Anda di halaman 1dari 18

Bab

5
ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI

5.1 UMUM
Studi optimasi pada pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro ini
dimaksudkan untuk mendapatkan skema PLTM yang paling optimal ditinjau dari dua
aspek, yaitu:
Lokasi alternatif terpilih
Besarnya debit rencana yang disesuaikan dengan pola operasi dan kondisi
beban.
Studi yang dilaksanakan pada rencana PLTM Pekatan menghasilkan dua alternatif
skema. Pemilihan alternatif dilakukan dengan membandingkan biaya konstruksi yang
dibutuhkan oleh masing-masing skema. Alternatif skema yang dipilih adalah yang
memberikan biaya konstruksi perkWh terendah. Studi optimasi dilanjutkan dengan
pemilihan debit rencana yang akan digunakan sebagai sumber pembangkit bagi
PLTM Pekatan. Pemilihan dilakukan dengan membandingkan biaya konstruksi dan
juga analisa finansial dan ekonomi. Debit rencana yang dipilih adalah debit rencana
yang paling menguntungkan selama beroperasinya PLTM dan menghasilkan biaya
konstruksi per kW terendah. Pada prinsipnya pemilihan debit tersebut berdasarkan
pertimbangan sebagai berikut:
a. Energi yang dapat dihasilkan untuk dijual dengan memperhatikan
presentase kejadian (probabilitas durasi) debit terhadap waktu
pemanfaatan daya turbin terpasang selama setahun.
b. Biaya konstruksi dan bangunan sipil (Civil work) serta peralatan elektro-
mekanikal yang terdiri dari bendung, saluran penghantar, bak penenang,
pipa pesat, gedung sentral, jalan masuk, turbin, peralatan elektrikal
dengan segala kelengkapannya yang dibutuhkan agar turbin dapat
mencapai daya operasional yang diharapkan dengan tersedianya debit
rencana tersebut.

Komponen bangunan sipil yang direncanakan pada layout/skema PLTM Pekatan
adalah terdiri dari :
Bendung dan pintu pengambilan (intake) dilengkapi dengan pembilas
Kolam penangkap pasir/sedimen atau desand dilengkapi dengan pintu
intake dan pintu bilas.
BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
Saluran penghantar(pembawa)
Bak penenang dilengkapi dengan pintu bilas, saringan dan pintu (intake)
menuju pipa pesat.
Pipa pesat (penstock)
Gedung sentral
Saluran pembuang
J alan masuk menuju gedung sentral
5.2 ANALISIS SKEMA PLTM ALTERNATIF 1
5.2.1 Skema PLTM Alternatif 1
5.2.1.1
5.2.1.2
5.2.1.3
5.2.1.4
Lokasi Bendung
Terletak pada elevasi dasar sungai +65meter. Elevasi mercu berada pada +71m,
sehingga tinggi bendung menjadi 6m. Kemiringan tebing disebelah kiri sepanjang 50
meter adalah 30 derajat, sedangkan tebing sebelah kanan sepanjang 60m adalah 25
derajat. Kondisi tanah batuan tebing kanan berupa lava andesit bersifat keras,
sedangkan tebing kiri terdiri dari batuan breksi volkanik (lava).
Saluran Penghantar
Saluran penghantar sepanjang 600 meter, terletak pada elevasi +(69.22-66.86)m
dibentuk oleh lapisan penutup dengan ketebalan (1-2.7)m sepanjang 530m bagian
hulu dan sepanjang 120m ketebalan mencapai 16 m dengan lapisan dasar berupa
breksi/lava dan andesit. Lapisan tanah penutup terdiri dari pasir, kerikil, batu apung
dan ditutupi lapisan lempung yang pada umumnya berbutir kasar mengharuskan
saluran diperkuat dengan pasangan (lining) untuk menghindari kebocoran. Oleh
karena saluran penghantar terletak pada tebing dengan kemiringan lereng cukup terjal
perlu dilakukan kajian mengenai kestabilannya. Hasil analisis kestabilan lereng tanah
penutup dengan tipe kelongsoran translasi memperlihatkan nilai faktor keamanan
FS=3.39 (stabil) dan 3.17(stabil).
Bak Penenang
Bak penenang skema alternatif 1 terletak pada elevasi +66,98m kondisi tanah terdiri
dari lempung, pasir, kerikil, dan batu apung dengan ketebalan lapisan sampai 13,3 m.
daya dukung tanah dapat mencapai 5.05 kg/cm
2
. Kemungkinan bahaya kelongsoran
perlu dikaji lebih lanjut tetapi masalah settlement dapat diabaikan.
Pipa Pesat
Pipa pesat terletak pada lereng dengan kemiringan <10 derajat, panjang pipa +/- 120
m. kondisi tanah terdiri dari pasir, kerikil dan silt dengan ketebalan (0.6-2)m
sedangkan sepanjang 120 m dan sisanya 10 meter memiliki ketebalan +/- 13 m. Daya
V-2
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
dukung tanah cukup besar sehingga tidak perlu pondasi dalam. Pipa pesat terletak
pada elevasi +66.98 m dan +53. m.
5.2.1.5
5.2.1.6
Gedung Sentral
Gedung sentral terletak pada elevasi +54.5 meter. Kondisi tanah/batuan terdiri dari
lempung, kerakal, kerikil, pasir lepas, batuan (sirtu) memiliki daya dukung cukup
baik sebesar 3.62 kg.cm
2
. Oleh karena gedung sentral dipengaruhi oleh beban
dinamis maka pondasi harus direncanakan sebagai pondasi mesin. Lokasi gedung
sentral pada alternatif 1 ditentukan dihilir AWLR sungai Segare berjarak sekitar 150
meter.
J alan Masuk
Target pembuatan jalan masuk dimulai dari jalan aspal terdekat sampai dengan
gedung sentral, karena diperlukan untuk mengangkut mesin-mesin, peralatan
electrical, bahan-bahan bangunan, dsb. J alan masuk direncanakan mengikuti jalan
masuk ke PDAM dilanjutkan dengan jalan tanah menuju gedung sentral yang
diperkeras sepanjang 300 m. Klasifikasi jalan masuk untuk PLTM Pekatan adalah
jalan kelas II-C dengan menerapkan metode perencanaan struktur perkerasan Bina
Marga. Untuk mengendalikan jalan dari limpasan hujan yang berlebih diperlukan
sarana drainase berupa saluran samping, kemiringan jalan dan gorong-gorong.
Perencanaan trase jalan atau alinyemen jalan harus mempertimbangkan jenis lalu
lintas pemakai jalan, topografi, kondisi daerah sekitar dan lain-lain. Klasifikasi
medan untuk jalan adalah perbukitan dengan besaran yang dipakai untuk
perencanaan adalah: kecepatan rencana, lebar perkerasan, lebar bahu jalan, lereng
melintang perkerasan, lereng melintang bahu, miring tikungan maksimum, panjang
kritis landai, panjang minimum lengkung vertikal, jarak pandang henti dan jarak
pandang menyiap. Pada laporan ini tidak dibahas mengenai perencanaan jalan, hanya
melihat pengaruhnya terhadap biaya pembangunan untuk skema yang berbeda.





