Anda di halaman 1dari 10

Presentasi MPKTA Dasar-Dasar Filsafat

Created by: Andhika Reza Akbar Annisa Nuria Chandra Darmawan Fauzi Dewantara Intan Prameswari Kezia

Pendahuluan

Tiga bidang filfasat untuk mengkaji pengetahuan:


Hubungan antara filsafat dengan pemngembangan karakter Filsafat mencakup: kegiatan berpikir, mencari kemungkinan lain dari situasi, menjaga kesetiaan, dan berani mengambil resiko

Etika Epistemologi Logika

Sejarah Filsafat
Pertama

ditemukan oleh Herodotus, kata filsafat berarti mencari pengetahuan. Phythagoras Penggunaan kata filsuf digunakan oleh beberapa penulis yunani, ada Xenophon dan Plato.

Pengertian Filsafat

Kata filsuf berasal dari kata Philosophos yang berarti pencinta kebijaksaan, filos berarti kebijaksanaan dan sophos berarti pecinta dari kata dasar sophia yang berarti cinta. Orang yang gagasan dan pemikirannya didasari oleh pengetahuan tentang kebenaran dan dapat mempertahankannya dengan argumentasi yang kuat patut disebut filsuf. Yang dilakukan oleh filsuf disebut filsafat. Filsafat : usaha manusia untuk memahami segala perwujudan secara kritis, radikal, dan sistematis.

Kritis

: berasal dari kata kritein yang berarti memilha-milah dan kritikos yang berarti kemampuan menilai. Radikal : berasal dari kata radiks yang berarti akar (mendalam). Sistematis : berasal dari kata sistema yang berarti keteraturan, tatanan dan saling keterkaitan.

Cabang- Cabang dan Aliran Filsafat.


Cabang dan aliran filsafat dibagi berdasarkan sistematika permasalahan yang ada. Ontologi - mengkaji mengenai suatu eksistensi, realitas serta kategori dasar keberadaan. - dibagi menjadi 2 : ontologi dalam arti khusus dan metafisika. Epistemologi - mengkaji mengenai teori tentang sumber, hakikat, dan batas-batas pengetahuan. - dibagi menjadi 4 cabang : epistemologi dalam arti sempit, filsafat ilmu, metodologi dan logika. Axiologi

- mengkaji pengalaman dan penghayatan dari perilaku manusia Cabang axiologi: etika dan estetika.

Aliran filsafat

Rasionalisme: berdasarkan akal Empirisme: Pengalaman sebagai sumber pengetahuan Kritisisme: Kritik terhadap rasionalisme dan empirisme Idealisme: Psikologi yang bersifat subyektif Vitalisme: Hidup tidak dapat dijelaskan secara mekanis Fenomenologi: mengkaji penampakan serta memandang gejala dan kesadaran selalu terkait

Alternatif Langkah Belajar Filsafat


Filsuf

berusaha memperoleh makna istilaistilah dengan cara melakukan analisis Setelah analisis, filsuf berusaha untuk memadukan hasil penyelidikan melalui aktivitas sintesis (analisis sintesis)

Langkah langkah umum


Memastikan adanya masalah yang diragukan kesempurnaannya Masalah umum terpecahkan dengan dua langkah: menguji prinsip kevalidan, dan menentukan sesuatu yang tak dapat diragukan kebenarannya Meragukan dan menguji secara rasional Menyarankan suatu hipotesis Menguji konsekuensi dengan verifikasi hasil Menarik simpulan mengenai masalah yang mengawali penyelidikan

Hubungan antar filsafat dengan tugas gambar