Anda di halaman 1dari 12

Tugas Desain Pembelajaran Nama : Rohman Nim : 20082012033 Dosen Pengampu : Dr. Rusdi A. Siroj !.

Pd Aliran Psi"ologi #ogni$i% &runer dan 'ol$an P. Dienes

1. Aliran Psikologi Kognitif Bruner Bruner yang memiliki nama lengkap Jerome S.Bruner seorang ahli psikologi (1915) dari Universitas Harvard, merika Serikat, telah mempelopori aliran psikologi kogniti! yang mem"eri dorongan agar pendidikan mem"erikan perhatian pada pentingnya pengem"angan "er!ikir. Bruner "anyak mem"erikan pandangan mengenai perkem"angan kogniti! manusia, "agaimana manusia "ela#ar, atau memperoleh pengetahuan dan mentrans!ormasi pengetahuan. $asar pemikiran teorinya memandang "ah%a manusia se"agai pemproses, pemikir dan pen&ipta in!ormasi. Bruner menyatakan "ela#ar merupakan suatu proses akti! yang memungkinkan manusia untuk menemukan hal'hal "aru diluar in!ormasi yang di"erikan kepada dirinya. da tiga proses kogniti! yang ter#adi dalam "ela#ar, yaitu (1) prose perolehan in!ormasi "aru, (() proses mentrans!ormasikan in!ormasi yang diterima dan ()) mengu#i relevansi dan ketepatan pengetahuan.*erolehan in!ormasi "aru dapat ter#adi melalui kegiatan mem"a&a, mendengarkan pen#elasan guru mengenai materi yang dia#arkan atau mendengarkan audiovisual dan lain'lain.*roses trans!ormasi pengetahuan merupakan suatu proses "agaimana kita memperlakukan pengetahuan yang sudah diterima agar sesuai dengan ke"utuhan.+n!ormasi yang diterima dianalisis, diproses atau diu"ah men#adi konsep yang le"ih a"strak agar suatu saat dapat diman!aatkan. ,enurut Bruner "ela#ar matematika adalah "ela#ar mengenai konsep'konsep dan struktur' struktur matematika yang terdapat didalam materi yang dipela#ari serta men&ari hu"ungan antara konsep'konsep dan struktur'struktur matematika itu,(dalam Hudoyo, 199-./0) $alam setiap kesempatan, pem"ela#aran matematika hendaknya dimulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi (&onte1tual pro"lem).$engan menga#ukan masalah kontekstual,peserta didik se&ara "ertahap di"im"ing untuk menguasai konsep matematika. Untuk dapat

meningkatkan kee!ekti!an pem"ela#aran, sekolah diharapkan menggunakan tekhnologi in!ormasi dan komunikasi seperti komputer, alat peraga atau media lainnya. Bruner melalui teorinya mengungkapkan "ah%a dalam proses "ela#ar anak "aiknya di"eri kesempatan memanipulasi "enda'"enda atau alat peraga yang diran&ang se&ara khusus dan dapat diotak atik oleh sis%a dalam memahami suatu konsep matematika.,elalui alat peraga yang ditelitinya anak akan melihat langsung "agaiman keteraturan dan pola struktur yang terdapat dalam "enda yang diperhatikannya.*eran guru adalah . 1. (. perlu memahami struktur pela#aran pentingnya "ela#ar akti! supaya seorang dapat menemukan sendiri konsep'konsep se"agai dasar untuk memahami dengan "enar ). pentingnya nilai "er!ikir indukti!. Brunner menyatakan "ah%a dalam "ela#ar ada empat hal pokok yang perlu diperhatikan yaitu peranan pengalaman struktur pengetahuan, kesiapan mempela#ari sesuatu, intuisi, dan &ara mem"angkitkan motivasi "ela#ar. ,aka dalam penga#aran di sekolah Brunner mengaukan "ah%a dalam pem"ela#aran hendaknya men&akup. a. *engalaman'pengalaman optimal untuk mau dan dapat "ela#ar *em"ela#aran dari segi sis%a adalah pem"ela#aran yang mem"antu sis%a dalam hal men&ari alternative peme&ahan masalah. $alam men&ari peme&ahan masalah melalui penyelidikan dan penemuan serta &ara peme&ahannya di"utuhkan adanya aktivitas, pemeliharaan dan pengarahan. rtinya dalam pem"ela#aran di"utuhkan pengalaman' pengalaman untuk melakukan sesuatu dengan tu#uan mempertahankan pengalaman' pengalaman yang positi!. 2arena itulah diperlukan arahan dari guru agar sis%a tidak "anyak melakukan kesalahan. ,aka guru harus mem"erikan kesempatan se"aik'"aiknya agar sis%a memperoleh pengalaman optimal dalam proses "ela#ar dan meningkatkan kemauan "ela#ar. ". *erstrukturan pengetahuan untuk pemahaman optimal *em"ela#aran hendaknya dapat mem"erikan struktur yang #elas dari suatu pengetahuan yang dipela#ari anak'anak &. *erin&ian urutan penya#ian materi pela#aran *endekatan pem"ela#aran dilakukan dengan sis%a di"im"ing melalui urutan masalah, sekumpulan materi pela#aran yang logis dan sistematis untuk meningkatkan kemampuan

