Anda di halaman 1dari 3

TATA TERTIB SIDANG ORGANISASI

ROHANI ISLAM PJNHK


JAKARTA, ......................

Pasal 1
Nama, Waktu dan Tanggal
Sidang ini bernama sidang ............................. Pengurus ROHIS PJNHK Jakarta
Sidang organisasi diselenggarakan pada tanggal . Di ..
Pasal 2
Dasar Pelaksanaan
Sidang organisasi dilaksanakan berdasarkan :

Pasal 3
Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan Sidang adalah untuk

Pasal 4
Peserta Sidang
Peserta sidang adalah Pengurus ROHIS PJNHK 2011-2013
Pasal 5
Kewajiban & Hak Peserta Sidang

1. Sebelum sidang dimulai para peserta diwajibkan mengisi dan menandatanggani daftar
hadir yang disediakan
2. Pada waktu sidang berlangsung, peserta sidang tidak diperkenankan keluar ruangan tanpa
alasan yang jelas dan harus atas seijin Presidium siding
3. Peserta mempunyai hak bicara, hak memilih dan hak untuk dipilih.
4. Peserta diwajibkan menggunakan bahasa yang sopan.

Pasal 6
Pemimpin Sidang
1. Sidang organisai dipimpin oleh Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris sidang (Presidium
sidang) yang dipilih oleh peserta berdasarkan hasil keputusan rapat ROHIS PJNHK
2. Keputusan sidang organisasi diambil secara musyawarah dan mufakat. Jika diperlukan
keputusan sidang dapat diambil melalui suara terbanyak peserta sidang
3. Presidium sidang memimpin jalannya sidang-sidang organisasi. Didalam menjalankan
tugas, Presidium mengatur jadwal pembicara, menyimpulkan pendapat yang berkembang
diantara peserta sidang.
4. Presidium sidang berhak memperingatkan pembicaraan-pembicaraan yang menyimpang
dari pokok permasalahan, dan apabila dianggap perlu dapat meminta untuk meninggalkan
sidang.
Pasal 7
Korum Sidang
1. Sidang organisasi dinyatakan sah apabila dihadiri lebih dari setengah jumlah Pengurus
ROHIS PJNHK.
2. Sebelum Sidang dimulai, Presidium meneliti jumlah anggota yang hadir. Jika peserta
belum memenuhi korum, Presidium sidang harus menunda Sidang tersebut.
3. Presidium Sidang dapat memulai Sidang Organisasi yang dinyatakan sah setelah
menunda sidang minimum selama 15 menit.
Pasal 8
Sahnya Keputusan Sidang
1. Keputusan sidang sah apabila berdasarkan cara musyawarah untuk mufakat disetujui oleh
peserta sidang.
2. Apabila tidak terdapat / tercapai kesepakatan secara mufakat, maka pimpinan sidang
mengambil putusan berdasarkan suara terbanyak.

Pasal 9
Penutup
1. Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan ditentukan oleh pimpinan sidang atas
dasar persetujuan peserta.
2. Peraturan tata tertib ini dapat disetujui dan disahkan oleh peserta sidang.

Jakarta, ..,2014

Ketua Tim Formatur

(
)

Sekretaris