Anda di halaman 1dari 17

RESUME BEHAVIORISM Ditujukan untuk memenuhi tugas Blok IKGM Oleh: Kelompok V ahmi Ri!

killah "#$%#&'( I)ma *unita "#$%#&&( Sat)iana Mustika "#$%#&+( Muhamma, -i!a) "#$%#&.( /ila 0ita 12 "#$%#&3(

AKU/4AS KEDOK4ERA- GIGI U-IVERSI4AS 5EMBER &##6

A1

2enge)tian Perilaku manusia adalah sekumpulan perilaku yang dimiliki manusia

dan dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi, dan genetika. Perilaku dianggap sebagai sesuatu yang ditujukan kepada

orang lain dan merupakan bentuk tindakan sosial manusia yang mendasar. Penerimaan terhadap perilaku seseorang diukur secara relatif dan diatur oleh berbagai kontrol sosial. Pendidik kesehatan biasanya melakukan pendekatan dengan menggunakan bentuk persuasi dalam menyampaikan informasinya, dan

memperhatikan subyek yang digunakan dan disertai dengan alasan yang logis. Beberapa komponen juga harus diperhatikan antara lain kepercayaan, adat, norma. Kualitas dari berbagai komponen tersebut adalah sebagai sebuah dasar yang tidak pasti dalam mempelajari perilaku manusia secara serius.

B1

2en,ekatan 4eo)i Perbedaan sikap dan perilaku manusia saat ini dengan manusia yang

terdahulu sangatlah mencolok. Terjadinya perubahan sikap dan perilaku manusia ini dipengaruhi oleh berbagai aspek yang sangat kompleks. Untuk mengetahui perubahan sikap dan perilaku manusia saat ini dapat diteliti dari perilaku dan keadaan disekelilingnya. Perubahan sikap dan perilaku biasanya dipengaruhi oleh cara cara yang kon ensional seperti penyuluhan, film,

pendidikan dll. !ecara teori, metode seperti itu memang membuahkan hasil, namun hasil yang diperoleh kurang maksimal akibat tidak adanya suatu ikatan dimasyarakat. !aat ini, metode modern yang berkembang dalam teori pendekatan masyarakat adalah dengan memasukkan sikap dan perilaku kesehatan dalam dunia kesehatan serta praktik promosi kesehatan kepada masyarakat secara umum. !ehingga nantinya manusia dapat mengendalikan diri melalui manajemen diri dan pengendalian diri. "al ini dimaksudkan agar dalam perubahan perilaku tidak timbul kesan memaksakan atau bahkan menga#asi perilaku seseorang, namun setiap manusia nantinya diharapkan memiliki kemampuan untuk memiliki inisiatif positif terhadap kesehatan dirinya sendiri. Berdasarkan hal diatas, para pakar kesehatan $penyuluh%

menggunakan tiga komponen yaitu pelaku, stimulus dan respon. Pelaku meliputi penyuluh dan responden. Penyuluh Penyuluh merupakan seorang ahli yang mempunyai kemampuan unutk memberikan promosi kesehatan kepada masyarakat.

&esponden

&esponden penyuluhan. &espon

merupakan

masyarakat

yang

mendapatkan

!etiap manusia pasti melakukan suatu respon apabila diberikan suatu stimulus. 'elalui pendekatan ini, manusia dapat melakukan suatu perubahan perilaku karena dengan adanya pemberian stimulus yang nantinya diharapkan akan memberikan output respon yang baik.

