Anda di halaman 1dari 61

MEDICAL LAW : KORIDOR HUKUM DOKTER MASA DEPAN

Agus Purwadianto
KULIAH UMUM MAHASISWA FK UGM YOGYAKARTA 8 JULI 2011

Agus Purwadianto
Staf Ahli Menteri Bid Teknolkes & Globalisasi Ex Kepala Badan Litbangkes Depkes RI Gurubesar I.K. Forensik & Medikolegal (07) Doktor Filsafat (03) MSi SosioSosio-Kriminologi (00) SpF (konsultan etikoetiko-medikolegal) (05) Diplome of Forensic Med Groningen Univ (02) SH (97), SpF (83), dr (79) Ex Kepala Biro Hukum & Organisasi Depkes RI Ketua MKEK Pusat IDI, dosen IKFIKF-ML FKUI/RSCM, Ketua Kolegium IK Forensik Indonesia Ex Anggota WHO Global Advisory Vaccine Safety Committee Ex Anggota UNESCO Global Ethics Observatory Law Anggota Komisi Bioetika Nasional Perintis/dosen S3 Kekhususan Bioetika FKUI

3 Skenario Masa Depan DR


Makin jaya : jalur spesialisasi basah basah yg amat menjanjikan : intervensif intervensif/ / monopolistik monopolistik/ / bunga bunga berbunga berbunga : income DR terkaya DARI PRAKTEKNYA SAJA staf dosen FKUI ada disitu Rp.1250 jt jt/ /sebulan NETT !!!! BiasaBiasa -biasa saja : cukup cukup makan makan ini kurva normal terbanyak : Makin terpuruk : TIDAK KOMPETITIF (unprofessionalism), LITIGIOUS SOCIETY RISIKO reputasi & finansial pasca gugat gugat/ /tuntut

Kenapa DR dipenuhi Hukum?


Tindakan mediknya bisa life saving (>< menjadi almarhum, suatu yg tak berhingga nilainya), >< cacat atau + fs rekreatif tbh : idem tks pasien ++ (honor DR) DR = pejuang HAM Tindik gagal/salah komplikasi berlanjut hilang nyawa (>< hak atas kehidupan = HAM) jd cenderung >< HAM Srt Keter Medik mengubah nasib manusia Memegang rhs/bag. terprivasi tbh pasien amanah vs penyalahgunaan keintiman harga diri/martabat

Jalur Yang Baik


Good clinical practice = professional conduct Perkonsil No. 1/05, dengan padanan : Menjadi pasien Cerdas >< ((-) perbuatan menyimpang (indisipliner) 28 pasal yg bisa diadili MKDKI, termasuk didalamnya : perbuatan tercela (professional misconduct) Penuhi semua kewajiban hukumnya (UU Pradok) yakni : kompeten - teregister tercatat anggota organisasi profesi berijin praktek sah ></ ((-) larangan dlm KODEKI ini porsi MKEK KALAU LEGE ARTIS : TAK MUNGKIN DIGUGAT/TUNTUT

Kerawanan Dr
Posisi sentral pengobat bagi orang terkasih /generasi penerus/ anak mahal quality of life jelek vs harapan sembuh lost of opportunity/ misdiagnosis/ substandard/ medical error nir-akurat clinical judgment nuntut Proxy consent rawan miskomunikasi marah ec mati/cacat/ rawat lbh lama vs DR Sp = simbol malaikat pasti jujur info tak memadai merasa tertipu/ diobyekin atau rahasia/privasi di sebar2 tubuh kan Cuma satu, ttp dikeroyok banyak spesialis tubuh = jembatan/lintas organ Konflik EtikoEtiko-Legal (KEL) antar DSp

Pengertian
Medikolegal/legal
Menggunakan peraturan yg sudah ada (dibuat oleh penguasa masa lalu) sbg payung hukum

Etikolegal
Membuat peraturan baru berbasis etika (oleh penguasa masa kini utk kepentingan masa depan), krn peraturan lama sdh tak memadai akibat perkembangan iptek, masyarakat dunia/lokal, kapital, dll Bila telah disahkan : menjadi medikolegal masa depan

