Anda di halaman 1dari 8

ALAM SEMESTA Alam semesta atau jagad raya didefinisikan sebagai ruang-waktu dimana semua energi dan materi

berkumpul. Massa dan energi yang berada di alam semesta terdiri atas 73% energi gelap !3% materi gelap dingin dan "% at#m. Alam semesta mungkin mempunyai $%$$ galaksi dimana tiap-tiap galaksi mempunyai $%$$ bintang yang tersebar dengan masing-masing bintang memiliki $%&7 at#m 'idr#gen. (lmu yang mempelajari tentang alam semesta disebut k#sm#l#gi. )ara ilmuwan sejak lama mengajukan gagasan ba'wa alam semsta adala' statis tidak memiliki awal dan ak'ir se'ingga tak ada pen*iptaan atau sang )en*ipta. Lalu pada ta'un $+!7 mun*ul te#ri pen*iptaan alam semsta yang lain yaitu big bang. Te#ri ini mempunyai saingan yaitu te#ri keadaan stabil te#ri ba'wa alam semesta itu statis. SE,A-A. TE/-( 0EA1AA2-TETA) 3STEA14 STATE T.E/-45 Ta'un $+"6 te#ri kedaan-tetap atau te#ri alam semesta tak ter'ingga di*etuskan #le' 7red .#yle T'#mas 8#ld dan .ermann 9#ndi sebagai alternatif dari te#ri ledakan besar 39ig 9ang t'e#ry5. Te#ri ini tidak lebi' dari perpanjangan pa'am materialistis abad ke $+ yang mengabaikan adanya sang )en*ipta dan m#del semesta yang tanpa batas. Menurut m#del ini ketika alam semesta mengembang materi baru terus-menerus mun*ul dengan sendirinya dalam jumla' tepat se'ingga alam semesta berada dalam :keadaan-stabil;. 8alaksi baru yang ter*iptakan dari materi baru ini akan membuat jagat raya tampak sama sepanjang masa. <ntuk memperta'ankan kerapatan jagat raya k#nstan laju pen*iptaan materi *ukup ke*il yakni satu at#m 'idr#gen per sentimeter kubik setiap $ milyar ta'un. 1engan kata lain alam semesta menurut te#ri ini adala' statis=tetap tidak permulaan atau ak'ir. >alaupun mereka mengakui ba'wa alam semesta berekspansi namun mereka menyatakan ba'wa alam semesta akan tetap sama keli'atannya sampai kapanpun. Te#ri ini segera runtu' dan tidak banyak penggemarnya ketika ditemukan radiasi latar belakang k#smik. SE,A-A. TE/-( LE1A0A2 9ESA- 39(8 9A28 T.E/-45 Ta'un $+!! fisikawan -usia Ale?andre 7riedmann meng'asilkan per'itungan yang menyatakan struktur alam semesta tidak statis dan impuls ke*il mungkin *ukup membuat alam semesta mengerut atau mengembang sesuai Te#ri -elati@itas Einstein. 9erdasarkan per'itungan 7riedman ta'un $+!7 )astur 0at'#lik 9elgia 8e#rges Lemaitre menyatakan ba'wa alam semesta mempunyai permulaan dan mengalami pengembangan. (a mengusulkan ba'wa alam semesta dimulai dengan at#m primitif. Ta'un $+!+ Edwin .ubble menemukan ba'wa ada galaksi lainnya selain galaksi 9imasakti 3Milky >ay5 dan ba'wa semua galaksi itu mengalami pergeseran mera'. )ergeseran mera' dimaksudkan ba'wa *a'aya bintang-bintang dan galaksi mendekati spektrum mera' dengan kata lain mereka menjau'i pengamat dan ba'kan saling menjau'i satu sama lain. ,ika galaksigalaksi yang sekarang saling menjau' satu sama lain maka dulunya mereka berdekatan dan berkumpul pada suatu titik massa yang mampat disebut dengan :@#lume n#l; atau :singularitas; yang ak'irnya meledak dan mengembang. Ledakan ini disebut Ledakan 9esar.