!timulus Perubahan perilaku tergantung pada stimulus atau rangsang yang diberikan. !emakin baik dan cocok stimulus yang diberikan, semakin baik respon yang dihasilkan. Penyuluhan tentang hidup sehat bertujuan untuk membentuk suatu

perilaku hidup sehat. Untuk itu, perlu suatu kerangka kerja dan target yang isinya meliputi respon, stimulus $rangsangan%, kondisi responden, keadaan masyarakat, penguatan, hierarchy penguatan, penjad#alan serta emosi dan moti asi. &espon !etiap manusia pasti melakukan suatu respon apabila diberikan suatu stimulus. 'elalui pendekatan ini, manusia dapat melakukan suatu

perubahan perilaku karena dengan adanya pemberian stimulus yang nantinya diharapkan akan memberikan output respon yang baik. !timulus Perubahan perilaku tergantung pada stimulus atau rangsang yang diberikan. !emakin baik dan cocok stimulus yang diberikan, semakin baik respon yang dihasilkan. (iskriminasi !timuli diskriminatif merupakan tanda perhatian indi idu terhadap respon tertentu namun tidak menguatkan respon, dengan sedikit paksaan, seperti stimuli, hal ini juga sarat dan seperti menduduki peranan penting dalam usaha umumnya untuk mempengaruhi perilaku kesehatan. 'enguatkan 'erupakan suatu rangsangan yang menguatkan bagi seseorang untuk melakukan suatu perilaku kesehatan. !ehingga nantinya diharapkan akan timbul suatu perubahan perilaku dari seseorang sebagai suatu hasil nyata dari adanya tindakan atau usaha yang menguatkan. &angsangan penguatan dapat berupa pujian yang mendukung perilaku terhadap suatu perubahan positif dari target. Penentangan

&angsangan penentangan, atau hukuman tergantung dari usaha pengurangan yang cenderung pada pengulangan perilaku tertentu. (engan adanya penentangan ini diharapkan tidak adanya

pengulangan perilaku yang kurang diharapkan termasuk perilaku negati e. )ni menghadirkan panutan yang benar-benar sebagai suatu per#ujudan hukuman dan menghalangi perilaku semacam itu di masa mendatang. "erarki Penguat *alaupun proses penguatan menunjukkan mekanisme yang tetap, akan tetapi tingkat keefektifitasnya bergantung pada pendapat subyek penyuluh yang memberikan penyuluhan yang harus melihat

pemahaman peserta dengan kecukupan materi untuk menghasilkan respon yang disengaja. Pengaruh Keadaan &esponden &espon psikologi manusia dalam melakukan hubungan emosi yang dekat seperti kesenangan atau ketakutan pada dasarnya tergantung dari keadaan responden itu sendiri. !ehingga bisa jadi ketika sebuah rangsangan yang tidak alami terjadi pada #aktu yang sama, atau berdekatan dengan #aktu yang sama, sebagai rangsangan alami,

kemudian itu menjadi mampu menghasilkan respon di masa mendatang sesuai dengan prinsip dari pengaruh keadaan responden. Pengaruh Kondisi &esponden Kondisi responden sangat dipengaruhi oleh aspek-aspek sosial. &espon yang ditimbulkan dalam suatu masyarakat cenderung menimbulkan beberapa jenis reaksi dari lingkungan fisik atau sosial. &espon yang dapat diperoleh dari kegiatan ini apabila dilakukan sungguh-sungguh dapat menghasilkan konsekuensi yang penting dari indi idu, juga #aktu dan frekuensi. Penguatan Penguatan dapat menjadi positif atau negatif dan kedua tipe tergantung pada mendorong atau mengabadikan perilaku yang terasosiasi. &angsangan yang membedakan dan penguat juga sebagai kontrol oleh peserta dari a#al atau pergeseran pada kontrol peserta penyuluhan di a#al proses. !trategi ini memungkinkan perilaku target untuk menguatkan atau menakut-nakuti dengan tanpa melihat dimana atau ketika itu terjadi. +khirnya, pengaturan diri sendiri dari program modifikasi perilaku yang besar meningkatkan perubahan efek yang permanen.

!truktur Penguat !struktur ini didasarkan terhadap tingkat keefektifitasannya tergantung kepada persepsi peserta terhadap keuntungan yang akan diperoleh ketika peserta merespon kegiatan yang dita#arkan. ,ika suatu penguatan lebih tinggi yang diperkenalkan oleh penyuluh dalam #aktu yang sama sebagai suatu yang lebih rendah yang kemudian

dibuktikan secara efektif. "asilnya peserta akan mengkondisikan untuk merespon serta mengulang kegiatan tersebut sehingga perilaku tersebut menjadi suatu kepribadian.