Kerawanan (2)
Dr. Terujuk pemimpin medis/majikan yg mengoreksi / mengiyakan Dr Perujuk bertanggungbertanggung -renteng (respondeat superior) : = lebih kaya, = kelengkapan para pihak (utk digugat) diadu / dipecah logikanya secara hukum Modalitas terapi/alat canggih beragam inheren teknologik KEL memicu Sengketa Medik (SM)

Kerawanan (3)
Mitos/Status DSp = sosial tinggi & gaya hidup eksekutif eksklusivitas ketumpulan suara hati ! tabir jarak dng pasien Persaingan DSp (K) = (bukan perlombaan, apalagi dgn fenomena beralas bangkai TS lbh lemah) orientasi kemenangan demi kemenangan antar TS ditengah (neo)liberalisme KEL

Kerawanan Lain2 :
Tarif mahal Simbol status pasien tak malu gugat bahkan bangga, (beda dgn gugat terapist alternatif/pengobat tradisional)

Recent Results Obtained by Powless & George


$2,549,200.00: Hospital malpractice. Jury found conscious indifference by nurse and awarded punitive damages. $1,050,000.00: Medical malpractice by surgeon. $377,288.00: Medical malpractice against surgeon. Jury found conscious indifference and awarded punitive damages. $825,000.00: Medical malpractice by hospital, radiologist, and general practice physician.

Common sense ab. Doctors


who maintains his/her competence will be far less likely to cause harm who truly cares for and actively cultivates a good rapport with the patient is unlikely to be sued a malpractice claim is filed not so much because of an adverse result, but because we have an angry patient

Contoh Gugatan Mahal


Th 2004 : Tim Gus Dur menggugat KPU n IDI : 1 Trilyun, ttp ditolak hakim Th 2000 : Rp. 100 Milyar (imaterial) dan Rp. 100 juta (material) : pasien pengacara ayah dari anak mahal yg lahir cacat lalu mati (rujuk di 2 RS) : 2 SpOG + 1 RSB Y Tahun 1999 : Rp. 10 M (imaterial) WN Korea yg anaknya mati : SpA + RS for profit Th 2007 : RS PI membayar Rp. 2 M kasus SpOG telat memberitahu Ca, ec sediaan PA bermasalah

Makin keruh
Proses komunikasi pra pra-durante durante-pasca kejadian buruk sangat tidak lege artis
Konflik etikolegal persisten antar DR (termasuk Dr MARS/MMR Dr MH Kes) : kasus Prita vs RS Omni DR takut (tidak mampu) berargumen melawan pasien dampak BLAMING & RETALIATION CULTURE

Penyidik awam dilibatkan = corong hukum demi perolehan bukti penggugat (pidana menumpangi perdata).

Namun selama menyangkut manusia

kualitatif

DRs risk
Kental interaksinya dgn pelbagai stake holder (aktor amat dinamik) sporadis individual : sesuai spesialisasi tidak berpola : legal + medical uncertainties dampaknya sangat tinggi bagi kelangsungan hidup rumah sakit : gugatan immaterial tanpa batas sering menyebabkan krisis : kasus Prita

DR Risk
Dramatis amat menyerap perhatian segera penyelesaian memerlukan waktu lama untuk memulihkan atau mengembalikannya. Bukan jenis yg kronis kronis krn selalu dianggap baru bagi DR teradu/RSnya ancaman reputasi individu >>>, dampak kerugian finansial >>>, menuntut perhatian >>> pihak

Model Kerawan-aduan DR SpA

Internis, TS SpA, Intensivis, Cutting Specialist, LabKlinik, DU Perujuk SpOG


One day care Bidans driven Komersialisasi Perinatology On Time VIP, Celebritis Sdr. Kelas Menengah Tarif Mahal Anak Tanggung PMS, reproduksi

Pecah Kongsi Rujukan

Fasilitas Kesehatan/ SPM (-) RS Kontrak (-)


