Anda di halaman 1dari 4

X-RAY

Pada 1895, Wilhelm Conrad Roentgen menemukan x-ray. Sinar X ditembakkan melalui kulit dan dibawah jaringan lunak . Metode yang terbaik untuk melihat tulang.

CT SCAN (COMPUTERIZED AXIAL TOMOGRAPHY)


Perkembangan lebih lanjut dari X-Ray. Menggunakan beberapa sinar X yang diproyeksikan di banyak sudut . Sangat baik untuk pencitraan tulang.

Dapat menggunakan sejenis agen kontras berbasis Iodine yang akan diserap oleh jaringan abnormal.

MRI (MAGNETIC RESONANCE IMAGING)


Menggunakan medan magnet berkekuatan antara 0,064 1,5 tesla (1 tesla = 1000 Gauss). Digunakan untuk menilai anatomi jaringan lunak dalam tubuh, terutama otak, sumsum tulang belakang, susunan saraf. Kurang bagus untuk mencitrakan tulang. Tidak disarankan digunakan pada pasien dengan alat pacu jantung, kateter , dan alat-alat dengan bahan dasar logam lainnya.