9(8 9A28 AS STEA14 STATE )er'atikan perbedaan te#ri tentang alam semesta ini mulai dari keyakinannya. Te#ri steady state yang mengunggulkan alam semesta statis pastila' bersifat at'eis semestara te#ri 9ig 9ang mengakui permulaan alam semesta bersifat t'eis 3mengakui adanya Tu'an5 lagipula pen*etusnya merupakan pastur 0at'#lik. Lalu per'atikan ba'wa kedua 'ip#tesis ini melanggar 'ukum kekekalan energiB adanya pen*iptaan sejumla' besar materi dengan kerapatan ke*il pada 'ip#tesis pertama dan adanya kerapatan tak ter'ingga pada 'ip#tesis pertama. ALAM SEMESTA STAT(S 1A2 -ELAT(A(TAS <M<M )andangan ba'wa alam semesta statis berta'an dari abad $7 dari masa 2ewt#n 'ingga generasi abad !% yaitu Einstein. Se'arusnya 2ewt#n menyadari ba'wa suatu waktu alam semesta 'arus mengerut akibat gra@itasi. Sama ketika Einstein menyadari ba'wa alam semesta tak mungkin statis menurut te#ri relati@itas yang ditemukannya. 9erbeda dengan Ale?andre 7riedmann yang menerima relati@itas umum apa adanya dan siap menyatakan ba'wa alam semesta punya awal bersama 8e#rge Lemaitre Einstein meruba' persamaan-persamaannya dengan menamba'kan 0#nstanta 0#sm#l#gis yaitu gaya antigra@itasi yang mengimbangi gra@itasi semua materi dalam jagat raya tertanam dalam jalinan ruang waktu. Setela' penemuan .ubble Einstein sadar ba'wa k#nstanta itu tak ada gunanya maka disebutnya itu sebagai :keb#d#'annya yang terbesar;. 9erikut ini 0#ntanta 0#sm#l#gi3C5 dalam persamaan relati@itas umum D M/1EL ALAM SEMESTA 0LAS(0 7riedmann mengemukakan dua pengandaian seder'ana mengenai alam semesta ba'wa alam semesta akan tampak identik kemanapun #rang memandang dan sifat itu tetap sama darimanapun #rang memandang. Maka sebenarnya tak ada se#rangpun yang ber'arap ba'wa alam semesta itu statis. Ada 3 m#del alam semesta menurut pengandaian 7riedmann. M#del pertama yaitu alam semesta berawal dari ledakan besar dan terus memuai *ukup lambat se'ingga gra@itasi akan meng'entikan pemuaian seterusnya galaksi-galaksi akan saling mendakati se'ingga alam semesta mengerut dan terjadi kebalikan dari ledakan besar suatu pen*iutan besar 39ig Erun*' seperti runtu'nya bintang ke dalam lubang 'itam namun dalam skala yang besar5. M#del kedua yaitu alam semesta memuai begitu *epat se'ingga gra@itasi 'anya bisa mengerem sedikit. Mula-mula alam semesta diawali dengan ledakan besar dan terus memuai dengan laju yang tetap. M#del ketiga adala' dimana alam semesta memuai tepat 'ingga mampu berkelit dari gra@itasi untuk meng'indari pen*iutan da'syat. M#del 7riedmann yang pertama menyatakan ba'wa alam semesta itu tidak ter'ingga dalam ruang namun ruang itu tidak punya tapal batas. 8ra@itasi membuat ruang itu membengk#k ke ara' dalam seperti permukaan b#la dengan 3 dimensi. 2amun dalam m#del ini rentang ruang punya batas. 1imensi keempat waktu juga rentangnya terbatas seperti sep#t#ng garis dengan awal dan ak'ir. M#del kedua 7riedmann menyatakan ba'wa alam semesta memuai selamanya se'ingga bentung ruang melengkung ke ara' lain seperti permukaan pelana dan tidak ter'ingga. M#del ketiga 7riedmann dengan laju pemuaian yang kritis ruang itu datar dan tidak ter'ingga.

