Anda di halaman 1dari 21

MINAT BELAJAR SISWA

A. Pengertian Minat Belajar Minat adalah kecenderungan jiwa yang tetap untuk

memperhatikan dan mengenang beberapa aktivitas atau kegiatan (Slameto, 1995) Seseorang yang berminat terhadap suatu aktivitas dan memperhatikan itu secara konsisten dengan rasa senang Menurut !artono (1995), minat merupakan moment"moment dari kecenderungan jiwa yang terarah secara intensi# kepada suatu obyek yang dianggap paling e#ekti# (perasaan, emosional) yang didalamnya terdapat elemen"elemen e#ekti# (emosi) yang kuat Minat juga berkaitan dengan kepribadian $adi pada minat terdapat unsur" unsur pengenalan (kogniti#), emosi (a#ekti#), dan kemampuan (konati#) untuk mencapai suatu objek, seseorang suatu soal atau suatu situasi yang bersangkutan dengan diri pribadi (%uchori, 19&5) %iologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang kehidupan Semua benda yang hidup menjadi obyek dari biologi 'leh karena itu biologi berobyekkan benda"benda yang hidup Maka cukup banyak ilmu"ilmu yang tergabung di dalamnya %iologi sebagai salah satu

bidang ilmu pengetahuan juga merupakan objek pada aspek minat (engan demikian, bidangbiologi dapat melahirkan reaksi perasaan senag, gembira, dan semangat belajar, begitu pula sebaliknya, tergantung dari kepribadian siswa sendiri apakah menaruh minat yang tinggi terhadap bidang biologi atau tidak ()hmadi, 199&) Menurut *ardjana (199+), minat merupakan kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu yang timbul karena kebutuhan, yang dirasa atau tidak dirasakan atau keinginan hal tertentu Minat dapat diartikan kecenderungan untuk dapat tertarik atau terdorong untuk memperhatikan seseorang sesuatu barang atau kegiatan dalam bidang" bidang tertentu (,ockmono, 199+) Minat dapat menjadi sebab sesuatu kegiatan dan sebagai hasil dari keikutsertaan dalam suatu kegiatan !arena itu minat belajar adalah kecenderungan hati untuk belajar untuk mendapatkan

in#ormasi, pengetahuan, kecakapan melalui usaha, pengajaran atau pengalaman (*ardjana, 199+) Menurut -ie (199&), minat berarti sibuk, tertarik, atau terlihat sepenuhnya dengan sesuatu kegiatan karena menyadari pentingnya kegiatan itu (engan demikian, minat belajar adalah keterlibatan sepenuhnya seorang siswa dengan segenap kegiatan pikiran secara

penuh perhatian untuk memperoleh pengetahuan dan mencapai pemahaman tentang pengetahuan ilmiah yang dituntutnya di sekolah Minat besar pengaruhnya terhadap aktivitas belajar Siswa yang berminat terhadap biologi akan mempelajari biologi dengan sungguh" sungguh seperti rajin belajar, merasa senang mengikuti penyajian

pelajaran biologi, dan bahkan dapat menemukan kesulitan.kesulitan dalam belajar menyelesaikan soal"soal latihan dan praktikum karena adanya daya tarik yang diperoleh dengan mempelajari biologi Siswa akan mudah mengha#al pelajaran yang menarik minatnya Minat berhubungan erat dengan motivasi Motivasi muncul karena adanya kebutuhan, begitu juga minat, sehingga tepatlah bila minat merupakan alat motivasi /roses belajar akan berjalan lancar bila disertai minat 'leh karena itu, guru perlu membangkitkan minat siswa agar pelajaran yang diberikan mudah siswa mengerti (*asnawiyah, 199+) !ondisi kejiwaan sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar 0tu berarti bahwa minat sebagai suatu aspek kejiwaan melahirkan daya tarik tersendiri untuk memperhatikan suatu obyek tertentu %erdasarkan hasil penelitian psikologi menunjukkan bahwa kurangnya minat belajar dapat mengakibatkan kurangnya rasa

