Anda di halaman 1dari 8

1. Memahami pengertian larutan dan cairan 1.

1 Definisi larutan dan cairan Larutan adalah campuran homogen yg terdiri dari dua atau lebih macam zat Cairan adalah bahan yg mengalir secara alamiah, bukan padat maupun gas

1.2 Klasifikasi larutan 1. erdasar tingkat ke!enuhannya " o Larutan !enuh o Larutan tidak !enuh o Larutan le#at !enuh 2. erdasar daya hantarnya " o Cairan elektrolit o Cairan non elektrolit $. erdasar daya penyerapnya o Larutan ideal o Larutan non ideal " a. %elepasan kalor b. %enyerapan kalor &. erdasar sifat solut dan sol'ent i. ii. Larutan homogen Larutan heterogen

1.$ (acam-macam Larutan dan Cairan i.(acam-macam Larutan erdasarkan fasa)#u!ud , dibagi atas * macam, sebagai berikut " Solven No 1 Fasa Cair Contoh +ir Fasa Cair Solut Contoh +lkohol ,piritus Larutan

2 $ & 0 1 2 4 *

Cair Cair %adat %adat %adat -as -as -as

+seton +ir %d Cd +u 32 5dara 32

-as %adat -as Cair %adat -as Cair %adat

+setilen -aram /2 /g +g /e (inyak #angi naftalen

.at untuk las Larutan garam -as o'en +malgam gigi ,insin -as untuk menyelam ,pray Kamfer

(acam-macam Larutan" Larutan encer " larutan yang mengandung relatif sedikit solute dalam larutan Larutan pekat " larutan yang mengandung banyak solute dalam larutan Larutan 6enuh " larutan dimana asa keseimbangan antara solut padat dan solute dalam larutan. Larutan tak !enuh " larutan yang mengandung !umlah solute yang kurang dari larutan !enuh.

ii.(acam-macam cairan Cairan tubuh terdistribusi dalam $ kompartemen 7ruangan8 " intraselular 7di dalam sel8 intra'askular 7di dalam pembuluh darah8 interstitial 7di dalam !aringan8

ekstraselular

1.& 9ungsi cairan dan larutan tubuh. 9ungsi cairan" :ransportasi nutrien, elektrolit dan oksigen ke dalam sel ;kskresi produk sisa <egulasi temperatur tubuh Lubrikasi sendi dan membran (edium untuk pencernaan makanan

9ungsi Larutan" = Larutan %enyangga dalam darah 1. Darah Sebagai Larutan Penyangga +da beberapa faktor yang terlibat dalam pengendalian p/ darah, diantaranya penyangga karbonat, penyangga hemoglobin dan penyangga fosfat. a. %enyangga Karbonat %enyangga karbonat berasal dari campuran asam karbonat 7/ kon!ugasi bikarbonat 7/C3 $ 8. / 2 C3 $ 7a>8 --? /C3 $7a>8 @ / @ 7a>8 %enyangga karbonat sangat berperan penting dalam mengontrol p/ darah. %elari maraton dapat mengalami kondisi asidosis, yaitu penurunan p/ darah yang disebabkan oleh metabolisme yang tinggi sehingga meningkatkan produksi ion bikarbonat. Kondisi asidosis ini dapat mengakibatkan penyakit !antung, gin!al, diabetes miletus 7penyakit gula8 dan diare. 3rang yang mendaki gunung tanpa oksigen tambahan dapat menderita alkalosis, yaitu peningkatan p/ darah. Kadar oksigen yang sedikit di gunung dapat membuat para pendaki bernafas lebih cepat, sehingga gas karbondioksida yang dilepas terlalu banyak, padahal C3
2 2

C3

8 dengan basa

dapat larut dalam air menghasilkan /

C3

. /al ini

mengakibatkan p/ darah akan naik. Kondisi alkalosis dapat mengakibatkan hiperventilasi 7bernafas terlalu berlebihan, kadang-kadang karena cemas dan histeris8. b. %enyangga /emoglobin %ada darah, terdapat hemoglobin yang dapat mengikat oksigen untuk selan!utnya diba#a ke seluruh sel tubuh. <eaksi kesetimbangan dari larutan penyangga oksi hemoglobin adalah" //b @ 3 2 7g8 A /b3 2 - @ / @

+sam hemoglobin ion aksi hemoglobin Keberadaan oksigen pada reaksi di atas dapat memengaruhi konsentrasi ion / @, sehingga p/ darah !uga dipengaruhi olehnya. %ada reaksi di atas 3 2 bersifat basa. /emoglobin yang telah melepaskan 3 ,ehingga ion /
@ 2

dapat mengikat /

dan membentuk asam hemoglobin.


2

yang dilepaskan pada peruraian /

C3

merupakan asam yang

diproduksi oleh C3 2 yang terlarut dalam air saat metabolisme. c. %enyangga 9osfat %ada cairan intra sel, kehadiran penyangga fosfat sangat penting dalam mengatur p/ darah. %enyangga ini berasal dari campuran dihidrogen fosfat 7/ monohidrogen fosfat 7/%3 $ 2- 8. / 2 %3 & - 7a>8 @ / @ 7a>8 --? / 2 %3 &7a>8 / 2 %3 & - 7a>8 @ 3/ - 7a>8 --? /%3 & 2- 7a>8 8 @ / 2 3 7a>8 %enyangga fosfat dapat mempertahankan p/ darah 2,&. %enyangga di luar sel hanya sedikit !umlahnya, tetapi sangat penting untuk larutan penyangga urin. 7http"))sahri.ohlog.com)fungsi-larutan-penyangga.oh411&1.html8 Larutan elektrolit dalam tubuh - men!aga tekanan osmotik tubuh - mengatur pendistribusian cairan ke dalamkompartemen badan air 7bodys fluid compartement8 -men!aga p/ tubuh dan !uga akan terlibat dalam setiapreaksi oksidasi dan reduksi serta ikut berperan dalam setiap proses metabolisme.
(http://www.pssplab.com/journal/01.pdf)
2