dalam menerima, mengu"ah dan mentrans!er apa yang telah dipela#ari. Urutan materi sangat "erpengaruh pada tingkat kemampuan sis%a dalam menguasai materi terse"ut. 3ang mempengaruhi dalam urutan optimal suatu materi adalah !a&tor "ela#ar se"elumnya, tingkat perkem"angan anak, si!at materi pela#aran dan per"edaan individu. d. 4ara pem"erian 5rein!or&ement6 Brunner mendukung adanya hadiah dan hukuman dalam pem"ela#aran yang digunakan se"agai rein!or&ement untuk sis%a. Se"a" Brunner mengakui "ah%a suatu ketika hadiah ekstrinsik "isa "eru"ah men#adi dorongan yang "ersi!at intrinsi&. $emikian #uga pu#ian dari guru adalah dorongan "ersi!at ekstrinsik dan ke"erhasilan meme&ahkan masalah men#adi dorongan yang "ersi!at intrinsi&.

Selain mengem"angkan teori perkem"angan kogniti! ,Bruner mengemukakan teorema atau dalil'dalil "erkaitan dengan penga#aran matematika.Berdasarkan hasil'hasil eksperimen dan o"servasi yang dilakukan oleh Bruner pada tahun 197) mengemukakan empat teorema 8dalil'dalil "erkaitan dengan penga#aran matematika yang masing'masing dise"ut 5teorema atau dalil6 .2eempat dalil terse"ut adalah . a. $alil 2onstruksi 8 *enyusunan ( 4ontru&tion theorem) $idalam teorema konstruksi dikatakan &ara yang ter"aik "agi seorang sis%a untuk mempela#ari sesuatu atau prinsip dalam matematika adalah dengan mengkontruksi atau melakukan penyusunan se"uah representasi dari konsep atau prinsip terse"ut. ". $alil 9otasi (9otation :heorem) ,enurut teorema notasi representase dari suatu materi matematika akan le"ih mudah dipahami oleh sis%a apa"ila didalam representase itu digunakan notasi yang sesuai dengan tingkat perkem"angan kogniti! sis%a. &. $alil 2ekontrasan dan ;ariasi ( 4ontras and ;ariation :heorem) ,enurut teorema kekontrasan dan variasi dikemukakan "ah%a suatu konsep matematika akan le"ih mudah dipahami oleh sis%a apa"ila konsep itu dikontraskan dengan konsep'konsep yang lain sehingga per"edaan antar konsep itu dengan konsep'konsep yang lain men#adi #elas.

d.

$alil 2onektivitas dan *engaitan (4one&tivity :heorem) $idalam teorema konektivitas dise"ut "ah%a setiap konsep, setiap prinsip, dan setiap ketramplan dalam matematika "erhu"ungan dengan konsep'konsep, prinsip'prinsip, dan ketrampilan'ketrampilan lain.