Pendanaan

SpA

Pasien/Keluarga
Anak Mahal Indikasi Hukum Pendanaan Kembar Siam SJS Cacat

Ga-Dar KIPI Busung L

JENJANG PENGATURAN LANJUTAN UU PRADOK


Peraturan Presiden (khusus KKI): Tatacara Angkat anggota KKI = Ps. 14 (5) Peraturan KKI Tatakerja KKI (ps 24), Taralak lanjut Registrasi (ps. 34); Taralak pimp MKDKI (ps 63); SOP MKDKI (ps 70) Lanjutan Ijin {38(3)}, Lanjutan praktek (43), SPM (44,2), inf.consent {45(6)}, Rekam Med {47(3)}, rhs jabatan {48(3) Kendali mutu & biaya {49(1,2)}, Bina sama2 {54 (2)} atribusian horisontal Atribusian vertikal

Permnkes Delegasia n Delegasi ke IDI

Risiko Dokter Diadili/diperiksa pasca UU Pradok


Komite Etik/Medik RS setempat
MAKERSI

MKEK
sisa langgar etis MKDKI PS 68 MEDIASI

MKDKI

PN Pidana
Ps 66 (3)

Dokter

MKDKI
Merasa dirugikan PS 55

PN Perdata

Peradilan Pers
Adverse event = malpractice

BPSK-Kesehatan

Risiko reputasi & finansial: finansial:


Pasca Judicial Review MA : pidana kurungan 3 th ps 75, 76 dan 1 th ps 79 (-)

Korporasi (+ 1/3 & cabut ijin)


80(2) 80 (1) 77 & 78 75 & 76 74 79 jo 41, 46, 51 69 (2)

Bohir DR ilegal : 10 th/Rp.300 jt DR palsu&tiru2 DR: 5th/Rp.150 jt


WNA STR(-) WNI SIP (-): 3TH/100 JT

DR STR (-) : 3TH/100 JT


Papan nama (-), RM (-); lege artis (-)

Sanksi Disiplin Sanksi Etis via MKEK

68

Implikasi uu BARU
UU Pradok
Sindrom 3 TP Audit Medik KKI/MKDKI Rekomend IDI SIP = Kadnkes

3 UU Baru
PPNS Preseden Mediasi Pengguna NAPZA Uang muka (-) gadar & bencana Bedah mayat Pelayanan Darah Kawsn Bbas Rokok Dwn Sensor aborsi BPKN/D vs BP RS Yan ASI Eksklusif

UU RS
Hak & Kewajiban RS Dik fs litbang Tarif Posisi Dir = DR Dewan Pengawas Bdn Pengawas RS RI

Perlindungan Hukum ps 44
dapat menolak mengungkapkan segala informasi kepada publik yang berkaitan dengan rahasia kedokteran
Pemilik wajib simpan rhs (selain profesionals) : manajer/Dir (PDDMI/Permapkin) atau owner RS ?? Perkecualian dari UU KIP

Perlindungan Ps 44
Pasien dan/atau keluarga yang menuntut RS dan menginformasikannya melalui media massa, dianggap telah melepaskan hak rahasia kedokterannya kepada umum. Penginformasian kepada media massa sebagaimana dimaksud ayat (2) memberikan kewenangan kepada RS untuk mengungkapkan rahasia kedokteran pasien sebagai hak jawab RS.
HUKMAS RS YG MENGUASAI MEDIKO-ETIKOLEGAL SBG BAGIAN DARI UPAYA MEDIASI LBH DULU jo UU Kesehatan

Walaupun WAJIB MELAYANI PASIEN GADAR/bencana TANPA NARIK UANG MUKA ps 32 & 85 UU Kes 36/09

Perlindungan Hukum ps 45

RS tidak bertanggung jawab secara hukum apabila pasien dan/atau keluarganya menolak atau menghentikan pengobatan yang dapat berakibat kematian pasien setelah adanya penjelasan medis yang komprehensif.
RESUME MEDIK PULANG PAKSA JELASKAN PEMENUHAN KEWAJIBAN RS DULU FORM INFORMED CONSENT KHUSUS KEPUTUSAN ETIKOLEGAL : PASIEN/KEL.