01

2)og)am Kegiatan

Penjad#alan Penjad#alan dalam program kegiatan, misalnya frekuensi dan ketepatan #aktu sangat dibutuhkan dalam menguatkan stimulus atau rangsangan. !ehingga timbul suatu inisiatif atau kesadaran sendiri dari peserta tanpa adanya hukuman maupun paksaan. -mosi dan 'oti asi Pengendalian emosi merupakan suatu dasar dari perilaku. Penyuluh kesehatan memberikan suatu pendekatan sehingga

nantinya terjadi perubahan perilaku. !esuai dengan praktek dan teorinya, meskipun tidak keseluruhan dapat diikuri oleh peserta. 'oti asi merupakan metode yang digunakan untuk

pengendalian internal dalam setiap indi idu. 'oti asi merupakan hasutan terhadap reaksi yang melibatkan mekanisme psikologi Teknologi 'odifikasi Perilaku !ecara alamiah manusia mempunyai misi untuk mempertahankan keberadaannya dalam kondisi lingkungan yang seoptimal mungkin. "al ini di#ujudkan dengan dalam berbagai bentuk upaya manusia untuk menciptakan kehidupan yang aman dan nyaman. .amun ironinya, baik disadari atau tidak upaya-upaya tersebut dalam beberapa hal telah memberikan dampak negatif bagi lingkungan berskala lokal, regional maupun global. (e#asa ini kemajuan ilmu dan teknologi telah menimbulkan transformasi lingkungan fisik. Teknologi berdasarkan merupakan suatu kemampuan melalui teknik yang

pengetahuan

ilmu

eksakta

proses-proses

tertentu. Teknologi memang mampu menciptakan kemudahan, rasa aman dan nyaman bagi manusia. .amun, dengan adanya teknologi justru akan memberikan dampak negatif bagi kondisi tata

lingkungan. /ingkungan yang tidak terkendali dapat mengancam kelestarian lingkungan dan kehidupan makhluk hidup itu sendiri. !elain

itu pola hidup, perubahan tata nilai dan perilaku akibat adanya transformasi sosial budaya secara tidak langsung akan memberikan kontribusi bagi perubahan lingkungan sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah pada tingkat indi idu, keluarga dan masyarakat. Kepribadian seseorang ditentukan oleh salah satu nilai budaya yang dominan pada diri orang tersebut. !ecara rinci perilaku manusia sebenarnya merupakan refleksi dari berbagai gejala keji#aan seperti pengetahuan, keinginan, kehendak, minat, moti asi, persepsi, sikap dan sebagainya. .amun demikian realitasnya sulit dibedakan atau dideteksi gejala keji#aan tersebut dipengaruhi oleh faktor lain diantaranya adalah pengalaman, keyakinan, sarana0fasilitas, sosial budaya dan sebagainya. Perilaku kesehatan pada dasarnya adalah suatu respons seseorang terhadap stimulus yang berkaitan dengan sakit dan

penyakit, sistem pelayanan kesehatan, makanan serta lingkungan. Batasan ini mempunyai 1 unsur pokok yakni respons dan stimulus atau perangsangan. &espons atau reaksi manusia, baik bersifat pasif $pengetahuan, persepsi, dan sikap% maupun bersifat aktif $tindakan yang nyata atau practice%. !edangkan stimulus atau rangsangan disini terdiri 2 unsur pokok, yakni sakit 3 penyakit, sistem pelayanan kesehatan, makanan dan lingkungan. Perilaku kesehatan indi idu cenderung dipengaruhi oleh kepercayaan orang yang bersangkutan

terhadap kondisi kesehatan yang diinginkan dan kurang berdasarkan pada pengetahuan biologi. 'emang kenyataannya demikian, tiap indi idu mempunyai cara yang berbeda dalam mengambil tindakan penyembuhan atau pencegahan yang berbeda meskipun gangguan kesehatannya sama. Pada umumnya tindakan yang diambil