2. Aliran Psikologi Kognitif Zolton P. Dienes *ro!esor <olton *. $ienes, seorang ahli matematik, ahli psikologi dan pendidik, mem"eri "anyak sum"angannya dalam teori pem"ela#aran matematik. Beliau sudah "er#aya dalam meran&angkan satu sistem yang "erkesan untuk penga#aran matematik. Sistem penga#aran "eliau yang "erdasarkan kepada teori pem"ela#aran *iaget, adalah diran&angkan supaya mata pela#aran matematik men#adi le"ih mudah dan "erminat untuk dipela#ari. $alam "uku "eliau =Building Up ,athemati&s=, *ro!esor $iens "erpendapat "aha%a setiap konsep ( atau prinsip ) matematik "oleh men#adi mudah di!ahami dengan tepat #ika konsep itu diperkenalkan kepada pela#ar melalui "e"erapa &ontoh yang konkrit. $ienes mengelaskan konsep matematik dalam ) kategori, iaitu konsep matematik tulen, konsep tata"ahasa dan konsep penggunaan seperti "erikut. 1. 2onsep matematik tulen ialah se"arang sim"ol yang "oleh me%akili nom"or'nom"or dan perhu"ungannya. 4ontohnya, tiga, 5, ;++, adalah &ontoh'&ontoh konsep "agi nom"or gan#il. (. 2onsep tatatanda adalah si!at'si!at "agi nom"or. 4ontohnya . (5) "ererti (-- > 5- > ). ). 2onsep penggunaan ialah penggunaan konsep tulen dan konsep tatatanda untuk menyelesaikan masalah matematik. ,engikut $ienes, konsep tulen haruslah dipela#ari terle"ih dahulu daripada konsep tatatanda dan kedua'dua konsep itu harus di!ahami dengan tepat se"elum digunakan untuk menyelesaikan masalah matematik. 4ontohnya, kesalahan dalam operasi )(( > 5) ? 7 > 5 ? 11 yang dilakukan oleh murid ialah aki"at dari salah !aham mengenai konsep kurungan. ,engikut $ienes, konsep matematik "oleh dipela#ari melalui peringkat demi peringkat, serupa dengan perkem"angan kogniti! yang dihuraikan oleh *iaget. $ienes mengusulkan enam peringkat dalam peng#aran dan pem"ela#aran matematik. *eringkat 1 . *ermainan Be"as ,urid'murid di"eri peluang untuk men#alankan aktiviti permainan matematik dengan menggunakan alat "antu menga#ar atau nom"or'nom"or yang "erkaitan dengan konsep yang akan dipela#ari. ,ereka men#alankan aktiviti ini se&ara "e"as, tanpa apa'apa hukum atau peraturan. $alam peringkat ini, murid'murid mem"entuk struktur se&ara mental serta sikap yang dapat menyediakan mereka dalam memahami konsep matematik itu. *eringkat ( . *ermainan Berstruktur

*ermainan "erstruktur ialah permainan yang mengikut peraturan atau hukum. $alam peringkat ini, murid'murid menemui "e"erapa peraturan dalam permainan "e"as dan menyediakan diri untuk men#alankan aktiviti permainan mengikut peraturan yang ditemui. *eringkat ) . ,en&ari 4iri'&iri @uru mem"im"ing murid'murid dalam men&ari &iri'&iri sama untuk konsep matematik yang dipela#ari dengan &ara mengemukakan "e"erapa &ontoh matematik. $alam peringkat ini, murid' murid harus dapat men&ari &iri'&iri yang serupa dan mengasingkan konsep matematik yang a"strak itu daripada aktiviti konkrit. *eringkat / . *er%akilan @am"ar Selepas mendapat &iri yang sama dalam setiap &ontoh matematik, murid'murid perlu menyatakan konsep itu dengan menggunakan ra#ah atau gam"ar. *eringkat 5 . *er%akilan Sim"ol *er%akilan sim"ol ialah satu &ara yang "erkesan untuk menyatakan konsep daripada per%akilan gam"ar. ,urid'murid patut di"im"ing supaya menggunakan sim"ol'sim"ol matematik utnuk me%akili konsepnya. *eringkat 7 . Aormalisasi $alam peringkat ini, murid'murid akan menggunakan sim"ol'sim"ol yang di!ahami untuk menyelesaikan masalah atau mem"ina teorem, hukum dan rumus matematik supaya men#adi satu sistem !ormal. dalah ditegaskan "aha%a "ukan kesemua enam peringkat terse"ut akan digunakan dalam se"arang pela#aran matematik. *eringkat 1 "iasanya digunakan "agi murid' murid yang mula hendak mempela#ari matematik. pa"ila mereka sudah memperolehi konsep matematik asas yang &ukup, kita "oleh mulakan aktiviti penga#aran dan pem"ela#aran matematik daripada peringkat ( atau ga"ungan dengan peringkat ). Se"agai panduan, kita gunakan hukum tukar terti" untuk operasi tam"ah dalam peran&angan aktiviti penga#aran dan pem"ela#aran mengikut peringkat'peringkat yang dihuraikan di "a%ah. *eringkat 1 . ,urid'murid di"eri peluang untuk mem"ina dua set "enda yang sama daripada "i#i getah atau "enda'"enda mau#ud yang lain. *eringkat ( . ,urid di suruh =&ampur= kedua'dua set itu untuk mendapatkan #umlah. *eringkat ) . ,urid'murid disuruh men#alankan aktiviti di atas dengan menggunakan "er"agai "ilangan "enda dalam setiap set. $alam aktiviti'aktiviti itu, murid'murid akan di"im"ing untuk menemui &iri yang sama daripada operasi tam"ah, iaitu kedua'dua operasi tam"ah mem"eri hasil tam"ah yang sama. *eringkat / . ,urid'murid di"im"ing untuk menyatakan konsep hukum tukar terti" dengan per%akilan gam"ar