Perlindungan hukum (2) ps 45


RS tidak dapat dituntut dalam melaksanakan tugas dalam rangka menyelamatkan nyawa manusia.
Jo Ps 58 (2) UU Kes 36/09

LEMBAR KHUSUS GADAR TTD DPJP DAN TIM NAKES LAIN DITUNJANG OLEH KOMDIK RAWAN GUGAT DISIPLIN/ETIK MAKERSI & MKEK & MKDKI KRN WAJIB LAYANI MEDIS DULU piutang tak tertagih

Pasal 32 UU Kes 36/09


(1)

(2)

Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta, wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan terlebih dahulu dahulu. . Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta dilarang menolak pasien dan/atau meminta uang muka

Pasal 85 UU Kes 36/09


(1)

(2)

Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta wajib memberikan pelayanan kesehatan pada bencana bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan kecacatan. . Fasilitas pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan pada bencana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilarang menolak pasien dan/atau meminta uang muka terlebih dahulu. dahulu .

PEMILIK / YANG MEWAKILI Tergantung organisasi badan hukum pemilik bila : a. Yayasan pengurus yayasan ( UU 16 / 2001 ) b. Perseroan board of Director (organisasi Terbatas yang diatas Direktur) UU 1 / 95 c. Badan hk lainnya organisasi yang mewakili pemilik d. Pemerintah organisasi pemerintah pusat : UPT vertikal mis RSCM, atau atau daerah : PP 38/2007 jo UU 33/2004 ttg pemda : RSUD Organisasi pemilik harus jelas
PEMILIK RS TETAP KENA PIDANA PENJARA PASCA JR MA

PERDATA YANKES
KELALAIAN TENAGA KESEHATAN PEMILIKAN/PENDIRIAN SARANA KES. PASIEN/KELUARGANYA TDK PUAS PEG YG DIMUTASIKAN/TUNTUT HAK REKANAN PENGADAAN BARANG/JASA KEPUTUSAN TUN LEWAT 90 HR. PALING SERING = PERB. MELAWAN HUKUM (Pasal 1365 KUH Perdata)

SENGKETA TUN YANKES


1.PERIZINAN NAKES/ SARUPKES DITOLAK/ DICABUT 2.MUTASI KEPEGAWAIAN (PEGAWAI TUNTUT HAK) 3.PENGADAAN BARANG/ JASA 4.PENCABUTAN STR & SIP PROSES = PERDATA

PIDANA YANKES
KARENA KELALAIANNYA MENGAKIBATKAN ORG MENINGGAL ( PSL 359 KUHP ) KARENA KELALAIANNYA MENGAKIBATKAN ORG LUKA / CACAT (PSL 360 KUHP) JO PSL 361 KUHP (DILAKUKAN SBG PEKERJAAN) TINDAK PIDANA PER UU AN BIDKES

APARATUR PROSES PIDANA

POLISI (PENYELIDIK/ PENYIDIK JAKSA (PENUNTUT UMUM/ EKSEKUSI) HAKIM (MENGADILI)

PERATURAN
UU 29/2004 TTG PRAKTIK KEDOKTERAN:
STANDAR PENDIDIKAN SERTIFIKAT KOMPETENSI REGISTRASI DAN IJIN PRAKTIK PENYELENGGARAAN PRAKTIK
REKAM MEDIS, INFORMED CONSENT, RAHASIA KEDOKTERAN, KENDALI MUTU & BIAYA, STANDAR PROFESI DAN PELAYANAN

PEMBINAAN DAN PENGAWASAN KEWAJIBAN DOKTER HAK PASIEN

MKDK MKD KI
MEMILIKI KEKUASAAN UNTUK MELAKUKAN PENYARINGAN:
MENGHENTIKAN KASUS MERUJUK KE MKEK APABILA PERKARANYA: PELANGGARAN ETIK MURNI MERUJUK KE BADAN MEDIASI / KONSILIASI APABILA TERDAPAT MASALAH GANTI RUGI MERUJUK KE PROSES PERADILAN PIDANA DENGAN BERKOORDINASI DENGAN PENYIDIK PNS DAN PENYIDIK POLRI