)-/SES LE1A0A2 9ESA- ME2<-<T ME0A2(0A 0<A2T<M Semua m#del klasik 7riedmann berawal dari suatu rapatan alam semesta kira-kira $%-!% milyar ta'un yang lalu. Mekanika kuantum tela' melangka' jau' mendekati tF% sesaat sebelum ledakan besar. )ada waktu )lan*k $%-"3s su'u kerapatan dan kelengkungan ruang-waktu alam semesta tak ter'ingga besarnya. Apapun yang terjadi sebelum waktu )lan*k tak ada pengaru'nya bagi alam semesta yang terbentuk karena prediktabilitasnya akan runtu' seketika ledakan besar terjadi. Suatu singularitas ledakan besar yang tak ter'ingga panasnya 'ingga berbentuk radiasi 3karena EGp* maka materi sama dengan radiasi5 dan membentuk segala ma*am partikel elementer ma*am Huark pr#t#n neutr#n p'#t#n elektr#n neutrin# kl#p dengan s#bat antipartikelnya. 1alam meng'adapi singularitas ini semua te#ri fisika serta kemampuan untuk meramal masa depan akan lulu' lantak termasuk relati@itas umum. Enta' kenapa terjadi asimetri antara antipartikel dengan partikelnya se'ingga ketika tF$%-I dan su'u men*apai $ & J $%$3 0 semua antipartikel dan 'ampir semua partikel saling bunu'-membunu'. Ledakan besar yang didefinisikan dalam mekanika kuantum adala' pemusna'an masal antipartikel dan partikelnya meng'asilkan sejumla' besar p'#t#n energi tinggi. $ detik sesuda' ledakan besar su'u alam semesta berkisar antara $ & J $%$% 0 'ingga I J $%+ 0. 4ang tersisa 'anya sangat sedikit partikel elementer. 2eutrin# dan antineutrin# tidak lagi memusna'kan karena energinya suda' turun se'ingga mereka enggan berinteraksi dengan materi dan mereka pun berpisa' jalan 3neutrin# de*#upling5. 0erapatan neutrin# dan p'#t#n 'ampir sama besar sampai alam semesta mengembang su'u keduanya terus menurun. 2eutrin# latar belakang k#smik mikr# lebi' renda' daripada gel#mbang mikr# p'#t#n latar belakang k#smik atau radiasi gel#mbang mikr# latar belakang k#smik sebab selagi neutrin# mendingin p'#t#n 'arus berpanasa-panasan akibat pr#ses pemusna'an pasangan. Saat tFI s alam semesta men*apai ta'ap dimana reaksi inti atau gaya nuklir kuat sangat penting. 1engan kedatangan pr#t#n dan neutr#n maka reaksi inti dalam pembentukan deuterium yaitu nKpLdKM <ntuk ter*ipta banyak deuterium p'#t#n 'arus mendingin men*apai ! !! MeAdan su'u TF ! & J $%$% 0. )ada tF!!& su'u alam semesta berada di bawa' $%+ 0 se'ingga terjadi reaksi pembentukan deuterium 'idr#gen dan 'elium D d K p L 3.e d K n L 3. 3.e K n L ".e 3. K p L ".e Energi pembentukan inti 3.e dan 3. adala' & "+ MeA dan I !I MeA. Ta'ap ak'ir pembentukan inti berat yaitu dengan pembentukan .e. )ada t F !!& s $7 neutr#n yang ada sejak t F I s suda' mengalami peluru'an beta 'ingga menjadi $! persen dan jumla' pr#t#n meningkatkan menjadi 66 persen.0arena massa 'elium sekitar " kali massa 'idr#gen maka !" persen massa alam semesta adala' massa 'elium. Segera alam semesta purba menjalani masa pendinginan panjang yang sepi dan gaya nuklir kuat pun tidak begitu penting. Ta'ap ak'ir e@#lusi alam semesta purba adala' pembentukan at#m 'idr#gen dan 'elium netral dari inti p d 3.e dan ".e