*eringkat 5 . ,urid'murid di"im"ing untuk menyatakan konsep hukum tukar terti" dengan per%akilan sim"ol. *eringkat 7 . ,urid'murid di"im"ing untuk menemui Hukum :ukar :erti" dalam operasi tam"ah, iaitu . http.88%%%.manmodelgorontalo.&om8inde1.phpB option?&omC&ontentDtask?vie%Did?E)D+temid?/)Dlimit?1Dlimitstart?1 $itulis oleh nely :uesday, () Septem"er (--0 Sunday, April 13, 2008 P !B "A#A$A% ! %&$&' A"($A% K)*%('(+ oleh . @aluh Sekar Fi#ayanti A. Aliran Psikologi Kognitif liran kogniti! mulai mun&ul pada tahun 7-'an se"agai ge#ala ketidakpuasan terhadap konseps manusia menurut "ehaviorisme. @eraka ini tidak lagi memandang manusia se"agai makhluk yang "ereaks se&ara pasi! terhadap lingkungan, melainkan se"agai makhluk yang selalu "er!ikir (Homo Sapiens). *aham kogniti!isme ini tum"uh aki"at pemikiran'pemikiran kaum rasionalisme. :okoh'tokohnya antara lain. @estalt, ,einong, Ghren!els, 2ohler, ,a1 Fetheimer, dan 2o!!ka. ,enurut mereka manusia tidak mem"erikan respons se&ara otomatis kepada stimulus yang dihadapkan kepadanya karena manusia adalah makhluk akti! yang dapat mena!sirkan lingkungan dan "ahkan dapat mendistorsinya (meru"ahnya). *ada dasarnya mereka "erpandangan "ah%a manusialah yang menentukan makna stimuli itu, "ukan stimuli itu sendiri. 4iri'&iri aliran kogniti!. 1. mementingkan apa yang ada dalam diri manusia (. mementingkan keseluruhan daripada "agian'"agian ). mementingkan peranan kogniti! /. mementingkan kondisi %aktu sekarang 5. mementingkan pem"entukan struktur kogniti! 7. mengutamakan keseim"angan dalam diri manusia E. mengutamakan insight (pengertian, pemahaman)

B. Konsep Pe,-ela.aran Kognitif *engem"angan konsep pem"ela#aran kogniti! sudah tentu sangat dipengaruhi oleh aliran psikologi kogniti!. :erdapat tiga tokoh penting di dalamnya yaitu. *iaget, Bruner dan usu"le. (. J . Brunner Brunner menyatakan "ah%a dalam "ela#ar ada empat hal pokok yang perlu diperhatikan yaitu peranan pengalaman struktur pengetahuan, kesiapan mempela#ari sesuatu, intuisi, dan &ara mem"angkitkan motivasi "ela#ar. ,aka dalam penga#aran di sekolah Brunner mengaukan "ah%a dalam pem"ela#aran hendaknya men&akup. a. *engalaman'pengalaman optimal untuk mau dan dapat "ela#ar *em"ela#aran dari segi sis%a adalah pem"ela#aran yang mem"antu sis%a dalam hal men&ari alternative peme&ahan masalah. $alam men&ari peme&ahan masalah melalui penyelidikan dan penemuan serta &ara peme&ahannya di"utuhkan adanya aktivitas, pemeliharaan dan pengarahan. rtinya dalam pem"ela#aran di"utuhkan pengalaman' pengalaman untuk melakukan sesuatu dengan tu#uan mempertahankan pengalaman' pengalaman yang positi!. 2arena itulah diperlukan arahan dari guru agar sis%a tidak "anyak melakukan kesalahan. ,aka guru harus mem"erikan kesempatan se"aik'"aiknya agar sis%a memperoleh pengalaman optimal dalam proses "ela#ar dan meningkatkan kemauan "ela#ar. ". *erstrukturan pengetahuan untuk pemahaman optimal *em"ela#aran hendaknya dapat mem"erikan struktur yang #elas dari suatu pengetahuan yang dipela#ari anak'anak &. *erin&ian urutan penya#ian materi pela#aran *endekatan pem"ela#aran dilakukan dengan sis%a di"im"ing melalui urutan masalah, sekumpulan materi pela#aran yang logis dan sistematis untuk meningkatkan kemampuan dalam menerima, mengu"ah dan mentrans!er apa yang telah dipela#ari. Urutan materi sangat "erpengaruh pada tingkat kemampuan sis%a dalam menguasai materi terse"ut. 3ang mempengaruhi dalam urutan optimal suatu materi adalah !a&tor "ela#ar se"elumnya, tingkat perkem"angan anak, si!at materi pela#aran dan per"edaan individu. d. 4ara pem"erian 5rein!or&ement6 Brunner mendukung adanya hadiah dan hukuman dalam pem"ela#aran yang digunakan se"agai rein!or&ement untuk sis%a. Se"a" Brunner mengakui "ah%a suatu ketika hadiah ekstrinsik "isa "eru"ah men#adi dorongan yang "ersi!at intrinsi&. $emikian #uga pu#ian dari guru adalah dorongan "ersi!at ekstrinsik dan ke"erhasilan meme&ahkan masalah men#adi dorongan yang "ersi!at intrinsi&. http.88teoripem"ela#aran."logspot.&om8(--08-/8pem"ela#aran'menurut'aliran'kogniti!CE719.html

