Anda di halaman 1dari 30

UPAYA KESEHATAN MATRA & PENANGANAN SITUASI KHUSUS PADA TKI

SUBDIT KESEHATAN MATRA DIREKTORAT SEPIM KESMA DITJEN PP & PL

Disampaikan pada Pertemuan Dokter Pelabuhan KKP Bandung, 3 Juli 2007

Visi, Misi, Nilai-2 & Tujuan Depkes


Visi : Masy yang mandiri untuk hidup sehat Misi : Membuat Rakyat sehat Nilai-nilai:
1.
2. 3. 4. 5. Berpihak pada rakyat Bertindak cepat dan tepat Kerjasama Tim Integritas Tinggi Transparan & Akuntabel

Tujuan: Terselenggaranya pembangunan kesehatan secara berhasil guna dan berdaya guna dalam rangka mencapai derajat kes masy yang setinggi-2nya

ISSUE STRATEGIS BIDANG KESEHATAN


(Renstra Depkes 2005-2009)

Transisi Demografi:
Mobilitas penduduk tinggi Kondisi Matra

Pola pemberdayaan masy :


Masih menempatkan masyarakat sebagai obyek perlu dirubah, juga sbg subyek

Desentralisasi:
Demand masy thd kes & kemitraan yang tinggi kurang diimbangi dengan anggaran kes di daerah Perlu advokasi & sosialisasi (dg Evidence based)

INDONESIA
Penduduk cenderung bepergian

Transisi Demografi

Transisi Epidemiologi Negara kepulauan 5 pulau besar dan 13.677 pulau kecil 5.193.250 km2 (39 % daratan and 61 % lautan) 34 provinsi, 440 kab/kota ,5.175 desa Total populasi : 217,1 juta penduduk GNP per kapita : 1.000 US $

Filosofi Kesma
KONDISI MATRA

Perubahan lingkungan bermakna, bersifat temporer & berpengaruh pd kes

VS
KESEHATAN MATRA

Upaya kes bagi individu/ masyarakat utk meminimalkan pengaruh kondisi matra LAUT, UDARA & LAPANGAN

Strategi Operasional
MASALAH
F.Risiko & Peny akibat kondisi matra
Perilaku SDM/ Petugas

PENDEKATAN
Yankes; Surveilans

KIE/ Penyuluhan
Pelatihan

KEMITRAAN

Kesehatan Matra Hub Kebijakan, Strategi, Tujuan, Target, Lingkup Upaya


KEBIJAKAN
Memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan Matra bermutu, merata, terprogram dan dikembangkan sesuai perkembangan iptek

1. 2. 3.

Peningkatan kerjasama LS mencakup berbagai bidang dan disiplin ilmu Pengembangan sarana prasarana Peningkatan peran serta masyarakat

STRATEGI

TUJUAN Umum Terlaksananya peningkatan kesadaran, kemauan, kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi matra agar tetap sehat Khusus : a. Terlaksananya penggerakan dan penggalakan disinformasi Kes Matra b. Terlaksananya upaya kesehatan Matra yang terjangkau dan bermutu c. Terlaksananya kemandirian masy utk tetap sehat dalam kondisi Matra

4.

Peningkatan ketrampilan dan keahlian yg mencakup berbagai bidang dan disiplin ilmu melalui pendidikan, pelatihan dan pengembangan program melalui sentra-sentra Matra.
Peningkatan teknologi kesehatan Matra melalui penelitian kerjasama dg perguruan tinggi dan org profesi Pengembangan sistem informasi kesma dan sentra kesma Penyelenggaraan program Matra mel perenc dan pembiayaan yang mengacu UU No 25 th 1999 Pengembangan metode disusun melalui pedoman standarisasi dan lainnya Budget development

5. 6. 7. 8. 9.

