Anda di halaman 1dari 6

POTENSI AGRIBISNIS PEPAYA CALINA / CALIFORNIA / IPB-9

A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki potensi produksi pertanian yang besar dimana sebagian besar penduduknya bekerja pada sektor pertanian. Hasil pertanian Indonesia sangat beragam jenis dan bentuknya. Hortikultura merupakan salah satu dari keragaman pertanian Indonesia yang memiliki potensi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat Indonesia. Produk pertanian hortikultura khususnya buah-buahan merupakan suatu komoditas yang potensial untuk dikembangkan di seluruh daerah Indonesia. Buah-buahan merupakan sumber pangan yang mengandung vitamin yang diperlukan oleh tubuh sehingga masyarakat Indonesia sangat membutuhkan konsumsi buah-buahan tersebut. Buah pepaya merupakan buah yang memiliki manfaat bagi kesehatan antara lain: mengandung vitamin A, C dan betakaroten, mencegah penuaan dini, menghilangkan jerawat, detoksifikasi didalam tubuh, sebagai antioksidan, pepaya mengandung enzim. Tren buah pepaya saat ini mengarah ke buah berukuran mini. Salah satunya pepaya california. Tapi jangan salah, meski mungil, harga jualnya jumbo. Maklum, pasokan masih terbatas. Potensi laba budidaya pepaya jenis ini masih terbuka lebar. 2. Arti Penting Pepaya Calirofnia Pepaya California adalah varietas pepaya baru yang kini digandrungi para petani karena menjanjikan keuntungan. Pepaya California memiliki keunggulan tersendiri. Buahnya lebih manis, tahan lama, dan bisa dipanen lebih cepat dibandingkan pepaya varietas lain. Hal-hal utama dalam membudidayakan Pepaya California adalah Pemilihan lahan. Pilihlah lahan yang aman dari pencurian. Lahan kurang baik masih bisa direkayasa, sekarang sudah banyak cara dan teknologi agar bisa menghasilkan buah yang baik, berbagai obat-obatan mudah didapat, berbagai macam pupuk pun sudah banyak di pasaran dan semua mengklaim yang terbaik. Kemudian pemilihan benih yang baik. Untuk mendapatkan benih pepaya banyak di dijual di toko-toko pertanian juga di internet

sekarang banyak orang yang menawarkan benih dari berbagai jenis pepaya namun yang harus benar-benar diperhatikan adalah benih dari sumber yang bisa dipercaya atau bisa dipertanggungjawabkan (Fitriani, 2012).

B. Budidaya Pepaya California 1. Syarat Tumbuh Tanaman dapat tumbuh pada dataran rendah dan tinggi 700 - 1000 mdpl, curah hujan 1000 - 2000 mm/tahun, suhu udara optimum 25 - 30 0 C dan kelembaban udara sekitar 40% dan angin yang tidak terlalu kencang sangat baik untuk penyerbukan. Tanah subur, gembur, mengandung humus dan harus banyak menahan air, pH tanah yang ideal adalah netral dengan pH 6 -7. (Pramono 2012) 2. Penyiapan Bibit Tanaman Bibit dapat diusahakan sendiri dengan mengambil dari buah yang masak pohon dan sehat. Caranya dengan memotong 1/3 bagian buah bagian pangkal dan mengambil biji dari 2/3 buah di bagian ujung. Benih juga dapat dibeli di toko atau kios pertanian. Benih atau bibit disemai di polibag ukuran 8 x 10 cm. Bibit siap tanam berumur 1 1,5 bulan. 3. Penyiapan lahan Lahan tidak perlu diolah sempurna. Lahan dibersihkan dari rumput liar. Membuat lubang tanam ukuran 60 x 60 x 50 cm, jarak antar lubang 2,5 m x 2,5 m atau 2,5 x 2,75 m. Untuk jumlah tanaman per hektar 1.450-2.000 pohon. Lubang tanam dibiarkan minimal 15 hari sebelum ditutup kembali dengan campuran tanah dan pupuk kandang. 4. Penanaman a. Lahan disiram sebelum ditanami b. Tanaman bibit dari polibag di tengah lubang tanam yang telah disiapkan c. Penanaman sebaiknya dilakukan sore hari dan hati-hati saat melepaskan polibag agar bola tanah tidak hancur, sehingga tanaman tidak layu setelah dipindah kelahan d. Penyiraman dilakukan setelah penanaman. Pada beberapa lubang tanam ditanami 2 bibit sekaligus sebagai cadangan sulam apabila bibit mati atau untuk mengganti bibit yang menyimpang sifatnya (off type).