*ro!esor <olton *. $ienes, seorang ahli matematik, ahli psikologi dan pendidik, mem"eri "anyak sum"angannya dalam teori pem"ela#aran matematik. Beliau sudah "er#aya dalam meran&angkan satu sistem yang "erkesan untuk penga#aran matematik. Sistem penga#aran "eliau yang "erdasarkan kepada teori pem"ela#aran *iaget, adalah diran&angkan supaya mata pela#aran matematik men#adi le"ih mudah dan "erminat untuk dipela#ari. $alam "uku "eliau =Building Up ,athemati&s=, *ro!esor $iens "erpendapat "aha%a setiap konsep ( atau prinsip ) matematik "oleh men#adi mudah di!ahami dengan tepat #ika konsep itu diperkenalkan kepada pela#ar melalui "e"erapa &ontoh yang konkrit. $ienes mengelaskan konsep matematik dalam ) kategori, iaitu konsep matematik tulen, konsep tata"ahasa dan konsep penggunaan seperti "erikut. /. 2onsep matematik tulen ialah se"arang sim"ol yang "oleh me%akili nom"or'nom"or dan perhu"ungannya. 4ontohnya, tiga, 5, ;++, adalah &ontoh'&ontoh konsep "agi nom"or gan#il. 5. 2onsep tatatanda adalah si!at'si!at "agi nom"or. 4ontohnya . (5) "ererti (-- > 5- > ). 7. 2onsep penggunaan ialah penggunaan konsep tulen dan konsep tatatanda untuk menyelesaikan masalah matematik. ,engikut $ienes, konsep tulen haruslah dipela#ari terle"ih dahulu daripada konsep tatatanda dan kedua'dua konsep itu harus di!ahami dengan tepat se"elum digunakan untuk menyelesaikan masalah matematik. 4ontohnya, kesalahan dalam operasi )(( > 5) ? 7 > 5 ? 11 yang dilakukan oleh murid ialah aki"at dari salah !aham mengenai konsep kurungan. ,engikut $ienes, konsep matematik "oleh dipela#ari melalui peringkat demi peringkat, serupa dengan perkem"angan kogniti! yang dihuraikan oleh *iaget. $ienes mengusulkan enam peringkat dalam peng#aran dan pem"ela#aran matematik. *eringkat 1 . *ermainan Be"as ,urid'murid di"eri peluang untuk men#alankan aktiviti permainan matematik dengan menggunakan alat "antu menga#ar atau nom"or'nom"or yang "erkaitan dengan konsep yang akan dipela#ari. ,ereka men#alankan aktiviti ini se&ara "e"as, tanpa apa'apa hukum atau peraturan. $alam peringkat ini, murid'murid mem"entuk struktur se&ara mental serta sikap yang dapat menyediakan mereka dalam memahami konsep matematik itu. *eringkat ( . *ermainan Berstruktur *ermainan "erstruktur ialah permainan yang mengikut peraturan atau hukum. $alam peringkat ini, murid'murid menemui "e"erapa peraturan dalam permainan "e"as dan menyediakan diri untuk men#alankan aktiviti permainan mengikut peraturan yang ditemui. *eringkat ) . ,en&ari 4iri'&iri @uru mem"im"ing murid'murid dalam men&ari &iri'&iri sama untuk konsep matematik yang dipela#ari dengan &ara mengemukakan "e"erapa &ontoh matematik. $alam peringkat ini, murid' murid harus dapat men&ari &iri'&iri yang serupa dan mengasingkan konsep matematik yang a"strak itu daripada aktiviti konkrit.