Gambar 5. 1 Lay out alternatif 1

V-3
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI

Gedung Sentral
Elevasi dasar sungai : +51.00 meter
Elevasi dasar gedung sentral : +54.50 meter
Head bruto : 18.20 meter
Head netto : 17.50 meter
Daya : 682 kW

Pipa Pesat
Panjang : 120 meter

Kolam Penenang
Elevasi muka air : +70.33 meter

Saluran Penghantar
Panjang : 600 meter

Bendung
Q
banjir
: 375 m
3
/ detik
TYPE : Mercu Bulat
Elevasi dasar : +65.00 meter
Elevasi Mercu : +71.00 meter
Tinggi : 6 meter
Lebar : 40 meter


5.2.2 Perkiraan Biaya PLTM Pekatan-NTB Alternatif 1
Berdasarkan debit rencana yang telah dihitung pada bab sebelumnya, dibuat
perhitungan biaya konstruksi bangunan-bangunan utama PLTM untuk masing-
masing debit rencana. Perkiraan biaya ini dibuat dengan menggunakan harga satuan
daerah untuk Nusa Tenggara Barat pada jurnal harga tahun 2006. Dari perhitungan
itu akan diperoleh volume pekerjaan, selanjutnya dihitung biaya yang dibutuhkan
untuk pembangunannya. Perhitungan biaya konstruksi untuk debit rencana yang
dipilih ditampilkan pada halaman berikut ini, sedangkan biaya konstruksi untuk debit
lainnya diperlihatkan pada lampiran.








V-4
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI

Tabel 5. 1 Perkiraan biaya PLTM Pekatan-NTB Alternatif 1

Rp US$
A
1
1.1
a ls 1 99,265,500 99,265,500 10,449
b unit 1 59,555,500 59,555,500 6,269
c ls 1 7,942,000 7,942,000 836
d ls 1 11,913,000 11,913,000 1,254
1.2
a Ha 8 96,781,250 774,250,000 81,500
b m 160 57,594 9,215,000 970
c Ha 1 1,985,500 1,985,500 209
d unit 1 198,531,000 198,531,000 20,898
1,162,657,500 122,385
2
2.1
a m 238 24,628.151 5,861,500 617
b
m
1050 59,560.476 62,538,500 6,583
68,400,000 7,200
3
3.1
a m 2816 24,610.263 69,302,500 7,295
b m 145 7,927.586 1,149,500 121
c m 10645 324,635.838 3,455,748,500 363,763
d m 581.8 479,474.046 278,958,000 29,364
e kg 11620 9,589.114 111,425,500 11,729
f m 4.44 19,855.856 88,160 9.28
g m 7.14 3,970,308.123 28,348,000 2,984
h m 9.74 3,970,687.885 38,674,500 4,071
i m 48.1 577,110.187 27,759,000 2,922
j kg 51.8 9,586.197 496,565 52.27
k ls 1 119,120,500.000 119,120,500 12,539
3.2
a m 730.2 24,609.970 17,970,200 1,891.6
b m 38.4 79,414.063 3,049,500 321.0
c m 249.88 324,637.826 81,120,500 8,539
d m 1.26 482,539.683 608,000 64
e kg 138.68 9,590.424 1,330,000 140
f m 1.46 18,219.178 26,600 2.8
3.3 #DIV/0!
a m 2434.5 24,609.078 59,910,800 6,306.4
b m 829.79 324,638.764 269,382,000 28,356
c m 6.3 479,523.810 3,021,000 318
d kg 693 9,582.251 6,640,500 699
e
m
31.61 3,970,404.935 125,504,500 13,211
4,699,634,325 494,698
No. Pekerjaan Satuan Volume Harga Satuan Rp
Harga
Pekerjaan Sipil
Pekerjaan Persiapan
Mobilisasi Proyek
Mobilisasi dan Demobilisasi
Kantor Direksi
Air Bersih
Listrik
Pembersihan Lokasi
Pembebasan Lahan
J alan Masuk ke Gedung Sentral
Galian Tanah
Perkerasan
Pagar
Pembersihan Lahan
Sub Total
J alan masuk
Pemindahan AWLR Segara
Bendung
Galian tanah
Timbunan
Sub total
Bendung dan Kantong Lumpur
Pasangan batu
Beton (K-225)
Tulangan
Plesteran
Pintu air intake
Pintu air pembilas
Trassram
Saringan
Cofferdam
Saluran penghubung
Galian Tanah
Timbunan
Pasangan batu
Beton (K-225)
Tulangan
Plesteran 1:3
KolamLumpur
Galian tanah
Pasangan batu
Beton (K-225)
Tulangan
Pintu air
Sub total