5. Pemeliharaan a. Penyulaman Penyulaman dilakukan sesegara mungkin terhadap bibit yang mati atau bibit yang menyimpang sifatnya dari jenis yang ditanam. b. Penyiraman Tanaman pepaya memerlukan cukup air tetapi tidak tahan genangan. Maka pengairan dan pembuangan air harus diatur dengan baik. Untuk daerah yang curah hujan tinggi dan bertanah liat, maka harus dibuatkan parrit. Pada musim kemarau, tanaman pepaya harus sering disiram. c. Pemupukan Waktu pemupukan dan jenis pupuk yang diberikan sebagai berikut: a. Saat tanam diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 40 kg per lubang tanam. b. Seminggu setelah tanam, dipupuk NPK sebanyak 200 g per pohon diberikan dalam alur lubang melingkari tanaman. Pemberian pupuk ini juga dapat dilakukan dengan sistem kocor (melarutkan 1 kg NPK ke dalam 50 Liter air). c. Pada umur 3 bulan setelah tanam diberikan pupuk 300 g NPK per pohon. d. Pada umur 6 bulan setelah tanam diberikan pupuk 500 g NPK pohon + 40 kg pupuk kandang per pohon. e. Setelah berbuah tanaman dapat diberi tambahan pupuk KCl untuk meningkatkan ketahanan dan kemanisan buah. f. Pemupukan diulang setiap 3 bulan sekali dengan dosis 500 g NPK per pohon, dan setiap 6 bulan sekali diberikan pupu kandang sebanyak 40 kg per pohon. Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman pada umur 2 minggu setelah tanam dapat dilakukan pemupukan daun dengan interval seminggu sekali. 6. Pengendalian hama dan penyakit Hama dan penyakit utama yang sering mengganggu pertanaman pepaya antara lain : a. Hama kutu putih pengendalian dengan penyemprotan pestisida Akothion, Regent, Bestox, secara bergantian.

b. Hama aphid dan tungau, hama ini menyerang pucuk tanaman. Pengendalian dengan penyemprotan pestisida Curacron, Mesurol dan akarisida (kelthane, Omite) untuk tungau. Beberapa jenis penyakit disebabkan oleh jamur banyak menyerang pepaya di musim hujan bagian daun, batang, akar, dan buah. Pengendalian jamur dengan penyemprotan fungisida (Manzate 82 WP + Curzate 8/6 WP) masing-masing 2 g dicampur dalam 1 liter air, disemprot selang 7-10 hari sekali, pada saat mulai berbuah. 7. Panen dan pasca panen Tanaman dapat berbuah setelah berumur antara 8-9 bulan. Buah pepaya dapat dipanen dengan tanda-tanda terdapat semburat warna kuning pada kulit buah bagian ujung. Panen sebaiknya dilakukan dengan memotong tangkai buah menggunakan gunting pangkas atau pisau tajam. Waktu panen dilakukan setiap 10 hari sekali. Setelah dipanen buah diletakkan di tempat terlindungi dan diberi alas plastik. Buah yang cacat dan terdapat bercak jamur diletakan pada tempat terpisah.