ketertarikan pada suatu bidang tertentu, bahkan dapat melahirkan sikap penolakan kepada guru (Slameto, 1995) Minat merupakan salah satu #aktor pokok untuk meraih sukses dalam studi /enelitian"penelitian di )merika Serikat mengenai salah satu sebab utama dari kegagalan studi para pelajar menunjukkan bahwa penyebabnya adalah kekurangan minat (-ie, 199&) Menurut -ie (199&), arti penting minat dalam kaitannya dengan pelaksanaan studi adalah 1 1 Minat melahirkan perhatian yang serta merta 2 Minat memudahnya terciptanya konsentrasi 3 Minat mencegah gangguan dari luar + Minat memperkuat melekatnya bahan pelajaran dalam ingatan 5 Minat memperkecil kebosanan belajar belajar dalam diri sendiri Minat melahirkan perhatian spontan yang memungkinkan terciptanya konsentrasi untuk waktu yang lama dengan demikian, minat merupakan landasan bagi konsentrasi Minat bersi#at sangat pribadi, orang lain tidak bisa menumbuhkannya dalam diri siswa, tidak dapat memelihara dan mengembangkan minat itu, serta tidak mungkin berminat terhadap sesuatu hal sebagai wakil dari masing"masing siswa (-ie, 1995)

Minat dan perhatian dalam belajar mempunyai hubungan yang erat sekali Seseorang yang menaruh minat pada mata pelajaran tertentu, biasanya cenderung untuk memperhatikan mata pelajaran tersebut Sebaliknya, bila seseorang menaruh perhatian secara kontinyu baik secara sadar maupun tidak pada objek tertentu, biasanya dapat membangkitkan minat pada objek tersebut !alau seorang siswa mempunyai minat pada pelajaran tertentu dia akan memperhatikannya 4amun sebaliknya jika siswa tidak

berminat, maka perhatian pada mata pelajaran yang sedang diajarkan biasanya dia malas untuk mengerjakannya (emikian juga dengan siswa yang tidak menaruh perhatian yang pada mata pelajaran yang diajarkan, maka sukarlah diharapkan siswa tersebut dapat belajar dengan baik *al ini tentu mempengaruhi hasil belajarnya (!artono, 1995) Suatu minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan yang menunjukkan bahwa siswa lebih menyukai suatu hal daripada hal lainnya, dapat pula dimani#estasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas Siswa yang memiliki minat terhadap subjek tertentu

cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap subjek tersebut

10

Minat tidak dibawa sejak lahir melainkan diperoleh kemudian Minat terhadap sesuatu dipelajari sejak lahir melainkan diperoleh kemudian Minat terhadap sesuatu dipelajari dan mempengaruhi

belajar selanjutnya serta mempengaruhi penerimaan minat baru $adi minat terhadap sesuatu merupakan hasil belajar dan menyokong belajar selanjutnya walaupun minat terhadap sesuatu hal tidak merupakan hal yang hakiki untuk dapat mempelajari hal tersebut Mengembangkan minat terhadap sesuatu pada dasarnya adalah membantu siswa melihat bagaimana hubungan antara materi yang diharapkan untuk dipelajarinya dengan dirinya sendiri sebagai individu /roses ini berarti menunjukkan pada siswa bagaimana

pengetahuan atau kecakapan tertentu mempengaruhi dirinya, melayani tujuan"tujuannya, memuaskan kebutuhan"kebutuhannya %ila siswa menyadari bahwa belajar merupakan suatu alat untuk mencapai beberapa tujuan yang dianggapnya penting dan bila siswa melihat bahwa dari hasil dari pengalaman belajarnya akan membawa kemajuan pada dirinya, kemungkinan besar siswa akan berminat dan bermotivasi untuk mempelajarinya (engan demikian perlu adanya usaha"usaha atau pemikiran yang dapat memberikan solusi terhadap peningkatan minat belajar