berdasarkan penilaian indi idu atau mungkin dibantu oleh orang lain terhadap gangguan tersebut. Penilaian semacam ini menunjukkan bah#a gangguan yang dirasakan indi idu menstimulasikan dimulainya suatu proses sosial psikologis. Proses semacam ini menggambarkan berbagai tindakan yang dilakukan si penderita mengenai gangguan yang dialami dan merupakan bagian integral interaksi sosial pada umumnya. Perubahan-perubahan perilaku dalam diri seseorang dapat diketahui melalui persepsi. Persepsi sebagai pengalaman yang dihasilkan melalui panca indera. !etiap orang mempunyai persepsi yang berbeda meskipun mengamati objek yang sama. 'oti asi yang diartikan sebagai suatu dorongan untuk bertindak dalam rangka mencapai suatu tujuan, juga dapat ter#ujud dalam bentuk perilaku. Perilaku juga dapat timbul karena emosi. +spek psikologis yang mempengaruhi emosi berhubungan erat dengan keadaan jasmani, yang pada hakekatnya merupakan faktor keturunan $ba#aan%.

'anusia dalam mencapai kede#asaan semua aspek tersebut diatas akan berkembang sesuai dengan hukum perkembangan. Pusat program Keberhasilan dari modifikasi penerapan perilaku memerlukan lebih dari sekadar meninggalkan klien untuk perangkat yang telah mereka buat sendiri. Biasanya pada beberapa kasus, indi idu harus menjadi tokoh dominan dalam proses, namun proses memerlukan campuran optimal otonomi indi idu dan bimbingan professional. Pemantauan diri hanya mengambil perilaku sehari-hari normal. "al tersebut dapat digunakan sebagai strategi berdiri bebas atau dikombinasikan dengan penguatan diri atau hukuman diri untuk meningkatkan prospek perubahan yang nantinya akan menjadi yang lebih baik dari sebelumnya. Teknik penguatan diri cenderung lebih efektif dan lebih terganggu dengan efek samping yang tidak diinginkan daripada hukuman diri Umpan balik makhluk hidup umumnya memerlukan bimbingan lebih profesional dari teknik-teknik manajemen, namun

pelaksanaannya sangat tergantung pada klien. Umpan balik makhluk hidup pelaksanaannya lebih kompleks yang besar dalam pelatihan dan melibatkan seseorang tak sadar $otonom% untuk merespon berbeda terhadap situasi atau stimulus tertentu. dimulai proses pengaturan

klinis di mana beberapa respon fisiologis yang tidak diinginkan, seperti ekstrem ketegangan otot, dimonitor dan yang ditampilkan kepada pasien.

D1 '1

2E/AKSA-AA- KEGIA4AAplikasi ,i 2en,i,ikan Kesehatan atau 2)omosi Kesehatan

Tekhnologi modifikasi perilaku memiliki banyak sekali manfaat dalam pengaplikasiannya sehari hari. Biasanya tekhnologi yang diaplikasikan ini tidak bisa digunakan hanya menggunakan satu tekhnik saja, namun dengan menggabungkan teknik yang akan digunakan dengan satu atau lebih teknik yang lain. .o. 4. Tekhnik Penguatan kearah positif $Positive (efinisi Penguatan perilaku yang sangat penting dengan imbalan yang +plikasi !ering digunakan untuk menambahkan suatu perilaku dengan

Reinforcement% menyenangkan bila

perilaku tersebut dilakukan. menggunakan nyanyian atau dalam 1. Penguatan kearah negati e Penguatan perilaku dengan menghilangkan stimulus buruk. bentuk sandi#ara !edikit digunakan dalam pendidikan kesehatan