TARGET ( Kwantitas , belum kwakitas ) Kabupaten / Kota mampu melaksanakan kesehatan Matra yang sesuai dengan kondisi Matra yang terjadi diwilayahnya

Lingkup Upaya
Kesehatan Matra diselenggarakan dalam lingkungan Matra yang serba berubah, meliputi Kesehatan Matra Lapangan, Matra kelautan dan bawah air, Matra kedirgantaraan dst lihat KepMenKes 1215 / th 2001 pasal 1

Kondisi Matra Situasi Khusus(SITUS)


Adalah kesma lapangan dalam situasi khusus dilaksanakan mulai dari persiapan kegiatan, pengorganisasian, pembinaan & pengawasan sampai selesai

JENIS Perjalanan mudik Lebaran Exodus TKI Upacara Festival Pesta/sedekah MTQ PON Kampanye DLL

Di Pelabuhan/ Bandara: Korban akibat bencana Akibat Gangg Kamtibmas

Penanganan kesehatan dianggap sama dengan SITUS

Upaya Kesehatan Matra


Kondisi Normal Kondisi Tidak normal: 1. Kestrans 1. Kes dalam penanggulangan 2. Kes Haji bencana 3. Kes Dalam situasi khusus 2. Kes dalam 4. Kes di Bumi perkemahan penanggulangan 5. Kes Wisata gangguan 6. Kes Penyelaman/pekerja Kamtibmas bawah air 7. Kes Pelayaran & Lepas Pantai 8. Kes Penerbangan

Situs di Pelabuhan
Perjalanan mudik Lebaran Exodus TKI terutama TKIB Bencana: alam, kapal tenggelam, pesawat jatuh Akibat Gangguan Kamtibmas Situs lain di Pelabuhan

Mengapa Situasi Khusus di Pelabuhan perlu penanganan kesehatan?


Pelabuhan (Laut/Udara)
sentra ekonomi; tempat berkumpul masy rawan paparan (penyakit, faktor risiko, bencana/ kegawat-daruratan) Bisa menimbulkan kedaruratan kesehatan

Mengapa KKP?
KKP : ujung tombak Yan Kes/Depkes di Pelabuhan KKP harus mampu menanggulangi berbagai masalah kes termasuk kedaruratan kesehatan.

SKB MENKES -MENHUB No 1391/2003 & No. KM 42/2003


Pasal 1 Maksud dan tujuan Kesepakatan Bersama ini dibuat dengan maksud dan tujuan untuk mengkoordinasikan langkah-langkah pembinaan kes kerja pada pekerja transportasi dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan keselamatan pekerja transportasi

Pasal 2 Ruang lingkup

Ruang lingkup pembinaan kesehatan kerja sebagaimana dimaksud dalam SKB ini meliputi pekerja transportasi darat, laut dan udara

SKB MENKES -MENHUB No 1391/2003 & No. KM 42/2003


Pasal 3 Tugas dan tanggung jawab Menteri Kesehatan bertugas dan bertanggung jawab: 1. Menyediakan pedoman2 pembinaan pelayanan kesehatan kerja 2. Menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dan penyuluhan kesja 3. Melaksanakan penelitian kes pada pekerja transportasi 4. Memfasilitasi tersedianya nakes serta fasilitas pengobatan lainnya 5. Melaksanakan sosialisasi pembinaan kesehatan kerja

SKB MENKES -MENHUB No 1391/2003 & No. KM 42/2003


Pasal 3 Tugas dan tanggung jawab Menteri Perhubungan bertugas dan bertanggung jawab: 1. Mempersiapkan pekerja transportasi yang akan diberikan pembinaan kes kerja 2. Menyiapkan personil yang akan mengikuti diklat kes kerja sebagai instruktur 3. Memfasilitasi penelitian pada pekerja transportasi 4. Memfasilitasi sarana & prasarana pembinaan kes 5. Memfasilitasi pelaksanaan sosialisasi pembinaan kes kerja

Pasal 4 Pelaksanaan

Pelaksanaan teknis Kesepakatan Bersama ini ditetapkan lebih lanjut oleh Dirjen Perhubungan Darat, Laut, Udara Dephub dan Sekretaris Jenderal Depkes RI

Pasal 5 Masa berlaku

SKB berlaku sejak ditandatangani untuk jangka waktu 5 tahun dan dapat diadakan perubahan atas kesepakatan masing-masing pihak.