Konsep Dyadic Ijin UU Pradok


FK-FKG Ijazah Sumpah Kolegium Sertifikat Kompetensi KKI d/h SID, SIPTM, Surat Penugasan

STR Srt tanda reg


Sudinkes / Dati II

d/h SPTP

Unit baru terstruktur


Sehat PDSp Kompeten PDSm

SIP
Rekomendasi IDI Etis

Surat ijin Praktek


Anggota

Administratif Lain

MKEK : modul bioetika

Solusi

mikro PRAKTIK DRG:

Papan nama lege artis/daftar dokter gigi di RS bernomor :


STR KKI juncto keterangan kompetensi Kolegium msg2 SIP Kasudinkes/kadinkes kab/kota S. rekomendasi PDGI ketentuan tambahan
Mini KKI Propinsi/Perda utk crosscross-check & utk standarisasi gelar/sebutan mis : prof tak boleh

KERTAS RESEP/kartu nama LEGE ARTIS (sebaiknya idem)

Solusi

Di Tempat Praktek :

Kopi absah STR & SIP & Surat Rekomendasi PDGI (elaborasi papan praktek & kertas resep) Bila lokasi ke 4, 5 dst : SURAT TUGAS KADINKES PROV (perpanjang tiap 1 thn) SIK (ijin kerja) & SIT (ijin tinggal) bagi DRG WNA & keter mampu berbahasa Indonesia ( ?)

Solusi

Transparansi mikro (2)

Daftar dokter gigi pengganti (sewaktu(sewaktuwaktu) & / Daftar associates ps 20 (3) jo 20 (2) Jadwal mutakhir praktek yg digantikan Srt REKOMENDASI PDrgSp & PDGI UTK PRAKTEK SEMENTARA DI LUAR SPESIALISASINYA Pola DPU KARTU ANGGOTA absah IDI/PDSp/PDSm

PERANAN MKEK
MENGUTAMAKAN PEMBINAAN DI BIDANG ETIKA KEDOKTERAN
BIOETIKA (Decision making guide) ETIKA PROFESI (Code of Conduct)

TETAP MEMERIKSA KASUS DUGAAN PELANGGARAN ETIKA PROFESI DAN MEMBERI SANKSI PEMBINAAN TETAP BERSIFAT PROAKTIF
KAMAR TERSENDIRI UTK DR SAINTIFIKASI JAMU

MKEK PUSAT MEMUSATKAN PERHATIAN MEMBUAT FATWA2 DI BIDANG ETIK

PERAN DINAS KESEHATAN


(PEMBERI IJIN PRAKTIK) : PERMENKES 512/2007 SBG JABARAN PS 38 & 43 UU PRADOK PENGAWAS PELAKSANAAN PRAKTIK
TATA CARANYA HARUS DIBUAT KERJASAMA DENGAN ORG. PROFESI DAN PERSI

PENYIDIK PNS BAGI PELANGGARAN YG DIATUR DALAM UU PRADOK


KOORDINASI DG PENYIDIK POLRI

PENYIDIK PNS BAGI PELANGGARAN DISIPLIN & KELALAIAN


KERJASAMA DENGAN MKDKI

CONTOH SPECIES TINDAK PIDANA MALPRAKTIS


KELALAIAN : 359359-361 KUHP KETERANGAN PALSU : 267267-268 KUHP ABORSI ILEGAL : 347347-349 KUHP PENIPUAN : 382 BIS KUHP PERPAJAKAN : 209, 372 KUHP EUTHANASIA : 344 KUHP PENYERANGAN SEKS : 284284-294 KUHP

PASAL 359 KUHP


Barangsiapa karena kealpaannya / kelalaiannya menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun

TUNTUTAN PERDATA
PERBUATAN MELANGGAR HUKUM
PASAL 1365 KUH PERDATA

KELALAIAN
PASAL 1366 KUH PERDATA

WANPRESTASI
PERJANJIAN : PASAL 1338 KUH PERDATA

PERBUATAN MELANGGAR HUKUM


PS 1365 KUH PERDATA :
Tiap perbuatan melanggar hukum, hukum, yang membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang karena salahnya menerbitkan kerugian itu, menggantinya