serta elektr#n bebas. <ntuk kasus 'idr#gen energi p'#t#n 'arus dibwa' $3 I eA sebab jika kurang at#m yang terbentuk akan dii#nkan #le' radiasi. 0arena ada sekitar $%6 p'#t#n untuk setiap pr#t#n maka pr#t#n itu 'arus menunggu 'ingga t F $I% %%% ta'un dan T F II%% 0 sampai energi radiasinya turun. 1engan terbentuknya at#m netral maka tak ada lagi partikel bermuatan yang tersisa dalam alam semesta sekaligus radiasi terlalu lema' untuk mengi#nkan at#m maka ta'ap ini adala' dimana radiasi dan materi putus 'ubungan 3de*#upling5 se'ingga gaya elektr#magnetik tidak penting lagi. Selang $" +++3 J $%+ ta'un tak ada peristiwa yang mengesankan dan semuanya berjalan serba sepi. 7luktuasi kerapatan 'idr#gen dan 'elium merangsang terjadinya k#ndensasi galaksi dan la'irnya bintang generasi pertama. )esta kembang api terp#puler sejagat raya supern#@a meng'amburkan materi bintang yang mati untuk membentuk bintang generasi kedua dan sebagian membentuk planet. )E2(288ALA2 9(8 9A28 2E<T-(2/ LATA- 9ELA0A28 0/SM(0 2eutrin# mengalami pregeseran mera' dengan su'u lebi' renda' daripada p'#t#n sekitar ! 0. 0erapatan neutrin# awal kurang lebi' sama dengan kerapatan p'#t#n sekitar $%6 =m3. 8EL/M9A28 8-AA(TAS( 0etika materi terbentuk dan ketika materi-antimateri saling memusna'kan di'asilkan radiasi gra@itasi seperti radiasi elektr#magnet. -adiasi gra@itasi juga mengalami pergeseran mera' yang *ukup besar dan tetap ada di alam semesta. 0EL(M)A.A2 .EL(<M 0arena materi terus bereinkarnasi membentuk materi baru mungkin materi itu mengalami amnesia t#tal akan peristiwa 9ig 9ang. 0elimpa'an 'elium sekitar !&3% persen mendekati taksiran kasar !" persen. 0elimpa'an 'elium awal sangat ditentukan ketika Huark dan antiHuark dibentuk bersama-sama. 0arena Huark dan antiHuarknya punya I jenis yaitu t#p *'armed b#tt#m up d#wn strange dengan 3 warna blue green red maka kelimpa'an 'elium yang diamati tidak sama dengan perkiraan !& persen. L<9A28 .(TAM M(2( 0erapatan energi dan materi tak ter'ingga besarnya memungkinkan terbentuknya sejumla' lubang 'itam denga massa lebi' ke*il dari $ gram. 2amun belum ada lubang 'itam mini yang perna' diamati. )E-8ESE-A2 ME-A. 0/SM/L/8(S 9ukti-bukti ba'wa perna' terjadi suatu ledakan besar yaitu dengan adanyaradiasi latar belakan gel#mbang mikr# yang ditemukan #le' Arn# )enNias dan -#bert >ils#n ta'un $+I& di 9ell Telep'#ne Lab#rat#ries. Mereka menemukan ba'wa gel#mbang mikr# ini selalu sama kuatnya ba'kan tidak perna' beruba' walaupun p#sisi detekt#rnya beruba'. 9ukti lainnya yaitu pergeseran mera' pada semua galaksi bintang dan #bjek bernama Huasar atau Huasi-stellar radi# s#ur*e. /bjek ini bisa disebut #bjek serupa bintang peman*ar radi# tapi b#'#ngan karena pergeseran mera'nya besar dan meng'asilkan gel#mbang radi# yang kuat. 2amun bisa juga Huasar ini mengalami pergeseran mera' gra@itasi artinya #bjek ini sangat ke*il namun yang menyebabkan pergeseran mera'nya adala' medan