V-5
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
4
a m 12747.5 24,609.110 313,704,630 33,021.54
b m 254.95 7,936.850 2,023,500 213.00
c m 1334 324,644.127 433,075,265 45,586.87
d m 9 3,970,525.000 35,734,725 3,761.55
e
m
168 18,377.976 3,087,500 325
787,625,620 82,908
5
a m 864.3 24,609.320 21,269,835 2,238.93
b m 36 7,940.417 285,855 30.09
c m 84.24 324,644.231 27,348,030 2,878.74
d m 4.15 478,433.735 1,985,500 209
e kg 456.5 9,593.647 4,379,500 461
f m 4.5 3,970,535.556 17,867,410 1,880.78
g kg 137.79 9,132.521 1,258,370 132.46
h m 3 142,943.333 428,830 45.14
74,823,330 7,876
6
a m 142 3,523,301.796 500,308,855 52,664.09
b buah 24 1,191,157.500 28,587,780 3,009.24
c m 6.4 479,482.813 3,068,690 323.02
d kg 128 9,574.219 1,225,500 129
e
m
411 24,609.392 10,114,460 1,064.68
543,305,285 57,190.03
7
7.1 m 356 24,605.534 8,759,570 922.06
7.2 m 148 69,473.243 10,282,040 1,082.32
7.3 m 4 1,389,470.000 5,557,880 585.04
7.4 m 34.6 479,480.925 16,590,040 1,746.32
kg 3806 9,587.362 36,489,500 3,841
7.5 m 664 34,240.489 22,735,685 2,393.23
7.6 kg 6000 15,879.646 95,277,875 10,029.25
7.7 m 93 324,634.409 30,191,000 3,178
7.8 m 1503.3 19,849.584 29,839,880 3,141.04
7.9 m 5.1 2,580,442.157 13,160,255 1,385.3
7.10 m 42.13 52,088.773 2,194,500 231.00
7.11 m 600 81,716.625 49,029,975 5,161.05
7.12 ls 1 55,578,800.000 55,578,800 5,850.4
7.13 ls 1 7,939,815.000 7,939,815 835.77
7.14 ls 1 7,939,815.000 7,939,815 835.77
7.15 unit 1 79,398,245.000 79,398,245 8,357.71
7.16 ls 1 19,849,585.000 19,849,585 2,089.43
7.17
a m 278.5 24,609.264 6,853,680 721.44
b m 5 52,098.000 260,490 27.42
c m 20 324,643.500 6,492,870 683.46
d m 47.5 479,480.000 22,775,300 2,397.40
e kg 5225 9,588.818 50,101,575 5,273.85
f
m
32 19,849.063 635,170 66.86
577,933,545 60,835
Saluran Penghantar
Galian tanah
Timbunan
Pasangan batu
Pintu air
Timbunan
Pasangan batu
Beton (K-225)
Plesteran 1:3
Sub total
KolamPenenang
Galian tanah
Tulangan
Pintu air
Saringan
Pipa galvanis
Sub total
Pipa Pesat
Pipa pesat
Angker blok
Beton K-225
Tulangan
Galian tanah
Sub total
Gedung Sentral
Galian Tanah
Galian Batuan
Bouwplank
Beton (K-225)
Tulangan
Atap
Baja Profil
Pasangan batu
Plesteran
Kusen
Timbunan pasir
Dinding (bata)
Daun pintu dan jendela
Perlengkapan sanitari
Air bersih
Rumah jaga
Areal parkir
Saluran pembuang
Galian Tanah
Urugan pasir
Pasangan batu
Beton (K-225)
Tulangan
Plesteran
Sub total