11

siswa, utamanya dengan yang berkaitan dengan bidang studi biologi Minat sebagai aspek kewajiban bukan aspek bawaan, melainkan kondisi yang terbentuk setelah dipengaruhi oleh lingkungan !arena itu minat si#atnya berubah"ubah dan sangat tergantung pada individunya Minat belajar dapat diingatkan melalui latihan konsentrasi !onsentrasi merupakan aktivitas jiwa untuk memperhatikan suatu objek secara mendalam (apat dikatakan bahwa konsentrasi itu muncul jika seseorang menaruh minat pada suatu objek, demikian pula sebaliknya merupakan kondisi psikologis yang sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar di sekolah !ondisi tersebut amat penting sehingga konsentrasi yang baik akan melahirkan sikap pemusatan perhatian yang tinggi terhadap objek yang sedang dipelajari Minat sebagai salah satu aspek psikologis dipengaruhi oleh beberapa #aktor, baik yang si#atnya dari dalam (internal) maupun dari luar (eksternal) (ilihat dari dalam diri siswa, minat dipengaruhi oleh cita"cita, kepuasan, kebutuhan, bakat dan kebiasaan Sedangkan bila dilihat dari #aktor luarnya minat si#atnya tidak menetap melainkan dapat berubah sesuai dengan kondisi lingkungan 5aktor luar tersebut dapat berupa kelengkapan sarana dan prasarana, pergaulan dengan

12

orang tua dan persepsi masyarakat terhadap suatu objek serta latar belakang sosial budaya (Slameto, 1995) Menurut Slameto (1995), #aktor"#aktor yang berpengaruh di atas dapat diatasi oleh guru di sekolah dengan cara1 1 /enyajian materi yang dirancang secara sistematis, lebih praktis dan penyajiannya lebih berserni 2 Memberikan rangsangan kepada siswa agar menaruh perhatian yang tinggi terhadap bidang studi yang sedang diajarkan 3 Mengembangkan kebiasaan yang teratur + Meningkatkan kondisi #isik siswa 5 Memepertahankan cita"cita dan aspirasi siswa 6 Menyediakan sarana oenunjang yang memadai Minat belajar membentuk sikap akademik tertentu yang bersi#at sangat pribadi pada setiap siswa 'leh karena itu, minat belajar harus ditumbuhkan sendiri oleh masing"masing siswa /ihak lainnya hanya memperkuat dan menumbuhkan minat atau untuk memelihara minat yang telah dimiliki seseorang (,oekmono, 199+) Minat berkaitan dengan nilai"nilai tertentu 'leh karena itu, merenungkan nilai"nilai dalam aktivitas belajar sangat berguna untuk membangkitkan minat Misalnya belajar agar lulus ujian, menjadi

13

juara, ahli dalam salah satu ilmu, memenuhi rasa ingin tahu mendapatkan gelar atau memperoleh pekerjaan (engan demikian minat belajar tidak perlu berangkat dari nilai atau motivasi yang muluk"muluk %ila minat belajar didapatkan pada gilirannya akan menumbuhkan konsentrasi atau kesungguhan dalam belajar

(Sudarnoto, 199+) ,oekmono (199+), mengemukakan 5 butir moti# yang penting yang dapat dijadikan alasan untuk mendorong tumbuhnya minat belajar dalam diri seorang siswa yiatu 1 1 Suatu hasrat untuk memperoleh nilai"nilai yang lebih baik dalam semua mata pelajaran 2 Suatu dorongan batin untuk memuaskan rasa ingin tahu dalam satu atau lain bidang studi 3 *asrat siswa untuk meningkatkan siswa dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan pribadi + *asrat siswa untuk menerima pujian dari orang tua, guru atau teman"teman 5 -ambaran diri dimasa mendatang untuk meraih sukses dalam suatu bidang khusus tertentu

14

%eberapa langkah untuk menimbulkan minat belajar menurut (Sudarnoto, 199+), yaitu 1 1 Mengarahkan perhatian pada tujuan yang hendak dicapai 2 Mengenai unsur"unsur permainan dalam aktivitas belajar 3 Merencanakan aktivitas belajar dan mengikuti rencana itu + /astikan tujuan belajar saat itu misalnya7 menyelesaikan /8 atau laporan 5 (apatkan kepuasan setelah menyelesaikan jadwal belajar 6 %ersikaplah positi# di dalam menghadapi kegiatan belajar 9 Melatih kebebasan emosi selama belajar

B.