gra@itasi yang begitu kuat. )ergeseran mera' yang terjadi pada semua galaksi dan bintang berbanding lurus dengan jarak #bjek tersebut dengan pengamat. )ersamaan yang mengungkapkan pergeseran mera' sebagi bagian dari alam semesta yang mengembang disebut 'ukum .ubble D A F .d 1imana @ adala' laju galaksi dari pergeseran mera'nya dan d adala' jaraknya dari pengamat. 0#nstanta . adala' tetapan . yang selalu beruba' dalam &% ta'un belakangan namun . sekitar 7&km=s=Mp* dengan #rde ketidakpastian O !% persen. )* atau parse* adala' ukuran jarak pada skala k#smik. Satu parse* adala' jarak yang berkaitan dengan satu detik busur paralaks. 2amun *ukup sulit menentukan jarak suatu bintang atau galaksi karena tak se#rangpun ta'u apaka' itu #bjek terang yang jau' sekali atau #bjek redup yang dekat sekali. 1alam pergeseran mera' k#sm#lgis tak ada titik pusat dimana galaksi dan bintang saling menjau' bagaikan bal#n bertitik yang ditiup. 0etika bal#nnya mengembang maka titiktitik itu saling berjau'an tapi tak satupun titik dianggap sebagai pusat pengembangan. 8A4A-8A4A <2(AE-SAL Terdapat " gaya yang berpengaru' besar dalam alam semesta. Mulai dari gaya yang terlema' gra@itasi elektr#magnet nuklir lema' dan nuklir kuat. 0emungkinan ada gaya kelima yang berurusan dengan asimetri materi-antimateri sesaat sebelum ledakan besar disebut gaya ma'alema'. 8aya pertama yang berperan penting adala' gra@itasi. 8ra@itasi adala' gaya terlema' dibanding gaya lainnya dan tidak ada menariknya jika seandainya gaya ini tidak bersifat selalu tarik-menarik dan dapat bekerja pada jarak jau'. 0etiga gaya lainnya bersifat jarak pendek dan saling meniadakan. Menurut ka*amata mekanika kuantum dalam urusan gar@itasi gaya antar partikel materi diemban #le' partikel maya spin ! bernama gra@it#n. 8ra@it#n tidak bermassa se'ingga gaya yang diembannya berjangkau panjang. 8aya gra@itasi antara mata'ari dan bumi terjadi karena mata'ari dan bumi tukar-menukar gra@it#n antara partikel yang menyusun mereka berdua. 0arena pertukaran ini bumi mengelilingi mata'ari. 8aya berikutnya yaitu gaya elektr#magnetik yang berinteraksi dengan partikel bermuatan elektrik. 8aya ini jau' lebi' kuat daripada gra@itasi gaya elektr#magnetik antar ! elektr#n sekitar $%"! kali lebi' besar daripada gra@itasi. 8aya elektr#magnetik dalam skala at#m besar pengaru'nya karena gaya int membuat elektr#n yang bermuatan negatif mengelilingi inti at#m bermuatan p#sitif. Mekanika kuantum menganggap ba'wa tarikan atau t#lakan elektr#magnetik disebabkan #le' pertukaran besar-besaran partikel nirmassa maya berspin $ disebut p'#t#n maya. 2amun bila elektr#n bermigrasi ke garis edar lain dan dipan*arkan energi akan dipan*arkan p'#t#n nyata. 8aya berikutnya yaitu gaya nuklir lema'. 8aya ini menimbulkan radi#akti@itas dan bekerja pada semua partikel materi berspin $=! namun tidak pada partikel berspin % $ dan ! seperti p'#t#n dan gra@it#n. 8aya terak'ir disebut gaya nuklir kuat yang bekerja mempersatukan Huark-Huark dalam pr#t#n neutr#n dan elektr#n dan pr#t#n dan neutr#n dalam inti at#m. Mekanika kuantum yakin ba'wa gaya ini diemban #le' partikel berspin $