PS 1366 KUH PERDATA


Juga yang disebabkan kelalaian

PS 1367 KUH PERDATA


Juga akibat respondeat superior

U.U. KHUSUS
Ps 55 UU KESEHATAN :
Setiap orang berhak atas ganti rugi akibat kesalahan atau kelalaian yang dilakukan tenaga kesehatan

Ps 7 UU PERLINDUNGAN KONSUMEN :
Membayar ganti rugi akibat penggunaan barang / jasa Membayar ganti rugi akibat barang / jasa tidak sesuai dengan perjanjian

LUKA ATAU KEMATIAN


PS 1370 KUH PERDATA :
DALAM HAL KEMATIAN AKIBAT KESENGAJAAN ATAU KELALA KELALAIAN, AHLI WARIS BERHAK MENUNTUT GANTI RUGI, YG DINILAI MENURUT KEDUDUKAN & KEKAYAAN KEDUA PIHAK

PS 1371 KUH PERDATA :


DALAM HAL LUKA / CACAT, GANTI RUGI : BIAYA PENYEMBUHAN DAN KERUGIAN AKIBAT LUKA / CACAT TERSEBUT

Pemberat Malprakt Medis dokter/RS


Filosofis Yuridis Sosiologis

Filosofis
Teknologisme dingin sentuhan + kesalingkesalingbergantungan DR bukan aktor tunggal Nanotechnology medik = hasil serba terukur; ilmiah = superspesialis; tubuh = molekul (sempit terkotakterkotak -kotak) Materalisme : hirarki tarif : superspesialis boleh tertinggi, DU = kasta terendah DR = Profesi altruis, jujur & peduli hak pasien sepanjang hayat, negara/masyarakat tak beri insentif kpd produsennya

Sosiologis
Pradok bergantung suprastruktur sisyankes <<< berpihak pd publik; sisbiaya ((-). konotasi praduga bersalah = dekonstruksi profesi luhur = stigmatisasi sistematik pihak LN. kukuhkan blaming culture defensive medicine (>< arus mutakhir : patient safety/non blaming)

Pemberat sosiologis
Pers/media transisi demokrasi bad news = good news (kriminalisasi DR/bag pok mapan) Pasien mudah diimingdiiming-imingi cepat kaya via gugatan imaterial (litigious society) + budaya telenovela/infotainment. DR= mahluk super kaya = sasaran penjarahan budaya anarkis = >< kedamaian hidup bersama Masyarakat <<< percaya IDI mampu mendisiplinkan anggotanya

Pemberat Hukum
Hkm kes diturunkan dr pidana, perdata, admministratif, bukan hkm tersendiri Budaya penegak hukum : belum bukti ilmiah minded Batasan malpraktek tdk pasti, tumpang tindih dgn professional misconduct (memerlukan campur tangan profesi itu sendiri= HPM) Struktur UU Pradok masih banyak kelemahan

Praduga bersalah Malpraktek

Litigious Society

Senjang akademik Praktek

Konflik Etikolegal

Malpractice Crisis

Supremasi Fiduciary D-P

Defensive Medicine

Anomali Sosiologis Sengketa Medik

Pola Gugatan/Tuntutan Sengketa Medik


PN Perdata Ganti rugi Milyaran Rp

Mengintip di Unit Rawan RS Somasi dgn tembusan Dalilkan DR > bonafid Singapore

PN Pidana Polda
Regulasi

Penjara
Kriminalisasi Kolektif

SP3 & Varian

Multiple RS Depkes

Pers
iuran

AE = malpraktek

Iming2 Menang Gugat Milyaran Bagi Bersama

Bawah/LBH K

Sedang

Atas/HPH

Komite Medik MKEK Tidak laku?? MAKERSI MDTK MKDKI

Masyarakat

Criminogenicity & Punishment


Deviation of Conduct
UNINTENTIONAL INTENTIONAL Primary Deviation
Sanksi Disiplin Murni

(-)

Latent Error

Damage Active Error (+) (Sharp end)