Faktor yang Mempengaru i Minat Si!"a Belajar IPA# Biologi Menurut )bdullah (19&9), ada beberapa yang mempengaruhi

minat sesorang terhadap mata pelajaran tertentu, termasuk dalam mata pelajaran 0/)"biologi Secara keseluruhan #aktor tersebut digolongkan dalam dua kelompok besar, yaitu #aktor eksternal (#aktor yang berasal dari luar diri siswa) dan #aktor internal (#aktor yang berasal dari dalam diri siswa)

15

(ari beberapa #aktor yang dapat mempengaruhi minat siswa dalam mata pelajaran 0/)"%iologi, yang menjadi bahan kajian dalam penelitian ini adalah #aktor kurikulum, #aktor dari dalam diri siswa, #aktor metode mengajar, #aktor guru, serta sarana dan prasarana :ntuk lebih jelasnya, pengaruh dari masing"masing #aktor tersebut minat belajar 0/)"%iologi siswa dapat diuraikan sebagai berikut 1

a. Faktor $urikulum )rah pengembangan pengajaran mata pelajaran 0/)"%iologi pada masa mendatang tidak dapat terlepas dari tujuan dan #ungsi kurikulum yang berlaku saat ini, yaitu kurikulum 199+ /ada !urikulum 199+ terdapat beberapa #ungsi pelajaran 0/)"%iologi khususnya di tingkat Sekolah (asar, adalah 1 1 Membantu siswa memahami konsep"konsep 0/)"%iologi 2 Membantu mengembangkan sikap ilmiah dalam memecahkan masalah yang dihadapi sehari"hari 3 Membantu menggunakan dan mengembangkan keterampilan proses dalam mempelajari konsep"konsep 0/)"%iologi

16

Membantu siswa dalam menerapkan konsep"konsep 0/)"%iologi yang dibantu ilmu dasar lainnya dan dikembangkan dalam teknologi

Membantu siswa memahami keteraturan kehidupan makhluk hidup sehingga menimbulkan rasa kagum dan cinta kepada )llah ;ang Maha !uasa

Membantu persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi

Meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup

%. Faktor &ari &alam 'iri Si!"a Siswa adalah sekelompok manusia yang akan diajar, dibimbing, dan dibina menuju pencapaian tujuan belajar yang ditentukan Siswa juga mempunyai peranan dalam proses belajar mengajar (alam pelaksanaan proses belajar mengajar terjadi interaksi antara guru dan siswa, dan antara siswa yang satu dengan siswa yang lainnya, yaitu terjadinya saling tukar in#ormasi dan pengalaman mengarah kepada interaksi proses belajar mengajar yang optimal ()li, 1993)

17

/roses

belajar

mengajar

menurut

konsep

ini,

siswa

menggunakan seluruh kemampuan dasar yang memilikinya sebagai dasar untuk melakukan berbagai kegiatan agar memperoleh prestasi belajar yang optimal (alam hal ini, #ungsi guru dalam proses belajar mengajar seperti diungkapkan oleh Sardiman (1992) adalah 1 1 Mencari perangsang atau motivasi agar siswa mau melakukan satu tujuan tertentu 2 Mengarahkan seluruh kegiatan belajar kepada suatu tujuan tertentu 3 Memberi dorongan agar siswa mau melakukan seluruh kegiatan yang mampu dilakukan untuk mencapai tujuan

(. Faktor Meto&e Mengajar Mengajar atau mentrans#er ilmu dari guru kepada siswa memerlukan suatu teknik atau metode tertentu Metode tersebut dengan istilah metode mengajar (alam dunia pendidikan telah dikenal berbagai metode mengajar yang dapat digunakan (i sekolah atau lembaga pendidikan tertentu terdapat banyak mata pelajaran dan tiap mata pelajaran mempunyai tujuan"tujuan

tersendiri :ntuk mencari tujuan tersebut setiap guru harus memilih

18

metode mengajar yang manakah yang paling tepat untuk mata pelajaran atau pokok bahasan yang akan diajarkannya *al tersebut disebabkan karena tidak semua pokok bahasan cocok untuk diterapkan satu mata pelajaran atau pokok bahasan 'leh karena itu, guru yang mampu menggunakan dalam berbagai proses metode pengajaran akan dan dapat

menerapkannya

belajar

mengajar

meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa (8oestiyah, 1993)