Pasal 6 Pembiayaan

Semua pembiayaan yang timbul sebagai pelaksanaan SKB ini dibebankan pada anggaran masingmasing dan sumber lain yang tidak mengikat.

Peran KKP dalam Kes Situs di Pelabuhan


Tahap Pra Situs / Bencana
Identifikasi jenis Situs/ Potensi Bencana/kecelakaan Penyusunan Pedoman Operasional di pelabuhan Identifikasi & melengkapi standar peralatan Penyebar luasan Protap Kes. Pelatihan evakuasi terbatas, Triase Pelatihan & Gladi Posko / Lapangan Koord dgn Pusk, Dinkes, RSU, Depkes, PMI Koordinasi dgn Adpel, Polri, Pmdm Kebkrn, dsb. Identifikasi lokasi utk. penempatan pengungsi Sosialisasi peringatan dini

Buku pedoman di KKP harus berisi


Pengenalan Situs/ Potensi Bencana/ Kecelakaan/MK Cara melakukan Rapid Health Assmnt Pembuatan Contingency plan KKP Standar alat medik/non medik bagi penanggulangan Standar pelayanan emergency di KKP Standar Pelatihan medik & manajemen ( PPGD, ATLS/BTLS, MFR, SPGDT) Penanganan upaya PP-PL dalam Situs/ Bencana/ MK Pengorganisasian dlm menghdp MK Rujukan cepat & sistem Komunikasi Koordinasi LP / LS Monitoring & Evaluasi

Peran KKP dalam Kes Situs di Pelabuhan


Pada Fase Tanggap Darurat
Penilaian cepat bidang kesehatan (RHA) Bantuan kes / pengobatan darurat untuk penyelamatan jiwa dan korban akibat situasi khusus/ bencana. Memberikan Yankes dasar (air bersih, sanitasi, pengend vektor, gizi) di tempat2 penampungan sementara. Bekerja terpadu dgn Stakeholder lain di pelabuhan Dilakukan sedini mungkin untuk meminimalkan korban

Air Bersih & Sanitasi

Peran dalam SPGDT ( Sistim Pelayanan Gawat Darurat Terpadu )


PENCEGAHAN
ANTARA LAIN - HELM - SABUK PENGAMAN

PENANGGULANGAN SUMBER DAYA MANUSIA


YANG MEMBERI PERTOLONGAN AWAM UMUM PETUGAS DOKTER AWAM KHUSUS AMBULANS PERAWAT

MULTI DISIPLIN MULTI PROFESI MULTI SEKTOR

TUJUAN MENCEGAH
MASYARAKAT AMAN / SEJAHTERA (SAFE COMMUNITY) KOMUNIKASI - KEMATIAN - KECACADAN

TRANSPORTASI

+ +
PASIEN AMBULANS

KKP

RS.KLAS C

RS. KLAS A/B

COMM./ KKP / PRA R.S

INTRA RS

INTRA RS

ANTAR RS TIME SAVING IS LIFE SAVING RESPONSE TIME DIUPAYAKAN SEPENDEK MUNGKIN MERUJUK THE RIGHT PATIENT, TO THE RIGHT PLACE AT THE RIGHT TIME

Penanganan sehari-hari?
Tidak mungkin KKP dapat menanggulangi korban masal akibat situs/ bencana dengan baik bila penanganan gawat darurat sehari hari buruk ! Perlu peningkatan kemampuan KKP termasuk membangun akses rujukan serta komunikasi cepat dengan UGD RSU terdekat.