*eringkat / . *er%akilan @am"ar Selepas mendapat &iri yang sama dalam setiap &ontoh matematik, murid'murid perlu menyatakan konsep itu dengan menggunakan ra#ah atau gam"ar. *eringkat 5 . *er%akilan Sim"ol *er%akilan sim"ol ialah satu &ara yang "erkesan untuk menyatakan konsep daripada per%akilan gam"ar. ,urid'murid patut di"im"ing supaya menggunakan sim"ol'sim"ol matematik utnuk me%akili konsepnya. *eringkat 7 . Aormalisasi $alam peringkat ini, murid'murid akan menggunakan sim"ol'sim"ol yang di!ahami untuk menyelesaikan masalah atau mem"ina teorem, hukum dan rumus matematik supaya men#adi satu sistem !ormal. dalah ditegaskan "aha%a "ukan kesemua enam peringkat terse"ut akan digunakan dalam se"arang pela#aran matematik. *eringkat 1 "iasanya digunakan "agi murid' murid yang mula hendak mempela#ari matematik. pa"ila mereka sudah memperolehi konsep matematik asas yang &ukup, kita "oleh mulakan aktiviti penga#aran dan pem"ela#aran matematik daripada peringkat ( atau ga"ungan dengan peringkat ). Se"agai panduan, kita gunakan hukum tukar terti" untuk operasi tam"ah dalam peran&angan aktiviti penga#aran dan pem"ela#aran mengikut peringkat'peringkat yang dihuraikan di "a%ah. *eringkat 1 . ,urid'murid di"eri peluang untuk mem"ina dua set "enda yang sama daripada "i#i getah atau "enda'"enda mau#ud yang lain. *eringkat ( . ,urid di suruh =&ampur= kedua'dua set itu untuk mendapatkan #umlah. *eringkat ) . ,urid'murid disuruh men#alankan aktiviti di atas dengan menggunakan "er"agai "ilangan "enda dalam setiap set. $alam aktiviti'aktiviti itu, murid'murid akan di"im"ing untuk menemui &iri yang sama daripada operasi tam"ah, iaitu kedua'dua operasi tam"ah mem"eri hasil tam"ah yang sama. *eringkat / . ,urid'murid di"im"ing untuk menyatakan konsep hukum tukar terti" dengan per%akilan gam"ar

*eringkat 5 . ,urid'murid di"im"ing untuk menyatakan konsep hukum tukar terti" dengan per%akilan sim"ol. *eringkat 7 . ,urid'murid di"im"ing untuk menemui Hukum :ukar :erti" dalam operasi tam"ah, iaitu .

pakah yang harus dipela#ari dalam matematik B Ho"ert ,. @agne, seorang pro!esor dan ahli psikologi menyenaraikan Fakta, kemahiran, konsep dan prinsip se"agai empat kategori yang harus dipela#ari dalam metematik. Fakta matematik adalah "ahasa matematik seperti sim"ol yang me%akili nom"or, tanda operasi tam"ah, tolak, "ahagi dan dara", istilah segitiga, sudut dan se"againya. Aakta'!akta matematik "oleh dipela#ari melalui &ara ha!alan, latih tu"i dan permainan. *em"ela#aran #enis ini merupakan pem"ela#aran tindak "alas rangsangan. Kemahiran ialah prosedur dan operasi yang di#alankan dengan tepat dan masa yang "erpatutan. 4ontoh kemahiran'kemahiran matematik ialah operasi tam"ah, tolak, dara" dan "ahagi, mem"ina sudut tepat, melukis "ulatan dan se"againya. 2emahiran #enis ini "oleh dikuasai melalui latihan dan permainan. *em"ela#aran #enis ini merupakan pem"ela#aran melalui rantaian. Konsep matematik ialah idea yang dia"strakkan daripada &ontoh'&ontoh konkrit. $e!inisi' de!inisi yang di"erikan kepada perimeter, segitiga sama, set, su"set, nom"or perdana dan se"againya ialah &ontoh'&ontoh "agi konsep matematik. Seorang murid dikatakan telah mempela#ari konsep "ulatan apa"ila dia sudah "oleh mengelaskan &iri'&iri set "ulatan. 2onsep matematik "oleh dipela#ari melalui de!inisi atau pemerhatian o"#ek'o"#ek yang ada kaitan dengan konsep itu. *em"ela#aran #enis ini adalah pem"ela#aran konsep. Prinsip matematik ialah ga"ungan dan perhu"ungan di antara konsep'konsep matematik. :eorem dan hukum matematik ialah &ontoh'&ontoh "agi prinsip matematik. *rinsip matematik "oleh dipela#ari melalui proses inkuiri dan penemuan atau penyelesaian masalah. Seorang pela#ar dikatakan telah memahami sesuatu prinsip apa"ila dia telah mengenalpasti konsep'konsep dalam prinsip itu, mengaitkan konsep'konsep mengikut urutan yang sesuai serta menggunakan prinsip itu dalam situasi yang khusus. *em"ela#aran #enis ini merupakan pem"ela#aran melalui penyelesaian masalah. $avid *. usu"el, seorang ahli psikologi dari merika Syarikat, adalah orang yang pertama mengemukakan teori pem"ela#aran yang mem"eri penekanan kepada resepi yang "ermakna. Beliau menyarankan pem"ela#aran resepi adalah le"ih "erkesan daripada pem"ela#aran inkuiri dan penemuan yang di&adangakan Bruner. $i dalam ter"itan =Gdu&ation :heory= Januari 1971, usu"el menghuraikan per"eIaan di antara pem"ela#aran "ermakna dan pem"ela#aran ha!alan. *em"ela#aran "ermakna ialah satu proses di mana pela#ar sendiri mempunyai kesedaran dan tu#uan dalamnya serta "ahan'"ahan pem"ela#aran yang dipela#ari adalah "erguna untuknya. Sekiranya pela#ar hanya mempunyai tu#uan untuk mengha!aI saha#a, hasil pem"ela#arannya akan "erupa ha!alan dan tidak "ermakna. usu"el dalam ka#iannya &u"a menun#ukkan "aha%a pem"ela#aran resepi adalah satu'satunya strategi penga#aran yang paling "erkesan untuk pem"ela#aran "ermakna. $i dalam ter"itan = rithmeti& :ea&her= Ae"uari 1970, usu"el menghuraikan per"eIaan di antara pem"ela#aran resepi dan pem"ela#aran penemuan. $alam pem"ela#aran resepi, maklumat teran&ang yang lengkap di"erikan kepada pela#ar. *ela#ar hanya menyerap maklumat itu ke dalam struktur kogniti!nya saha#a. $alam pem"ela#aran penemuan, maklumat yang hendak dipela#ari tidak di"erikan, dan pela#ar dikehendaki men&ari