bernama glu#n dan 'anya berinteraksi dengan dirinya dan Huark. 8aya ini bersifat *#nfinement atau mengurung sebab tak ada se#rang pun membiarkan Huark tunggal bebas dan sendirian pula keluyuran kemana-mana. 0arena Huark berwarna maka glu#n 'arus mengurung Huark berwarna 'ijau mera' biru untuk membentuk puti' triplet yang menyusun pr#t#n dan neutr#n. Mes#n merupakan triplet tidak stabil karena Huark dan antiHuark dikurung jadi satu. )ernika'an gaya elektr#magnetik dengan gaya nuklir kuat mend#r#ng upaya untuk menyatukan keduanya dengan gaya nuklir kuat dan meng'asilkan keturunan yang disebut adite#ri terpadu 3general unified t'e#ry 8<T5. Anak yang besar kepala ini sebenarnya belum ada apa-apanya karena gra@itasi belum dimasukkan kedalamnya walaupun sekrang mun*ul te#ri superstring yang menyatukan elektr#magnetik nuklir dan gara@itasi. Lalu te#ri ini juga tidak lengkap karena mngandung sejumla' nilai yang parameternya tak bisa diramalkan begitu saja namun dipili' agar *#*#k dengan eksperimen. (ntinya D gaya nuklir kuat melema' pada energi tinggi sebaliknya gaya elektr#magnetik dan nuklir lema' menguat pada energi tinggi. 0etika men*apai ta'ap energi sangat tinggi atau disebut energi penyatuan akbar ketiga gaya ini punya kekuatan yang sama dan dapat merupakan aspek-aspek yang berlainan dari gaya tunggal. 8<T meramalkan ba'wa pada energi ini partikel spin P berlainan pada 'akikatnya akan sama semua. 2ilai penyatuan akbar itu tidak diketa'ui dengangan baik namun sekitar sejuta milyar 8eA. <ntuk mengala'kan gaya elektr#magnetik didalam at#m maka inti dari reaksi kimia adala' menata ulang susunan at#m dan membebaskan energi perekatnya. .al yang sama berlaku untuk nuklir. 0arena energi yang merekatkan pr#t#n dan neutr#n dalam inti at#m begitu kuat maka 'arus ada yang mengala'kan energi perekat itu se'ingga nuklir menjadi senjata yang tanggu'. Lagi bagaimana dengan energi perekat antar HuarkQ Memisa'kan Huark bisa dianggap musta'il namun jika materi dipanaskan 'ingga $%%% milyar derajat Huark akan lepas dengan sendirinya dan materi akan beruba' menjadi radiasi. <ntuk meng'ilangkan $ indi@idu dibutu'kan $%% b#m 'idr#gen masing-masing dengan kekuatan $ megat#n. )E-<SA0A2 S(MET-( E)T 1engan mengganggap ba'wa alam semesta ter*ipta #le' materi bukannya antimateri iNinkan penjelasan tentang keane'an yang terjadi selama pr#ses ledakan besar. Asumsikan ba'wa ada sejumla' ke*il pr#t#n yang tidak musna' dalam pr#ses ani'ilasi. 1engan meng'itung jumla' pr#t#n neutr#n elektr#n dan membandingkan dengan jumla' f#t#n tersisa pada radiasi latar belakang k#smik maka terdapat kelebi'an $ materi untuk setiap $% milyar pr#t#n. ,adi ada $% milyar plus satu pr#t#n melawan sepulu' milyar antipr#t#n dan semuanya suda' *ukup untuk membentuk alam semesta seperti sekarang. Sampai $+&I semua 'ukum fisika diyakini mematu'i simetri E)T. Simetri E berarti 'ukum itu berlaku sama untuk partikel dan antipartikelnya. Simetri ) menyatakan ba'wa semua 'ukum berlaku sama untuk setiap situasi dan bayangan *erminnya 3bayangan *ermin partikel yang berputar ke kanan adala' partikel yang berputar kekiri5. Simetri T berarti jika 'ukum-'ukum berlaku sama untuk ara' maju dan mundurnya waktu.

