Anda di halaman 1dari 7

1.

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Tabel Data Impor Asam Asetat : Tahun 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 Jumlah (kg/tahun) 77.628.874 107.276.121 88.704.991 91.053.819 81.215.491 82.286.657 91.585.071 104.391.139 101.787.239 104.975.190

2. Perancangan kapasitas produksi : Analisa perkiraan kebutuhan impor asam asetat pada tahun 2020 adalah dengan cara least square, yaitu :

Y = m.x + c y = n.c +mx xy = x.c + m.x^2 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Tahun (x) 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 20.075 Jumlah kg/tahun (y) 77.628.874 107.276.121 88.704.991 91.053.819 81.215.491 82.286.657 91.585.071 104.391.139 101.787.239 104.975.190 930.904.592 (x^2) 4.012.009 4.016.016 4.020.025 4.024.036 4.028.049 4.032.064 4.036.081 4.040.100 4.044.121 4.048.144 403.005.625 (x.y) 155.490.634.622 214.981.346.484 177.853.506.955 182.653.960.914 162.999.490.437 165.231.607.256 183.994.407.639 209.826.189.390 204.694.137.629 211.210.082.280 18.687.909.684.400

y = n.c + m.x xy = x.c + m.x2

930.904.592 = 10*C + m*20.075 18.687.909.684.400 = 20075*C + m*403.005.625 dari persamaan diatas, didapatkan nilai C = -676,7 dan m = 46371, sehingga didapatkan persamaan sebagai berikut : y = 46371.x 676,7 perkiraan kebutuhan untuk tahun x = 2020 adalah sebagai berikut : y = 46371*(2020) 676,7 y = 93.668.743,3 kg/tahun y = 93.668,7433 ton/tahun Berdasarkan hasil perhitungan metode least square didaparkan perkiraan impor indonesia pada tahun 2020 adalah sekitar 93.668,7433 ton, dan bila kapasitas pabrik dibuat 100.000 ton, diharapkan pada tahun 2020 indonesia tidak mengimpor tapi bisa mengekspor.

DESKRIPSI PROSES : Proses yang digunakan untuk memuat asam asetat, digunakan proses karbonilasi methanol atau mereaksikan gas karbonmonoksida dengan methanol didalam reaktor. Reaksi terjadi dalam fase gas -cair. Dan merupakan reaksi irreversible. Katalis yang digunakan untuk proses ini adalah Rhodium kompleks dengan adanya promotor HI. Konversi yang dihasilkan adalah sekitar 99 % pada kondisi operasi. Reaksi ini merupakan reaksi ekstermis. Reaksi utama : CH3OH + CO Reaksi Samping : CO + H2O CO2 + H2O CH3COOH

Mekanisme Reaksi dengan katalis Rhodium kompleks: CH3OH + HI [Rh(CO)2I2] + CH3I [CH3Rh(CO)2I3]- + CO CH3 C Rh(CO)2I3 O CH3COI + H2O CH3I + H2O [CH3Rh(CO)2I3]CH3 C Rh(CO)2I3 O CH3COI + [Rh(CO)2I2]CH3COOH + HI

Methanol direaksikan dengan karbon monoksida dengan bantuan Rhodium kompleks dan promotor HI pada temperatur di atas 350 F dan pada tekanan 450 psig. Methanol hampir semua terkonversi pada reaksi, dengan selektifitas asam asetat sekitar 99%.

Untuk kondisi reaktor yaitu : Tekanan Total : >450 psig Tekanan Parsial CO : 200 psig Temperatur operasi : > 350 F Komposisi katalis : 350 ppm Rh, 15 19 wt % Konversi methanol : 100 % Konversi CO : 92 % Selektifitas methanol menjadi asam asetat : 99 % Kelonggaran kehilangan produk : 1 % Yield overall berdasarkan methanol : 98 % Yield overall berdasarkan CO : 91 %

Reaktor yang digunakan adalah reaktor jenis Bubble reactor. Karbonilasi : Reaksi karbonilasi terjadi pada temperatur >350 F dan tekanan >450 psig pada reaktor. Panas reaksi diambil dengan sirkulasi produk hasil reaksi melalui penukar. Pemanas disediakan untuk start-up plant. Reaksi keseluruhan yang terjadi di reaktor adalah sebagai berikut : CH3OH + CO CH3COOH