V-6
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI


8
m 31 24,605.000 762,755 80.3
buah 18 395,083.889 7,111,510 748.6
kg 410 17,864.634 7,324,500 771
m 1 479,465.000 479,465 50.47
kg 5625 9,588.819 53,937,105 5,677.59
m 18 225,313.611 4,055,645 426.91
m
73 19,849.795 1,449,035 152.53
75,120,015 7,907
Serandang Hubung
Galian
Pasangan batu
Balok baja
Beton K-175
Tulangan
Plesteran
Gerbang
Sub total

Rp. US$
B
1
buah 1 2,346,580,940 2,346,580,940 247,008.52
buah 1 827,854,700 827,854,700 87,142.6
buah 1 297,789,470 297,789,470 31,346.26
ls 1 694,839,500 694,839,500 73,141.00
ls 1 119,115,750 119,115,750 12,538.5
4,286,180,360 451,176.88
2
buah 1 152,865,260 152,865,260 16,091.08
buah 1 555,873,690 555,873,690 58,513.02
buah 1 317,642,095 317,642,095 33,436.01
buah 1 178,673,720 178,673,720 18,807.76
buah 1 119,115,750 119,115,750 12,538.50
ls 1 158,821,000 158,821,000 16,718.00
1,482,991,515 156,104.37
3
set 1 138,968,375 138,968,375 14,628.25
buah 1 198,526,345 198,526,345 20,897.51
set 1 794,105,190 794,105,190 83,590.02
set 1 158,821,000 158,821,000 16,718.00
ls 1 198,526,345 198,526,345 20,897.51
1,488,947,255 156,731.29
7,258,119,130 764,012.54
No. Pekerjaan Satuan Volume Harga Satuan Rp
Harga
Pekerjaan Elektro dan Mekanik
Turbo Generator
Turbin & Governor
Generator & fly wheel
Inlet Valve
Erection
Commisioning
Sub total
Elektrikal/Serandang Hubung
Transformer (KVA)
M.V. switch gear
Control panel & Protection
DC supply & board
Station supply & board
Cable, Lighting, Installation
Sub total
Perlengkapan
Radio Komunikasi
Sub total
Jumlah Total
Over head crane
Peralatan & suku cadang
Emergency set
Accessories










V-7
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI



Tabel 5. 2 Rencana Anggaran Biaya PLTM Pekatan

Debit Rencana = 3.6 m
3
/s
Head Efektif = 17.5 m
Kapasitas = 469 kW

Rp US$
A
1 1,162,657,500 122,385
2 68,400,000 7,200
3 4,699,634,325 494,698
4 787,625,620 82,908
5 74,823,330 7,876
6 543,305,285 57,190
7 577,933,545 60,835
8 75,120,015 7,907
7,989,499,620 841,000
798,949,962 84,100
8,788,449,582 925,100
B 7,258,119,130 764,013
362,905,956.5 38,201
7,621,025,086.5 802,213
16,409,474,668.5 1,727,313
1,640,947,466.9 172,731
18,050,422,135.4 1,900,044
C 1,805,042,213.5 190,004
19,855,464,348.9 2,090,048.88
Biaya
No.
Pekerjaan Sipil
Bendung dan Kantong Lumpur
Pekerjaan
Persiapan
J alan Masuk
Saluran Penghantar
Sub Total (Pekerjaan E & M)
Jumlah
Jumlah
Kontingensis (10%)
Sub Total (Pekerjaan Sipil)
KolamPenenang
Pipa Pesat
Gedung Sentral
Serandang Hubung
Pekerjaan E & M
Kontingensis (5%)
J asa Teknis (10%)
Jumlah
Pajak (10%)
Jumlah Total Biaya Proyek




Tabel 5. 3 Perbandingan biaya konstruksi PLTM Pekatan Alternatif 1

No.
Debit Daya Energi Biaya/kW
m3/s kW kWh
1 3.6 469.7 3363542 4600
2 4.08 532.3 3620828 4088
3 4.64 605.4 3888580 3610
4 5.23 682.4 4146360 3303
5 5.78 754.1 4318579 3496
Alternatif 1