9elakangan diketa'ui ba'wa gaya nuklir lema' partikel 0-mes#n membangkang ter'adap simetri E). Maka jika jagat raya terdiri atas antipartikel dan diambil bayangan *erminnya namun ara' waktunya tidak dibalik maka jagat raya yang diper#le' tidak sama dengan jagat raya semula. .ukum-'ukum fisika tidak tunduk pada simetri T. Seandainya waktu dibalik maka alam semesta mengerut. 1an karena ada gaya yang tidak memenu'i simetri T akibatnya ketika alam semesta memuai lebi' banyak p#sitr#n yang beruba' jadi Huark daripada elektr#n menjadi antiHuark. 0etika jagat raya mengembang dan mendingin Huark memusna'kan diri bersama antiHuark dan sedikit Huark tersisa untuk menyusun materi di alam semesta ini. MASA 1E)A2 ALAM SEMESTA Tak ada yang ta'u mana diantara m#del 7riedmann yang merupakan m#del jagat raya sesunggu'nya. Apaka' alam semesta akan mengerut kembali dalam suatu singularitas )en*iutan 9esar 39ig Eru*'5Q Atauka' setela' 9ig Erun*' akan ada 9ig 9ang lagiQ ,ika seperti itu alam semesta bereinkarnasi terus-menerus mirp 9enturan 9esar 39ig 9#un*e5. Apaka' bentuk m#del alam semesta adala' m#del tertutup yang akan runtu' kembali atau merupakan m#del terbuka yang akan terus mengembang sekalipun bintang-bintang l#y# bersinarQ Semuanya mungkin terjadi. 0arena menurut gra@itasi 2ewt#n pengembangan alam semesta akan menurun ke*epatannya dan akan terjadi suatu kematian besar enta' dengan *ara panas ataupun dingin 3.eat 1eat' atau 9ig 7reeNe5. 2amun karena alam semesta terdiri dari 73% energi gelap 3dark energy5 atau energi @akum ada kemungkinan alam semesta akan terus memuai. Energi @akum inila' yang meng'ambat pen*iutan kembali alam semesta akibat gra@itasi. Energi @akum atau energi gelap inila' yang dimaksudkan sebagai gaya antigra@itasi atau 0#nstanta 0#sm#l#gis yang tersebar di ruang-waktu walaupun sedikit. Alam semesta ini punya permulaan dan setiap mak'luk yang tinggal didalamnya berusa'a mengungakap darimana sal mereka dan mengapa mereka ada. ,ika benar alam semesta di*iptakan #le' Tu'an tampaknya ia mebiarkan alam semesta mengembang sesuai aturan yang suda' dutetapkan2ya. ,awaban kenapa manusia eksis di 9umi sama saja dengan jawaban yang diberikan kepada ikan yang bertanya-tanya kenapa ruma'nya 3akuarium5 berwujud air. ,awabannya sedr'ana jika bukan air maka ikan itu tak ada disitu untuk menanyakannya. 1A7TA- )<STA0A .awking Step'en. $++". -iwayat Sang 0ala. ,akarta D )T )ustaka <tama 8rafiti. 0rane 0ennet'. !%%I. 7isika M#dern. ,akarta D )enerbit <ni@ersitas (nd#nesia. 0rauss Lawren*e M. !%%3. 7isika Star Trek. ,akarta D 0epustakaan )#puler 8ramedia. S'ipman .. L. $+7I. 9la*k .#les Ruasars And T'e <ni@erse. 9#st#n D .#ug't#n Mifflin E#mpany. Sumber (nternet D 'ttpD==en.wikipedia.*#m 'ttpD==www.fisikanet.lipi.g#.id