Kesehatan Situasi Khusus Pada TKI


SASARAN
1. 2. Seluruh individu/ masy terpajan dlm kondisi matra SITUS yaitu pekerja migran dan keluarganya Pengelola Program, LP & LS serta Organisasi Profesi/ LSM terkait dg situs diatas

TUJUAN UMUM
Menurunkan mortalitas, morbiditas & disabilitas akibat kondisi matra situasi khusus pada pekerja migran dan keluarganya

Tujuan khusus
1. Terkoordinasikannya kegiatan cegah tangkal 2. Kesiapan unit-unit kesehatan lapangan 3. Terlaksananya yankes 4. Terlaksananya SE & pencegahan KLB 5. Terlaksananya PHBS/ penyuluhan

Tahun 2007: 10 Pelabuhan Debarkasi TKI-B


T.Pinang Batam TB Karimun Dumai Belawan
Entikong Nunukan T.Perak T.Priok Pare-pare

PRINSIP-2 PELAYANAN KESEHATAN DI POS KES Penyiapan unit-unit Kesehatan Lapangan di 10 pelabuhan debarkasi melalui 10 Kantor Kesehatan Pelabuhan masing-masing pelabuhan debarkasi
1. Yankes di Poskes : Live Saving P3K Stabilisasi & imobilisasi Pengobatan sederhana / Emergency response Rujukan kasus/ Transportasi 2. Pelayanan yg diberikan hrs sesuai standar pelayanan 3. Jadwal di atur oleh Dinkes kab/ Kota dan KKP 4. Semua pelayanan dilaksanakan GRATIS

Tugas Ditjen PP& PL Depkes


1. 2. 3. 4. Merumuskan kebijakan dan Petunjuk teknis Koordinasi Lintas Sektor Bimbingan Teknis Monitoring & Evaluasi

Tugas DitJen Yan Medik Depkes:


1. 2. 3. 4. Menetapkan Rumah Sakit Rujukan Menyusun protap Bintek Penanganan Kesehatan TKI-B di Atas Kapal

Tugas KKP sebagai UPT Ditjen PP & PL


1. Pemeriksaan karantina di pelabuhan debarkasi 2. Pelayanan kesehatan dan rujukan pasien di: a. Posko Pelayanan Kesehatan KKP b. Di penampungan didalam pelabuhan debarkasi
3. Pengendalian Dampak risiko lingkungan di pelabuhan

4. Survelans Penyakit Menular/Wabah & SKD

Tugas Dinas Kesehatan setempat :


1. 2. 3. Penanganan di RS, Poliklinik, Puskesmas Rujukan pasien Penanganan Kesehatan di Penampungan TKI diluar pelabuhan

Pencatatan dan pelaporan


1. Pencatatan Dilaksanakan oleh masing2 unit pelaksana Yang perlu dicatat ialah semua hasil kegiatan yang telah dilaksanakan : a. Hasil kegiatan pelayanan kesehatan dan rujukan b. Untuk RS yang dilaporkan adalah Diagnosa, terapi dan tindakan yang telah dilakukan c. Hasil kegiatan penyehatan lingkungan ( pengendalian vektor, pemeriksaan air , limbah , sampah,makmin ) c. Kejadian penyakit, cidera , kecacatan , kematian . d. Kondisi lingkungan yang berkaitan dg kesehatan
2. Pelaporan : a. Unit pelaksana wajib membuat laporan : 1. laporan surveilans penyakit ( sesuai format ) kepada Dirjen PP&PL , 2. laporan rujukan pasien kepada Dirjen Yanmedik . b. Semua laporan ditembuskan ke penangung jawab operasional setempat dan Dinkes setempat c. Ada 3 pelaporan jenis : harian , bulanan dan akhir kegiatan

Harusnya: Upaya kes yang komprehensif


Pra Penempatan Seleksi di daerah asal Yankes SE di Embarkasi Saat Penempatan Pengawalan SE di perjalanan Leaflet/ Booklet Purna *) Penempatan Cegah Tangkal Yankes
SE & Sistim info di Debarkasi

PHBS
*) TKI-B

PEMBINAAN KESEHATAN

Perlu 3 C atau 3 K kerja sama, koordinasi dan kolaborasi


Courtesy Dr.Vijay

Terima kasih

Anda mungkin juga menyukai