V-8
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
5.3 ANALISIS SKEMA PLTM ALTERATIF II
5.3.1 Skema PLTM Alternatif II
5.3.1.1
5.3.1.2
5.3.1.3
5.3.1.4
Lokasi Bendung
Untuk kedua alternatif bendung berada posisi yang sama. Terletak pada elevasi dasar
sungai +65meter. Elevasi mercu berada pada +71m, sehingga tinggi bendung
menjadi 6m. kemiringan tebing disebelah kiri sepanjang 50meter adalah 30 derajat,
sedangkan tebing sebelah kanan sepanjang 60m adalah 25 derajat. Kondisi tanah
batuan tebing kanan berupa lava andesit bersifat keras, sedangkan tebing kiri terdiri
dari batuan breksi volkanik (lava).
Saluran Penghantar
Perbedaan skema untuk dua alternatif ini salah satunya terletak pada saluran
penghantar. Pada alternatif 2 ini saluran penghantar memiliki panjang yang berbeda
yaitu sepanjang 450 meter. Saluran penghantar terletak pada elevasi +(69.22-66.86)m
dibentuk oleh lapisan penutup dengan ketebalan (1-2.7)m sepanjang 530m bagian
hulu dan sepanjang 120m ketebalan mencapai 16 m dengan lapisan dasar berupa
breksi/lava dan andesit. Lapisan tanah penutup terdiri dari pasir, kerikil, batu apung
dan ditutupi lapisan lempung yang pada umumnya berbutir kasar mengharuskan
saluran diperkuat dengan pasangan (lining) untuk menghindari kebocoran. Oleh
karena saluran penghantar terletak pada tebing dengan kemiringan lereng cukup terjal
perlu dilakukan kajian mengenai kestabilannya. Hasil analisis kestabilan lereng tanah
penutup dengan tipe kelongsoran translasi memperlihatkan nilai faktor keamanan
FS=3.39 (stabil) dan 3.17(stabil).
Bak Penenang
Bak penenang skema alternatif 1 terletak pada elevasi +66.98m kondisi tanah terdiri
dari lempung, pasir, kerikil, dan batu apung dengan ketebalan lapisan sampai 13.3 m.
daya dukung tanah dapat mencapai 5.05 kg/cm
2
. kemungkinan bahaya kelongsoran
perlu dikaji lebih lanjut tetapi masalah settlement dapat diabaikan.
Pipa Pesat
Untuk alternatif 2 karena lokasi gedung sentral berpindah kearah hulu dengan
kenaikan dasar sungai sebesar 4 m, maka panjang pipa pesat 45 m dan head efektif
diperoleh 13 m.dari segi struktural pipa pesat diletakan pada lereng secara exposed
diatas lapisan tanah berupa satuan pasir kerikil (sandy gravel) memerlukan
konstruksi tumpuan sadel dan blok angker. Letak tumpuan sadel maupun blok angker
perlu memperhatikan keberadaan satuan batuan pasir kerikil sehingga secara
struktural pipa pesat dalam keadaan stabil dan aman.
V-9
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
5.3.1.5
5.3.1.6
Gedung Sentral
Gedung sentral terletak pada elevasi +56 -59.5meter. Kondisi tanah/batuan terdiri
dari lempung, kerakal, kerikil, pasir lepas, batuan (sirtu) memiliki daya dukung
cukup baik sebesar 3.62 kg.cm
2
. Oleh karena gedung sentral dipengaruhi oleh beban
dinamis maka pondasi harus direncanakan sebagai pondasi mesin. Lokasi gedung
sentral pada alternatif 2 ditentukan dihulu AWLR sungai Segare sehingga tidak
mengganggu AWLR.
J alan Masuk
Target pembuatan jalan masuk dimulai dari jalan aspal terdekat sampai dengan
gedung sentral, karena diperlukan untuk mengangkut mesin-mesin, peralatan
electrical, bahan-bahan bangunan, dsb. J alan masuk direncanakan mengikuti jalan
masuk ke PDAM dilanjutkan dengan jalan tanah menuju gedung sentral yang
diperkeras sepanjang 450m. jalan ini malalui jalan kampong yang ditambah dengan
pembuatan jalan yang baru menembus kebun rakyat berupa kebun jambu mete,
kelapa dan tanaman lain. Tidak ada jembatan yang harus dibangun, hanya gorong-
gorong kecil untuk drainase saja.





Gambar 5. 2 Lay out alternatif 2



Gedung Sentral
Elevasi dasar sungai : +56.00 meter
Elevasi dasar gedung sentral : +59.50 meter
Head bruto : 12.50 meter
Head netto : 13.00 meter
Daya : 469 kw

Pipa Pesat
Panjang : 43 meter

Kolam Penenang
Elevasi muka air : +73.00 meter
V-10
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI

Saluran Penghantar
Panjang : 480 meter

Bendung
Q
banjir
: 375 m
3
/ detik
TYPE : Mercu Bulat
Elevasi dasar : +65.00 meter
Elevasi Mercu : +71.00 meter
Tinggi : 6 meter
Lebar : 40 meter

5.3.2 Perkiraan Biaya PLTM Pekatan-NTB Alternatif 2
Seperti halnya alternatif 1, untuk alternatif 2 dihitung pula biaya konstruksi untuk
debit rencana yang berbeda. Berikut ini contoh perhitungan biaya untuk konstruksi
PLTM Pekatan untuk alternatif 2 untuk debit rencana 3.06 m
3
/s.






