&. Faktor )uru -uru merupakan jabatan atau pro#esi yang memerlukan keahlian khusus /ekerjaan ini tidak bisa dilakukan oleh seseorang tanpa memiliki keahlian sebagai guru :ntuk menjadi seorang guru, diperlukan syarat"syarat khusus, apa lagi seorang guru yang pro#esional yang harus menguasai seluk beluk pendidikan dan mengajar dengan berbagai ilmu pengetahuan lainnya yang perlu dikembangkan melalui masa pendidikan tertentu -uru merupakan unsur penting dalam keseluruhan sistem pendidikan 'leh karena itu peranan dan kedudukan guru dalam meningkatkan mutu dan kualitas anak didik perlu diperhitungkan dengan sungguh"sungguh Status guru bukan hanya sebatas pegawai

19

yang hanya semata"mata melaksanakan tugas tanpa ada rasa tanggung jawab terhadap disiplin ilmu yang diembannya (alam pendidikan itu, guru mempunyai tiga tugas pokok yang dapat dilaksanakan sebagai berikut 1 1) <ugas pro#esional <ugas pro#esional ialah tugas yang berhubungan dengan pro#esinya <ugas pro#esional ini meliputi tugas mendidik, mengajar, dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai"nilai hidup Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, sedangkan melatih berarti mengembangkan

keterampilan 2) <ugas manusiawi <ugas manusiawi adalah tugas sebagai manusia (alam hal ini baik guru mata pelajaran 0/)"%iologi maupun guru mata pelajaran lainnya bertugas mewujudkan dirinya untuk merealisasikan seluruh potensi yang dimilikinya -uru di sekolah harus dapat menjadikan dirinya sebagai orang tua kedua 0a harus mampu menarik simpatik sehingga ia menjadi idola siswa (i samping itu trans#ormasi diri terhadap kenyataan di kelas atau di masyarakat perlu dibiasakan,

20

sehingga setiap lapisan masyarakat dapat mengerti bila menghadapi guru 3) <ugas kemasyarakatan <ugas kemasyarakatan ialah guru sebagai anggota masyarakat dan warga negara seharusnya ber#ungsi sebagai pencipta masa depan dan penggerak kemampuan %ahkan keberadaan guru merupakan #aktor penentu yang tidak mungkin dapat digantikan oleh komponen manapun dalam kehidupan bangsa sejak dulu terlebih"lebih pada masa kini (i samping ketiga tugas pokok tersebut diatas, menurut Muhtar (1992), guru juga berperan sebagai 1 a) 5asilitator perkembangan siswa !emampuan dan potensi yang dimiliki siswa tidak mungkin dapat berkembang dengan baik apabila tidak mendapat rangsangan dari lingkungannya (alam suasana sekolah, guru diharapkan dengan siswa secara individual telah mempunyai kemampuan dan potensi itu (engan kata lain mempunyai peranan sebagai #asilitator dalam mengantarkan siswa ke arah hasil pendidikan yang tinggi mutunya b) )gen pembaharuan

21

!ehidupan

manusia

merupakan

serangkaian

perubahan"

perubahan yang nyata /erkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era globalisasi ini mengalami kepesatan yang melangit (alam hal ini, guru dituntut untuk tanggap terhadap perubahan dan dituntut untuk bertugas sebagai agen pembaharuan dan mampu menularkan kreati#itas dan kesiapan mental siswa c) /engelola kegiatan proses belajar mengajar -uru dalam hal ini bertugas mengarahkan kegiatan belajar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran 'leh karena itu dalam menyajikan materi pelajarannya -uru berperan dan bertugas sebagai pengelola proses belajar mengajar d) /engganti orang tua di sekolah -uru dalam hal ini harus dapat menggantikan orang tua siswa apabila siswa sedang berada di sekolah (alam melaksanakan tugasnya sebagai pengganti orang tua, guru"guru harus mampu menghayati hubungan kasih sayang seorang bapak atau seorang ibu terhadap anaknya 'leh karena itu, guru mampu mengenal suasana siswa di rumah atau dalam keluarganya e 5aktor Sarana dan /rasarana

22

Sarana pengajaran

dan

prasarana #asilitas

sangat gedung

menunjang sekolah,

keberhasilan perpustakaan,

misalnya

laboratorium, alat peraga dan lain"lain /enggunaan alat peraga dalam proses belajar mengajar mempunyai #ungsi utama (4asution, 199=), yaitu 1 1 Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersi#at verbalistis hanya dalam bentuk kata"kata atau lisan belaka 2 Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, daya indra seperti objek terlalu besar dapat digantikan dengan gambar, #ilm, atau model 3 (engan menggunakan media pengajaran secara tepat dan bervariasi dapat diatasi sikap pasi# siswa, dan + (engan sikap yang unik untuk tiap siswa dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum materi pelajaran yang ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru akan banyak mengalami kesulitan jika harus diatasi sendiri

