Anda di halaman 1dari 2

Dyah Febriyanti PR lapsus glaucoma akut

1. Perbedaan fakolisis dengan fakoanafilaksis a. Fakolisis : proses penghancuran/peluruhan lensa kristalina b. Fakoanafilaksis : reaksi hipersensitivitas tubuh terhadap protein lensa mata 2. Sebab-sebab munculnya hasil invalid pada pengukuran TIO dengan tonometri schiotz : a. Tonometri diletakkan miring terhadap kornea (tidak tegak lurus) b. Tonometri belum dikalibrasi c. Pasien menggerak-gerakkan bola matanya atau tangan pemeriksa tremor sehingga plunger tidak tepat pada kornea d. Pemeriksa membaca skala dengan tidak tepat e. TIO menjadi false-high pada: i. Kornea pasien tebal ii. Kornea pasien irregular iii. Kornea terlalu runcing/menonjol iv. Tangan pemeriksa menekan bola mata v. Kontraksi otot ekstraokuler vi. Buphthalmos vii. Pasien dengan rigiditas sclera tinggi, misal pada pasien dengan: Hyperopia tinggi macular degeneration terapi vasokonstriktor

f. TIO menjadi false low pada: i. Pasien dengan kornea tipis, keratokonus ii. Akomodasi mata pasien karena pasien melihat ke arah tonometer iii. Microphthalmos iv. Pasien dengan rigiditas sclera rendah, misalnya pada pasien dengan: Miopi tinggi osteogenesis imperfect riwayat pemakaian cholinesterase inhibitor

riwayat retinal detachment terutama pasca vitrectomy

Sumber: Agarwal, Sunita. 2002. Textbook of Ophthalmology. Jaypee Brothers Publishers. Drake, Michael V. 2009. Becker-Shaffer's diagnosis and therapy of the glaucomas. Elsevier Health Sciences.