V-11
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI

Tabel 5. 4 Perkiraan biaya PLTM Pekatan-NTB Alternatif 2

Rp US$
A
1
1.1
a ls 1 99,265,500 99,265,500 10,449
b unit 1 60,809,300 60,809,300 6,269
c ls 1 8,109,200 8,109,200 836
d ls 1 12,163,800 12,163,800 1,254
1.2
a Ha 8 96,781,250.0 774,250,000 81,500
b m 160 57,593.8 9,215,000 970
c Ha 1 1,985,500 1,985,500 209
d unit 1 198,531,000 198,531,000 20,898
1,162,657,500 122,385
2
2.1
a m 238 24,628.151 5,861,500 617
b
m
1050 76,570.000 80,398,500 8,463
86,260,000 9,080
3
3.1
a m 2816 24,610.263 69,302,500 7,295
b m 145 7,927.586 1,149,500 121
c m 10645 324,635.838 3,455,748,500 363,763
d m 581.8 479,474.046 278,958,000 29,364
e kg 11620 9,589.114 111,425,500 11,729
f m 4.44 19,855.856 88,160 9.28
g m 7.14 3,970,308.123 28,348,000 2,984
h m 9.74 3,970,687.885 38,674,500 4,071
i m 48.1 577,110.187 27,759,000 2,922
j kg 51.8 9,586.197 496,565 52.27
k ls 1 119,120,500.000 119,120,500 12,539
3.2
a m 730.2 24,609.970 17,970,200 1,891.6
b m 38.4 79,414.063 3,049,500 321.0
c m 249.88 324,637.826 81,120,500 8,539
d m 1.26 482,539.683 608,000 64
e kg 138.68 9,590.424 1,330,000 140
f m 1.46 18,219.178 26,600 2.8
3.3
a m 2434.5 24,609.078 59,910,800 6,306.4
b m 829.79 324,638.764 269,382,000 28,356
c m 6.3 479,523.810 3,021,000 318
d kg 693 9,582.251 6,640,500 699
e
m
31.61 3,970,404.935 125,504,500 13,211
4,699,634,325 494,698
No. Pekerjaan Satuan Volume Harga Satuan Rp
Harga
Pekerjaan Sipil
Pekerjaan Persiapan
Mobilisasi Proyek
Mobilisasi dan Demobilisasi
Kantor Direksi
Air Bersih
Listrik
Pembersihan Lokasi
Pembebasan Lahan
J alan Masuk ke Gedung Sentral
Galian Tanah
Perkerasan
Pagar
Pembersihan Lahan
Sub Total
J alan masuk
Pemindahan AWLR Segara
Bendung
Galian tanah
Timbunan
Sub total
Bendung dan Kantong Lumpur
Pasangan batu
Beton (K-225)
Tulangan
Plesteran
Pintu air intake
Pintu air pembilas
Trassram
Saringan
Cofferdam
Saluran penghubung
Galian Tanah
Timbunan
Pasangan batu
Beton (K-225)
Tulangan
Plesteran 1:3
KolamLumpur
Galian tanah
Pasangan batu
Beton (K-225)
Tulangan
Pintu air
Sub total



V-12
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
4
a m 12747.5 24,609.110 313,704,630 33,021.54
b m 254.95 7,936.850 2,023,500 213.00
c m 1334 278,156.297 371,060,500 39,059.00
d m 9 3,970,525.000 35,734,725 3,761.55
e
m
168 18,377.976 3,087,500 325
725,610,855 76,380
5
a m 864.3 24,609.320 21,269,835 2,238.93
b m 36 7,940.417 285,855 30.09
c m 84.24 324,644.231 27,348,030 2,878.74
d m 4.15 478,433.735 1,985,500 209
e kg 456.5 9,593.647 4,379,500 461
f m 4.5 3,970,535.556 17,867,410 1,880.78
g kg 137.79 9,132.521 1,258,370 132.46
h m 3 142,943.333 428,830 45.14
74,823,330 7,876
6
a m 142 1,116,517.606 158,545,500 16,689.00
b buah 24 397,020.833 9,528,500 1,003.00
c m 6.4 479,482.813 3,068,690 323.02
d kg 128 9,574.219 1,225,500 129
e
m
411 24,609.392 10,114,460 1,064.68
182,482,650 19,208.70
7
7.1 m 356 24,605.534 8,759,570 922.06
7.2 m 148 69,473.243 10,282,040 1,082.32
7.3 m 4 1,389,470.000 5,557,880 585.04
7.4 m 34.6 479,480.925 16,590,040 1,746.32
kg 3806 9,587.362 36,489,500 3,841
7.5 m 664 34,240.489 22,735,685 2,393.23
7.6 kg 6000 15,879.646 95,277,875 10,029.25
7.7 m 93 324,634.409 30,191,000 3,178
7.8 m 1503.3 19,849.584 29,839,880 3,141.04
7.9 m 5.1 2,580,442.157 13,160,255 1,385.3
7.10 m 42.13 52,088.773 2,194,500 231.00
7.11 m 600 81,716.625 49,029,975 5,161.05
7.12 ls 1 55,578,800.000 55,578,800 5,850.4
7.13 ls 1 7,939,815.000 7,939,815 835.77
7.14 ls 1 7,939,815.000 7,939,815 835.77
7.15 unit 1 79,398,245.000 79,398,245 8,357.71
7.16 ls 1 19,849,585.000 19,849,585 2,089.43
7.17
a m 278.5 24,609.264 6,853,680 721.44
b m 5 52,098.000 260,490 27.42
c m 20 324,643.500 6,492,870 683.46
d m 47.5 479,480.000 22,775,300 2,397.40
e kg 5225 9,588.818 50,101,575 5,273.85
f
m
32 19,849.063 635,170 66.86
577,933,545 60,835
Saluran Penghantar
Galian tanah
Timbunan
Pasangan batu
Pintu air
Timbunan
Pasangan batu
Beton (K-225)
Plesteran 1:3
Sub total
KolamPenenang
Galian tanah
Tulangan
Pintu air
Saringan
Pipa galvanis
Sub total
Pipa Pesat
Pipa pesat
Angker blok
Beton K-225
Tulangan
Galian tanah
Sub total
Gedung Sentral
Galian Tanah
Galian Batuan
Bouwplank
Beton (K-225)
Tulangan
Atap
Baja Profil
Pasangan batu
Plesteran
Kusen
Timbunan pasir
Dinding (bata)
Daun pintu dan jendela
Perlengkapan sanitari
Air bersih
Rumah jaga
Areal parkir
Saluran pembuang
Galian Tanah
Urugan pasir
Pasangan batu
Beton (K-225)
Tulangan
Plesteran
Sub total