Estimasi H298 = -33 kcal/gmol methanol (eksotermis). Sejumlah kecil karbon dioksida dan hidrogen diproduksi oleh reaksi samping karbon monoksida dengan air. Sejumlah kecil asam format dan asam propionat juga terbentuk. Gas yang tidak bereaksi (kebanyakan CO, nitrogen, dan karbon dioksida) yang dibuang melalui pendingin gas dan ventilasi gas scrubber. Aliran produk mentah cair dari reaktor dikeluarkan pada 65 psig dan 166 C (330 F) dalam tangki keluaran. Uap keluaran, yang mengandung asam asetat, air, metil iodida, asam format, dan asam propionat, dikirim ke bagian unit pemurnian. Cairan yang tidak teruapkan, yang berisi katalis rodium, dikembalikan ke reaktor karbonilasi. Sebagian kecil dari aliran katalis daur ulang (sekitar 2%) dikembalikan ke bagian persiapan katalis untuk regenerasi. Sebuah aliran asam asetat daur ulang dari pemurnian produk hilir di strippe dengan pemanasan kembali sebelum dikembalikan ke reaktor karbonilasi melalui surge drum. Pemurnian : Aliran uap crude produk dari flash drum disuling dalam serangkaian kolom. Metil iodida, metil asetat, sebagian air, bagian dari asam asetat, dan sisa reaksi metanol dipisahkan dari aliran produk asam asetat mentah di kolom fraksionasi crude. Crude asam asetat di dehidrasi dan kelebihan air dalam sistem dibersihkan. Crude asam asetat hasil dehidrasi didistilasi dalam refining kolom. Asam asetat dimurnikan meninggalkan kolom sebagai uap sisi pada dua piring di bawah arus pelat atas ke penyimpanan. Overhead bersih kolom, yang mengandung asam asetat dan terutama sejumlah kecil air sisa, asam format, dan metil iodida, didaur ulang ke reaktor karbonilasi melalui stripper. Bagian bawah dari kolom penyulingan, yang mengandung asam asetat dan asam propionat, di strippe untuk mengurangi kandungan asam asetat. Hasil bawah dari stripper meninggalkan kolom sebagai produk sampingan asam propionat mentah, yang bisa dipulihkan atau bisa jadi limbah. Sumber : Jurnal Calculating Metrics for Acetic Acid Production

No. Pertimbangan

BASF

Monsanto

Hoechst AG

Oksidasi n-Butana

1 2 3 4 5 6

Bahan Baku Yield Kondisi Operasi Katalis Biaya Investasi Biaya Operasi

Metanol dan CO 90 % 500 bar, 455 515 K Cobalt Tinggi Rendah

Metanol dan CO 90 99 % 30 - 60 bar, 425 475 K Rhadium Tinggi Rendah

Aseltadehid 93 96 %

n-Butana 70 80 %

3 - 10 bar, 335 355 K 45 - 55 bar, 395 475 K Mangan Asetat Rendah Rendah Rendah Rendah
(McKetta and Cunnigham, 1976 )

Dari beberapa proses pembuatan asan asetat tersebut di atas, maka dipilih pembuatan asam asetat Proses Monsanto dengan alasan-alasan sebagai berikut : 1. Yield reaksi yang tinggi ( 99% ) dan hasil samping yang rendah 2. Bahan baku yang mudah diperoleh dari dalam negeri dengan harga lebih murah. 3. Reaktor bekerja pada tekanan yang tidak terlalu tinggi ( 30 60 bar ) sehingga mudah dicapai.

Beberapa perusahaan yang sudah menerapkan proses ini : 1. 2. 3. 4. 5. Chiyoda Corporation, kapasitas 200.000 ton/tahun Celanese, German chemicals company, kapasitas 600.000 ton/tahun BP Petronas, Malaysia, kapasitas 500.000 ton/tahun Assam Petrochemical Limited, kapasitas 70.000 ton/tahun BP Acetyls, kapasitas 520.000 ton/tahun

Pabrik Penyediaan Bahan baku : Metanol : 1. PT Kaltim Metanol Industri (PT KMI) dengan produksi 220 juta galon/tahun 2. Pertamina dengan produksi 110 juta galon/tahun Carbon monoksida : 1. PT Pupuk Kaltim 2. PT Samator Gas Industri

Acetic Acid Process Flow Diagram :

Acetic Acid General Process :