagai manusia yang unik dan "u"ur terhada tradisi dan kebiasaan mereka sendiri% Berbeda bukan atas dasar ketidaksukaan dan ingin menyombongkan

diri bah!a diri yang tertindas berbeda dengan enindas' teta i ada kesadaran untuk men"adi asli' men"adi diri sendiri sesuai dengan a a yang diyakini% Hal ini tergambar dari keyakinan Sekolah (lam untuk tidak membebankan enggunaan ba"u seragam ke ada anak didik se erti di sekolah kon$ensional% Bukan karena itu simbol erla!anan terhada ola sekolah kon$ensional' teta i Sekolah (lam ercaya bah!a dengan adanya ola enyamarataan le!at enggunaan ba"u seragam' maka akan membuat ola ikir dan sisi sikologis anak akan seragam "uga' takut untuk berbeda dari yang lainnya' terbelenggu dalam kesamaan% &adahal' sedari dini manusia sudah harus mengetahui dan bela"ar tentang adanya erbedaan kemudian bela"ar menerimanya sebagai realitas dari hidu nya% Sekolah (lam tidak serta merta menggunakan sistem endidikan yang berbeda secara keseluruhan dari sistem endidikan nasional% Mereka mengambil andangan baik dari sistem lama dan dari andangan baru% &raktisnya' Sekolah (lam tidak secara ekstrim langsung menolak kurikulum dan mata ela"aran dari kebi"akan endidikan nasional' teta i Sekolah (lam memodifikasinya dengan andangan baru' contoh raktisnya dalam hal ini adalah enggunaan kurikulum' eran guru' elaksanaan metode embela"aran dan ketrelibatan stakeholder selain guru dalam kegiatan embela"aran% Sekolah (lam tidak serta merta membuang kurikulum de diknas' teta i teta menggunakan kurikulum nasional yang kemudian dimodifikasi sendiri untuk menca ai formulasi yang dirasa te at% Selain itu' elaksanaan kegiatan embela"aran tidak menggunakan metode embela"aran di sekolah kon$ensional' teta i menggunakan metode embela"aran british yang dirasa lebih $ariatif karena menggunakan banyak media yang atraktif dalam embela"aran% Sekolah (lam adalah reaksi emunculan endidikan kritis yang men"adikan eserta didik sebagai subyek aktif embela"aran' bukan beo dari kata#kata gurunya atau un dari buku teks% &endidikan bukan hanya soal transfer engetahuan' teta i sebagai deskri si atas realitas' endidikan yang menghubungkan antara mengetahui dan kemudian merubah realitas% &ada akhirnya' roses endidikan mam u menghantarkan anak didik dalam menemukan "a!aban#"a!aban dari masalah yang dihada i yang belum ter ikir solusinya 3 endidikan hada masalah% )alam sistem endidikan Sekolah (lam' anak#anak tidak disua i materi#materi engetahuan begitu sa"a' ketika akan membahas materi ela"aran' terlebih dahulu anak#anak akan diberikan lembar ker"a ( worksheet) kemudian mereka diharuskan mencari informasi tentang materi ela"aran tersebut' setelah itu baru didiskusikan di kelas bersama#sama% Sumber informasi tidak berasal dari satu buku teks sebagai edoman materi' karena Sekolah (lam memang tidak menggunakan satu buku teks tertentu dengan alasan agar ilmu yang di eroleh tidak sem it dari satu sumber sa"a% (nak#anak bebas mencari dari sumber mana un' baik dari buku' internet' bertanya' ensiklo edia' er ustakaan' dan dari sumber lainnya' sehingga engetahuan serta emahaman anak mengenai suatu materi akan lebih kaya serta mendalam% Selain itu' hal ini dilakukan agar guru tidak men"adi sumber ilmu yang diangga selalu benar' anak dia"ak untuk mengkritisi guru' bertanya dan mengemukakan enda at a abila yang dia"arkan guru berbeda dari yang anak# anak da atkan% Sistem embela"aran dalam Sekolah (lam tidak melulu bersifat embela"aran teoritis% (nak#anak diba!a ke alam untuk melihat secara langsung materi ela"aran yang erlu diketahui sehingga ilmu yang di eroleh bisa a likatif% 5ena a harus? Bukan untuk menyaingi dan menyatakan diri berbeda dari ola endidikan kon$ensional' karena le!at embela"aran langsung (experiential learning)' anak#anak dilatih untuk ber ikir dan menyelesaikan masalah menggunakan ilmu yang mereka eroleh% Mereka men"adi subyek ber ikir yang mencari tahu dan menyadari kegunaan materi yang di ela"ari% 6>ika kita tidak mentransendensikan gagasan tentang endidikan yang diangga sebagai transfer engetahuan sebagai deskri si atas realitas' kita tidak akan mem unyai kesadaran kritis@kita harus mentransendenkan semua model endidikan sehingga di eroleh model endidikan di mana mengetahui (to kno!) dan merubah (to transform) realitas meru akan syarat yang timbal balik% (Freire% 1222 . +-2) Satu hal yang erlu di ahami adalah bah!a kesadaran bukanlah sebuah roses transformasi keteram ilan atau un transfer informasi' teta i sebuah roses dialogis yang menghantarkan indi$idu#indi$idu secara bersama#sama untuk memecahkan masalah eksistensial mereka (Smith' 122+ . /)% )engan demikian' roses enyadaran dalam endidikan tidak mungkin ter"adi a abila tidak ter"adi suasana dialog yang membangun kesadaran antara guru dan murid%

&aradigma yang digunakan tidak bisa bela"ar#menga"ar' teta i bela"ar# embela"aran% )ialog dan telaah lebih dalam meru akan ciri ter"adinya kesadaran kritis% &aradigma yang lama (kon$ensional) terlalu menem atkan guru sebagai sumber ilmu yang asti sehingga tugasnya hanya menga"ar dan murid bela"ar sa"a' sedangkan di aradigma yang lain menem atkan murid bela"ar dan guru "uga melakukan embela"aran% (rtinya' guru harus mendorong murid untuk selalu bela"ar dan hal ini akan men"adi mungkin a abila guru "uga selalu bela"ar dan menambah ilmu karena erlu di ahami bah!a guru "uga adalah mahluk yang belum selesai bela"ar' unfinished creature% &roses mem erkaya dan menambah ilmu ini akan mungkin ter"adi a abila ada roses dialogis antara guru dan murid dalam memandang dan menghada i suatu masalah 3materi ela"aran#' kemudian membahasnya secara bersama#sama% 9idak ada ihak yang benar absolut' tidak bisa diganggu gugat kebenaran 3 $ersi#nya' karena keduanya meru akan ihak yang sama#sama bela"ar% )engan demikian' ter"adi endidikan yang membebaskan anak untuk mengeluarkan dan mendengar suaranya sendiri' bukan suara dari buku teks yang tidak mereka ahami' suara temannya' bahkan suara gurunya% Mereka berkata#kata dengan bahasa mereka sendiri sebagai subyek bela"ar yang mem unyai emikiran% &endidikan harus membebaskan anak dari kesadaran magis ke kesadaran kritis dimana anak mem ertanyakan realitas yang mereka temui% )engan menggunakan teori dan emikiran mengenai ti ologi kesadaran dari &aulo Freire' maka en"elasan di atas da at digunakan sebagai dasar untuk mener"emahkan fenomena munculnya sekolah alam sebagai lembaga endidikan alternatif%