V-13
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
8
m 31 24,605.000 762,755 80.3
buah 18 395,083.889 7,111,510 748.6
kg 410 17,864.634 7,324,500 771
m 1 479,465.000 479,465 50.47
kg 5625 9,588.819 53,937,105 5,677.59
m 18 225,313.611 4,055,645 426.91
m
73 19,849.795 1,449,035 152.53
75,120,015 7,907
Serandang Hubung
Galian
Pasangan batu
Balok baja
Beton K-175
Tulangan
Plesteran
Gerbang
Sub total


Rp. US$
B
1
buah 1 2,346,580,940 2,346,580,940 247,008.52
buah 1 827,854,700 827,854,700 87,142.6
buah 1 297,789,470 297,789,470 31,346.26
ls 1 694,839,500 694,839,500 73,141.00
ls 1 119,115,750 119,115,750 12,538.5
4,286,180,360 451,176.88
2
buah 1 152,865,260 152,865,260 16,091.08
buah 1 555,873,690 555,873,690 58,513.02
buah 1 317,642,095 317,642,095 33,436.01
buah 1 178,673,720 178,673,720 18,807.76
buah 1 119,115,750 119,115,750 12,538.50
ls 1 158,821,000 158,821,000 16,718.00
1,482,991,515 156,104.37
3
set 1 138,968,375 138,968,375 14,628.25
buah 1 198,526,345 198,526,345 20,897.51
set 1 794,105,190 794,105,190 83,590.02
set 1 158,821,000 158,821,000 16,718.00
ls 1 198,526,345 198,526,345 20,897.51
1,488,947,255 156,731.29
7,258,119,130 764,012.54
No. Pekerjaan Satuan Volume Harga Satuan Rp
Harga
Pekerjaan Elektro dan Mekanik
Turbo Generator
Turbin & Governor
Generator & fly wheel
Inlet Valve
Erection
Commisioning
Sub total
Elektrikal/Serandang Hubung
Transformer (KVA)
M.V. switch gear
Control panel & Protection
DC supply & board
Station supply & board
Cable, Lighting, Installation
Sub total
Perlengkapan
Radio Komunikasi
Sub total
Jumlah Total
Over head crane
Peralatan & suku cadang
Emergency set
Accessories
















V-14
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
Tabel 5. 5 Rencana Anggaran Biaya PLTM Pekatan

Debit Rencana = 3.6 m
3
/s
Head Efektif = 13 m
Kapasitas = 349 kW


Rp US$
A
1 1,162,657,500 122,385
2 86,260,000 9,080
3 4,699,634,325 494,698
4 725,610,855 76,380
5 74,823,330 7,876
6 182,482,650 19,209
7 577,933,545 60,835
8 75,120,015 7,907
7,584,522,220 798,371
758,452,222 79,837
8,342,974,442 878,208
B 7,258,119,130 764,013
362,905,956.5 38,201
7,621,025,086.5 802,213
15,963,999,528.5 1,680,421
1,596,399,952.9 168,042
17,560,399,481.4 1,848,463
C 1,756,039,948.1 184,846
19,316,439,429.5 2,033,309.41
Biaya
No.
Pekerjaan Sipil
Bendung dan Kantong Lumpur
Pekerjaan
Persiapan
J alan Masuk
Saluran Penghantar
Sub Total (Pekerjaan E & M)
Jumlah
Jumlah
Kontingensis (10%)
Sub Total (Pekerjaan Sipil)
KolamPenenang
Pipa Pesat
Gedung Sentral
Serandang Hubung
Pekerjaan E & M
Kontingensis (5%)
J asa Teknis (10%)
Jumlah
Pajak (10%)
Jumlah Total Biaya Proyek




Tabel 5. 6 Perbandingan biaya konstruksi PLTM Pekatan Alternatif 2

No. Alternatif 2
Debit Daya Energi Biaya/kW
m3/s kW kWh US $
1 3.6 349 2645891 5827
2 4.08 395 2902108 5170
3 4.64 450 3116711 4509
4 5.23 507 3297897 4188
5 5.78 560 3461357 4341






V-15
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI

5.4 ANALISIS SKEMA PLTM TERPILIH
Berdasarkan hasil analisis perhitungan biaya konstruksi PLTM pekatan untuk
alternatif 1 lebih besar daripada biaya konstruksi alternatif 2, hal ini disebabkan
karena panjang saluran pengahantar pada skema alternatif 1 lebih panjang
dibandingkan dengan panjang saluran penghantar pada skema alternatif 2. tetapi pada
skema alternatif 2, posisi gedung sentral berpindah kearah hulu dengan kenaikan
dasar sungai sekitar 4 m, sehingga tinggi jatuh efektif menjadi 13 m berbeda dengan
alternatif 1 yang memiliki tinggi jatuh efektif 17.5 m. Hal ini menyebabkan daya
yang dihasilkan lebih besar dibandingkan dengan alternatif 2, sehingga biaya
kontruksi per kw menjadi lebih kecil. Sehingga untuk perencanaan selanjutnya
dipilih skema alternatif 1.