maklumat itu sendiri. Selepas penemuan, pela#ar seperti pem"ela#aran resepi, menyerap maklumat yang ditemui ke dalam struktur kogniti!nya. ,engikut usu"el, ada dua pra syarat "agi pem"ela#aran resepi men#adi "ermakna. 1. *ela#ar sendiri mesti mempunyai sikap dan tu#uan yang positi! terhadap aktiviti pem"ela#aran. (.$alam proses pem"ela#aran, pengetahuan yang sedia ada di dalam struktur kogniti! pela#ar harus digunakan untuk mengaitkan dengan pela#aran "aru. Selain daripada itu, terdapat "e"erapa !aktor yang "oleh mengganggu pem"ela#aran yang "ermakna. *ertama peringkat perkem"angan kogniti! masih rendah untuk memahami konsep yang le"ih kompleks. kedua, kekurangan motivasi yang dapat mendorong pela#ar supaya "ela#ar konsep dengan &ara yang "ermakna. 2etiga, strategi pem"ela#aran seperti mengha!aI teorem, de!inisi dan langkah'langkah penyelesaian masalah akan menggalakkan pem"ela#aran ha!alan yang tidak "ermakna. Selepas mem"a&a teori'teori pem"ela#aran yang dikemukan oleh ahli'ahli psikologi dan ahli' ahli matematik, "e"erapa implikasi "oleh dirumuskan untuk penga#aran dan pem"ela#aran matematik yang "erkesan. Berdasarkan teori'teori pem"ela#aran yang di"in&angkan, peringkat perkem"angan kogniti! kanak'kanak merupakan !aktor yang paling penting untuk menentukan teknik penga#aran dan "ahan'"ahan pem"ela#aran. ,urid'murid di sekolah yang masih dalam peringkat operasi konkrit hanya "oleh men#alankan aktiviti pem"ela#aran yang "ermakna dengan menggunakan "enda' "enda mau#ud atau alat "antu menga#ar. $i dalam peringkat ini, aktiviti peng#aran harus dikem"angkan daripada konkrit kepada a"strak. ,elalui pengalaman konkrit ini, murid'murid "oleh mempela#ari konsep matematik dengan tepat dan "ermakna. hli'ahli psikologi seperti *iaget, Bruner, $ienes dan @agne menegaskan kepentingan penguasaan konsep matematik dalam aktiviti penyelesaian masalah. Untuk mempela#ari konsep matematik, istilah'istilah dan sim"ol'sim"ol matematik harus dikaitkan dengan "enda'"enda konkrit, alat'alat "antu menga#ar atau situasi'situasi konkrit. $i samping itu, istilah'istilah dan sim"ol'sim"ol matematik harus diperkenalkan daripada peringkat mudah kepada kompleks mengikut peringkat perkem"angan kogniti! kanak'kanak. Selain daripada alat "antu menga#ar, pem"ela#aran konsep matematik "oleh #uga dilakukan memlalui "er"agai &ara. $alam hal ini, Brunner men&adangkan penggunaan kaedah penemuan. @agne menegaskan pem"ela#aran pem"eIaan &iri'&iri di antara konsep dengan konsep yang lain, dan usu"el mengusulkan pem"ela#aran resepi dengan memperkenalkan =pengelola a%al= dari peringkat permulaan serta mengaitkan pengetahuan yang sedia ada dengan konsep yang "aru. $i samping itu, konsep umum patut dia#ar terle"ih dahulu, diikuti dengan &iri'&iri spesi!ik. *eneguhan positi! #uga memainkan peranan yang tidak kurang pentingnya dalam aktiviti pengukuhan. ,elalui peneguhan positi!, kemahiran'kemahiran matematik "ukan saha#a dikuasai dengan "erkesan tetapi minat pem"ela#aran matematik #uga dapat dipertingkatkan.

