Anda di halaman 1dari 2

Bisnis Menguntungkan Handicraft Kaligrafi Kulit Telur

Selama ini, telur sudah menjadi makanan sehari-hari manusia. Tingginya konsumsi telur itu menghasilkan limbah berupa kulit atau cangkang yang belum banyak dimanfaatkan orang. Melihat besarnya limbah cangkang telur itu, Cahyudi Susanto tertarik untuk memanfaatkannya. Di bawah bendera usaha gg !rt, ayah tiga anak ini menggeluti usaha kerajinan kaligrafi dari kulit telur sejak tahun "##$. Dengan menggunakan cangkang telur, ia membuat beragam lukisan kaligrafi. Selain kaligrafi, ia juga memproduksi lukisan wajah tokoh-tokoh tertentu.% Saya juga menerima pesanan,% kata Cahyudi yang bermukim di wilayah &akarta Timur ini. Dari hasil kerajinan berbahan cangkang telur ini, ia mengantongi om'et minimal (p "# juta per bulan. )arga lukisan kaligrafinya ber*ariasi, mulai (p +##.###-(p ,##.### per buah. Dalam sebulan ia bisa membuat empat lukisan kaligrafi. Sementara banderol lukisan wajah (p + juta-(p -+ juta. .a mengaku, pernah membuat lukisan Soeharto dan Siti )ardiyanti (ukmana. /edua lukisan itu telah diboyong ke Cendana dengan harga (p -+ juta per buah. Cahyudi juga pernah membuat lukisan 0rabowo dan dibeli oleh seorang kolektor dengan harga (p 1+ juta. .de usaha ini datang setelah Cahyudi melihat banyak limbah kulit telur yang terbuang siasia di lingkungan sekitarnya. /ebetulan, ada salah seorang tetangganya menekuni usaha pembuatan roti yang banyak menggunakan telur ayam. 2elum lagi banyak tukang nasi goreng dan martabak yang mangkal tak jauh dari rumahnya. %Saya perhatikan limbahnya terbuang begitu saja,% ujar Cahyudi. Dari situlah ia terdorong untuk memanfaatkannya. !wal menekuni usaha pembuatan kaligrafi berbahan cangkang telur itu tidak langsung jadi. .a perlu mencoba berbagai metode sehingga hasilnya bisa pas. Diakuinya, membuat lukisan dari cangkang telur tidak mudah. 2utuh jiwa seni dan kesabaran tinggi. %0rosesnya panjang,% katanya. Tahap awal cangkang dibersihkan satu per satu. Setelah itu dijemur sampai kering. Tahap berikutnya adalah memilah warna. Setelah seluruh telur terpisahkan berdasarkan warna, baru dibuat latar gambar dan lukisan di tripleks. Tripleks yang berfungsi sebagai background ini kemudian dicat. 3amun, hanya bagian background yang boleh dicat, sementara seluruh bagian lukisan menggunakan kulit telur. Sukses menekuni usaha ini juga dirasakan )endra Setiawan dari Martapura, /alimantan

Selatan. Sama halnya Cahyudi, ia juga memanfaatkan kulit telur untuk membuat kaligrafi. Saat ini, hasil karyanya masih dipasarkan di sekitar /alimantan. /aligrafi buatannya dijual mulai (p "##.###-(p -##.### per buah. Dalam sebulan ia mampu membuat empat kaligrafi dari cangkang telur. 4m'etnya mencapai jutaan rupiah. 56/ontan7