Optimasi Skema PLTM Pekatan
2000
2500
3000
3500
4000
4500
5000
5500
6000
2 3 4 5 6 7 8
Debit(m
3
/det)
B
i
a
y
a

K
o
n
s
t
r
u
k
s
i

(
U
S
$
/
k
W
h
)
Alternatif 1
Alternatif 2

Gambar 5. 3 Perbandingan biaya konstruksi PLTM Pekatan




Rp US $
55,356,500.0 5,827.00 Biaya per kW
Alternatif I



Rp US $
23,609,351.2 4,450.00 Biaya per kW
Alternatif II

V-16
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
5.5 OPTIMASI DEBIT RENCANA
Optimasi untuk mendapatkan debit yang paling menguntungkan ditinjau dari segi
ekonomi dan financial dilakukan terhadap variasi debit yang berbeda untuk
probabilitas durasi 30%, 35%, 40%, 45% dan 50% terhadap waktu kejadian yang
diperoleh dari kurva durasi debit sungai Segare. Variasi debit sungai Segare
diterapkan dalam desain bangunan utama PLTM alternatif 1. dengan menggunakan
harga satuan daerah diperoleh biaya yang dibutuhkan untuk masing-masing debit
rencana. Variasi debit yang digunakan dan energi yang dihasilkan pada skema
alternatif 1 diperlihatkan pada tabel berikut ini:

Tabel 5. 7 Perhitungan energi yang dihasilkan setiap debit rencana PLTM alternatif 1

H meter 17.5 17.5 17.5 17.5 17.5
P
unit
kW/m3/det 130 130 130 130 130
P
terpasang
kW 470 532 606 683 754
Debit m3/det
Q
R
3.6 4.08 4.64 5.23 5.78
Q
S
3.6 3.6 3.6 3.6
Q
f
0.85 0.85 0.85 0.85 0.85
Probabilitas Durasi
X
f
100% 100% 100% 100% 100%
X
S
83.13% 83.13% 83.13% 83.13%
X
d
83.13% 47.50% 44.06% 40.31% 38.33%
Daya kW
P
f
113.3 113.3 113.3 113.3 113.3
P
s
358.6 358.6 358.6 358.6
P
d
358.6 61.8 136 21.7 284.4
Energi kWh
E
f
974980 974980 974980 974980 974980
E
s
2611458 2611458 2611458 2611458
E
d
2611458 257287 525038 751095 955037
Energi Total 3586438 3843725 4111476 4337533 4541475

hasil perhitungan menunjukan bahwa biaya paling rendah adalah sebesar US$ 3.303
/kW untuk debit Q =5.23 m
3
/det. Perhitungan analisis ekonomi menggunakan biaya
konstruksi dengan perhitungan debit optimasi dengan skema alternatif 1, berikut ini
disajikan tabel perhitungannya;





V-17
Laporan Tugas Akhir
Analisis Alternatif Skema PLTM dan Desain Rinci PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro)
Pekatan, Lombok Nusa Tenggara Barat


BAB V ANALISIS SKEMA PLTM DAN STUDI OPTIMASI
Tabel 5. 8 Rencana Anggaran Biaya PLTM Pekatan

Debit Rencana = 5.23 m
3
/s
Head Efektif = 17.5 m
Kapasitas = 682 kW


Rp US$
A
1 1,162,657,500 122,385
2 68,400,000 7,200
3 5,200,246,325 547,394
4 830,079,505 87,377
5 74,823,330 7,876
6 648,895,980 68,305
7 581,776,295 61,240
8 75,120,015 7,907
8,641,998,950 909,684
864,199,895 90,968
9,506,198,845 1,000,653
B 7,800,085,770 821,062
390,004,288.5 41,053
8,190,090,058.5 862,115
17,696,288,903.5 1,862,767
1,769,628,890.4 186,277
19,465,917,793.9 2,049,044
C 1,946,591,779.4 204,904
21,412,509,573.2 2,253,948.38
J asa Teknis (10%)
Jumlah
Pajak (10%)
Jumlah Total Biaya Proyek
Serandang Hubung
Pekerjaan E & M
Kontingensis (5%)
J alan Masuk
Saluran Penghantar
Sub Total (Pekerjaan E & M)
Jumlah
Jumlah
Kontingensis (10%)
Sub Total (Pekerjaan Sipil)
KolamPenenang
Pipa Pesat
Gedung Sentral
Biaya
No.
Pekerjaan Sipil
Bendung dan Kantong Lumpur
Pekerjaan
Persiapan

Sehingga biaya per kW menjadi:
Rp US $
31,378,500.0 3,303.00 Biaya per kW

V-18