C. Analisis Usaha 1. Persiapan Lahan Bajak Pembuatan Lubang Tanam ukuran 50x50x50 Rp 500,-/lbng x 1.500 Pupuk Kandang 10 kg per lubang Rp 1.000,-/lbng x 1.500 Pupuk NPK 2 ons/tanaman Rp 250,-/lbng x 1.500 Bibit Rp 2.500,-/bbt x 1.500 Upah Tanam Rp 500,-/bbt x 1.500 Jumlah 2. Perawatan Penyemprotan seminggu sekali Insectisida Fungisida ZPT Pupuk Daun/Buah Tenaga Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. 20.000,25.000,15.000,15.000,50.000,Rp 500.000,Rp 3.750.000,Rp 1.500.000,Rp 375.000,Rp 3.750.000,Rp 750.000,Rp 10.625.000,-

Total perawatan selama 2 tahun = Rp. 125.000 x 96 minggu = Rp12.250.000,-

3. Pemupukan Pemupupukan NPK tiap tiga bulan Rp.250,- x 1.500 = Rp 375.000,- x 7 Pemupukan Pupuk Kandang Th ke pertama Pembumbunan Rp 500,- x 1.500 = Rp 750.000,- x 6 Pengairan Rp 400.000,- x 18 Upah Panen Total 4. Asumsi Panen Buah Pertama 40 bj x 2.000 x Rp 1.500/kg Rp. 120.000.000,Buah Kedua 30 bj x 2.000 x Rp 1.500/kg Total biaya produksi Keuntungan Rp 210.000.000,Rp 73.209.000,Rp 136.791.000,Rp. 90.000.000,Rp 2.625.000,Rp 5.000.000,Rp 4.500.000,Rp 7.200.000,Rp 5.000.000,Rp 24.325.000,-

D. Prospek Kedepan pada Budidaya Pepaya California Saat ini, pepaya yang memiliki ukuran besar tidak diminati oleh konsumen. Apalagi bau yang sering muncul dan warna yang kurang menarik menjadi salah satu faktor kurang diminatinya oleh konsumen. Pepaya yang memiliki ukuran lebih kecil, manis dan berkulit licin lebih diminati konsumen. Pepaya yang sedang diminati konsumen dan permintaannya yg tinggi saat ini yaitu Pepaya California. Pepaya California berukuran sedang, bobotnya antara 800 gram hingga 1,2 kg. Bentuk buahnya seperti peluru. Ciri lainnya, daun mempunyai jambul. Rasa pepaya ini manis dan rasa manisnya seperti tertinggal di mulut saat dimakan. Ini yang menjadikan nilai tambah tersendiri bagi pepaya california dari pada pepaya lokal lainnya. Keunggulan utama pepaya jenis ini adalah ukurannya yang hanya separuh pepaya biasa. Satu buah bisa habis sekali konsumsi. Meski bergizi tinggi, kualitas pepaya berkurang setelah dikupas. Jadi, sebaiknya, disantap habis pepaya setelah dikupas. Bisnis budidaya pepaya california ini cukup menjanjikan dan tengah menjadi incaran banyak orang. Di supermarket besar, harga jual pepaya ini bisa

mencapai Rp 8.000 per kilogram (kg). Bandingkan dengan pepaya bangkok yang hanya sekitar Rp 4.000 per kg. Budidaya pepaya california mulai menghasilkan buah siap petik pada usia 7 bulan sampai 9 bulan dengan usia produktif selama 28-30 bulan. Jika pepaya california sudah berproduksi, kita bisa memanen pepaya segar satu minggu sekali. Setiap pohon bisa menghasilkan buah sekitar 50 kg 80 kg selama usia produktif. Keungulan lain dari bisnis Budidaya Pepaya California adalah penanaman dengan pola pertanian organik, sehingga memiliki nilai tambah (Galeriukm, 2010). Referensi Firtiani, Listiani. 2012. Karya Ilmiah Peluang Bisnis Budidaya Pepaya California. STIMIK AMIKOM YOGYAKARTA. Yogyakarta. Galeriukm. 2010. Peluang Bisnis Pepaya California. http://galeriukm.web.id/peluangusaha/peluang-bisnis-pepaya-california. (On line). Diakses Tanggal 14 Desember 2012. Pramono, J. 2012. Budidaya Pepaya California. Balai pengkajian teknologi pertanian jawa tengah. Sulistyo, D. 2012. Analisis usaha pepaya California.http://id.shop.88db.com/katescalifornia/AnalisaUsaha . (On line). Diakses tanggal 14 Desember 2012.