%3

&

8 dengan

1.0 ,ifat-,ifat Larutan dan Cairan i.,ifat Larutan ,ifat koligatif meliputi"

1. %enurunan tekanan uap !enuh 2. Kenaikan titik didih $. %enurunan titik beku &. :ekanan osmotik ii.,ifat Cairan 1.:ekanan uap air 2.:egangan permukaan $.:itik didih &.:itik beku 0.'iskositas

1.1 Kadar normal cairan dalam tubuh %ersentase cairan tubuh di dalam kompartemen cairan tubuh " Cairan intraselular 72)$8 Cairan ekstraselular 71)$8 - Cairan interstitial - Cairan intra'askular &B C 2B C 10 C 0C :otal 1B C

. Memahami cara penentuan konsentrasi larutan 2.1 %engertian konsentrasi larutan ,atuan yang menyatakan banyaknya zat terlarut dalam suatu larutan 2.2 (emahami cara perhitungannya erdasarkan berat 7massa8 solut ) berat 7massa8 larutan atau sol'en, dibagi atas " 1. ! berat " berat # ! b"b$ % didefinisikan sebagai !umlah gram zat terlarut dalam 1BB gram larutan Contoh " DaCl 1B C berat adalah konsentrasi 1B gram DaCl dalam 1BB gram larutan. . Molalitas #m$ % dinyatakan sebagai banyaknya mol solut dalam 1BBB gram atau 1 kg pelarut (olalitas 7m8 dirumuskan sebagai berikut "

(olalitas 7m8 E

berat solut 7gr8

1BBB erat pelarut

( solut 7gr)mol8 +tau " (olalitas 7m8 E mol solut 7mol8) 1 kg pelarut

Contoh " Larutan B,1 m Cu,3& berarti dibuat dari B,1 mol C5,3& yang dilarutkan dalam 1BBB gram atau 1 kg /23.

&. Fraksi mol % 9raksi mol adalah merupakan bagian dari mol zat terlarut atau pelarut terhadap mol larutan 7mol zat terlarut @ mol pelarut8. ila mol zat terlarut dinyatakan dengan n1 dan mol zat pelarut dinyatakan sebagai n2 maka"

- 9raksi mol 7bagian 8 dari mol zat terlarut dinyatakan sebagai " F1 E n1 ) n1 @ n2

- 9raksi mol 7bagian 8 dari mol pelarut dinyatakan sebagai " F2 E n2 ) n1 @ n2 dimana n1 @ n2 E n

'. ! mol % Dinyatakan sebagai fraksi mol F 1BBC. /ubungan antara C berat dan molalitas " /ubungan antara C berat dan molalitas dapat dirumuskan " m E +C) ( F 1BBB)71BB-+8C

dimana +C E C berat

GG. Konsentrasi yang dinyatakan sebagai perbandingan berat7massa8 atau mol solut ) 'olume larutan. (olaritas larutan 7(8 merupakan satuan konsentrasi yang menyatakan mol zat terlarut dalam 1 liter larutan . <umus "

g) (

F 1BBB)H

g (

E gram solut 7gr8 E berat molekul solut 7gr)mol8

5ntuk konsentrasi yang sangat kecil , biasanya dinyatakan dalam satuan mmol)liter. ,ebagai contoh untuk ion-ion yang terdapat dalam darah-7biasanya terdapat dalam !umlah sangat kecil8 digunakan satuan mmol)l, seperti untuk ion Da@ dalam darah dilaporkan &,$ mmol)liter. /ubungan molaritas 7(8 dengan densiti 7d8 serta C berat solut adalah sbb"

1B F d ) (

F C berat larutan

d H larutan

E massa solut 7gr8 ) 'olume larutan 7ml8 dan E berat larutan ) d larutan

Dormalitas 7 D 8 didefinisikan sebagai !umlah gram 7mol8 ekui'alen solut dalam 1 liter larutan. Dormalitas 7D8 E gram eki'alen ) H7lt8 E mol eki'alen)H7lt8 E mmol eki'alen )H7ml8 E g ) ; F 1BBB)H7ml8

dimana

g E berat solut 7gr8 H E 'olum larutan 7ml8 ; E ()n

dimana n E !umlah ion /@ atau 3/- , atau E muatan @ atau I yang bereaksi dengan pereaksi

Contoh " / 2,3& 2 /@ @ ,3&E

1 mol /2,3& 2 mol /@

6adi 1 mol eki'alen /2,3&

( /2,3& ) 2

Catatan " 1 mol eki'alen E 1 gram eki'alen E 1BBB mmol eki'alen

/ubungan Dormalitas 7D8 dengan molaritas 7(8, dapat dinyatakan sbb"

Dormalitas E n

(olaritas

mgC " satuan ini biasanya digunakan untuk satuan konsentrasi dalam klinis untuk menun!ukkan konsentrasi solut dalam larutan atau cairan tubuh yang sangat rendah. mgC didefinisikan sebagai !umlah mg solut dalam 1BB ml atau 1 dl larutan atau cairan tubuh. Contoh" ,uatu kondisi dehidrasi mempunyai kadar nitrogen urea darah $2C, artinya dalam kondisi tersebut terdapat $2 mg urea dalam 1BB ml atau 1 dl darah.