$Negative 5. Reinforcement% Pemusnahan 'eniadakan suatu $extinction% penghargaan atau imbalan yang menyenangkan terkait dengan perilaku 2. 'enyarankan dan menghilangkan 0 melupakan $Prompting 8. and Fading% Pembentukan $Shaping% 'emberikan penghargaan secara berturut turut hingga perilaku yang ditargetkan tercapai. 9. &angkaian $Chaining% Penghargaan terhadap langkah a#al dan langkah langkah berikutnya yang dilakukan secara berturut turut dari suatu rangkaian !angat berguna bila perilaku yang ditargetkan cukup susah untuk dilakukan (igunakan ketika target perilaku berupa kegiatan yang sangat berbeda. yang buruk 'emberikan petunjuk atau peringatan terhadap peilaku yang akan dicapai. !ering digunakan untuk perilaku yang bersifat 6caper7 atau cari perhatian Bermanfaat pada saat terdapat sedikit perla#anan untuk perubahan perilaku.

perilaku. :. Penguatan yang berbeda $Differential Reinforcement% ;. Kejemuan dan pengendalian $Satiation and <. Restraint% *aktu $Timeout% Perilaku buruk diulang hingga menjadi tidak menyenangkan. 'enghindarkan subyek dari kondisi yang mengargai perilaku buruk. 4=. Pembenahan, Praktek Kegiatan positi e, dan 'ela#an Kebiasaan $Overcorection, Positive Practice, adn Perilaku yang patut atau layak adalah 6pembelajaran7 untuk mempengaruhi perubahan permanen. !ering digunakan untuk memantau perilaku dari anak anak. !ering digunakan untuk memperbaiki kerusakan postural. !angat berguna pada perilaku buruk yang sudah menjadi sifat yang memuaskan bila dilakukan 'etode yang sulit untuk diterapkan

Ha it 44. Revearsal% .ilai &espon $Response Cost% 41. &espon Kontingen $Response !ontingent% 'enentukan pengklasifikasian sistem dari hukuman untuk perilaku buruk 'erubah perilaku buruk dengan konsekuensi bertentangan. !ama dengan hukuman akan tetapi melindungi hak hak dari klien. "ukuman murni dengan semua bahayanya, jarang digunakan.

&1

2e)u7ahan 2e)ilaku Dan 2)omosi Kesehatan (alam jangka #aktu pendek, teknologi pendidikan kesehatan telah

berkembang dari penyediaan informasi yang sederhana menjadi sebuah proses modern dari promosi kesehatan. -lder dan kelompoknya $4<;8% telah menyempurnakan pandangan program inter ensi kesehatan komunitas utama mengarah pada pencegahan penyakit hati itu sendiri yang dilakukan sejak tahun 4<:9. mereka telah menghitung : hal prosedur berdasarkan pada penguatan positif dan 41 prosedur berdasarkan pada penguatan negatif dan penambahan batasan. 'ereka juga menekankan satu

keuntungan tambahan dari perubahan perilaku, yang telah dikaji dan digunakan oleh profesional dari berbagai bidang kesehatan dan bidang

terkait dimana mereka bekerja dengan menggunakan bahasa yang uni ersal. Perhatian publik mengenai pertanyaan seputar modefikasi perilaku telah menempatkan setengah abad sejak dimunculkan tingkat yang tidak realistik. Konsekuensinya profesional yang memilih untuk menggunakan teknologi ini harus bersikap hati hati dan memberikan perhatian ekstra terhadap bahan etik.

E1

KESIM2U/A-

4. Perilaku manusia adalah sekumpulan perilaku yang dimiliki manusia dan dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika, kekuasaan, persuasi, dan genetika 1. Terjadinya perubahan sikap dan perilaku manusia ini dipengaruhi oleh berbagai aspek yang sangat kompleks. 5. Perilaku kesehatan pada dasarnya adalah suatu respons seseorang terhadap stimulus yang berkaitan dengan sakit dan penyakit, sistem pelayanan kesehatan, makanan serta lingkungan. 2. (alam jangka #aktu pendek, teknologi pendidikan kesehatan telah berkembang dari penyediaan informasi yang sederhana menjadi sebuah proses modern dari promosi kesehatan.