*endidikan akan "eru"ah #ika ke"udayaan "eru"ah. *endidikan perlu mengikuti aliran Iaman kerana pendidikan "er!ungsi se"agai agen penye"ar ke"udayaan. Jika pendidikan ketinggalan Iaman. *endidikan tidak akan "er!ungsi dengan "erkesan. +ni sesungguhnya adalah penting untuk men#amin kema#uan masyarakat.

Ba/an0-a/an $u.ukan 1. (. ). /. 5. 7. E. 0. 9. liran *endidikan . Sulaiman HamIah dan 2arimah <aina", *ustaka man *ress, 2.J. 19EE. Buku ,atematik untuk 2BSH ( Buku 1 hingga Buku 7). 2ementerian *ela#aran ,alaysia, $B*, 2.J., 190( ' 190E. Buku *anduan m 2BSH . *usat *erkem"angan 2urikulum, $B*, 1901. Buku *anduan 2has ,atematik ( Buku 1 hingga 7) . *usat perkem"angan 2urikulum, 2ementerian *ela#aran ,alaysia, $B*, 1901'1907. Buku Sum"er . ,atematik, **2, 190(. Buku *anduan 2has . *rogram *emulihan, **2, 190(. Buku *anduan 2has . 2elas Ber&antum, **2, 190(. Buku *anduan 2has . *enilian, **2, 190(. Buku *anduan 2has . *rogram *engkayaan, **2, 190(.

http.88%%%.geo&ities.&om8mer&uryCste%art-(8ilmiahmie.html :eori Burner Bela#ar meli"atkan tiga proses yang "erlangsung hampir "ersamaan, yaitu (1) memperoleh in!ormasi "aru, (() trans!ormasi in!ormasi, dan ()) mengu#i relevansi dan ketepatan pengetahuan. Burner dalam $ahar. (1900.1((). +n!ormasi "aru pada materi tertentu dapat "erupa perluasan #angkauan de!inisi dari de!inisi yang telah dimiliki sis%a se"elumnya. $apat "erupa proses penemuan konsep dari peme&ahan suatu masalah. :rans!ormasi in!ormasi adalah &ara memperlakukan in!ormasi sehingga le"ih a"strak, le"ih konseptual sehingga dapat diman!aatkan pada situasi yang le"ih luas. Salah satu model pem"ela#aran kogniti! adalah "ela#ar penemuan (dis&overy learning). Slavin. (199/. ((0). $i dalam pem"ela#aran penemuan, sis%a didorong untuk "ela#ar sendiri se&ara mandiri. Sis%a terli"at akti! dalam penemuan "er"agai konsep dan prinsip melalui peme&ahan masalah atau hasil a"straksi "er"agai o"#ek "udaya. @uru mendorong dan memotivasi sis%a untuk mendapatkan pengalaman dengan melakukan kegiatan yang memungkinkan sis%a menemukan konsep dan prinsip'prinsip matematika untuk diri mereka sendiri. *em"ela#aran ini mem"angkitkan keingintahuan sis%a, dan menum"uhkan motivasi dalam diri sis%a untuk "eker#a sampai menemukan #a%a"annya. Sis%a "ela#ar meme&ahkan masalah se&ara mandiri dengan keterampilan "erpikir se"a" mereka harus menganalisis dan memanipulasi in!ormasi. http.88giatmatematika."logspot.&om8