*. Meningkatkan Minat Si!"a &alam Belajar Mengajar Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri dengan sesuatu di luar diri Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar minat yang timbul Menurut

23

Slameto (19&&), suatu minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan yang menunjukkan bahwa siswa lebih menyukai suatu hal daripada hal lainnya (apat pula dimani#estasikan melalui partisipasi dalam suatu akti#itas Siswa yang minat terhadap objek tertentu cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap subyek tersebut Minat tidak dibawa sejak lahir melainkan diperoleh kemudian Minat terhadap sesuatu yang dipelajari dan mempengaruhi belajar selanjutnya serta mempengaruhi penerimaan minat"minat baru $adi minat terhadap sesuatu merupakan hasil belajar dan menyokong belajar selanjutnya >alaupun minat terhadap sesuatu hal tidak

merupakan hal yang hakiki untuk dapat mempelajari hal tersebut )sumsi umum menyatakan bahwa minat akan membantu seseorang mempelajari sesuatu (Slameto, 19&&) Mengembangkan minat siswa terhadap mata pelajaran 0/)" %iologi pada dasarnya adalah membantu siswa melihat bagaimana hubungan antara materi yang diharapkan untuk dipelajari dengan dirinya sendiri sebagai individu /roses ini berarti menunjukkan pada siswa bagaimana pengetahuan atau kecakapan tertentu mempengaruhi dirinya, melayani tujuan"tujuannya, dan memuaskan kebutuhan"

24

kebutuhan %ila siswa menyadari bahwa belajar merupakan alat untuk mencapai beberapa tujuan yang dianggapnya penting, dan bila siswa bahwa hasil dari pengalaman akan membawa kemajuan pada dirinya kemungkinan besar ia akan berminat dan bermotivasi untuk mempelajarinya %eberapa ahli pendidikan berpendapat bahwa cara yang paling e#ekti# untuk membangkitkan minat pada pada suatu subyek yang baru adalah dengan menggunakan minat"minat siswa yang telah ada (Slameto, 19&&) (i samping meman#aatkan minat yang telah ada, <anner (1995, dalam Slameto, 19&&) menyarankan agar para pengajar juga berusaha membentuk minat"minat baru pada diri sendiri 0ni dapat dicapai dengan jalan memberikan in#ormasi kepada siswa mengenai hubungan antara suatu bahan pengajaran yang akan diberikan dengan bahan pelajaran yang lalu, menguraikan kegunaannya bagi siswa di masa yang akan datang 8oijjakkers (19&=, dalam Slameto, 19&&) berpendapat bahwa untuk menimbulkan minat"minat baru, dapat dicapai dengan cara menghubungkan bahan pengajaran dengan berita sensasional yang sudah diketahui kebanyakan siswa %ila usaha"usaha di atas tidak berhasil, pengajar dapat memakai insenti# dalam usaha mencapai tujuan pengajaran 0nsenti# merupakan

25

alat yang dipakai untuk membujuk seseorang agar melakukan sesuatu yang tidak mau dilakukannya atau yang tidak dilakukannya dengan baik Studi"studi eksperintal menunjukkan bahwa siswa"siswa yang secara teratur dan sistematis diberi hadiah karena telah bekerja dengan baik atau karena perbaikan dalam kualitas pekerjaannya, cenderung bekerja lebih baik daripada siswa yang dimarahi atau dikritik karena pekerjaannya yang buruk atau tidak ada kemajuan Menghukum siswa karena hasil kerjanya yang buruk kurang e#ekti#, bahkan hukuman yang terlalu kuat akan sering menghambat proses belajar tetapi hukuman yang ringan masih lebih baik daripada tidak perhatian sama sekali *endaknya para pengajar bertindak bijaksana dalam menggunakan insenti# 0nsenti# apapun yang dipakai perlu disesuaikan dengan diri siswa masing"masing (Slameto, 19&&)