Sanksi Disiplin Murni

Ethical & Disciplinary Misconduct Professional Criminal


Sanksi Sosial

Secondary Deviation

Doktrin Kelalaian Medik = 4 D kumulatif

Duty
P A S I E N M A R A H Komunikasi, MR, olah tim, jelek I N F O R M E D C O N S E N T

Direct Cause
Proximate Cause Saksi ahli

Deriliction of D
Kesalahan Profs Substandar

Damage Cacat/mati

WCC / CC
Kejahatan Profs Sengaja

Adverse Events NON NEGLIGENT BUKAN TAJA DR HAK JAWAB, REINTEGRASI PEMULIHAN HAK Hormati hak DIPAKSA BOHIR PENUHI R.O.I. PRADUGA TDK BSALAH Pasien Bukan konsumen NOT ONLY FACTUAL BUT LEGAL LIABILITY DUE PROCESS & BURDEN PROOF CHARACTER ASSASINATION, PENYIDIK OVER ACTING

SPEKTRUM PERLINDUNGAN HUKUM

IKUT ASURANSI PROF MENS REA (-) ACTUS REUS WAJAR


Agus Purwadianto 2005

>< GANTI RUGI IMATERIAL >>> SESUAI DGN KEMAMPUAN PARA PIHAK

KRITERIA KELALAIAN MEDIK

Kesalahan Menangani PraPra-SM


Merasa benar sendiri : niat baik DR = BUKAN KEBAL HUKUM/impunity HUKUM/impunity Menerima keluhan pasien tanpa catatan (SUATU SAAT BS JD BUKTI) Tidak mengikutsertakan saksi TerburuTerburu -buru (tak serius/asal2an) Menjawab somasi LAWYER dgn gaya medik Datang ke Polisi dgn gaya medik Irasionalitas ec stress TAK IKUT ASURANSI PROFESI

Kesalahan Manajemen Menangani PraPra-SM


Komite Medik lambat berfatwa Tak ada bagian/manajer/dana risiko Tak ada HBL Tak ada SOP/SPM/medical assesment Membiarkan Konflik Etikolegal terus Tak ada kontrak mitra/kerja Dr Dr-RS (RS swasta) Menyerahkan pada DR secara pribadi atau penasehat hukum yg tak paham filosofi n sosiologi profesi

EthicoEthico -legal System


Agus Purwadianto, 2005 MEDICAL INDICATION CONTEXTUALITY Health Personnel Health Facilities Health system Law as social engineering BALLANCING CONFLICT OF INTEREST

Value of Health (Micro) Medical Goals

PROFESSIONALISM

Responsibility

Accountability

Ethics

Discipline

Liability

Patients Safety Professional Dignity

SOCIAL CONTRACT Patient/Client Family


BEST INTEREST, PREFERENCES,

Community
QUALITY OF LIFE

PUBLIC TRUST

Kesimpulan
MENJADI DR BAIK MEMANG UPAYA SEPANJANG HAYAT YG PENUH KORIDOR ETIK, DISIPLIN & HUKUM (ETIKOLEGAL) REPUTASI & BONAFIDITAS DR DI MASY, TP JD RAWAN GUGAT/TUNTUT KRN KUASANYA DR CENDERUNG AROGAN, EGOIS, MONOPOLIS, SULIT KERJASAMA (TDK ETIS) YG MEMBUAT PASIEN MARAH = deprofesionalism HARI GINI DR HRS MENJADI PROFESIONAL & MELEK ETIKOLEGAL & MENGUASAI KOMPETENSI KE 7 (ETIK, HUKUM, HAM, & PROFESIONALISM) YG MENDAMPINGI KOMPETENSI MEDISNYA

Kesimpulan (2)
Pembelaan eksternal pasca aduan pasien (SM & / malpraktek medik) : menghilangkan/menepis minimal 1 unsur dari 4 unsur 4D malpraktek medik) khususnya D4 yakni : ! bukti bhw D3 (damage) bukan akibat D2 (deriliction of duty) IDI memiliki kemampuan untuk melakukan keduanya bila memiliki pimpinan yg memahami mediko mediko-etikolegal profesi, termsk galang asuransi profesi

HUKUM & KRIMINAL

video komentar Agus Purwadianto.